Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journals of Ners Community

HIPNOCARING SEBAGAI SUPPORT MODEL DALAM UPAYA PENINGKATAN PERILAKU ADAPTIF DAN PENANGANAN STRESS PADA PASIEN HIV AIDS (ODHA) Darmawan, Taufan Citra; Tjahjono, Hendro Djoko; Mahayati, Lina
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1456

Abstract

Masalah psikologis yang terjadi pada penderita HIV seperti stress, depresi, hingga gangguan adaptasi sering terjadi. Salah satu cara yang dapat digunakan meredakan stress adalah dengan merubah pola pikir. Perubahan pola pikir dapat dilakukan dengan memberikan pengaruh positif yang dapat dilakukan dengan metode hipnocaring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat hipnocaring dalam upaya menurunkan stress dan meningkatkan perilaku adaptif pasien HIV. Metode penelitian ini Quasy eksperimen, desain penelitian melibatkan 2 kelompok berisi 30 orang sampel penelitian (Two group Pre-Post Test). Populasi penelitian ini yaitu ODHA di wilayah Surabaya. Sampel penelitian yaitu penderita HIV berusia 21 – 50 tahun. Metode sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Kriteria Inklusi yaitu : Pasien yang baru terdiagnosa antara 3-6 bulan HIV,  Pasien yang masih mengalami gangguan stress. Instrument penelitian ini menggunakan Depression Anxiety Stress Scale (DASS) untuk mengukur stress dan Adaptation Behavior Scale (ABS) untuk mengukur perilaku adaptif. Penelitian dilakukan dengan 4 kali pemberian hipnocaring yang dilakukan 1 minggu 1x dengan durasi maksimal 60 menit. Hasil Analisa diukur dengan uji Mann Whitney dan Wilcoxon. Hasil penelitian terhadap 2 kelompok didapatkan data bahwa kelompok perlakuan mengalami perubahan signifikan. Perubahan pada kelompok perlakuan terjadi pada 29 sampel yang mengalami perubahan penurunan stress sedangkan 1 orang tidak mengalami perubahan. Sedangkan pada kelompok kontrol 3 orang mengalami penurunan stress 26 mengalami peningkatan stress dan 1 orang mengalami tingkat stress yang tetap. Sedangkan untuk perilaku adaptif pada kelompok perlakuan didapatkan 27 orang mengalami peningkatan perilaku yang dimiliki sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan 6 orang justru mengalami penurunan perilaku adaptif, dan sisanya berada pada level perilaku adaptif yang tetap. Terapi Hipnocaring dapat digunakan dalam menurunkan stress dan memperbaiki perilaku pasien HIV dari maladaptif menjadi adaptif. Perubahan stress tidak serta merta membuat perubahan perilaku seseorang. Seseorang yang sudah mengalami penurunan stress juga perlu dukungan lingkungan agar dapat berperilaku dengan adaptif terhadap lingkungannya. DOI: 10.5281/zenodo.6006682
PENGETAHUAN TENTANG PENULARAN HIV TERHADAP PERILAKU AKTIVITAS SEKSUAL PENDERITA HIV Darmawan, Taufan Citra; Mahayaty, Lina; Nirmala, Retty
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.1902

Abstract

Program pemerintah terkait peningkatan pengetahuan masyarakat melalui edukasi HIV banyak dilakukan akan tetapi pada faktanya masih banyak peningkatan populasi HIV dari tahun ke tahun. Penderita HIV justru berakhir acuh terhadap penyakitnya dengan melakukan seks bebas. Hal tersebut akan berdampak pada makin meluasnya penularan HIV atau dapat berdampak pada makin rendahnya kualitas hidup pasien HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan tentang penularan HIV dengan perilaku aktivitas seksual penderita HIV. Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional yang dilakukan pada 50 orang sampel penelitian. Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi meliputi 1) ODHA yang menderita HIV > 1 tahun 2) ODHA yang telah memiliki keluarga 3) ODHA berusia 26 - 45 tahun. 4) ODHA yang sudah berkeluarga / menikah. Instrument penelitian ini mengukur pengetahuan dan perilaku ODHA. Lokasi penelitian berada di LSM di Surabaya dengan lama waktu penelitian 2 bulan. Pelaksanaan pengukuran dilakukan secara tatap muka langsung tanpa melibatkan pihak ketiga. Hasil uji cross tab data didapatkan nilai signifikansi 0.009 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan tentang penularan HIV terhadap perilaku HIV. Dari hasil pengukuran juga didapatkan nilai coef corelasi 0.389, nilai ini menunjukkan kekuatan hubungan antar variable berada pada tingkat sedang (kurang kuat). Pengetahuan tentang penularan HIV memiliki pengaruh terhadap perilaku pasien HIV dalam berhubungan seksual akan tetapi nilai hubungan yang dimiliki tidak cukup kuat dikarenakan perilaku yang positif tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan tapi juga beberapa faktor lainnya sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang membandingkan masing-masing faktor yang berpengaruh.
HIPNOCARING SEBAGAI SUPPORT MODEL DALAM UPAYA PENINGKATAN PERILAKU ADAPTIF DAN PENANGANAN STRESS PADA PASIEN HIV AIDS (ODHA) Darmawan, Taufan Citra; Tjahjono, Hendro Djoko; Mahayati, Lina
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1456

Abstract

Masalah psikologis yang terjadi pada penderita HIV seperti stress, depresi, hingga gangguan adaptasi sering terjadi. Salah satu cara yang dapat digunakan meredakan stress adalah dengan merubah pola pikir. Perubahan pola pikir dapat dilakukan dengan memberikan pengaruh positif yang dapat dilakukan dengan metode hipnocaring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat hipnocaring dalam upaya menurunkan stress dan meningkatkan perilaku adaptif pasien HIV. Metode penelitian ini Quasy eksperimen, desain penelitian melibatkan 2 kelompok berisi 30 orang sampel penelitian (Two group Pre-Post Test). Populasi penelitian ini yaitu ODHA di wilayah Surabaya. Sampel penelitian yaitu penderita HIV berusia 21 – 50 tahun. Metode sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Kriteria Inklusi yaitu : Pasien yang baru terdiagnosa antara 3-6 bulan HIV,  Pasien yang masih mengalami gangguan stress. Instrument penelitian ini menggunakan Depression Anxiety Stress Scale (DASS) untuk mengukur stress dan Adaptation Behavior Scale (ABS) untuk mengukur perilaku adaptif. Penelitian dilakukan dengan 4 kali pemberian hipnocaring yang dilakukan 1 minggu 1x dengan durasi maksimal 60 menit. Hasil Analisa diukur dengan uji Mann Whitney dan Wilcoxon. Hasil penelitian terhadap 2 kelompok didapatkan data bahwa kelompok perlakuan mengalami perubahan signifikan. Perubahan pada kelompok perlakuan terjadi pada 29 sampel yang mengalami perubahan penurunan stress sedangkan 1 orang tidak mengalami perubahan. Sedangkan pada kelompok kontrol 3 orang mengalami penurunan stress 26 mengalami peningkatan stress dan 1 orang mengalami tingkat stress yang tetap. Sedangkan untuk perilaku adaptif pada kelompok perlakuan didapatkan 27 orang mengalami peningkatan perilaku yang dimiliki sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan 6 orang justru mengalami penurunan perilaku adaptif, dan sisanya berada pada level perilaku adaptif yang tetap. Terapi Hipnocaring dapat digunakan dalam menurunkan stress dan memperbaiki perilaku pasien HIV dari maladaptif menjadi adaptif. Perubahan stress tidak serta merta membuat perubahan perilaku seseorang. Seseorang yang sudah mengalami penurunan stress juga perlu dukungan lingkungan agar dapat berperilaku dengan adaptif terhadap lingkungannya. DOI: 10.5281/zenodo.6006682
PENGETAHUAN TENTANG PENULARAN HIV TERHADAP PERILAKU AKTIVITAS SEKSUAL PENDERITA HIV Darmawan, Taufan Citra; Mahayaty, Lina; Nirmala, Retty
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.1902

Abstract

Program pemerintah terkait peningkatan pengetahuan masyarakat melalui edukasi HIV banyak dilakukan akan tetapi pada faktanya masih banyak peningkatan populasi HIV dari tahun ke tahun. Penderita HIV justru berakhir acuh terhadap penyakitnya dengan melakukan seks bebas. Hal tersebut akan berdampak pada makin meluasnya penularan HIV atau dapat berdampak pada makin rendahnya kualitas hidup pasien HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan tentang penularan HIV dengan perilaku aktivitas seksual penderita HIV. Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional yang dilakukan pada 50 orang sampel penelitian. Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi meliputi 1) ODHA yang menderita HIV > 1 tahun 2) ODHA yang telah memiliki keluarga 3) ODHA berusia 26 - 45 tahun. 4) ODHA yang sudah berkeluarga / menikah. Instrument penelitian ini mengukur pengetahuan dan perilaku ODHA. Lokasi penelitian berada di LSM di Surabaya dengan lama waktu penelitian 2 bulan. Pelaksanaan pengukuran dilakukan secara tatap muka langsung tanpa melibatkan pihak ketiga. Hasil uji cross tab data didapatkan nilai signifikansi 0.009 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan tentang penularan HIV terhadap perilaku HIV. Dari hasil pengukuran juga didapatkan nilai coef corelasi 0.389, nilai ini menunjukkan kekuatan hubungan antar variable berada pada tingkat sedang (kurang kuat). Pengetahuan tentang penularan HIV memiliki pengaruh terhadap perilaku pasien HIV dalam berhubungan seksual akan tetapi nilai hubungan yang dimiliki tidak cukup kuat dikarenakan perilaku yang positif tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan tapi juga beberapa faktor lainnya sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang membandingkan masing-masing faktor yang berpengaruh.