Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Health Care : Journal of Community Service

Sosialisasi Kalender Pintar Bayi Sehat (KAPAS) 1000 Hari Pertama Kehidupan Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita di Posyandu Nusa Indah Wilayah Kerja Puskesmas Kebon Sari Kota Surabaya Shinta Nur Rochmayanti; Alief Ayu Perwitasari; Arkha Rosyaria; Miftahul Khairoh; Kholifatul Ummah
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v2i1.18

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang pada anak akibat dari malnutrisi kronis pada waktu lama, sehingga intervensi pada 1000 hari pertama kehidupan sangat penting mencegah stunting. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi selama kehamilan, ASI Eksklusif dan pemberian MP-ASI dengan menggunakan media edukasi Kalender Pintar Bayi Sehat (KAPAS). Adapun yang menjadi mitra pada pengabdian masyarakat ini adalah Posyandu Nusa Indah RT RW Kelurahan kecamatan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kebonsari Kecamatan Jambangan Kota Surabaya Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam pengabmas ini yaitu menyebarkan kuesioner (pre test), edukasi kesehatan menggunakan PPT, menyebarkan Leaflet dan Media kalender pintar bayi sehat (KAPAS) kemudian menyebarkan kuesioner (Port Test). Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah 50% mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan mengenai Kalender Pintar Bayi Sehat (KAPAS) 1000 Hari Pertama Kehidupan dan 40 % dengan pengetahuan tetap. Pengetahuan ibu sebelum diberikan penyuluhan memiliki pengetahuan baik 35 % dan kurang 65 %. Setelah diberikan penyuluhan memiliki pengetahuan baik 90 % dan kurang 10 %.
Senam Lansia sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dalam Mendukung Lansia Tangguh di Kelurahan Pagesangan Miftahul Khairoh; Alief Ayu Purwitasari; Arkha Rosyaria Badrus; Kholifatul Ummah; Yustisia Amalia
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/s6cp9z50

Abstract

Pendahuluan : Populasi usia lanjut mengalami peningkatan secara global. Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan secara umum. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui program senam lansia agar tubuh lebih bugar. Senam lansia juga berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh, terutama jika dilakukan secara teratur. Metode : Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan yaitu demonstrasi berupa praktik langsung gerakan senam lansia dan dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu advokasi dan pelaksanaan senam yang diawali dengan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan bagi lansia. Hasil : hasil pemeriksaan fisik didapatkan mayoritas lansia berusia 50-60 tahun sejumlah 20 lansia (50%) dengan jenis kelamin lansia terbanyak yaitu perempuan berjumlah sejumlah 36 lansia (90%). Pada pemeriksaan fisik lansia di dapatkan, berat badan lansia mayoritas ≤ 60 kg sebanyak 32 (80%). Lansia yang mengalami Tekanan darah tinggi sebanyak 14 lansia (35%), 8 (20%) lansia memiliki Kadar Glukosa tinggi (>100 mg/dL) dan Pada pemeriksaan Kadar Kolesterol, 10 Lansia (25%) memiliki Kadar kolesterol tinggi (>240 mg/dL). Senam lansia dilaksanakan selama 30 menit berupa gerakan-gerakan yang mudah dan ringan, yang disesuaikan dengan kondisi fisik lansia, dan pendinginan. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dan senam lansia. Kesimpulan: senam lansia merupakan kegiatan yang efektif dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan lansia
Kegiatan Sosialisasi dan Penyeluhan Kesehatan : Pendemonstrasian dan Sosialisasi Kebencanaan SDN 1 Punggul Sidoarjo Arkha Rosyaria Badrus; Nurul Fathiyyah; Rakhmalia Imeldawati; Ainun Ganisia; Miftahul Khairoh; Shinta Nur Rochmayati; Kholifatul Ummah; Alief Ayu Purwitasari
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i1.102

Abstract

Indonesia, sebagai negara dengan tingkat kerawanan bencana alam yang tinggi, menjadikan upaya kesiapsiagaan sebagai prioritas nasional. Kabupaten Sidoarjo, dengan karakteristik geografis dan demografisnya, juga rentan terhadap berbagai ancaman bencana lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan terkait tanggap bencana yang dilaksanakan di SDN Punggul 1 Sidoarjo. Metode pelaksanaan meliputi pengembangan materi adaptif, pembelajaran interaktif, simulasi rutin, pembentukan tim siaga bencana sekolah, sosialisasi kepada orang tua, penyediaan sarana prasarana darurat, dan integrasi dalam kegiatan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman siswa, guru, dan staf mengenai jenis-jenis bencana, tanda peringatan dini, dan tindakan yang diperlukan. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran akan risiko bencana, keterampilan praktis evakuasi dan pertolongan pertama, kesiapsiagaan individu dan kolektif, serta penguatan kapasitas tim siaga bencana sekolah. Pengetahuan dengan sarana prasarana darurat juga meningkat. Kegiatan ini berkontribusi positif dalam membentuk komunitas sekolah yang lebih siap, aman, dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana. Evaluasi pasca-kegiatan melalui kuis, observasi simulasi, dan umpan balik peserta mengkonfirmasi efektivitas intervensi ini sebagai landasan pengembangan program kesiapsiagaan bencana di tingkat sekolah.
Penguatan Layanan Kebidanan Esensial pada Kondisi Darurat dan Pasca Bencanadi Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur Elga Ceisaria Andani; Miftahul Khairoh; Arkha Rosyaria Badrus; Rakhmalia Imeldawati; Ainun Ganisia; Nurul Fathiyyah; Shinta Nur Rochmayati; Kholifatul Ummah; Alief Ayu Purwitasari
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i4.176

Abstract

Emergency and post-disaster conditions often disrupt essential midwifery services, directly affecting the safety of mothers and newborns. Limited access to health facilities, shortages of healthcare personnel, and weak referral systems are major barriers to maternal and neonatal care in disaster-prone areas. This Community Service Program was conducted in Nogosari Village, Pacet District, Pasuruan Regency, East Java, to strengthen the preparedness of midwifery services. The methods included cross-sector coordination, community education, capacity building for supporting personnel, mentoring of health cadres, and simulation of essential midwifery service pathways in crisis situations. The activities focused on the provision of basic midwifery services, continuity of care for pregnant women, childbirth, postpartum mothers, and newborns, as well as strengthening the referral system. The results showed increased knowledge, skills, and preparedness among community members, cadres, and volunteers in maintaining essential midwifery services during emergencies. In addition, a shared understanding was developed regarding the importance of continuity of midwifery care as a form of protection for vulnerable groups. This program strengthened the resilience of community-based midwifery service systems and supported efforts to reduce maternal and neonatal morbidity and mortality risks in disaster situations. Furthermore, the activity encouraged sustainable collaboration among healthcare workers, village authorities, and the community to maintain adaptive and responsive midwifery services in the future.
Penerapan Inovasi Booklet Berbasis Proactive Learning dan Manajemen Mom and Kids Khairoh, Miftahul; Shinta Nur Rochmayanti; Imeldawati, Rakhmalia; Ganisia, Ainun
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i4.178

Abstract

Maternal and neonatal morbidity remains a critical challenge in Indonesia, particularly within the Pasean Community Health Center area in Pamekasan. Key contributing factors include limited community-based education, poor knowledge of nutrition and pregnancy danger signs, and suboptimal health cadre capacity. This community service initiative aims to enhance knowledge, empower cadres through proactive education, and reduce morbidity via early detection. The intervention involves the PELEM MANIS (Proactive Learning and Management for Mom and Kids) booklet. Activities were conducted using a hybrid model (online and face-to-face) encompassing lectures, discussions, and demonstrations. Program effectiveness was evaluated through pre- and post-tests to measure knowledge, while awareness was assessed via K6 maternal coverage. Results demonstrated a significant increase in knowledge and awareness among pregnant women, parents, and health cadres regarding pregnancy, childbirth, and neonatal care. This improvement is evidenced by higher post-test scores. The innovative booklet proved effective and relevant in helping stakeholders identify and manage emergencies throughout the maternal and neonatal periods.