Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Webinar Edukasi NAPZA dan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Melalui Zoominar Vike Pebri Giena; Ida Rahmawati; Rafidaini Sazarni Ratiyun; Loren Juksen; Ayu Nabilla Azzara; Nimi Haryanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 4 No. 2 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v4i2.250

Abstract

Latar belakang: Penyalahgunaan NAPZA didunia terus mengalami kenaikan dimana hampir 12% (15,5 juta jiwa sampai dengan 36,6 juta jiwa) dari pengguna adalah pecandu berat. Word Drug Report tahun 2012 melaporkan penggunaan NAPZA meningkat dikarenakan produksi opium mengalami peningkatan setiap tahunnya. Ganja menduduki peringkat pertama yang disalahgunakan di tingkat global dengan angka pravalensi 2,3% dan 2,9% per tahun. Beberapa masalah kesehatan yang terjadi pada remaja berkaitan dengan perilaku yang berisiko, yaitu merokok, minum-minuman beralkohol, penyalahgunaan narkoba, dan melakukan hubungan seksual pranikah. Perilaku berisiko pada remaja mengacu pada segala sesuatu yang berkaitan dengan perekembangan kepribadian dan adaptasi sosial dan remaja. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan bahaya narkoba dan seks bebas dikalangan remaja. Metode: Kegiatan sosialisasi online Bahaya Narkoba dan Kesehatan Reproduksi Remaja dilaksanakan di kalangan remaja. Sosialisasi dilaksanakan dengan cara menyajikan pamflet, room google meeting, ppt materi NAPZA. Pelaksanaan kegiatan dilakukan sebanyak 3 sesi dengan rincian kegiatan sebagai berikut: Sesi pertama pembukaan acara yang dibuka oleh moderator, dilanjutkan sesi kedua dengan pemberian materi tentang NAPZA dan Kesehatan Reproduksi Remaja, dan sesi ketiga yaitu penutupan. Hasil: Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar. Hasil kegiatan yang diperoleh adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pehaman remaja tentang bahaya narkoba dan kesehatan sistem reproduksi. Simpulan: Setelah dilakukan sosialisasi kepada remaja kemampuan remaja dalam mengenal NAPZA dan kesehatan reproduksi remaja meningkat sehingga diharapkan dapat meningkatkan generasi yang baik tanpa narkoba dan seks bebas.
TERAPI BERMAIN (SKILL PLAY) PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP TINGKAT KOOPERATIF SELAMA MENJALANKAN PERAWATAN PADA ANAK PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) DI RUANG EDELWEIST RSUD DR. M YUNUS BENGKULU Vellyza Colin; Dian Dwiana Maydinar; Rafidaini Sasarni Ratiyun; Devi Listiana
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1734

Abstract

Hospitalisasi merupakan peristiwa yang sering menimbulkan pengalaman traumatik, khususnya pada  pasien  anak  yaitu  kecemasan,  ketakutan  dan  ketegangan  atau  stress  hospitalisasi. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan memberikan  pengaruh terapi bermain (skill play) permainan ular tangga terhadap tingkat kooperatif selama menjalankan perawatan pada anak pra sekolah (3-6 tahun) di Ruang Edelweist RSUD dr. M Yunus Bengkulu. Metode yang digunakan dg ceramah dan role play.Sampel terapi bermain ini  adalah anak pra sekolah (3-6 tahun) diambil dengan cara accidental sampling diperoleh 20 orang sampel. Hasil dari terapi bermain ini adalah ada pengaruh terapi bermain (Skill Play) Permainan Ular Tangga terhadap tingkat Kooperatif selama menjalankan perawatan pada anak Pra sekolah (3-6 tahun) di Ruang Edelweist RSUD dr. M Yunus Bengkulu. Diharapkan pada RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu dapat melakukan pelatihan terapi bermain (Skill Play) permainan ular tangga pada perawat sehingga dapat meningkatkan skill individu dalam melakukan terapi bermain (Skill Play) permainan ular tangga pada anak yang dirawat.Kata Kunci: Terapi Bermain, Tingkat Kooperatif, Anak Pra sekolah
Pengetahuan dan Perilaku Pencarian Pelayanan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di Kota Bengkulu Rafidaini Sazarni Ratiyun; Loren Juksen
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16541

Abstract

The utilization of reproductive health services by adolescents is still low Objective: to determine the relationship between knowledge and behavior of adolescent sexual and reproductive health services in high school students in Bengkulu City. Methods: The design of this study was cross-sectional. The population in this study were all high school students in Bengkulu City with a sampling technique using proportional random sampling, with a total sample of 395 respondents. Collecting data using a questionnaire, univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test. Results: 44.1% of adolescents have good knowledge about sexual and reproductive health. There are 20% of adolescents who have sought sexual and reproductive health services in adolescents. There was no relationship between knowledge and behavior of adolescent sexual and reproductive health services (p<0.005). Conclusion: The results show that knowledge about adolescent reproductive health is still low, and the search behavior for adolescent reproductive health services is still low.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGANKELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINDANG BELITIR ILIR Rafidaini Sazarni Ratiyun
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v2i1.20

Abstract

Program imunisasi adalah bagian dari pelayanan kesehatan dasar. Bayi mendapatkan imunisasi atautidak pada dasarnya tergantung dari pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajarihubungan pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasidasar di Wilayah Kerja Puskesmas SindangBelitir Ilir Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desainsurvey analitik yang menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitianadalah ibu yang memiliki bayi berusia 9-12 bulan.Pengumpulan data dengan menggunakan teknikaccidental sampling sebanyak 61 orang. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan α=0,05.Hasil uji statistik Pearson Chi-Square diperoleh nila p=0,001<0,05 jadi signifikan, sehinggadisimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kelengkapanimunisasi dasar bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Belitir Ilir Rejang Lebong. Diharapkankepada pihak Puskesmas untuk mengoptimalkan pendekatan dan promosi yang lebih tepat lagi untukmencapai target program kelengkapan imunisasi dasar.
Hubungan Diabetes Melitus (DM) dengan Penyakit Jantung Koroner (PJK) pada Pasien yang Berobat di Poli Jantung: Ida Rahmawati Ida Rahmawati; Dian Dwiana; Rafidaini Sazarni Ratiyun
Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan dr. Soebandi
Publisher : LPPM Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heart disease is a major health problem that can cause the highest death. The main factor of heart disease, one of which is uncontrolled blood sugar. The aim of this study is to determine relationship of diabetes mellitus with Coronary Heart Desease on Patients who treated at Heart Poly Dr. M. Yunus Hospital Bengkulu. Cross Sectional design used for this study and secondary data. Population in this study were all patients with Coronary Heart Disease who treated at Heart Poly dr. M. Yunus Hospital Bengkulu, there were 292 people. Sampling technique in this study used Total Sampling . collecting data in this study used documentation to obtained data about diabetes mellitus and coronary heart disease. Analyzed using univariate and bivariate. The results of this study showed: from 292 people, there were 183 people (62,7%) patients experienced chronic coronary heart disease and 109 (37,3%) patients experienced acute coronary heart disease, there were 173 people (59,2%) patients experienced diabetes melitus and 119 people (40,8%) patients did not experienced diabetes mellitus, there is significant relationship between diabetes mellitus with coronary heart disease on patients who treated at Heart Poly dr. M. Yunus Hospital Bengkulu, with closed category relationship. Patients who experienced diabetes mellitus have risk 16,996 times patients experienced coronary heart disease compared with patients who did not patients experienced diabetes mellitus. It is expected that people with diabetes mellitus can pay attention to dietary patterns and control blood sugar in order to be able to prevent coronary heart disease.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN PERINEUM MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN Ratiyun, Rafidaini Sazarni; Maydinar, Dian Dwiana; Juksen, Loren
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v16i2.376

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Resiko terjadinya infeksi pada perineum pada ibu postpartum dengan episiotomi merupakan hal yang perlu diperhatikan. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian edukasi tentang perawatan perineum pada ibu nifas. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Muara Nasal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum.Metode: penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan one group pre test post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang mengalami luka perineum, sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 18 orang responden.Hasil:  Penelitian menunjukkan hasil rata-rata pengetahuan tentang perawatan perineum sebelum diberikan pendidikan kesehatan adalah 9,5 dan setelah pendidikan kesehatan meningkat menjadi 12,59. Hasil analisis data menggunakan uji Paired sample T-test menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu nifas tentang perawatan perineum di wilayah kerja Puskesmas Muara Nasal dengan p-value=0,000<0,05. Simpulan: Bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat perlu meningkatkan pemberian edukasi kepada ibu tentang cara perawatan perineum baik pada saat persiapan persalinan maupun setelah persalinan (nifas).Kata Kunci: Nifas, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Perineum. ABSTRACTBackground: The risk of perineal infection in postpartum mothers with episiotomy is something that needs to be considered. One of the prevention efforts that can be done is to provide education about perineal care for postpartum mothers. Research location in the working area of the Muara Nasal Health Center. This study aims to determine the influence of health education on the knowledge of postpartum mothers about perineal wound care. Method: This study is a pre-experiment with one group pre-test post-test. The population in this study was all postpartum mothers who experienced perineal injuries, samples were taken using purposive sampling techniques with a total of 18 respondents. Results: The study showed that the average outcome of knowledge about perineal care before being given health education was 9.5 and after health education increased to 12.59. The results of data analysis using the Paired sample T-test showed that there was an influence of health education on the knowledge of postpartum mothers about perineal care in the Muara Nasal Health Center working area with p-value=0.000<0.05. Conclusion: For health workers, especially nurses, it is necessary to increase the provision of education to mothers on how to care for the perineum both during preparation for childbirth and after childbirth (puerperium).Keywords: Postpartum, Health Education, Knowledge, Perineum.
The Effect Of Choking Management Education For Toddlers Aged 1-5 Years On Parents Knowledge Ratiyun, Rafidaini Sazarni; Colin, Vellyza; Rahmawati, Ida; Nor Safitri, Lala; Anita, Noza
Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan dr. Soebandi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/jkds.v11i1.371

Abstract

Choking is an emergency condition that must be treated quickly, if it takes too long it will result in a lack of oxygen and lead to death due to blockage of the respiratory tract by foreign objects in the form of food, toys, etc. Choking can lead to death due to lack of knowledge of handling choking. The purpose of this study was to determine the effect of education on handling choking in children under five on the knowledge of parents in the working area of ​​the Ratu Agung Health Center, Bengkulu City. This study aims to determine the effect of choking management education on toddlers aged 1-5 years in the working area of ​​Ratu Agung Public Health Center, Bengkulu City. The research design used pre experimental design with a one group pretest posttest design. To determine the number of samples using the Paul Leedy formula with the results obtained are 30 parents who have toddlers aged 1-5 years in the working area of ​​the Ratu Agung Health Center in Bengkulu city. The results of the study: the results of the t-test of two related samples (Paired sample t-test) obtained a value of t = 18.745 with p-value = 0.000 <0.05 significant, so it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, which means that there is an effect of handling education. choking in toddlers aged 1-5 on the knowledge of parents in the working area of ​​the Ratu Agung Health Center, Bengkulu city. After educating parents in the working area of ​​the Ratu Agung Health Center, Bengkulu city, out of 30 parents, there were 4 parents (13.3%) who had sufficient knowledge, and 26 parents (86.7%) who had good knowledge with a good score. an average of 35.63 (good).
Penyuluhan Tata Cara Pengendalian Covid 19 Di Puskesmas Padang Serai Loren Juksen; Rafidaini Sazarni Ratiyun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian tenaga kesehatan akibat penularan Virus Covid 19 merupakan permasalahan serius di seluruh dunia pada saat ini. penilaian awal dan respon yang benar dapat mencegah terjadinya penularan penyakit, kesakitan dan kematian. Pengetahuan mengenai cara pencegahan Virus Covid 19 ini masih dianggap belum serius sehingga masih banyak perawat yang masih terpapar dengan Virus Covid 19. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahun dari tenaga kesehatan dan masyarakat dalam upaya pencegahan penularan Virus Covid 19 Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dengan metode ceramah, Tanya jawab dan demonstrasi.
POLA MAKAN DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA BARU KAB. LEBONG MAYDINAR, DIAN DWIANA; RATIYUN, RAFIDAINI SAZARNI; SINTIA, LARA
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi yang mengandung nutrisi lengkap dan penting untuk tumbuh kembang bayi yang dapat memberikan kekebalan tubuh dan manfaat psikologis bagi kesehatan bayi. penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan pola makan dengan produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Baru. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dimana variabel independent (pola makan ) dan variabel dependent (produksi ASI) diukur atau dikumpulkan sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Populasi dari penelitian ini adalah semua ibu menyusui dengan Usia bayi 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Baru sebanyak 37 orang. Sampel dari penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi yang ada dijadikan sampel. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 37 orang responden ibu menyusui terdapat 35 (94,6%) orang responden dengan pola makan dan produksi ASI cukup, dan 2 (5,4%) orang responden dengan pola makan dan produksi ASI kurang. Hasil analisis uji Exact Fisher’s menunjukkan didapat nilai p-value=0,002< 0,05 ada hubungan antara pola makan dengan produksi ASI pada ibu menyusui di wilayah kerja puskesmas kota baru Kab. Lebong dengan kategori hubungan sangat erat ( hubungan sempurna). Disarankan kepada petugas kesehatan Puskesmas Kota Baru untuk memberikan penyuluhan kepada ibu menyusui tentang pentingnya pola makan yang cukup untuk produksi ASI yang cukup.
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PADA SISWA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA Sazarni Ratiyun, Rafidaini; Juksen, Loren; Maydinar, Dian Dwiana; Colin, Vellyza
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.2005

Abstract

Salah satu masalah yang rentan dihadapi remaja saat ini adalah masalah kesehatan reproduksi, Masalah ini dapat muncul karena masih kurangnya remaja dalam mendapatkan informasi bahkan karena mendapatkan informasi yang salah tentang kesehatan reproduksi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan guna meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja dan pelayanan kesehatan yang bisa dikunjungi terkait dengan kesehatan reproduksi remaja. Metode yang dilakukan dalam pendidikan kesehatan ini adalah ceramah dengan sesi tanya jawab. Media yang digunakan dalam penyuluhan ini berupa booklet.  Peserta pada penyuluhan ini adalah siswa SMP N 10 Kota Bengkulu yg berjumlah 64 orang. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja, dengan hasil 87,5% siswa memiliki pengetahuan yang baik setelah diberikan pendidikan kesehatan. Kepada remaja disarankan untuk lebih meningkatkan pengetahuan, mencari sumber informasi yang terpercaya untuk masalah kesehatan reproduksi, dan tidak perlu takut ataupun malu untuk mengunjugi pelayanan kesehatan reproduksi bagi remaja.Kata kunci: Kesehatan Reproduksi, pendidikan, remaja.