Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Etnomatematika: Eksplorasi kesenian rebana bagi santri Raudlatul Ulum 2 Septia, Tika; Wahyu, Rahma; Hasanah, Zumrotul
Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis budaya adalah tentang situasi otentik yang secara langsung dapat diakses oleh siswa dalam kehidupannya sebagai komunitas di sekitarnya, sehingga mengintegrasikan budaya dalam pembelajaran matematika. Diharapkan dapat membantu untuk memahami hubungan antara budaya dan matematika, sehingga meningkatkan kualitas pengetahuan matematika siswa dan masyarakat dapat menjadi lebih akurat dan dapat diakses, serta memanfaatkan budaya tertentu yang ada dalam kelompok masyarakat, termasuk berpikir, bekerja, akting dan berbicara, khususnya yang berkaitan dengan Matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep geometri yang terkandung dalam seni rebana santri pondok pesantren Raudlatul Ulum 2. Subjek penelitian ini adalah santri pondok pesantren Raudlatul Ulum 2. Konsep geometri yang terdapat pada kesenian rebana merupakan kajian etnomatematika yang menghubungkan konsep geometri dengan koteks dunia nyata. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang berarti peneliti ingin menggali secara mendalam tentang sebab-akibat atau faktor-faktor yang mempengaruhi peristiwa tertentu. Peneliti ingin menggambarkan dan menguraikan secara mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi peristiwa yang terjadi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesenian Rebana adalah suatu tradisi yang diajarkan di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2. Konsep-konsep geometri yang terdapat pada kesenian Rebana adalah: garis, sudut, bangun datar, panjang Lebar dan tinggi yang mana pada penelitian ini difokuskan pada materi geometri dimensi tiga.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS GAME WORD WALL MATERI STATISTIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI PESERTA DIDIK Septia, Tika; Wahyu, Rahma
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v4i1.3706

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah melatih dan mengasah skill peserta didik dalam matematika, terutama kemampuan literasi matematika. Hal ini dikarenakan sekolah belum memiliki media pembelajaran, yang dapat digunakan oleh siswa untuk berlatih mengerjakan soal-soal, yang biasanya hanya bersumbser dari modul ajar saja. Faktor lain penyebab rendahnya kemampuan literasi peserta didik adalah karena siswa terbiasa menghafalkan rumus dan terpaku pada langkah-langkah penyelesaian soal yang diberikan oleh guru saat pembelajaran. Untuk itu perlu dikembangkan LKPD berbasis game wordwall. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model penelitian ADDIE. Terdapat lima tahapan dalam model penelitian ADDIE, yakni analisis, desain, Pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dari penelitian ini peserta didik kelas VIII berjumlah 20 orang, dengan teknis analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan sebuah LKPD berbais game wordwall pada materi statistika untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik yang layak dan sangat praktis untuk digunakan.
Mapping Mathematical Literacy in Combinatorics through Keirsey Temprament Groups and Metacognitive Questions (MQ): A Multiple Case Study of Four Undergraduates Dewi, Sinta Verawati; Wahyu, Rahma; Habsyi, Rusdyi
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 14 No. 1: January 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v14i1.18070

Abstract

In a combinatorics course, several students still struggle to determine when to use the Multiplication Rule or the Addition Rule, indicating a challenge in mathematical literacy within the context of selection. Meanwhile, there are few studies that map this literacy while simultaneously considering Keirsey's metacognitive questions and temperament in real-world problem-solving situations. This multi-embedded case study research aims to map the mathematical and metacognitive literacy profiles of four students taking a Combinatorics course at a university. Data was collected through an adaptation of the Keirsey Temperament Sorter, one UTS question about breakfast menu choices containing four metacognitive questions (understanding, connection, strategy, and reflection), and semi-structured interviews. Student responses were thematically coded and mapped onto the OECD's formulate–employ–interpret components. The results in this study showed that only Guardian-type students approached a complete literacy profile; Artisan, other Guardian, and Rational types generally only met the initial formulate and interpret component, while employ and advanced interpret were still weak. The implication is that incorporating metacognitive questions into assessments can help lecturers diagnose the need for verification and justification scaffolding that is sensitive to differences in temperament.
Analisis Literasi Matematis Siswa Pada Materi Polinomial Sholichah, Muqoddimatus; Wahyu, Rahma; Rahayuningsih, Sri
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.79122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi matematis siswa SMA Negeri 1 Balen pada materi polinomial. Literasi matematis merupakan kemampuan siswa dalam merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks kehidupan nyata. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas XI yang telah mempelajari materi polinomial. Pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi matematis yang mengacu pada indikator literasi matematika menurut PISA, wawancara, dan dokumentasi hasil pekerjaan siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada tingkat literasi matematis sedang. Siswa mampu mengidentifikasi informasi dan menerapkan konsep dasar polinomial, namun masih mengalami kesulitan dalam mengaitkan konsep dengan konteks kehidupan nyata dan dalam melakukan penalaran matematis yang kompleks. Temuan ini menunjukkan pentingnya pembelajaran yang menekankan pemecahan masalah kontekstual dan penggunaan pendekatan yang melatih berpikir kritis serta reflektif dalam memahami konsep polinomial.