Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Peningkatan Cakupan Asi Eksklusif Melalui Pelatihan Kader Kesehatan Dengan Metode Emo Demo Siap Bepergian dI Kelurahan Siwalankerto Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya Retno Setyo Iswati; Annah Hubaedah; Anik Latifah; Nyna Puspita Ningrum
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.965 KB) | DOI: 10.30605/atjpm.v1i1.106

Abstract

Salah satu penyebab rendahnya pemberian ASI di Indonesia adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil, ibu menyusui, keluarga dan masyarakat akan pentingnya ASI. Kader kesehatan merupakan tenaga pendamping ibu hamil dan menyusui pada saat bertugas di posyandu. Kader-kader kesehatan di Kelurahan Siwalankerto Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya belum pernah mendapatkan pelatihan tentang penyuluhan dengan menggunakan metode Emo Demo, padahal mereka aktif berperan pada kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak di posyandu dan bertemu dengan ibu-ibu hamil dan menyusui. Tujuan dari kegiatan ini adalah : a) meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui kader kesehatan Kelurahan Siwalankerto Kota Surabaya tentang pentingnya ASI Eksklusif dengan menggunakan metode Emo Demo , b) meningkatkan ketrampilan kader kesehatan untuk melakukan penyuluhan metode Emo Demo Metode yang digunakan adalah sebagai berikut : Ceramah dan Tanya Jawab, Demonstrasi, serta Latihan/Praktik atau Tutorial. Sasaran kegiatan adalah kader kesehatan di Kelurahan Wonocolo sebanyak 40 orang sebagai peserta pelatihan Hasil yang kami peroleh dari pelatihan yang dilakukan pada bulan Oktober 2019 yaitu antusias para kader kesehatan untuk melakukan penyuluhan dengan metode baru yang sangat besar, dikarenakan adanya wawasan dan pengetahuan yang bertambah pada para kader kesehatan di lingkungan Kelurahan Siwalankerto Kota Surabaya. Peserta pelatihan sejumlah 40 orang aktif dan antusias dalam melakukan kegiatan. Hasil evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan dari para kader tentang pentingnya ASI Eksklusif, dari tahap tutorial, peserta pelatihan dapat melakukan apa yang sudah didemontrasikan oleh para narasumber. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan dengan metode Emo Demo Siap Bepergian berdampak positif meningkatkan pengetahuan bagi kader kesehatan sehingga diharapkan dapat meningkatkan cakupan ASI Eksklusif.
PELATIHAN AKUPRESURE UNTUK KESEHATAN IBU DAN ANAK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA KREMBUNG KECAMATAN KREMBUNG Anik Latifah; Desta Ayu Cahya Rosyida; Yuni Khoirul Waroh; Setiawandari Setiawandari; Sumiati Sumiati
Jurnal LENTERA Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.425 KB) | DOI: 10.57267/lentera.v2i2.208

Abstract

Growth is a quantitative change, namely by increasing the number, size, dimensions ofcells, organs and individuals. Currently, Indonesia still has nutritional problems, one ofwhich is stunting or short stature. Conditions in Indonesia based on data from the Studyon the Nutritional Status of Toddlers in Indonesia (SSGBI) 2019 are still relatively high,where the prevalence of stunting is 27.67%. In June 2022, a survey and data collection ofchildren under five in Krembung Village, Krembung District, Sidoarjo Regency wasconducted to obtain data on 20 toddlers experiencing stunting. This Community Serviceaims to improve the knowledge and skills of posyandu mothers in Krembung Village,Krembung District, Sidoarjo Regency regarding Optimizing Toddlers with Baby Massage.Initial Community Service activities carried out field surveys, licensing, implementationand evaluation. One form of community service is the efforts of the midwifery studyprogram, architecture, science and health, by carrying out activities in the communitythat are beneficial, one of which is massage as a form of community service. Activitiesare carried out once a week. presenting baby massage treatment is the best and cheapest form of alternative treatment in an effort to increase baby's weight optimally.So it is necessary to use the utilization carried out by the baby's mother.
SOLUSI ALAMI MENURUNKAN DEMAM PADA ANAK DENGAN EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L) : SOLUSI ALAMI MENURUNKAN DEMAM PADA ANAK DENGAN EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L) Desta Ayu Cahya Rosyida; Yuni Khoirul Waroh; Setiawandari; Anik Latifah; Valencia Cantika Putri Susanto; Fitri Ayu Ila Rohmatika
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 6 No 02 (2023): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol6.no02.a6887

Abstract

Demam merupakan suatu kondisi dimana suhu tubuh pada anak di atas normal yaitu di atas 37,9 °C. Demam diakibatkan karena perubahan pada pusat panas yaitu termoregulasi yang terdapat di hipotalamus. Demam disebabkan karena adanya bakteri, infeksi, virus yang masuk dalam tubuh. Apabila demam ini tidak segera di tangani maka akan mengakibatkan kejang pada anak. Bawang merah adalah suatu bahan alami yang bisa menjadi pendamping terapi pada penurunan suhu tubuh pada anak yang mengalami demam. Bawang merah memiliki kandungan senyawa katif yaitu Difenil-amina, sikloaliin, floroglusinol, kaemferol, dialil-trisulfida, prostaglandin A-1, adenosin, alliin sebagai penurun demam. Solusi alami yang ditawarkan pada PkM ini adalah dengan memanfaatkan Bawang Merah (Allium ascalonicum, shallot) yang dibentuk gell sebagai alternatih penurun deman anak. Metode dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan perisiapan, pelaksanaan dengan pembuatan gell bawang merah dengan cara di destilasi, demontrasi dan pendampingan terhadap Ikatan Wanita PGRI Adi Buana Surabaya dalam penatalaksanaan. Hasil didaptakan bahwa perseta PkM mampu mengaplikasikan di rumah dengan pemberian gel bawang merah sebagai solusi apabila ada keluar yang demam tarutama anak. Kesimpulan Gel bawang merah (Allium ascalonicum, shallot) bermanfaat sebagai penurun demam pada anak.
Anthocyanins in Mulberry Leaves (Morus rubra L.) Ethanol Extract as the Inhibitor for the Growth of Candida albicans Nina Hidayatunnikmah; Anik Latifah; Desta Ayu Cahya Rosyida
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 15 No 1 (2023): EMBRIO: Jurnal Kebidanan (MAY)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.v15i1.6346

Abstract

Infections caused by Candida albicans are generally common in the vaginal mucosa or called Vulvovaginal Candidiasis. Herbal medicine is proven to be an alternative to treat vaginal candidiasis. Mulberry leaves have many chemical compounds, one of which is anthocyanins. Anthocyanins have pharmacological benefits and biological activity that can protect against human pathogenic bacteria. This study aims to observe the effect of anthocyanin compounds extracted from mulberry leaves (Morus Rubra L) on the growth of Candida albicans. Identification of compounds on mulberry leaves used the TLC spectrophotodensitometry on silica gel 60 F254. TLC plates were washed with methanol and activated at 110 degrees C for 30 minutes. The plates were eluted in a chamber that had been saturated with the mobile phase of n-butanol:glacial acetic acid:water (4:1:2) and transferred using a CMAG TLC densitometer with a spectrum in the wavelength range of 200-700 nm. Design study is experimental study with a short Post-Test Only Control Group. This study was conducted at the Pharmaceutical Biology Laboratory of PGRI Adi Buana University and the Laboratory of Professor Nidhom Foundation. The results showed that there was a content of anthocyanin compounds in mulberry leaves with antifungal function against Candida albicans.
Perbedaan Kecukupan Asi Pada Akseptor Dmpa Dan Suntik Kbk Pada Ibu Menyusui di Desa Jaddih Wilayah Kerja Puskesmas Jaddih Nourma Yuniarsih; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan upaya itu dapat bersifat sementara, dapat pula bersifat permanen. Hasil studi pendahuluan di desa jaddih puskesmas jaddih disusui secara terus-menerus hingga tahun pertama, sekitar setengah anak berumur dibawah 2 bulan menerima ASI eksklusif, cakupan bayi usia 0 - 6 bulan yang diberikan ASI eksklusif sebesar 41,5 persen. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis perbedaan kecukupan asi pada akseptor DMPA dan KBK pada ibu menyusui di Desa Jaddih Puskesmas Jaddih. Metode peletian ini besifat analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen kecukupan asi pada Akseptor DMPA sedangkan variabel dependennya Suntik KBK pada ibu menyusui. Populasinya 62 responden, Jumlah sampel 62 responden. Pengambilan sampel menggunakan Uji Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Uji satistik yang digunakan Independet T-test dengan nilai kemaknaan α 0,05. Hasil uji statistik Independen T-test untuk perbedaan kecukupan ASI pada Akseptor DMPA dan suntik KBK pada ibu menyusui didapatkan nilai Pvalue sebesar 0,000 lebih kecil dari α 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan kecukupan ASI pada Akseptor DMPA dan suntik KBK pada ibu menyusui. Keluarga dapat memberikan dorongan kepada ibu yang memiliki bayi trntang pentingnya pemebrian ASI eklusif dan tidak perlu ragu untuk mengikuti KB.
Pengaruh Partisipasi Suami Terhadap Kejadian Unmet Need Pasangan Usia Subur Di Desa Lerpak Wilayah Kerja Puskesmas Geger Puji Hartini Mundasari; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program keluarga berencana adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan. Namun masih terjadi Unmet need pada pasangan usia subur yang tidak menginginkan anak ataupun menginginkan anak dengan jarak 2 tahun atau lebih tetapi tidak menggunakan alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi suami terhadap kejadian unmet need. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasangan usia subur yang tercatat sejumlah 54 dengan sampel 47 responden dengan tehnik random sampling. Penelitian dilaksanakan di Desa Lerpak wilayah kerja Puskesmas Geger. Variabel independen partisipasi suami dan variabel dependen kejadian unmet need. Instrumen kuesioner. Analisis menggunakan Lambda (0,05). Hasil penelitian didapatkan partisipasi suami hampir setengahnya menunjukan cukup sejumlah 20 (42.6Persen). Kejadian unmet need pasangan usia subur sebagian besar menunjukan Tidak: PUS menggunakan KB sejumlah 26 (55.3persen). Dari hasil uji statistic chi-square diperoleh nilai p = 0,000 berarti nilai p < α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh partisipasi suami terhadap kejadian unmet need pasangan usia subur di Desa Lerpak Wilayah Kerja Puskesmas Geger. Disarankan pasangan usia subur dapat membuat keputusan yang baik terhadap penentuan program keluarga yang harus di ikuti supaya dapat membentuk keluarga berencana, dan partisipasi suami yang merupakan pemberi keputusan dalam keluarga dapat mencari informasi tentang program keluarga berencana sepaya menjadi motivator ibu dalam mengikuti program keluarga berencana yang di tetapkan pemerintah.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang Di Desa Sanggraagung Bangkalan Yuli Hermianti; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang merupakan usaha dalam menekan pertumbuhan penduduk. Pasangan Usia Subur dapat menentukan pilihan kontrasepsi sesuai dengan kondisi kebutuhannya. Peserta KB aktif memilih suntikan dan pil sebagai alat kontrasepsi yang dominan dibanding dengan metode kontrasepsi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan Analisis Observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Akseptor MJKP yang terdata dalam register KB yang berada di Desa Sanggraagung Bangkalan 55 dengan sampel 40 responden. Penelitian dilaksanakan di Desa Sanggraagung Bangkalan dari bulan Januari – Mei 2023. Variabel independen usia, paritas, tingkat pendidikan, tujuan KB, pengetahuan dan variabel dependen Pemilihan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang. Instrumen menggunakan kuesioner dengan analisis menggunakan spearman rank (0,05). Hasil penelitian dari hasil uji statistik terdapat pengaruh usia dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.002. Terdapat pengaruh paritas dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.042. Terdapat pengaruh tingkat pendidikan dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.036. Terdapat pengaruh tujuan KB dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.000. Terdapat pengaruh tingkat pengetahuan dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.009. Faktor yang paling berpengaruh terhadap pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang adalah paritas dan usia di Desa Sanggraagung Bangkalan. Disarankan wanita usia subur dapat meningkatkan informasi untuk dapat memilih program kontrasepsi jangka panjang yang sesuai dengan kebutuhan dirinya dan keluarga
Perbedaan Tekanan Darah Pada Akseptor KB Suntik Progestin Dan Suntik Kombinasi Di Desa Parseh Puskesmas Jaddih Sri Istatik; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi adalah usaha untuk mencegah kehamilan yang bertujuan untuk menjarangkan kehamilan, merencanakan jumlah anak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga agar dapat memberikan perhatian dan pendidikan yang maksimal pada anak Kontrasepsi suntik sering dipakai karena merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang daya kerjanya panjang/lama dan sangat efektif, pemakaiannya sangat praktis, harganya relatif murah, aman dan tidak membutuhkan pemakaian setiap hari atau setiap akan berhubungan seksual, tetapi tetap reversible. Namun alat kontrasepsi suntik juga mempunyai berbagai efek samping seperti perubahan tekanan darah. Penelitian analitik observasional dengan cross sectional. Populasi dan sampel akseptor KB suntik sebanyak 66 orang di Desa Parseh Puskesmas Jaddih pada bulan Januari – Maret 2023 dengan tehnik total sampling. Variabel Akseptor KB suntik dan Tekanan Darah. Instrumen yang digunakan adalah lembar kueioner dan SOP tekanan darah. Hasil penelitian penggunaan KB suntik progestin dengan tekanan darah didapatkan mean 1.48 , standart deviasi 0.566, standart deviasi error mean 0.098. Penggunaan KB suntik kombinasi dengan tekanan darah didapatkan mean 2.36, standart deviasi 0.822, standart deviasi error mean 0.143. Sedangkan signifikansi (α ) yang didapatkan antara penggunaan KB suntik progestin dan kombinasi dengan tekanan adalah 0.000 yang berarti ada perbedaan tekanan darah pada akseptor KB suntik progestin dan suntik kombinasi. Saran bagi ibu menignkatkan pengetahuan tentang erbedaan tekanan darah pada akseptor kb suntik progestin dan suntik kombinasi.
Peran Penyuluh Kb Dalam Peningkatan Partisipasi Kb Pasca Salin Di Puskesmas Tongguh Kuttiya; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program keluarga berencana memberikan kesempatan untuk mengatur jarak kelahiran atau mengurangi jumlah kelahiran dengan menggunakan metode kontrasepsi hormonal atau non hormonal. Upaya ini dapat bersifat sementara ataupun permanen, meskipun masingmasing jenis kontrasepsi memiliki tingkat efektifitas yang berbeda dan hampir sama. Penyuluh KB sebagai ujung tombak pelaksanaan Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) juga bertambah perannya dalam program percepatan partisipasi akseptor KB. Penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif dengan menggunakan studi kasus sebagai pendekatannya. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Tongguh dengan subyek penelitian 10 PLKB. Pengumpulan data melalui indept Interview dan analisis data menggunakan analysis interaktif. Triangulasi dilakukan kepada 10 PLKB dengan berbagai latar belakang. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar penyuluh telah melakukan pemberian penyuluhan pada akseptor KB. Pelaksanan pemberian penyuluhan pada akseptor KB mampu meningkatkan partisipasi akseptor KB pasca salin.
Perbedaan Metode Ceramah Dan Lembar Balik Akseptor Kb Terhadap Pengambilan Keputusan Pemakaian Kb Pasca Salin Di Puskesmas Burneh Yenita iswahyuni; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga berencana berperan dalam mengurangi resiko kematian ibu pada waktu melahirkan yang disebabkan karena terlalu sering melahirkan dan jarak antara kelahiran yang terlalu pendek. Ceramah merupakan suatu proses penyampaian pesan pertukaran pikiran atau keterangan dalam rangka menciptakan rasa saling mengerti dan saling percaya demi terwujudnya hubungan yang baik antara seseorang dengan orang lain. Selain itu untuk memengaruhi secara positif perilaku kesehatan masyarakat, dengan menggunakan berbagai prinsip dan metode komunikasi, baik menggunakan komunikasi antar pribadi maupun komunikasi massa. Metode penelitian eksperimental merupakan salah satu metode kuantitatif yang ditujukan untuk melakukan penelitian hubungan sebab akibat dengan memanipulasi satu atau lebih variabel terhadap satu atau lebih kelompok eksperimental. Desain penelitian yang digunakan quasi eksperimental dengan two group pre-post test design, mengatakan, bahwa two group pretest-posttest design adalah kegiatan penelitian yang memberikan tes awal (pre test) sebelum diberikan perlakuan, setelah diberikan perlakuan barulah memberikan tes akhir (post test). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada 40 responden pasangan usia subur di Puskesmas Burneh Bangkalan di dapatkan hasil uji statistik chi-square didapatkan sig. 0,005 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Artinya terjadi terdapat pengaruh metode ceramah dan lembar balik terhadap akseptor KB dengan pengambilan keputusan pemakaian KB pasca salin di Puskesmas Burneh, Kabupaten Bangkalan.