Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Molucca Medica

EVALUASI CAPAIAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMUNITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PATTIMURA Johan Bension Hutagalung; Farah Cristina Noya; Stazia Noija; Filda Vionita Irene de Lima; Elpira Asmin
Molucca Medica VOLUME 13, NOMOR 1, APRIL 2020
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.058 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2020.v13.i1.58

Abstract

Pendahuluan.Community-based medical education (CBME) atau pembelajaran kedokteran berbasis komunitas merupakan implementasi pendidikan kedokteran yang secara spesifik terkait konteks sosial atau komunitas, dimana mahasiswa kedokteran menjadi bagian dari komunitas sosial dan medis yang saling berperan aktif. Penelitian tentang penerapan CBME telah dikembangkan secara luas, namun belum pernah dilakukan di Maluku. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capain kompetensi pembelajaran berbasis komunitas pada mahasiswa kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura. Metode. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, teknik total sampling, dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuisioner terhadap 9 orang mahasiswa co-ass bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat. Hasil. Dari penelitian ini menunjukkan capaian kompetensi pembelajaran berbasis komunitas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura cenderung didominasi pada level kompetensi ‘know’ dan ‘know how’. Kesimpulan. Implementasi dan evaluasi CBME perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk peningkatan kompetensi mahasiswa.
ACADEMIC BUOYANCY MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN DITINJAU BERDASARKAN JALUR MASUK PERGURUAN TINGGI DI UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON Johan Bension Hutagalung; Alessandra Flowrence Saija; Stazia Noija
Molucca Medica VOLUME 14, NOMOR 2, OKTOBER 2021
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.344 KB) | DOI: 10.30598/molmed.2021.v14.i2.91

Abstract

Pendahuluan. Academic buoyancy merupakan kemampuan seseorang untuk dapat berhasil menghadapi permasalahan akademis dan tantangan sehari-hari, seperti nilai yang buruk, mengejar deadline, tekanan ketika menghadapi ujian dan tugas-tugas yang sulit. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai academic buoyancy pada mahasiswa serta perbedaan tingkat Academic Buoyancy pada mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Desain penelitian cross sectional, dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner dan sampel penelitian sebanyak 394 mahasiwa tahun ajaran 2019/2020. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan tingkat Academic Bouyancy pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura cukup baik dengan persentase sebanyak 61% dari total sampel, dan tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara tingkat Academic Bouyancy berdasarkan jalur masuk (p>0.05). Dengan demikian, hasil penelitian ini secara tidak langsung mengindikasikan bahwa mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menghadapi hambatan-hambatan akademis yang dialami dalam proses pendidikan kedokteran. Kata Kunci : Academic buoyancy, perguruan tinggi, gambaran
PEMODELAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH KASUS COVID-19 DI PROVINSI MALUKU MENGGUNAKAN METODE GEOGRAPHICALLY WEIGHTED REGRESSION Bension, Johan Bruiyf; Kondo Lembang, Ferry; Noija, Stazia
Molucca Medica Vol 16 No 2 (2023): VOLUME 16, NOMOR 2, OKTOBER 2023
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/10.30598/molmed.2023.v16.i2.177

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menjangkiti hampir sebagian besar belahan dunia termasuk Indonesia selama kurang lebih dua tahun dan memberikan dampak negatif dalam berbagai sektor. Sifat penularan melalui droplet yang dikeluarkan oleh penderita ketika batuk, bersin, maupun saat berbicara mempercepat transmisi penularan virus COVID-19. Jumlah kasus positif COVID-19 yang terus bertambah dari hari ke hari bahkan sampai pada kematian mendorong percepatan langkah mitigasi oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran dan penularan virus COVID-19. Salah satu provinsi di Indonesia pada akhir tahun 2021 dengan tingkat kematian cukup tinggi akibat COVID-19 yakni Provinsi Maluku dimana mencapai 289 kasus kematian. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang diduga mempengaruhi jumlah kasus COVID-19 di Provinsi Maluku. Metode analisis yang umumnya digunakan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi jumlah kasus COVID-19 yaitu metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil pengujian terhadap data ditemui mengandung aspek spasial sehingga analisis perlu dilanjutkan menggunakan pendekatan titik salah satunya adalah metode Geographically Weighted Regression (GWR) dengan fungsi pembobot Kernel Adaptive. GWR adalah model regresi terboboti yang menghasilkan model dengan karakteristik lokal. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil akhir yang menerangkan bahwa metode GWR dengan fungsi pembobot Kernel Adaptive memiliki kinerja yang lebih baik untuk memodelkan jumlah kasus COVID-19 di Provinsi Maluku daripada metode OLS dimana menghasilkan nilai koefisien determinasi sebesar 99,62 persen dengan faktor yang dominan antara lain kepadatan penduduk dan persentase penduduk miskin.