Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH WORK LIFE BALANCE TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PELINDO (PERSERO) CABANG SAMARINDA MELALUI ETOS KERJA SEBAGAI MEDIATOR Ima, Ima; Anitra, Vera; Karhab, Rinda Sandayani
Bisnis-Net Vol 8, No 2: DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/bn.v8i2.6839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance terhadap kinerja karyawan PT. Pelindo (Persero) Cabang Samarinda, dengan etos kerja sebagai mediator. Work life balance berperan krusial guna mendorong kesejahteraan dan produktivitas, sedangkan etos kerja mencerminkan dedikasi dan integritas dalam bekerja. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatif dan teknik analisis PLS-SEM melalui SmartPLS 3. Dengan melibatkan seluruh karyawan PT. Pelindo Samarinda sebanyak 62 orang sebagai responden melalui metode sensus. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa work life balance memiliki dampak positif dan signifikan terhadap etos kerja dan kinerja karyawan. Selain itu, etos kerja turut memberikan dampak signifikan terhadap kinerja dan berperan sebagai mediator dalam hubungan antara work life balance dengan kinerja karyawan. Temuan ini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi serta membangun etos kerja untuk meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.
Pengaruh Work Life Balance terhadap Kepuasan Kerja pada PT kaltim Diamond Coal Handayani, Nurlaili; Karhab, Rinda Sandayani; Jubaidi, Jubaidi
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.768

Abstract

This study aims to examine the effect of Work Life Balance on employee job satisfaction at PT Kaltim Diamond Coal. The research is based on the importance of achieving a balance between work and personal life to foster optimal job satisfaction. A quantitative approach with a simple linear regression method was employed. The sample consisted of 40 employees selected using a non-probability saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires that had passed validity and reliability tests and analyzed using SPSS version 25. The results showed that Work Life Balance has a positive and significant effect on job satisfaction, indicated by a significance value of 0.025 (< 0.05) and a regression coefficient of 0.968. The coefficient of determination (R²) was 0.187, suggesting that 18.7% of the variation in job satisfaction is explained by Work Life Balance, while the remaining 81.3% is influenced by other factors not examined in this study. These findings highlight that improving Work Life Balance practices can serve as a strategic measure to enhance employee job satisfaction within the organization.
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PT PLN INDONESIA POWER UBP MAHAKAM MELALUI BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI Ridwan, Ahmad; Anitra, Vera; Karhab, Rinda Sandayani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/y8bvfs77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan terhadap produktivitas karyawan di PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mahakam, dengan budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis pengaruh pelatihan terhadap produktivitas karyawan, (2) menganalisis pengaruh pelatihan terhadap budaya organisasi, dan (3) menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang terstruktur dan data numerik yang objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan melalui peningkatan keterampilan teknis, motivasi, dan efisiensi kerja. Selain itu, pelatihan juga berperan penting dalam membentuk budaya organisasi dengan menanamkan nilai-nilai inti, memperkuat kohesi tim, dan meningkatkan kemampuan adaptasi. Budaya organisasi yang kuat terbukti memberikan kontribusi positif terhadap produktivitas melalui terciptanya lingkungan kerja yang kolaboratif dan inovatif. Budaya organisasi juga berperan sebagai variabel moderasi yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara pelatihan dan produktivitas. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa sinergi antara pelatihan dan budaya organisasi mampu menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan produktif.