Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Efektivitas Dexketoprofen 100 mg Bolus IV untuk Manajemen Nyeri pada Pasien Endoskopi Urologi dengan Masalah Kardiovaskuler Suyasa, Agus Baratha; Dewi, Ni Nyoman Ari Kundari; Wahyuningsih, Luh Gde Nita Sri; Devi, Ni Luh Putu Lusiana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6601

Abstract

Nyeri menimbulkan perasaan tidak nyaman untuk pasien khususnya pada pasien yang sedang menjalani tindakan endoskopi urologi. Dexketoprofen merupakan salah satu contoh dari obat analgetik golongan NSAIDs, biasanya digunakan untuk perawatan nyeri pada pasien pre, intra dan pasca pembedahan. Belum ada ditemukan penelitian mengenai efektivitas pemberian dexketoprofen sebagai analgesik tunggal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas dexketoprofen 100 mg bolus IV untuk manajemen nyeri pada pasien endoskopi urologi dengan masalah kardiovaskuler. Jenis penelitian adalah Pre-Eksperimental, dengan rancangan penelitian Intact-Group Comparison. Sampel pada penelitian ini yaitu berjumlah 100 orang responden, yaitu 50 sebagai kelompok perlakuan dan 50 lainnya sebagai kelompok kontrol yang diambil dengan teknik non probability sampling dengan jenis purporsive sampling. Data dikumpul menggunakan lembar observasi melalui pengamatan langsung oleh peneliti, dan dianalisis dengan inferensial statistik. Penelitian ini menemukan bahwa nilai p < 0,001 yang berarti secara statistik terdapat perbedaan bermakna antara kelompok dexketoprofen dengan kelompok ketorolac pada responden dengan endoskopi urologi.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kerjasama Tim Kesehatan untuk Keselamatan Pasien Pra Anestesi di Ruang Instalansi Bedah Sentral Dewi, Ni Nyoman Ari Kundari; Suyasa, Agus Baratha; Suantika, Putu Inge Ruth
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6602

Abstract

Manajemen keselamatan sangat diperlukan dalam setiap tindakan medis, salah satunya adalah tindakan yang diberikan pada pasien pra anestesi. Pelayanan yang prima dapat diberikan pada pasien tentu dengan adanya kerjasama yang baik diantara tim kesehatan. Banyak hal dikaitkan dapat meningkatkan kerjasama antara tim kesehatan. Sejauh ini belum ada penelitian mengenai faktor-faktor yang memperngaruhi kerjasama tim kesehatan untuk keselamatan pasien pra anestesi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui atau menganalisis faktor-faktor yang memperngaruhi kerjasama tim kesehatan untuk keselamatan pasien pra anestesi di Ruang Instalansi Bedah Sentral. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden. Data dikumpul menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan inferensial statistik. Faktor komunikasi, faktor kesempatan pelatihan, dan faktor komitmen mempengaruhi kerjasama tim kesehatan untuk keselamatan pasien pra anestesi di Ruang Instalasi Bedah Sentral.
Penilaian Praanestesia Kardiovaskular pada Bedah Geriatri Devi, Ni Luh Putu Lusiana; Setiabudi, I Ketut; Wahyuningsih, Luh Gde Nita Sri; Putri, I Gusti Ayu Nandita Arta; Maharyawan, I Wayan Agus; Dewi, Ni Nyoman Ari Kundari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6604

Abstract

Asesment pra anestesi merupakan bagian vital. Asesment pra anestesi wajib dilakukan pada pasien lanjut usia (lansia) demi optimalisasi secara perioperative. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang bagaimana potensial risiko kardiovaskuler yang muncul pada pasien lansia selama pembedahan. Penelitian kuantitatif deskriptif ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 40 orang pasien lansia yang menjalani pembedahan. Teknik sampling yang digunakan yakni total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dianalisa data yang digunakan adalah Analisa univariate yakni distribusi frekuensi dan proporsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pasien lansia yang dilakukan pembedahan termasuk pada kategori ASA II sebanyak 55%, dengan penggunaan obat rutin dan riwayat penyakit sebelumnya seperti DM dan hipertensi. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa mayoritas pasien tidak dilakukan pemeriksaan EKG sebanyak 88%.