Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun di Tinjau dari Tingkat Pendidikan Ibu Di Paud Kasih Ibu Kecamatan Rumbai Kasumayanti, Erma; Elina, Yupita
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 02 (2018): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.231 KB) | DOI: 10.31849/paudlectura.v1i2.1179

Abstract

Pemberian MP-ASI dini akan mengakibatkan menurunnya produksi ASI yang lebih cepat, sehingga bayi akan menerima sedikit factor proteksi yang dapat mengakibatkan bayi sering sakit. Bayi yang mendapatkan MP-ASI sebelum berusia 6 bulan lebih banyak terserang diare. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemberian MP-ASI dini dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di desa Marsawa. MP-ASI adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi selain dari ASI, berupa makanan padat atau cair mulai usia 6 bulan sampai 24 bulan. Desain Penelitian cross Sectional, penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 02-09 Mei 2016 di Desa Marsawa wilayah kerja UPTD Kesehatan Sentajo.Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 0-6bulan yang berjumlah 39 orang bayi. Sampel penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan yang berjumlah 39 orang bayi yang berada di Desa Marsawa wilayah kerja UPTD Kesehatan Sentajo. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi square, estimasi interval dan estimasi titik CI 95%. Hasil penelitian didapat bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemberian MP-ASI dini dengan kejadian diare pada bayi 0-6 bulan dengan P value = 0,002 dengan (OR = 11.200 ).Hasil penelitian ini diharapakan kepada tenaga kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan dan menambah pengetahuan pada orang tua tentang bahaya pemberian MP-ASI dini terhadap bayi kurang 6 bulan. Early breastfeeding will result in a faster decline in milk production, so babies will receive fewer protective factors that can lead to frequent illness. Babies who get MP-ASI before the age of 6 months more attacked by diarrhea. The purpose of this study was to find out the early provision of MP-ASI with the incidence of diarrhea in infants aged 0-6 months in Marsawa village. MP-ASI is a food or beverage containing nutrients other than milk, in the form of solid or liquid foods from the age of 6 months to 24 months. Cross Sectional Research Design, this research was conducted on 02-09 May 2016 in Marsawa Village working area of ​​UPTD Health Sentajo.Population is all mother having baby age 0-6bulan which amounts to 39 baby. The sample of this study is all mothers who have babies aged 0-6 months, amounting to 39 babies who are in the village of Marsawa working area UPTD Health Sentajo. The instrument used is a questionnaire. The obtained data were analyzed by chi square test, interval estimate and 95% CI point estimation. The results showed that there was a significant correlation between early breastfeeding and the occurrence of diarrhea in infants 0-6 months with P value = 0.002 with (OR = 11200). The results of this study are expected to health workers in order to provide counseling and increase knowledge on parents about the dangers of early breastfeeding to infants less than 6 months.
Manfaat Kelor ( Moringa Oleifera) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini Susanti, Awari; Mayasari, Endang; Kasumayanti, Erma; Z.R, Zurahmi; ZA, Ayulia Fardila Sari
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22966

Abstract

Kelor merupakan salah satu pohon tropis dan sub tropis paling banyak manfaatnya, bernilai ekonomis tinggi dan banyak dikembangbiakkan, terutama pada negara-negara dengan angka kemiskinan tinggi, kesehatan buruk, dan malnutrisi. Data yang diperoleh di lapangan dianalisis secara deskriptif. Pengumpulan data tentang Manfaat Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini dilakukan dengan cara wawancara kepada salah satu pengurus Puskesmas. Pengetahuan mengenai Stunting pada anak setelah edukasi didapati pemahaman yang lebih rinci baik itu dari pemahaman dasar hingga mengenai pemanfaatan bahan makan daun kelor untuk pencegahan Stunting pada  anak-anak yang berada pada persentase 96,6 %. Setelah melakukan edukasi ini juga persentase kasus Stunting pada anak di Kabupaten Kampar mengalami penurunan. Diharapkan edukasi ini dilakukan dapat menjadi bahan penambahan informasi dan menjadi penambahan pengetahuan bagi masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Kampar. Serta diharapkan tim dapat memperluas sasaran agar pemanfaatan daun kelor untuk mencegah Stunting pada anak dapat dilakukan secara maksimal.
Hubungan Antara Beban Kerja dengan Kepuasan Kerja Perawat di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar Tahun 2023 Kasumayanti, Erma; Hotna, Siti; Mayasari, Endang
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22998

Abstract

Beban kerja yang berlebihan sangat mempengaruhi produktifitas tenaga kerja kesehatan yang berdampak pada kualitas pelayanan yang diberikan. Adanya tugas tambahan yang ditanggung oleh perawat yang melebihi dari kapasitas kerja perawat dapat menyebabkan buruknya kinerja dan kepuasan kerja perawat. Kepuasan kerja perawat dapat memberikan pengaruh terhadap aktualisasi diri dan perawat yang tidak memperoleh kepuasaan kerja maka perawat tersebut tidak akan pernah mencapai kematangan secara psikologis dan pada akhirnya menyebabkan frustasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beban kerja perawat dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Bangkinang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap Pejuang dan Sahabat RSUD Bangkinang sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariatdengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara beban kerja dengan kepuasan kerja perawat pelaksana dengan p value =0.002. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada pihak rumah sakit dapat memenuhi jumlah tenaga perawat setiap shif berdasarkan perhitungan ketenagaan sesuai klasifikasi tingkat ketergantungan pasien serta memberikan peluang pengembangan karir perawat dan memperhatikan kesempatan mengikuti pelatihan sesuai kompetensinya.
Pemberian Jus Buah Bit ( Beta Vulgaris L) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Adira, Putri; Indrawati, Indrawati; Kasumayanti, Erma
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.172

Abstract

Hypertension can cause damage to the heart, blood vessels, kidneys, lungs, and motor and sensory nervous systems, and can even affect a person's mental health. Approximately 1 in 5 sufferers with hypertension are at high risk of losing their lives. The purpose of this scientific research is to provide nursing care to Mr. S in an effort to lower blood pressure in hypertensive patients through the administration of beetroot juice (beta vulgaris L) in Kualu Nenas Village. The subject of this research is Mr. S. The research took place from April 27 to 30, 2025. The data collection methods used include in-depth interviews with Mr. S and his family members, direct observation, physical examination, and blood pressure measurement. The tools used in data collection include family nursing assessment sheets and blood pressure measuring tools. The results of blood pressure measurements obtained during the assessment were 175/100 mmHg, with a pulse of 88 beats per minute, a respiratory rate of 20 times per minute, and a body temperature of 36.6℃. Mr. S's height is 160 cm and his weight is 70 kg. The action taken by the researcher regarding the problem faced by Mr. S was to provide beetroot juice therapy (beta vulgaris L). This research applied a case study design with a qualitative descriptive approach and identified the main nursing problems based on the results of the direct study. The case analysis showed a decrease in blood pressure after the patient consumed beetroot juice twice a day. It is hoped that the patient can continue to consume beetroot juice when blood pressure increases.    
Penerapan Edukasi Perkembangan Motorik Kasar untuk Ny D yang Mempunyai Anak Usia 4-6 Tahun di Ruangan Poli Anak Ramadhani, Revany Nur; Sudiarti , Putri Eka; Kasumayanti, Erma
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i1.66

Abstract

Edukasi merupakan proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi diri atau kualitas dari pola pikir dan pengetahuan dari suatu individu atau kelompok. Ibu adalah sebutan umum kepada seorang wanita atau perempuan yang sudah menikah dan mempunyai anak. Motorik kasar merupakan gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri  (Oramas, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan edukasi perkembangan motorik kasar untuk ibu yang mempunyai anak usia dini 4-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan studi kasus pretest dan posttest. Hasil penelitian diketahui sebelum dilakukan penerapan edukasi responden memiliki pengetahuan rendah dan setelah dilakukan meningkat tinggi, responden  hanya bisa menjawab 1 pertanyaan dan mendapat skor 20 di pretest, dan bisa menjawab 4 soal  mendapat skor 80 di posttest. Kesimpulan penelitian ini yaitu edukasi perkembangan motorik kasar untuk ibu yang mempunyai anak usia dini 4-5 tahun untuk meningkatkan pengetahuan ibu. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan edukasi perkembangan motorik kasar untuk ibu yang mempunyai anak usia dini 4-6 tahun untuk meningkatkan pengetahuan ibu.
Peningkatan Edukasi Ibu Hamil tentang Faktor Kekurangan Energi Kronis di PMB Bd. Nislawaty: Pengabdian Mayasari, Endang; Kasumayanti, Erma; Nislawaty, Nislawaty; Susanti, Awari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5447

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak terhadap risiko komplikasi kehamilan dan gangguan kesehatan ibu serta janin. Salah satu penyebab KEK adalah rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai kebutuhan energi dan protein selama kehamilan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang faktor Kekurangan Energi Protein sebagai upaya pencegahan KEK. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 sampai dengan 12 di Praktik Mandiri Bidan Bd. Nislawaty, SST, M.Kes dengan metode ceramah, diskusi, dan media leaflet. Materi edukasi meliputi pengertian KEK, faktor penyebab, dampak KEK, serta kebutuhan energi dan protein selama kehamilan. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab untuk menilai pemahaman peserta setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan energi dan protein. Luaran kegiatan berupa artikel ilmiah pada jurnal pengabdian kepada masyarakat.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. N DENGAN PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON UNTUK MENURUNKAN HIPERTENSI PADA LANSIA DIDESA SIMPANG KUBU WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AIR TIRIS Aldriyani, Suci; Safitri, Yenny; Kasumayanti, Erma
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i2.41390

Abstract

Lansia merupakan fase tahap akhir dalam proses kehidupan yang ditandai dengan penurunan dan perubahan fisik psikis, sehingga meningkatkan resiko penyakit yang tidak menular diakibatkan dari proses penuaan seperti penyakit jantung, gastritis, diabetes, dan hipertensi. Salah satu terapi non farmakologi yangdigunakan untuk hipertensi yaitu salah satunya aroma terapi lemon. Aromaterapi lemon dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi. Tujuan dari karya ilmiah ini untuk memberikan asuhan keperawatan dengan pemberian terapi lemon untuk menurunkan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Intervensi yang diberikan yaitu melakukan pemberian aromaterapi lemon. Penelitian ini dilakukan tanggal 12-14 Desember 2022. Hasil penelitian pada pasien didapatkan adanya penurunan tekanan darah setelah diberikan pemberian aromaterapi lemon yaitu didapatkan adanya penurunan tekanan darah setelah diberikan pemberian aromaterapi lemon yaitu dari tekanan darahnya 179/108 MmHg ke hari ketiga menjadi 139/84 MmHg. Diharapkan bagi pasien untuk dapat menerapkan pemberian aromaterapi lemon untuk pencegahan dan penatalaksanaan untuk pasien dengan hipertensi.