Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The effectiveness of patient safety training in increasing nurses' motivation at the Bangkinang Regional General Hospital, Kampar Regency, Riau Province Hidayat, Ridha; Kasumayanti, Erma; Fahmi, Muhammad Muzakir; Gutama, Rozitri
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v9i2.2762

Abstract

Patient safety is a critical component of healthcare services. According to the World Health Organization (WHO, 2020), approximately 10% of patients worldwide experience adverse events during hospital care. In Indonesia, the challenge of improving patient safety remains prominent, particularly in resource-limited hospitals. Training on patient safety is expected to enhance nurses’ knowledge, skills, and motivation, which in turn can improve service quality. This study aimed to assess the effectiveness of patient safety training in increasing nurse motivation at Bangkinang Regional General Hospital. A quantitative pre-test–post-test design was used with a sample of 100 randomly selected nurses. The training was conducted over two days, from February 12 to 13, 2024. The results revealed a statistically significant improvement in nurses’ work motivation following the training. These findings highlight the importance of structured patient safety programs as part of continuous professional development to foster a culture of safety and enhance the quality of care
Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun di Tinjau dari Tingkat Pendidikan Ibu Di Paud Kasih Ibu Kecamatan Rumbai Kasumayanti, Erma; Elina, Yupita
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 02 (2018): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.231 KB) | DOI: 10.31849/paudlectura.v1i2.1179

Abstract

Pemberian MP-ASI dini akan mengakibatkan menurunnya produksi ASI yang lebih cepat, sehingga bayi akan menerima sedikit factor proteksi yang dapat mengakibatkan bayi sering sakit. Bayi yang mendapatkan MP-ASI sebelum berusia 6 bulan lebih banyak terserang diare. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemberian MP-ASI dini dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di desa Marsawa. MP-ASI adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi selain dari ASI, berupa makanan padat atau cair mulai usia 6 bulan sampai 24 bulan. Desain Penelitian cross Sectional, penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 02-09 Mei 2016 di Desa Marsawa wilayah kerja UPTD Kesehatan Sentajo.Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 0-6bulan yang berjumlah 39 orang bayi. Sampel penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan yang berjumlah 39 orang bayi yang berada di Desa Marsawa wilayah kerja UPTD Kesehatan Sentajo. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi square, estimasi interval dan estimasi titik CI 95%. Hasil penelitian didapat bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemberian MP-ASI dini dengan kejadian diare pada bayi 0-6 bulan dengan P value = 0,002 dengan (OR = 11.200 ).Hasil penelitian ini diharapakan kepada tenaga kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan dan menambah pengetahuan pada orang tua tentang bahaya pemberian MP-ASI dini terhadap bayi kurang 6 bulan. Early breastfeeding will result in a faster decline in milk production, so babies will receive fewer protective factors that can lead to frequent illness. Babies who get MP-ASI before the age of 6 months more attacked by diarrhea. The purpose of this study was to find out the early provision of MP-ASI with the incidence of diarrhea in infants aged 0-6 months in Marsawa village. MP-ASI is a food or beverage containing nutrients other than milk, in the form of solid or liquid foods from the age of 6 months to 24 months. Cross Sectional Research Design, this research was conducted on 02-09 May 2016 in Marsawa Village working area of ​​UPTD Health Sentajo.Population is all mother having baby age 0-6bulan which amounts to 39 baby. The sample of this study is all mothers who have babies aged 0-6 months, amounting to 39 babies who are in the village of Marsawa working area UPTD Health Sentajo. The instrument used is a questionnaire. The obtained data were analyzed by chi square test, interval estimate and 95% CI point estimation. The results showed that there was a significant correlation between early breastfeeding and the occurrence of diarrhea in infants 0-6 months with P value = 0.002 with (OR = 11200). The results of this study are expected to health workers in order to provide counseling and increase knowledge on parents about the dangers of early breastfeeding to infants less than 6 months.
Manfaat Kelor ( Moringa Oleifera) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini Susanti, Awari; Mayasari, Endang; Kasumayanti, Erma; Z.R, Zurahmi; ZA, Ayulia Fardila Sari
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22966

Abstract

Kelor merupakan salah satu pohon tropis dan sub tropis paling banyak manfaatnya, bernilai ekonomis tinggi dan banyak dikembangbiakkan, terutama pada negara-negara dengan angka kemiskinan tinggi, kesehatan buruk, dan malnutrisi. Data yang diperoleh di lapangan dianalisis secara deskriptif. Pengumpulan data tentang Manfaat Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini dilakukan dengan cara wawancara kepada salah satu pengurus Puskesmas. Pengetahuan mengenai Stunting pada anak setelah edukasi didapati pemahaman yang lebih rinci baik itu dari pemahaman dasar hingga mengenai pemanfaatan bahan makan daun kelor untuk pencegahan Stunting pada  anak-anak yang berada pada persentase 96,6 %. Setelah melakukan edukasi ini juga persentase kasus Stunting pada anak di Kabupaten Kampar mengalami penurunan. Diharapkan edukasi ini dilakukan dapat menjadi bahan penambahan informasi dan menjadi penambahan pengetahuan bagi masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Kampar. Serta diharapkan tim dapat memperluas sasaran agar pemanfaatan daun kelor untuk mencegah Stunting pada anak dapat dilakukan secara maksimal.
Hubungan Antara Beban Kerja dengan Kepuasan Kerja Perawat di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar Tahun 2023 Kasumayanti, Erma; Hotna, Siti; Mayasari, Endang
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22998

Abstract

Beban kerja yang berlebihan sangat mempengaruhi produktifitas tenaga kerja kesehatan yang berdampak pada kualitas pelayanan yang diberikan. Adanya tugas tambahan yang ditanggung oleh perawat yang melebihi dari kapasitas kerja perawat dapat menyebabkan buruknya kinerja dan kepuasan kerja perawat. Kepuasan kerja perawat dapat memberikan pengaruh terhadap aktualisasi diri dan perawat yang tidak memperoleh kepuasaan kerja maka perawat tersebut tidak akan pernah mencapai kematangan secara psikologis dan pada akhirnya menyebabkan frustasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beban kerja perawat dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Bangkinang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap Pejuang dan Sahabat RSUD Bangkinang sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariatdengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara beban kerja dengan kepuasan kerja perawat pelaksana dengan p value =0.002. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada pihak rumah sakit dapat memenuhi jumlah tenaga perawat setiap shif berdasarkan perhitungan ketenagaan sesuai klasifikasi tingkat ketergantungan pasien serta memberikan peluang pengembangan karir perawat dan memperhatikan kesempatan mengikuti pelatihan sesuai kompetensinya.
Pemberian Jus Buah Bit ( Beta Vulgaris L) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Adira, Putri; Indrawati, Indrawati; Kasumayanti, Erma
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.172

Abstract

Hypertension can cause damage to the heart, blood vessels, kidneys, lungs, and motor and sensory nervous systems, and can even affect a person's mental health. Approximately 1 in 5 sufferers with hypertension are at high risk of losing their lives. The purpose of this scientific research is to provide nursing care to Mr. S in an effort to lower blood pressure in hypertensive patients through the administration of beetroot juice (beta vulgaris L) in Kualu Nenas Village. The subject of this research is Mr. S. The research took place from April 27 to 30, 2025. The data collection methods used include in-depth interviews with Mr. S and his family members, direct observation, physical examination, and blood pressure measurement. The tools used in data collection include family nursing assessment sheets and blood pressure measuring tools. The results of blood pressure measurements obtained during the assessment were 175/100 mmHg, with a pulse of 88 beats per minute, a respiratory rate of 20 times per minute, and a body temperature of 36.6℃. Mr. S's height is 160 cm and his weight is 70 kg. The action taken by the researcher regarding the problem faced by Mr. S was to provide beetroot juice therapy (beta vulgaris L). This research applied a case study design with a qualitative descriptive approach and identified the main nursing problems based on the results of the direct study. The case analysis showed a decrease in blood pressure after the patient consumed beetroot juice twice a day. It is hoped that the patient can continue to consume beetroot juice when blood pressure increases.