Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Saka Bakti Husada terhadap Peningkatan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri : The Effect of Saka Bakti Husada Training on Increasing Compliance with Iron Tablet Consumption among Female Adolescents Miswantoro; Ro'isah; Marfuah; Zainal Abidin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.220

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri akibat kurangnya asupan zat besi, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) menjadi kunci dalam pencegahannya. Namun, kepatuhan tersebut masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Saka Bakti Husada terhadap peningkatan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di MA Ma’arif NU An Naashiri Pasrujambe, Lumajang, Jawa Timur.  Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan pre-test and post-test one group design. Populasi sebanyak 54 responden dengan Sampel sebanyak 48 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Alat ukur kepatuhan yang digunakan adalah Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), dengan analisis data menggunakan SPSS-uji Wilcoxon signed ranks test.  Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan sedang sebanyak 33 orang (68,8%), dan setelah pelatihan meningkat menjadi kategori tinggi pada 26 responden (54,2%). Uji wilcoxon signed ranks test menunjukkan nilai α sebesar -5,687 dengan signifikansi 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh pelatihan Saka Bakti Husada terhadap peningkatan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di MA Ma’arif NU An Naashiri Pasrujambe. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan Saka Bakti Husada efektif dalam meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD. Hasil ini sejalan dengan teori perubahan perilaku yang menyebutkan bahwa edukasi yang baik dapat meningkatkan kepatuhan individu terhadap intervensi kesehatan. Oleh karena itu, pelatihan ini direkomendasikan sebagai upaya promotif dan preventif dalam program penanggulangan anemia pada remaja.
Pengaruh Pemberian Posisi Pronasi terhadap Perbaikan Pola Nafas dan Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien Anak dengan Acute Upper Respiratory Infection : The Effect of Prone Positioning on the Improvement of Breathing Pattern and Increase in Oxygen Saturation on Pediatric Patients with Acute Upper Respiratory Infection in the Bougenville Ward of Dr. Haryoto Regional Hospital, Lumajang Istiqomah; Widya Addiarto; Suhari; Zainal Abidin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.222

Abstract

Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian anak di negara berkembang. Anak-anak lebih rentan mengalami komplikasi ISPA karena sistem imunnya belum sempurna, seperti gangguan ventilasi yang ditandai dengan napas cepat dan penurunan saturasi oksigen. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah posisi pronasi, yaitu posisi telungkup yang membantu ekspansi paru dan distribusi oksigen lebih optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh posisi pronasi terhadap frekuensi napas dan saturasi oksigen pada anak dengan ISPA di Ruang Bougenville RSUD dr. Haryoto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 25 pasien anak yang dipilih secara accidental sampling. Intervensi dilakukan selama 1 jam, dengan pengukuran sebelum dan sesudah menggunakan pulse oximeter. Hasil: Terjadi peningkatan signifikan pada rata-rata saturasi oksigen serta pola napas menuju normal, dengan hasil uji statistik nilai signifikansi untuk pola nafas  0,001 dan saturasi oksigen  0,001.Kesimpulan: Intervensi pemberian posisi pronasi pada pasien anak dengan ISPA efektif memperbaiki pola dafas dan saturasi oksigen.
Hubungan Kunjungan Posyandu Lansia dengan Kemampuan Pengendalian Hipertensi Lansia di desa Bades Kecamatan Pasirian: The Relationship between Elderly Health Center Visits and the Ability to Control Hypertension in the Elderly in Bades Village, Pasirian District Miftahul Faizah; Ro'isah; Marfuah; Zainal Abidin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 2 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.231

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak dialami oleh lansia dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Posyandu Lansia memiliki peran penting sebagai sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang berfokus pada upaya promotif dan preventif terhadap berbagai penyakit, termasuk hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kunjungan Posyandu Lansia dengan kemampuan pengendalian hipertensi pada lansia di Desa Bades Kecamatan Pasirian. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh lansia dengan hipertensi yang mengikuti Posyandu Lansia di Desa Bades Kecamatan Pasirian pada bulan Juni 2025 sebanyak 201 responden, dengan jumlah sampel 134 responden yang ditentukan menggunakan teknik cluster sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan data rekam medis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Contingency Coefficient.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kunjungan aktif ke Posyandu Lansia, yaitu sebanyak 84 responden (62,7%). Selain itu, mayoritas responden juga memiliki kemampuan pengendalian hipertensi yang baik sebanyak 91 responden (67,9%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara kunjungan Posyandu Lansia dengan pengendalian hipertensi pada lansia (koefisien kontingensi = 0,651; p = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kunjungan aktif ke Posyandu Lansia berperan penting pada kemampuan pengendalian hipertensi pada lansia. Peningkatan partisipasi lansia dalam kegiatan Posyandu dapat memperkuat pemantauan tekanan darah, meningkatkan pengetahuan kesehatan, serta mendorong kepatuhan terhadap pengobatan.
Pengaruh Praktik Gerakan Sholat yang Benar terhadap Ketenangan Jiwa Pasien Hipertensi Di Puskesmas Sumbersari Kabupaten Lumajang: The Effect of Proper Prayer Postures on the Peace of Mind of Hypertensive Patients at the Sumbersari Community Health Center in Lumajang Regency Zainal Arifin; Zainal Abidin; Erna Handayani; Iin Aini Isnawati
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.417

Abstract

Pendahuluan: Stres adalah salah satu penyebab hipertensi. Stres yang berkepanjangan dapat mempengaruhi fisik dan mental seseorang yang kemudian membuat jiwa menjadi tidak tenang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh gerakan sholat yang benar terhadap ketenangan jiwa pada pasien hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Sumbersari Kabupaten Lumajang pada bulan Mei 2025. Metode: Penelitian quasi experimen dengan desain pre-post test. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan didapatkan responden yang berjumlah 36 orang. Pengumpulan data menggunakan simple FFMQ (Five Fachet Mindfulness Questionaire). Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil: Sebelum dilakukan intervensi edukasi dan praktik gerakan sholat yang benar rata-rata nilai kuesioner responden adalah 24,75 dan setelah dilakukan intervensi gerakan sholat yang benar rata-rata nilai kuesioner menjadi 33,19. Hasil analisa penelitian menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai Sig.(2-tailed) adalah 0.000. Sehingga ρ = 0,000 < α= 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh gerakan sholat yang benar terhadap ketenangan jiwa pada pasien hipertensi.