Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran Shooting Bolabasket Berbasis Gerak Manipulatif Bagi Siswa Sekolah Dasar Soemardiawan, Soemardiawan; Yundarwati, Susi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i1.2694

Abstract

Urgensi permaslahan Selain itu siswa mengalami rendahnya motivasi pembelajaran penjas, ditambah materi cabang bola basket khususnya di teknik menembak (shooting) siswa mengalami kejenuhan terhadap materi pembalajaran penjas tersebut. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan Pengembangan model pembelajaran shooting bola basket berbasis gerak manipulatif bagi siswa Sekolah Dasar 10 Mataram. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan metode penelitian pengembangan Research & Development (R & D) Borg W. R dan Gall. M. D. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa Sekolah Dasar 10 Mataram. yang berjumlah 40 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket, kuisioner, dan instrumen psikomotorik shooting bolabasket yang digunakan untuk mengumpulkan data pada tahap: (1) analisis kebutuhan; (2) evaluasi ahli (evaluasi produk awal); (3) ujicoba terbatas (ujicoba kelompok kecil); dan (4) ujicoba utama (field testing). Uji efektifitas model menggunakan tes psikomotorik shooting bolabasket, sedangkan untuk melihat hasil efektifitas model digunakan uji statistik dengan menggunakan rumus before-after (pre-test dan post-test). Hasil perhitungan pre-test didapatkan hasil 451 dengan rata-rata 11,27 sedangkan post-test didapatkan hasil 681 dengan rata-rata 17,03 hal ini berarti model pembelajaran shooting bolabasket lebih baik dari model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa: (1) Dengan Pengembangan model pembelajaran shooting bola basket berbasis gerak manipulatif bagi siswa Sekolah Dasar 10 Mataram, siswa dapat belajar secara efektif dan efisien. (2) Dengan Pengembangan model pembelajaran shooting bola basket berbasis gerak manipulatif bagi siswa Sekolah Dasar 10 Mataram.yang telah peneliti kembangkan, siswa dapat meningkatkan kemampuan gerak pada proses pembelajaran. Kata kunci: analisis kebutuhan, model pembelajaran manipulatif berbasis shooting bola basket, efektifitas.
EKSTRAKURIKULER KEPRAMUKAAN DI SMK ISLAM AL-MUSLIMUN NW KEBON KONGOK: PERAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DALAM PEMBENTUKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Egikana, Bq Nurmalia; Yundarwati, Susi; Hasanuddin, M Iqbal
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.12770

Abstract

Salah satu lembaga pendidikan yang berusaha menerapkan 6 dimensi profil pelajar pancasila adalah SMK Islam Al-Muslimun NW Kebon Kongok namun sampai saat ini belum menunjukkan hasil yang maksimal, terbukti dengan adanya bulliying antar pelajar, bolos sekolah di jam pelajaran, dan acuh tak acuh terhadap peraturan sekolah. Oleh karenanya sangat penting untuk sekolah dalam merencanakan cara–cara dalam pembentukan profil pelajar pancasila. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peran guru pendidikan jasmani dalam pembentukan profil pelajar pancasila yang ditinjau melalui kegiatan ekstrakulikuler kepramukaan di SMK Islam Al–Muslimun NW Kebon Kongok. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan metode survei, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan angket dengan hasil uji validitas sebesar 0,443 dan reliabilitas sebesar 0,860 sehingga instrument dikatakan reliabel dan dapat digunakan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa anggota ekstrakulikuler kepramukaan. Sampel penelitian ini yaitu 20 orang yang terdiri dari siswa anggota ekstrakulikuler kepramukaan. Teknik analisis menggunakan analisis deskripsi dengan persentase. Hasil penelitian diketahui peran guru pendidikan jasmani dalam pembentukan profil pelajar pancasila yang ditinjau melalui kegiatan ekstrakulikuler kepramukaan di SMK Islam Al–Muslimun NW Kebon Kongok diperoleh dari analisis data secara keseluruhan dengan perolehan sangat setuju sebesar 50%, setuju sebesar 37%, netral sebesar 9%, tidak setuju sebesar 3%, dan sangat tidak setuju sebesar 1%.
The Effect of Modified Media Target Practice Goal Equipment in Improving Petanque Shooting Ability Soemardiawan, Soemardiawan; Yundarwati, Susi
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 2 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i2.6789

Abstract

the problem is that many athletes whose shooting technique is still not perfect, meaning the ball often falls long before the target ball. Apart from that, many also have a low level of accuracy. The aim of the research is to find out the influence of media modification of target practice tools on improving pétanque shooting ability. The research method uses one group pretest–posttest design. With a sample of 7 DL UNDIKMA athletes, the instrument used was the pétanque shooting test. From the data above, it can be described that the shooting ability of DL UNDIKMA petanque athletes when the pretest data was taken was with an average of 4.7143, a middle value of 3, a frequently occurring value of 0 and a standard deviation of 4.8892. Meanwhile, the highest score was 14 and the lowest score was 0. The shooting ability of DL UNDIKMA petanque athletes when collecting posttest data was with an average of 13.0000, a middle value of 12, a frequently occurring value of 11, and a standard deviation of 2.7080. that there has been a significant increase.
Sports Therapist Training For Dikoni Coaches In Mataram City Soemardiawan, Soemardiawan; Yundarwati, Susi; Anggraini, fitri; Marzuki, Ismail
Abdi Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i2.9688

Abstract

In the world of sports, an athlete's success is not only determined by intensive training but also by proper physical recovery management. One aspect that is often overlooked yet very important is recovery through sports massage techniques. The main problem identified is the lack of specialized teams or skilled personnel serving as sports masseurs or sports therapy experts in most sports branches under KONI Kota Mataram. The goal of this training is to ensure that each sports branch under KONI Mataram has competent supporting personnel in the field of sports massage, namely sports therapists. The method used in this service is the expository method, which is a learning method delivered by first providing lectures that explain supporting materials such as injury massage, discussions, definitions, principles and concepts of the subject matter, as well as providing examples of practice exercises, demonstrations, qustions, and assignments, as well as knowledge training both in theory and practice. The research results can be concluded to provide an understanding of the basic theory and practice of sports therapy in sports massage for the measurement team under KONI Mataram, preparing the measurement team, and improving athletes' recovery quality through skilled personnel in the field of sports massage.
Analisis Status Gizi Pemain Sepak Bola Ps Mataram Alpandi, Aldi Trijuni; L. E, Balkis Ratu Nurul; Yundarwati, Susi
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v10i2.20497

Abstract

Penelitian ini menjawab permasalahan status gizi pemain sepak bola PS. Mataram tahun 2023 melalui penilaian antropometri, komposisi tubuh, kecukupan zat gizi makro, dan kecukupan energi. Premis utama penelitian adalah bahwa sepak bola menuntut ketersediaan energi tinggi, pengisian glikogen yang memadai, serta komposisi tubuh yang proporsional; karena itu, pemain dengan indeks massa tubuh normal belum tentu memiliki asupan gizi yang sesuai dengan tuntutan latihan dan pertandingan. Penelitian menggunakan rancangan kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Seluruh pemain PS. Mataram yang berjumlah 22 orang laki-laki dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, persen lemak tubuh menggunakan body fat caliper, serta food recall 24 jam yang dilakukan dua kali tidak berurutan dan dianalisis menggunakan Nutrisurvey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata IMT pemain adalah 22,1 kg/m2 dalam kategori normal dan rerata persen lemak tubuh 17,3% juga dalam kategori normal. Namun, kecukupan asupan menunjukkan masalah penting: rerata tingkat kecukupan energi hanya 48,21% dari kebutuhan, karbohidrat 4,13 g/kgBB/hari, protein 0,90 g/kgBB/hari, dan lemak 31,04% dari total energi. Distribusi kategori menunjukkan 90,91% pemain kurang karbohidrat, 63,64% kurang protein, dan 63,64% berada pada kecukupan energi kurang. Dengan demikian, hipotesis deskriptif penelitian terjawab bahwa status antropometri pemain relatif normal, tetapi kecukupan energi dan zat gizi makro belum sesuai dengan rekomendasi sepak bola. Temuan ini menegaskan perlunya monitoring gizi, edukasi makan berbasis latihan, dan intervensi menu tim secara periodik. Kata Kunci: status gizi; sepak bola; indeks massa tubuh; food recall; zat gizi makro.
Pengaruh Latihan Give and Go Terhadap Akurasi Passing dan Kecepatan Dribbling Pemain Sepak Bola Hartadi, Juan; Yundarwati, Susi; Muhsan, Muhsan
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.20521

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan give and go berpengaruh terhadap peningkatan akurasi passing dan kecepatan dribbling pemain sepak bola Narmada Football Academy. Latar belakang penelitian berangkat dari temuan awal bahwa pemain KU 14-15 tahun masih sering melakukan passing yang tidak tepat sasaran, terlalu kuat atau terlalu lemah, serta dribbling yang kurang cepat dan kurang terkontrol ketika menghadapi tekanan permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain pretest-posttest pada 16 pemain yang dipilih melalui studi populasi. Perlakuan berupa latihan give and go dilaksanakan selama enam minggu dengan 18 kali pertemuan. Akurasi passing diukur melalui tes mengoper bola rendah ke gawang kecil, sedangkan kecepatan dribbling diukur melalui tes menggiring bola melewati rintangan dengan pencatatan waktu tercepat. Analisis data menggunakan uji-t sampel berpasangan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor passing meningkat dari 5,50 menjadi 7,06, sedangkan waktu dribbling menurun dari 21,13 detik menjadi 19,84 detik. Nilai t-hitung akurasi passing sebesar 8,571 dan t-hitung kecepatan dribbling sebesar 6,787, keduanya lebih besar daripada t-tabel 1,753. Temuan ini menegaskan bahwa latihan give and go efektif sebagai bentuk latihan teknik-taktis yang mengintegrasikan operan, pergerakan tanpa bola, umpan balik satu sentuhan, kontrol arah, dan kecepatan membawa bola. Novelty penelitian ini terletak pada penempatan give and go sebagai model latihan sederhana, kontekstual, dan aplikatif bagi akademi sepak bola usia remaja untuk meningkatkan dua keterampilan inti secara simultan. Kata Kunci: Akurasi passing, give and go, kecepatan dribbling, latihan sepak bola, pemain muda
Pengaruh Latihan King of the Ring dan Running with the Ball untuk Meningkatkan Dribbling Sepak Bola Fathoni, Muhamad; Jamaludin, Jamaludin; Yundarwati, Susi
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.20552

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan King of the Ring dan Running with the Ball berpengaruh terhadap keterampilan menggiring bola pemain KBS FC Kabupaten Lombok Tengah tahun 2023. Premis utama penelitian adalah bahwa dribbling sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menggerakkan bola, tetapi juga oleh kontrol sentuhan, orientasi ruang, perubahan arah, kecepatan membawa bola, dan kemampuan mempertahankan penguasaan bola dalam tekanan permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan rancangan two group pre-test and post-test design. Sampel penelitian berjumlah 24 pemain KBS FC dan seluruhnya dilibatkan sebagai subjek penelitian. Perlakuan diberikan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, sehingga total terdapat 18 sesi latihan. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan dribbling zigzag berbasis waktu; semakin rendah waktu tempuh, semakin baik keterampilan dribbling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok King of the Ring mengalami penurunan rerata waktu dari 20,41 detik menjadi 19,36 detik, sedangkan kelompok Running with the Ball mengalami penurunan rerata dari 16,70 detik menjadi 15,15 detik. Uji hipotesis menunjukkan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel pada taraf signifikansi 5%, yaitu 4,803 > 1,714 untuk King of the Ring dan 3,880 > 1,714 untuk Running with the Ball. Temuan ini menegaskan bahwa kedua bentuk latihan dapat digunakan sebagai alternatif latihan teknik yang relevan untuk meningkatkan performa menggiring bola, dengan karakter adaptasi yang berbeda: King of the Ring lebih menekankan kontrol bola dalam tekanan ruang, sedangkan Running with the Ball lebih menekankan kecepatan membawa bola pada lintasan terbuka. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan variasi latihan dribbling yang aplikatif bagi pelatih sepak bola tingkat klub daerah. Kata Kunci: dribbling, King of the Ring, Running with the Ball, sepak bola, latihan teknik.
PENGARUH LATIHAN VARIASI SERVIS TERHADAP KEMAMPUAN KETEPATAN SERVIS PUNGGUNG PERMAINAN SEPAK TAKRAW PADA EKSTRAKURIKULER SEPAK TAKRAW SMA Adryanzah, Rangga Juli; Yundarwati, Susi; Nurdin, Nurdin
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v4i4.10460

Abstract

ABSTRACT The accuracy of the back serve is a crucial component in sepaktakraw performance; however, the effectiveness of training methods used to enhance this skill still requires deeper empirical investigation. This study aims to analyze the effects of pecing pad and partner-toss training methods, differences in leg length, and their interaction on back-serve accuracy among male adolescent athletes. An experimental method with a 2×2 factorial design was employed, involving 32 athletes selected through simple random sampling. Data were collected using pretest and posttest procedures with leg length measurements and a service skill test, and analyzed using two-way ANOVA at a significance level of 0.05. The results indicate that partner-toss training produces greater improvements in serve accuracy compared to pecing pad, primarily due to its dynamic stimulus, which enhances timing and motor adaptation. In addition, athletes with longer legs demonstrate better performance than those with shorter legs, suggesting a biomechanical contribution to service effectiveness. The findings also reveal a significant interaction between training methods and leg length, indicating that training success depends on the alignment between training approach and athletes’ physical characteristics. Overall, this study highlights the importance of employing training methods based on varied stimuli and individualized approaches to improve technical skills in sports. The findings provide practical implications for coaches in designing more adaptive and athlete-centered training programs, while also offering directions for future research to incorporate additional physical and psychological variables. ABSTRAK Kemampuan ketepatan servis punggung merupakan komponen penting dalam performa permainan sepak takraw, namun efektivitas metode latihan yang digunakan dalam meningkatkan keterampilan ini masih memerlukan kajian empiris yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode latihan pecing pad dan lambungan teman, perbedaan panjang tungkai, serta interaksi keduanya terhadap ketepatan servis punggung pada atlet remaja putra. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2×2, melibatkan 32 atlet yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest menggunakan instrumen pengukuran panjang tungkai dan tes keterampilan servis, kemudian dianalisis dengan two-way ANOVA pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan lambungan teman memberikan peningkatan ketepatan servis yang lebih optimal dibandingkan pecing pad, terutama karena karakteristik stimulus yang bersifat dinamis mampu meningkatkan kemampuan timing dan adaptasi gerak. Selain itu, atlet dengan tungkai lebih panjang menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan dengan tungkai pendek, yang mengindikasikan adanya kontribusi faktor biomekanik dalam efektivitas gerakan servis. Temuan lain menunjukkan adanya interaksi antara metode latihan dan panjang tungkai, yang menegaskan bahwa keberhasilan latihan dipengaruhi oleh kesesuaian antara pendekatan latihan dan karakteristik fisik atlet. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan metode latihan berbasis variasi stimulus dan pendekatan individual dalam meningkatkan keterampilan teknik olahraga. Hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelatih untuk merancang program latihan yang lebih adaptif dan berbasis karakteristik atlet, serta membuka peluang pengembangan penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan variabel fisik dan psikologis lainnya.
PENGARUH HIIT TERHADAP KELINCAHAN DAN POWER OTOT TUNGKAI PEMAIN BOLA VOLI FAMILY SUELA Alparizi, Muhammad Andika; Yundarwati, Susi; Taufik, Kurnia
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10968

Abstract

ABSTRACT Physical condition is one of the main factors determining volleyball players’ performance because this sport requires athletes to move quickly, change direction accurately, and perform explosive jumps during both offensive and defensive situations. However, physical training programs at the local club level still tend to emphasize general exercises, resulting in less optimal improvement in agility and leg muscle power. This study aimed to analyze the effect of High Intensity Interval Training (HIIT) on agility and leg muscle power among volleyball players of Club Family Suela. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a one group pretest-posttest design. The sample consisted of 14 active players selected through purposive sampling from a population of 20 athletes. The HIIT program was conducted for six weeks with a training frequency of three sessions per week. Agility was measured using the Illinois Agility Test, while leg muscle power was assessed through the Vertical Jump Test. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the paired sample t-test. The results showed an improvement in physical performance after the intervention, indicated by a decrease in agility time from 18.31 seconds to 16.21 seconds and an increase in average vertical jump performance from 56.21 cm to 58.50 cm. Statistical analysis revealed a significance value of p < 0.001, indicating that HIIT had a significant effect on improving agility and leg muscle power. These findings suggest that HIIT can be used as an effective and efficient alternative physical training method to support volleyball players’ performance. ABSTRAK Kondisi fisik menjadi salah satu faktor utama yang menentukan performa pemain bola voli karena olahraga ini menuntut kemampuan bergerak cepat, melakukan perubahan arah secara tepat, dan menghasilkan lompatan eksplosif saat menyerang maupun bertahan. Namun, pembinaan fisik pemain pada tingkat klub lokal masih sering berfokus pada latihan umum sehingga peningkatan kelincahan dan power otot tungkai belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap kelincahan dan power otot tungkai pemain bola voli Club Family Suela. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 14 pemain aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari total populasi 20 pemain. Program HIIT dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi latihan tiga kali setiap minggu. Pengukuran kelincahan dilakukan menggunakan Illinois Agility Test, sedangkan power otot tungkai diukur melalui Vertical Jump Test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan fisik setelah perlakuan, ditandai dengan penurunan rata-rata waktu kelincahan dari 18,31 detik menjadi 16,21 detik serta peningkatan rata-rata vertical jump dari 56,21 cm menjadi 58,50 cm. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 sehingga latihan HIIT terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelincahan dan power otot tungkai. Temuan ini menunjukkan bahwa HIIT dapat digunakan sebagai alternatif metode latihan fisik yang efektif dan efisien dalam mendukung performa pemain bola voli.
VARIASI SERVIS DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KETEPATAN SERVIS PUNGGUNG SEPAK TAKRAW Adryanzah, Rangga Juli; Yundarwati, Susi; Nurdin, Nurdin
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10982

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low accuracy of back serve skills among sepak takraw extracurricular participants at SMAN 1 Plampang, as indicated by inaccurate service direction, balls going out of bounds, and serves that were easily anticipated by opponents. The study aimed to analyze the effect of pecing pad training and peer-toss training, the effect of leg length, and the interaction between both variables on back serve accuracy in sepak takraw. The study employed a quasi-experimental method using a 2×2 factorial design. The sample consisted of 24 sepak takraw extracurricular participants who were divided into four treatment groups based on training model and leg length category. The research instruments included a leg length measurement test and a back serve accuracy test with 20 serving attempts. Data were analyzed using normality testing, homogeneity testing, two-way ANOVA, and Tukey’s post hoc test at a significance level of 0.05. The results showed that peer-toss training produced greater improvement in back serve accuracy compared to pecing pad training. Participants with longer legs also demonstrated better serve performance than those with shorter legs. In addition, there was a significant interaction between training model and leg length on back serve accuracy. These findings indicate that dynamic training methods are more effective in improving motor adaptation and serve accuracy when adjusted to participants’ anthropometric characteristics. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ketepatan servis punggung peserta ekstrakurikuler sepak takraw SMAN 1 Plampang yang ditunjukkan melalui kesalahan arah servis, bola keluar lapangan, dan servis yang mudah diantisipasi lawan. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh latihan pecing pad dan lambungan teman, pengaruh panjang tungkai, serta interaksi kedua variabel terhadap ketepatan servis punggung sepak takraw. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan rancangan faktorial 2×2. Sampel penelitian berjumlah 24 peserta ekstrakurikuler sepak takraw yang dibagi ke dalam empat kelompok perlakuan berdasarkan model latihan dan kategori panjang tungkai. Instrumen penelitian menggunakan tes pengukuran panjang tungkai dan tes ketepatan servis punggung dengan 20 kesempatan servis. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, analisis varians dua jalur (two way ANOVA), dan uji lanjut Tukey pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan lambungan teman memberikan peningkatan ketepatan servis yang lebih baik dibandingkan latihan pecing pad. Peserta dengan tungkai panjang juga menunjukkan hasil servis yang lebih tinggi dibandingkan peserta bertungkai pendek. Selain itu, ditemukan adanya interaksi antara model latihan dan panjang tungkai terhadap ketepatan servis punggung. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan dengan karakter dinamis lebih efektif dalam meningkatkan adaptasi gerak dan akurasi servis apabila disesuaikan dengan karakteristik antropometri peserta.