Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS KEPRAKTISAN BUKU CERITA ANAK BERMUATAN TRI KAYA PARISUDHA PADA MATERI IPAS Mahartini, Komang Trisna
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i1.4738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepraktisan buku cerita anak yang pada materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Kepraktisan buku cerita anak sangat penting karena berdampak pada pengalaman membaca anak dan perkembangan literasi peserta didik. Buku cerita yang menarik akan lebih mungkin membujuk anak untuk membacanya dan mengembangkan minat dalam literasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kepraktisan yang mengukur tiga aspek utama buku cerita anak, yaitu ketertarikan, materi, dan Bahasa. Hasil kepraktisan buku cerita anak diperoleh melalui angket respons 10 guru dan 30 siswa terhadap ketertarikan, materi, dan bahasa. Guru memberikan penilaian rata-rata sebesar 96%, menempatkannya pada interval 81%-100%, menunjukkan kategori kepraktisan yang sangat tinggi. Sedangkan siswa memberikan penilaian rata-rata sebesar 95%, juga menempatkannya pada interval 81%-100% menunjukkan kategori kepraktisan yang sangat tinggi. Rata-rata keseluruhan penilaian dari pengguna buku cerita anak adalah 95,5%, menegaskan bahwa buku ini memenuhi kriteria sangat praktis dalam pembelajaran. Hasil ini menunjukkan bahwa buku cerita anak ini sangat praktis digunakan dalam pembelajaran, dengan mendapatkan respons positif baik dari guru maupun siswa dalam aspek ketertarikan, materi, dan bahasa.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SAWAN Suparya, I Ketut; Suryawan, I G Agung Jaya; Tristaningrat, Made Adi Nugraha; Primayana, Kadek Hengki; Dewi, Putu Yulia Angga; Wati, Ni Nyoman Kurnia; Mahartini, Komang Trisna; Pancaria, Nyoman; Wiradnyana, I Gede Arya
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6562

Abstract

Kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Namun demikian, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan masih mengalami kesulitan dalam merancang perangkat pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran bermakna dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Perangkat pembelajaran yang disusun umumnya masih berfokus pada penyampaian materi dan belum sepenuhnya mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning yang selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Mitra kegiatan adalah guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan yang berasal dari 45 sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2025 di SD No. 4 Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop, diskusi interaktif, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, serta pendampingan dalam merumuskan tujuan pembelajaran, mengembangkan aktivitas pembelajaran kontekstual, dan menyusun asesmen autentik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada pemahaman mendalam siswa. Selain itu, respon peserta terhadap kegiatan sangat positif yang ditunjukkan melalui tingginya tingkat partisipasi, kepuasan, serta meningkatnya motivasi guru untuk menerapkan pembelajaran mendalam di kelas. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional guru sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.