Anggraeni, Henny Endah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Single supplementation of goat colostrum, probiotics, and prebiotics for diarrhea management in cats Budiono, Dwi; Vibowo, Heryudianto; Anggraeni, Henny Endah; Rahma, Anisa; Sujarnoko, Tekad Urip Pambudi; Fadholly, Amaq; Calista, Pradnya; Zonathan, Hendri; Rahmat, Kukuh Amru Dhiya; Nugraha, Ivan Taufiq
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 3 (2024): ARSHI Veterinary Letters - August 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.3.61-62

Abstract

Diarrhoea in cats is a change in the condition of faeces from paste to liquid consistency caused by several factors, such as food changes and bacterial, viral, and parasitic infections. Handling diarrhoea in cats is performed immediately so that the symptoms subside. One effective prevention and control effort is the provision of colostrum-based supplements, probiotics and prebiotics. In a case of diarrhoea at the Depok Pet Center clinic, two cats aged 1.5 years (Ayu) and 5 years (Gentong) were given colostrum-based supplements, probiotics, and prebiotics. The initial symptoms of the Ayu cat were diarrhoea and liquid faeces, while the Gentong cat had decreased appetite, weakness, and paste-shaped faeces. Supplementation was carried out for two days. On day three, the condition of the faeces of both cats were solid and shaped, but some parts of the faeces were still mushy. On day six, the condition of the faeces of both cats was good, marked by being shaped and solid.
The In Silico Toxicity of Serai Wangi (Cymbopogon nardus) and Mimba (Azadirachta indica anggraeni, Henny endah; Purwono, Rini Madyastuti; Sutardi, Lina Noviyanti; Mustika, Aulia Andi; Manalu, Wasmen; Andriyanto, Andriyanto
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 13 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avi.13.3.278-285

Abstract

Natural active-ingredient-based shampoos offer an effective and eco-friendly solution for maintaining the skin and hair health of companion animals. This study aimed to predict the toxicity of phytochemical compounds from citronella oil (Cymbopogon nardus) and neem oil (Azadirachta indica) using an in silico approach with the ProTox-II platform. The analyzed compounds included limonene, farnesene, eucalyptol, menthol, oleic acid, p-cymene, indole, (9Z)-9- octadecenamide, amylbenzene, p-cresol, camphor, and dieugenol, selected based on LC-MS/MS analysis. The evaluated toxicological parameters comprised oral acute toxicity (LD50), hepatotoxicity, immunotoxicity, genotoxicity (cytotoxicity, mutagenicity, carcinogenicity), as well as nuclear receptor signaling and stress response pathways. The results revealed that p-cymene exhibited the highest toxicity (LD50 = 3 mg/kg, class I), followed by oleic acid (LD50 = 48 mg/kg, class II), whereas amylbenzene was classified as non-toxic (LD50 = 6430 mg/kg, class VI). All compounds were predicted to be non-hepatotoxic and non-immunotoxic; however, p-cymene, indole, and amylbenzene showed potential carcinogenicity. Limonene was predicted to be active against AhR, ER, MMP, and ATAD5 receptors, while dieugenol was active against nrf2/ARE, HSE, and MMP. These predictions suggest that most compounds are safe for shampoo applications, except for p-cymene, which requires further evaluation. This study provides preliminary insights for the development of safe and effective natural-based shampoos.
Perubahan hematologis dan biokimia pada anjing geriatrik: studi skrining klinis interval pendek. Sulistiawati, Erni; Anggraeni, Henny Endah; Adhim, Muhammad Haikal; Mardoto; Zain, Muzakkii Rizqullah Farhan; Al Haitami, Zakiyyan Rasya; Nisaa, Tarishah Aulia; Putra, Jodhy Anggara; Ramadanti, Raisha; Mallayeka, Difla Aisyah
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 4 (2025): ARSHI Veterinary Letters - November 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.4.109-110

Abstract

Anjing geriatrik mengalami penurunan fungsi organ secara progresif seiring bertambahnya usia, sehingga pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting untuk deteksi dini gangguan terkait usia yang asimtomatik. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi status kesehatan anjing geriatrik menggunakan analisis profil darah komprehensif. Sampel darah dikumpulkan dari enam anjing berusia 10 tahun yang dirawat intensif di Klinik Pendidikan Hewan, Program Studi Paramedis Hewan, Universitas IPB, Bogor, Indonesia. Pemeriksaan hematologi dan biokimia serum dilakukan, termasuk penilaian AST, ALT, protein total, albumin, globulin, rasio A/G, bilirubin total, ALP, kolesterol, GGT, BUN, kreatinin, dan kadar glukosa. Pemeriksaan darah dilakukan dua kali dengan interval sekitar empat minggu. Semua anjing geriatrik menunjukkan bukti penurunan status kesehatan, yang ditandai dengan perubahan pada beberapa parameter hitung darah lengkap, termasuk trombositopenia, leukositosis, dan limfositosis ringan. Selain itu, perubahan pada profil biokimia juga diamati, terutama peningkatan kadar AST dan BUN pada beberapa anjing. Temuan ini menyoroti pentingnya pemantauan hematologi dan biokimia secara teratur pada anjing geriatrik untuk mendukung deteksi dini dan penanganan klinis penurunan fisiologis terkait usia.
Edukasi PHBS dan Budaya 5R Pada Santri Putra di Pondok Pesantren Thoyyibah Al Islami Bogor Anggraeni, Henny Endah; Resmeiliana, Ika; Paramitadevi, Yudith Vega; Apriliani, Fany
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.1.89-101

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan islam yang mendidik para santri berdasarkan ilmu keagamaan dan pendidikan umum. Para santri tinggal bersama di asrama (pondok) dibawah bimbingan para guru dan kyai. Permasalahan yang sering dihadapi di pondok pesantren meliputi permasalahan kesehatan, lingkungan, dan perilaku/kebiasaan para santri. Kondisi lingkungan pondok yang kurang bersih dan terawat, serta kasus penularan penyakit antar santri merupakan permasalahan yang perlu segera ditanggulangi secara tepat. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan edukasi kepada para santri agar membiasakan diri menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta budaya 5R (ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin). Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi PHBS dan budaya 5R di Pondok Pesantren Putra Thoyyibah Al Islami Bogor dan mengetahui sejauh mana penerapan PHBS dan budaya 5R di kalangan santri putra. Metode pelaksanaan adalah pelatihan PHBS dan budaya 5R, menggunakan kuesioner, evaluasi, serta membuat media pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukan seluruh santri mengetahui teori tentang PHBS. Pengetahuan santri terhadap budaya 5R meningkat 59,1%. Sebanyak 80% santri pernah menderita scabies. Pembiasaan 5R yang perlu ditingkatkan adalah memisahkan barang yang masih dibutuhkan dan tidak dibutuhkan lagi, meletakan barang sesuai tempatnya dan memberi identitas kepemilikan barang, dan menjaga kebersihan lingkungan. Praktik PHBS yang perlu ditingkatkan terutama pada penyediaan air bersih dan makanan bernutrisi seimbang, pengelolaan sampah, tata cara mencuci tangan yang tepat, dan upaya memberantas jentik nyamuk. Kegiatan untuk menjamin keberlangsungan budaya 5R dan PHBS antara lain pelatihan secara berkala serta pendampingan untuk mengevaluasi budaya 5R dan PHBS menggunakan instrumen audit 5R dan indikator penilaian PHBS.