Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Effectiveness of Using Methylene Blue Dyes in Papanicolaou Staining in Cytology of Ascites Fluid Charisma, Acivrida Mega; Permatasari, Melati Indah; Negara, Yohanes Ardian Kapri
jitek Vol 12 No 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jitek.v12i2.1803

Abstract

Papanicolaou staining is routinely used in staining ascitic fluid to identify malignant cells. However, pale nucleus arise as a problem associated with Harris hematoxylin, causing the sample to be hard to see under microscope. Methylene blue can be an alternative stain targeting nucleus in fluid sample. This study aims to evaluate the effectiveness of methylene blue in Papanicolaou staining for the cytology of ascitic fluid. The research uses an experimental approach by preparing four smears from each of 6 ascitic fluid samples obtained from the Laboratory of the Faculty of Medicine, at Airlangga University. The four smears were stained differently, consisting of Papanicolaou staining as control, and methylene blue replacing Harris hematoxylin with concentration of 5%, 10% and 15%. Slides were graded for its morphology with quality scores of 1,2,3 and 4, followed by statistical analysis. Based on the results of the Kruskal-Wallis test, the Sig value was 0.001, which was <0.005, showing difference between control and experimental group. Quality assessment revealed slides stained with 5% methylene blue solution to have clear shape of the cell nucleus, cytoplasm and the shape of the cell compared with slides stained with 10% and 15%. Hence, it can be concluded that 5% methylene blue solution can be used as an alternative solution.
Gasik: Gerakan Edukasi Siswa Anti Narkoba Dalam Upaya Menciptakan Pengetahuan Generasi Muda Berbasis Teknologi Charisma, Acivrida Mega; Octifani, Amellya; Prajawanti, Kadeq Novita; Anwari, Farida; Negara, Yohanes Ardi Kapri
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.458

Abstract

Narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang atau yang biasa disebut dengan narkoba di bidang kesehatan memberikan manfaat yang cukup besar bagi penyembuhan dan keselamatan manusia. Tujuan dilakukannya kegiatan gerakan edukasi siswa anti narkoba dalam upaya menciptakan pengetahuan generasi muda berbasis teknologi di SMAN 1 Kedamean agar peserta didik sebagai target kegiatan sosialisasi dapat memahami dampak yang ditimbulkan.  Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan penyuluhan disekolah sasaran. Kegiatan penyuluhan untuk menciptakan Pengetahuan Generasi Muda Berbasis Teknologi di adakan di SMAN 1 Kedamean Kabupaten Gresik  pada Hari Rabu, 14 Agustus 2024 dengan peserta yaitu seluruh siswa SMAN 1 Kedamean dengan total peserta setidaknya 58 anak dari kelas XII. Jalanya kegiatan sosialisasi dilakukan melalui tiga tahap, yang pertama adalah pemutaran video mengenai video profil, pembagian kuisioner, sesi kedua sosialisasi materi, upaya pencegahan HIV, dan sesi yang terakhir sosialisasi gerakan edukasi siswa anti narkoba. Kemudian dilakukan sesi tanya jawab dan diskusi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan siswa tentang pendidikan moral, narkoba, dan dampak penyalahgunaan narkoba dari sudut pandang kesehatan, sosial, dan hukum. Peningkatan pemahaman siswa-siswi akan bermuara pada terciptanya sikap dan perilaku bebas narkoba. Diharapkan kedepannya remaja terutama siswa-siswi SMA yang merupakan bagian dari generasi muda Indonesia menjadi generasi milenial yang bebas narkoba. Hasil dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kesadaran bagi para peserta kegiatan mengenai bahaya penggunaan narkoba. Informasi yang disampaiakan melalui kegiatan ini menjadi wawasan yang membuat peserta semakin sadar dan waspada bahwa penggunaan narkoba dengan berbagai bentuknya sangat berbahaya dan merugikan.
PENYULUHAN EDUKASI PHBS(PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) DAN PENCEGAHAN DBD(DEMAM BERDARAH DENGUE) MELALUI UPAYA 3M DILINGKUNGAN MASYARAKAT DESA PEDAGANGAN KECAMATAN WRINGINANOM Adinda, Hilda; Auralya, Theresia Feby; Solikhah, Ferdina Amalia; Charisma, Acivrida Mega
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.35120

Abstract

Pembangunan kesehatan merupakan upaya seluruh potensi bangsa Indonesia, baik masyarakat, pihak swasta maupun pemerintah, dan akademis. Sosialisasi ini yang berada dilokasi di Desa Pedagangan merupakan desa yang berada dikecamatan Wringinanom , kabupaten Gresik dan Desa Pedagangan dibagi dalam 4 Dusun, 12 RT, dan 4 RW, Desa Pedagangan memiliki jumlah penduduk sebanyak 4.337 jiwa pada tahun 2024. Praktek Pembangunan kesehatan masyarakat dilaksanakan mulai tanggal 12 Agustus - 26 Agustus 2024. Penyuluhan ini berkaitan dengan edukasi Program Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Upaya 3M dilingkungan masyarakat Desa Pedagangan Kecamatan Wiringanom. Setelah dilaksanakan kegiatan akan meEvaluasi ini bertujuan untuk melihat perkembangan program yang dilaksanakan, untuk mengetahui kendala yang ada, cara menanganinya sehingga Program Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan benar-benar efektif dan maksimal. Evaluasi yang terakhir yaitu berupa laporan kegiatan Program Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM). Hasil pengabdian program kerja pembangunan kepada masyarakat mengenai penyuluhan edukasi PHBS dan pencegahan DBD melalui upaya 3M di lingkungan masyarakat desa pedagangan kecamatan wringinanom berupa kuisioner Pre test sebanyak 20,00% dari 15 responden dan kuisioner Post test hanya sebanyak 33,33% dari 15 responden masyarakat di lingkungan rumah tangga yang mengetahui perihal Upaya PHBS dan Pencegahan DBD dengan langkah 3M. penyuluhan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat tentang edukasi perilaku hidup bersih dan sehat dan upaya pencegahan DBD dengan langkah 3M. Pengetahuan Masyarakat tentang PHBS dan Pencegahan DBD dengan Upaya 3M meningkat dari 20% menjadi 33%.
Edukasi Penerapan Hidup Bersih Sehat (PHBS) di Lingkungan Sekolah Dasar Untuk Pencegahan Kecacingan Pada Siswa SD X Charisma, Acivrida Mega; Adinda, Hilda; Auralya, Theresia Feby; Solikhah, Ferdina Amalia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7280

Abstract

Kecacingan masih menjadi masalah kesehatan yang sering ditemukan pada anak usia sekolah dasar di Indonesia, yang umumnya disebabkan oleh rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam pencegahan kecacingan. Metode yang digunakan meliputi edukasi partisipatif melalui ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, dan permainan edukatif, dengan 50 siswa kelas III–V sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan baik dari 20% menjadi 90% dan rata-rata skor dari 65,4 menjadi 88,7. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa dan diharapkan dapat mendorong penerapan PHBS secara berkelanjutan di sekolah untuk menurunkan angka kejadian kecacingan.
Pengolahan Limbah Feses Sapi menjadi Kompos Blok (KOPIKO) Berbasis Zero waste yang Bernilai Ekonomis di Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Charisma, Acivrida Mega; Farida, Elis Anita; Kriswibowo, Rony; Gantari, Marsellyna Rahma; Puspita, Chelsea Dhea
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7528

Abstract

Limbah feses sapi merupakan salah satu permasalahan utama di wilayah peternakan yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang merupakan daerah dengan populasi ternak sapi cukup tinggi sehingga menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna pengolahan limbah feses sapi menjadi kompos blok (KOPIKO) berbasis zero waste yang memiliki nilai ekonomis dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, serta evaluasi melalui pretest dan posttest terhadap indikator pengetahuan, sikap, keterampilan, dan ekonomi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator, yaitu pengetahuan meningkat dari 54,5 menjadi 88,0; sikap dari 65,0 menjadi 92,5; keterampilan dari 50,0 menjadi 90,0; dan pemahaman ekonomi dari 40,0 menjadi 85,0. Selain itu, kegiatan ini berhasil menurunkan volume limbah tak terolah hingga 80% serta memberikan tambahan pendapatan rata-rata Rp 3.000.000–Rp 4.500.000 per bulan bagi kelompok peternak. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, keterampilan teknis, dan kemandirian ekonomi masyarakat. Inovasi KOPIKO menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah peternakan berbasis zero waste serta berpotensi dikembangkan di wilayah lain dengan karakteristik serupa.  Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan peternak mengolah limbah feses sapi menjadi kompos blok bernilai ekonomis. Teknologi kompos blok yang diterapkan tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan mitra. Model penerapan ini dapat direplikasi pada kelompok peternak lain untuk mendukung implementasi zero waste di wilayah pedesaan.