Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelaksanaan Program CSR Komposting Oleh Public Relations PT. Sinarmas Group Tapung Kabupaten Kampar Siddiq, Ahmad; Sukaesih, Atjih
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v3i1.12515

Abstract

Peneliltian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya sampah yang dihasilkan oleh manusia dan makhluk hidup lainnya, apabila sampah tersebut tidak ditangani dengan serius akan menimbulkan berbagai masalah terutama penyakit yang berefek terhadap manusia itu sendiri. Salah satu solusi dari permasalahan ini adalah kompos. Kompos dapat dibuat untuk meminimalisasi efek negatif yang ditimbulkan sampah dengan membuatnya lebih bermanfaat secara ekologis maupun finansial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran public relations dalam program CSR Komposting PT. Sinarmas Group Tapung Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengaplikasikan triangulasi data,  observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran public relations sebagai CSR telah  dilaksanakan, baik itu pihak manajemen maupun public relations serta marketing mencari permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat disekitar perusahaan. Kemudian permasalahan yang muncul ditampung oleh pihak manajemen untuk dirancang menjadi sebuah kegiatan. Public Relations memiliki peran untuk mengakomodir ide dari seluruh karyawan kemudian ide tersebut dijadikan sebuah kegiatan sosial. Kegiatan tersebut di maksudkan untuk memperkenalkan kepedulian perusahaan kepada publik. Sehingga tercipta program CSR Komposting PT. Sinarmas Group Tapung Kabupaten Kampar.
Construction of PPP (Partai Persatuan Pembangunan) and PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Thought in Understanding Terrorism Atjih Sukaesih; Yudi Martha Nugraha; Kodarni
Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam Vol. 5 No. 3 (2024): Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/takwiluna.v5i3.1878

Abstract

This article specifically explains the construction of PPP and PKS's thinking in interpreting terrorism. These two parties are the largest Islamic parties in Indonesia and almost all of their supporters are Muslims. The qualitative research method used in selecting informants or subjects has been selected purposively based on their activities, with the consideration that those selected as informants can explore and articulate their experiences consciously in interviews conducted by the Researcher through written texts sent and received via Whatsapp and email. The conclusions from the results of this study are (1) the reality of terrorism is socially formed; (2) the reality of terrorism is expressed through language; (3) knowledge of terrorism is obtained through social processes; and (4) emphasizes real action with suicide bombings. PPP firmly stated that there are two main roots of the problem, namely the problem of religious and economic understanding. Meanwhile, PKS firmly believes that terrorism is caused by the motive of economic inequality. To judge the issue and actions of terrorism is left to the Government and religious experts who understand the Law/Regulations and religious affairs only, considering that they do not want to make statements that will harm the existence of the Party in the future. Their task as the largest Islamic Political Party in Indonesia is only to monitor, supervise and calm the unrest in society through their representatives in each branch and region by coordinating and providing understanding and knowledge about terrorism issues and actions.
Socialization of Strengthening Lecturers' Motivation and Mentality in Implementing the Tri Dharma of Higher Education: Pengabdian Rabith Madah Khulaili Harsya; Atjih Sukaesih Syahid; Usman Tahir; Alisyah Pitri; Nicodemus Rahanra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2089

Abstract

The author conducted this outreach to fellow writers to improve Mental Health and Motivation among fellow colleagues. The fellow writers consisted of fifteen lecturers at several universities, namely UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Sultan Syarif Kasim State Islamic University Riau, Jayapura University of Science and Technology, Al-Mujaddid Sabak Islamic Institute, Satya Iyata Mandala University. The author hopes that lecturers who are currently carrying out their obligations under the Tri Dharma of Higher Education will remain motivated and mentally strong so that the Tri Dharma of higher education can be completed well, be beneficial, and can advance civilization. The success of fellow authors is also the success of the author personally.
STRATEGI KOMUNIKASI KRISIS DALAM MENGELOLA ISU SENSITIF DALAM BISNIS ATAU ORGANISASI Wartono, Tono; Tahalele, Olivia; Santosa, Sonny; Iswanto, Juni; Sukaesih, Atjih; Munandar, Haris
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31440

Abstract

Penelitian ini membahas strategi komunikasi krisis dalam mengelola isu sensitif dalam bisnis atau organisasi. Krisis dapat mengancam reputasi dan keberlanjutan sebuah entitas, memerlukan respons komunikasi yang tepat dan efektif. Metode studi literatur digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis berbagai pendekatan yang telah diterapkan oleh organisasi dalam menghadapi krisis yang sensitif. Temuan utama menyoroti pentingnya transparansi, responsivitas, dan adaptasi terhadap perubahan media sebagai kunci keberhasilan dalam mengelola krisis. Penelitian ini juga menyarankan untuk mengembangkan rencana komunikasi krisis yang komprehensif dan meningkatkan pelatihan bagi tim manajemen krisis dalam menghadapi tantangan yang dapat mempengaruhi reputasi organisasi. Dengan memahami praktik terbaik dalam komunikasi krisis, organisasi dapat membangun kepercayaan publik yang kuat dan meminimalkan dampak negatif dari krisis yang tidak terduga.