Amisi, Marsella D.
Unknown Affiliation

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI IBU DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOTOLING TIMUR KABUPATEN MINAHASA SELATAN Turangan, Brenda D.; Amisi, Marsella D.; Kapantow, Nova H.
KESMAS Vol 9, No 2 (2020): VOLUME 9, NOMOR 2, MARET 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi merupakan keseimbangan antara kebutuhan gizi seseorang dan asupan gizi yang diserap oleh tubuh, jika salah satu kebutuhan gizi tidak terpenuhi maka akan mempengaruhi status gizi seseorang.  Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran status gizi ibu berdasarkan IMT dan status gizi anak berdasarkan BB/U, TB/U, BB/TB dan IMT/U serta mengetahui hubungan antara status gizi ibu dengan status anak usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Motoling Timur kabupaten Minahasa Selatan. Desain penelitian yaitu Cross-Sectional dilakukan pada bulan November 2019 sampai April 2020. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 anak dan ibu dihitung menggunakan rumus Slovin. Status gizi ibu (IMT) terdapat 3,7% kurus, 5% gemuk, 5% obesitas dan 86,3% normal. Status gizi anak terdapat 1,3% gizi kurang dan 98,7% gizi baik berdasarkan BB/U. 2,5% sangat pendek, 13,7% pendek dan 83,8% normal berdasarkan TB/U. 2,5% kurus, 3,8% gemuk dan 93,7% normal berdasarkan BB/TB. 3,8% kurus, 3,8% gemuk dan 92,4% normal berdasarkan IMT/U. Berdasarkan hasil uji Spearman didapatkan p = 0,000 dan nilai r = 0,613. Kesimpulannya terdapat hubungan antara status gizi ibu (IMT) dengan status gizi anak usia 24-59 bulan (IMT/U) di Wilayah Kerja Puskesmas Motoling Timur Kabupaten Minahasa Selatan dengan nilai r=0,613. Disarankan ibu dapat menjaga asupan makan dan tetap mengawasi pemberian makan kepada anak dan rajin ke Pos Pelayanan Terpadu agar dapat memantau tumbuh kembang anak dengan bantuan kader kesehatan. Kata Kunci: Status Gizi, Anak, Ibu ABSTRACTNutritional status is a balance between a person's nutritional needs and nutritional intake absorbed by the body, if one nutritional requirement is not met it will affect one's nutritional status. The purpose of this study was to determine the description of the nutritional status of mothers based on BMI and nutritional status of children based on BB/U, TB/U, BB/TB and BMI/U as well as knowing the relationship between the nutritional status of mothers with the status of children aged 24-59 months in the Eastern Motoling Health Center working area of South Minahasa district. The research design is Cross-Sectional conducted in November 2019 until April 2020. The samples in this study were 80 children and mothers calculated using the Slovin formula. Maternal nutritional status (BMI) is 3.7% thin, 5% fat, 5% obese and 86.3% normal. The nutritional status of children is 1.3% undernourished and 98.7% good nutrition based on BB/U. 2.5% is very short, 13.7% is short and 83.8% is normal based on TB/U. 2.5% thin, 3.8% fat and 93.7% normal based on BB/TB. 3.8% thin, 3.8% are obese and 92.4% are normal based on BMI/U. Based on the Spearman test results obtained p = 0,000 and the value of r = 0.613. In conclusion there is a relationship between maternal nutritional status (BMI) and nutritional status of children aged 24-59 months (BMI / U) in the Motoling Timur Health Center working area of South Minahasa Regency with a value of r = 0.613. It is recommended that mothers can maintain their food intake and continue to oversee the feeding of children and diligently to the Integrated Service Post in order to monitor the child's growth and development with the help of health cadres. Keywords: Nutrition Status, Children, Mother
GAMBARAN KECUKUPAN MINERAL MAKRO PADA MAHASISWA SEMESTER IV FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Tangkilisan, Bella C.; Punuh, Maureen I.; Amisi, Marsella D.
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mineral makro merupakan mineral yang paling dibutuhkan tubuh paling banyak lebih dari 100 mg/hari. Kebutuhan mineral pada masa usia remaja saat ini meningkat. Dalam masa pandemi ini salah satu pencegahan dalam melawan virus corona atau COVID-19 yaitu menjaga sistem imunitas diri  dengan mengkonsumsi gizi seimbang. Tercukupinya asupan mineral makro selama masa pandemi COVID-19 ini, maka kebutuhan gizi tubuh tetap terpenuhi dan bisa mempertahankan daya tahan tubuh hingga bisa mencegah dari virus ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kecukupan mineral makro pada mahasiswa semester IV Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Selama Masa Pandemi COVID-19 Tahun 2020. Penelitian ini bersifat deskriptif, yang dilaksanakan pada bulan Juli – November 2020, di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado dengan jumlah sampel  91 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu formulir  identitas responden dan formulir  food record yang berisi data asupan responden selama 2 hari. Hasil ini menunjukkan asupan natrium kurang 81 (89,0%), kategori baik 9 (9,9%)  kategori lebih 1 (1,1%), asupan kalium semuanya termasuk kategori kurang yaitu 91 (100%), asupan fosfor kurang yaitu 38 (41,8%), kategori baik  18 (19,8%) kategori lebih berjumlah 35 orang (38,4%), asupan kalsium kurang yaitu 75 (82,4%), untuk kategori lebih 15 orang (15,4%), kalsium kategori baik bejumlah 2 orang (2,2%), magnesium kategori kurang 76 orang (83,5,4%), yang kategori baik 10 orang (11,0%) kategori lebih 5 orang (5,5%). Kata Kunci: Kecukupan Mineral Makro, Mahasiswa, COVID-19 ABSTRACTMacro minerals are the minerals most needed by the body at most more than 100 mg / day. The need for minerals in adolescence is currently increasing. During this pandemic, one of the preventions against the corona virus or COVID-19 is to maintain the immune system by consuming balanced nutrition. With adequate intake of macro minerals during the COVID-19 pandemic, the body's nutritional needs are still met and can maintain the body's immune system so that it can prevent this virus. The purpose of this study was to determine the adequacy of macro minerals in semester IV students of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University during the COVID-19 Pandemic in 2020. This research is descriptive in nature, which was conducted in July - November 2020, at the Faculty of Public Health, Sam University. Ratulangi Manado with a sample size of 91 respondents. The research instruments used were the respondent's identity form and the food record form containing the respondent's intake data for 2 days. These results indicated that sodium intake was less than 81 (89.0%), good category 9 (9.9%) over category 1 (1.1%), all potassium intake was in the poor category, namely 91 (100%), less phosphorus intake, namely 38 (41.8%), good category 18 (19.8%) more categories totaled 35 people (38.4%), less calcium intake was 75 (82.4%), for more category 15 people (15.4 %), 2 people in good category calcium (2.2%), 76 people in poor category (83.5.4%), 10 people in good category (11.0%) 5 more categories (5.5%) Keywords: Adequacy of Macro Minerals, Students, COVID-19
GAMBARAN POLA MAKAN PADA TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Tampatty, Gloria Cheril; Malonda, Nancy S.H.; Amisi, Marsella D.
KESMAS Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola makan merupakan cara atau usaha mengenai pengaturan jenis makanan, jumlah makanan maupun proporsi dari suatu makanan, dengan maksud tertentu seperti untuk mempertahankan kesehatan, status nutrisi dari seseorang, serta mencegah atau membantu kesembuhan penyakit. Selama pandemi pentingnya menjaga pola makan yang sehat dengan asupan gizi seimbang untuk mendukung sistem daya tahan tubuh, nutrisi dan asupan yang dikonsumsi sangatlah penting untuk membantu tubuh mengatasi infeksi termasuk selama pandemi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pola makan pada tenaga pendidik dan kependidikan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi selama masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi berjumlah 65 orang, sampel berjumlah 47 responden yang terdiri dari 29 tenaga pendidik dan 18 tenaga kependidikan. Instrumen pengumpulan data yaitu dengan kuesioner google forms, analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 41-50 tahun, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan Magister (S2) dan pekerjaan sebagian besar tenaga pendidik. Pola makan tenaga pendidik dan kependidikan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi sebagian besar dalam kategori cukup yaitu 95,7%, 4,3% dalam kategori baik dan tidak ada responden yang memiliki kategori kurang. Kata Kunci : Pola Makan, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, COVID-19 ABSTRACTDietary habit is a method or effort regarding regulating the type of food, the amount of food or the proportion of a food, with specific purposes such as maintaining health, nutritional status of a person, as well as preventing or helping cure diseases. During a pandemic, it is important to maintain a healthy diet with a balanced nutritional intake for supporting the immune system on the body, nutrition or intake consumed is very important for maintaining the body to handle the infection including during a pandemic COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). The purpose of this research for knowing a pattern of diet to teachers and public health education faculty at Sam Ratulangi University during a COVID-19 pandemic. The type of research is description. The total population is 65 people, the sample is 47 respondents consisting of 29 teachers and 18 education personnel. Data collection instrument using google forms questionnaire and data analyst done by univariate. The result of this research shows that for the most part respondents that ages between 41-50 year, gender females, magister educated(S2), and work as teachers. Diet Habit of teachers and public health education the most part is in enough category with 95,7%, 4,3% with good category and no respondents with less category. Keywords : Dietary Habit, Educators, Education, COVID-19
GAMBARAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI SAAT PEMBATASAN SOSIAL MASA PANDEMI COVID-19 Wibowo, Febriana P. P.; Amisi, Marsella D.; Mantjoro, Eva M.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan gizi yang harus terpenuhi berasal dari zat gizi makro yaitu karbohidrat, lemak, dan protein serta zat gizi mikro. Kecukupan gizi sangat penting peranannya dalam produktivitas kerja pada tenaga pendidik dan kependidikan. Selama masa pandemi Covid-19 sekarang ini tenaga pendidik dan kependidikan sangat penting untuk menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi asupan makanan yang bergizi serta sehat dan seimbang untuk dapat meningkatkan sistem daya tahan tubuh yang baik sehingga bisa terhindar dan terlindungi dari penularan Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran asupan zat gizi makro tenaga pendidik dan kependidikan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi saat pembatasan sosial masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei deskriptif, yang dilakukan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi pada bulan April sampai Oktober 2020. Subjek dalam penelitian ini yaitu tenaga pendidik dan kependidikan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner formulir food record dalam 2x24 jam dan buku foto makanan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat asupan karbohidrat kategori kurang sebanyak 31 orang (77,5%) sedangkan tingkat asupan lemak kategori kurang sebanyak 24 orang (60%) dan tingkat asupan protein kategori cukup sebanyak 16 orang (40%). Kata Kunci :  Asupan Zat Gizi Makro, Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Covid 19 ABSTRACTNutritional needs that must be met come from macronutrients, namely carbohydrates, fats, and proteins and micronutrients. Nutritional adequacy is very important in the role of labor productivity in educators and education staff. During the current Covid-19 pandemic, educators and education staff are very important to implement a healthy lifestyle by consuming nutritious and healthy and balanced food intake to be able to improve a good immune system so that it can be avoided and protected from Covid-19 transmission. The purpose of this study was to describe the intake of macro nutrients among educators and education staff at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University during the Covid-19 pandemic social restrictions. This type of research uses quantitative research with descriptive survey research design, which was conducted at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University in April to October 2020. The subjects in this study were educators and education workers of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University, with a sample of 40 respondents. This research instrument uses food record form questionnaires in 2x24 hours and food photo books. The analysis used in this study is univariate analysis. The results showed that most respondents had a lower level of carbohydrate intake of 31 people (77.5%) while the level of fat intake category is less as much as 24 people (60%) and the level of protein intake category is enough as much as 16 people (40%). Keywords : Macro Nutrient Intake, Educators and Education Staff, Covid 19
GAMBARAN PENGETAHUAN GIZI MAHASISWA SEMESTER IV FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI SAAT PEMBATASAN SOSIAL MASA PANDEMI COVID-19 Selaindoong, Sefania J.; Amisi, Marsella D.; Kalesaran, Angela F. C.
KESMAS Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi berperan penting dalam indikator kesehatan pada manusia. Keadaan gizi yang baik salah satunya dipengaruhi oleh pengetahuan gizi. Terlebih khusus selama masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), pengetahuan gizi yang dimiliki dan penerapannya yang benar akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang baik sehingga dapat terlindung dari penularan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan gizi mahasiswa semester IV Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi (FKM UNSRAT) saat pembatasan sosial masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei deskriptif, yang dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi pada bulan Mei – September 2020. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester IV Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, dengan jumlah sampel sebanyak 135 mahasiswa. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan gizi secara online pada google form. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan gizi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Semester IV saat pembatasan sosial pandemi COVID-19, terbanyak memiliki tingkat pengetahuan baik dengan persentase 40%, sedangkan tingkat pengetahuan gizi cukup sebanyak 38,5%, dan tingkat pengetahuan gizi kurang sebanyak 21,5%.. Kata Kunci: Pengetahuan Gizi, Mahasiswa, COVID-19 ABSTRACTNutrition plays an important role in human's health indicator. Good nutrition condition is affected by several factors, one of which is nutrition knowledge. Especially, during the Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pandemic, nutrition knowledge and it's appropriate use will boost the body's immune system to protect individual from COVID-19 infection. The purpose of this study was to describe the nutrition knowledge of fourth semester students from Faculty of Public Health Sam Ratulangi University (FKM UNSRAT) during the COVID-19 social restrictions. This research was a quantitative research with descriptive survey design and was done at Faculty of Public Health Sam Ratulangi University in May – September 2020. The research subjects are fourth semester students of Faculty of Public Health Sam Ratulangi University, with sample size of 135 students. As a tool of measurement, a nutrition knowledge questionnaire was administrated online using google form. Data was analyzed using univariate analysis. The result shows that among fourth semester students of Faculty of Public Health Sam Ratulangi University, most had a good level of knowledge with a percentage of 40%, 38,5% have a fair level of nutrition knowledge, and 21,5% have a poor level of nutrition knowledge. Keywords: Nutrition Knowledge, Students, COVID-19
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK MAHASISWA SEMESTER VI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNSRAT SAAT PEMBATASAN SOSIAL MASA PANDEMI COVID-19 Makalew, Megawati S.; Amisi, Marsella D.; Kapantow, Nova H.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi merupakan masalah kesehatan masyarakat. Kurang melakukan aktivitas fisik diidentifikasi menjadi penyebab tertinggi keempat terhadap mortalitas global. Aktivitas fisik merupakan segala bentuk pergerakan tubuh yang produktif oleh otot skeletal yang membutuhkan pengeluaran energi. Mahasiswa dalam menjalani kehidupan sehari-harinya tidak hanya terkait aktivitas perkuliahan saja. Berbagai aktivitas dapat dilakukan oleh mahasiswa dalam mengisi waktu luang dengan melakukan kegiatan ringan, sedang atau berat. Setiap kegiatan tersebut melibatkan kegiatan fisik. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik mahasiswa FKM Unsrat semester VI saat pembatasan sosial masa pandemi COVID-19. Penelitian merupakan penelitian s urvei deskriptif, dilaksanakan pada bulan Juni sampai Oktober 2020 di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado (via online). Sampel yang digunakan sebesar 161 mahasiswa. Instrumen penelitian: kuesioner menggunakan aplikasi google form, International Physical Activity Questionare/IPAQ (Short Last 7 Days). Pengolahan data menggunakan Analisis Univariat. Hasil penelitian pada Mahasiswa Semester VI Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi berdasarkan IPAQ paling banyak melakukan aktivitas fisik sedang yaitu sebesar 42,9%. Serta untuk tingkat aktivitas fisik berdasarkan recall aktivitas fisik 2 x 24 jam paling banyak responden melakukan aktivitas fisik ringan yaitu sebesar 79,3%. Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Mahasiswa, COVID-19 ABSTRACTNutrition is a public health problem. Lack of physical activity was identified as the fourth highest cause of global mortality. Physical activity is any form of productive body movement by skeletal muscles that require energy expenditure. Students in living their daily lives are not only related to lecture activities. Various activities can be done by students in filling their free time by doing light, medium or sleen activities. Each of these activities involves physical activity. The purpose of the study was to describe of physical activity of students of FKM Unsrat semester VI during the COVID-19 pandemic social restrictions. The research is a descriptive survey research, conducted from June to October 2020 at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University Manado (via online). The sample was 161 students. Research instrument: questionnaire using google form application, International Physical Activity Questionare/IPAQ (Short Last 7 Days). Data processing using Univariate Analysis. The results of the study in Semester 6 students of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University based on IPAQ performed the most moderate physical activity of 42.9%. As well as for the level of physical activity based on the recall of physical activity 2 x 24 hours most respondents performed light physical activity of 79.3%. Keywords : Physical Activity, Student, COVID-19
GAMBARAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO MAHASISWA SEMESTER IV FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI SAAT PEMBATASAN SOSIAL MASA PANDEMI COVID-19 Mawitjere, Mikha C.L; Amisi, Marsella D.; Sanggelorang, Yulianty
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi zat gizi makro yang melebihi kebutuhan akan menyebabkan seseorang mengalami kegemukan dan memberikan peluang bagi seseorang untuk terserang penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, dan stroke. Sedangkan konsumsi yang tidak memenuhi kebutuhan akan menyebabkan seseorang mengalami status gizi kurang. Di masa pandemi covid-19 ini konsumsi zat gizi makro sangat penting. Konsumsi makanan bergizi dan seimbang yang mengandung unsur zat gizi makro serta dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan yang berpedoman pada prinsip gizi seimbang, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menurunkan resiko terkena penyakit infeksi seperti infeksi virus covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Asupan Zat Gizi Makro Mahasiswa Semester IV Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Saat Pembatasan Sosial Masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei deskriptif, yang dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi pada bulan Mei - November 2020. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester IV Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi dengan jumlah sampel sebanyak 94 mahasiswa. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif semester IV FKM UNSRAT yang terdaftar di bagian SIM FKM UNSRAT dan bersedia menjadi responden. Alat ukur penelitian ini menggunakan formulir food record 2 x 24 jam. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat asupan karbohidrat kurang yaitu sebanyak 69 orang (73,4%), tingkat asupan lemak kurang yaitu sebanyak 62 orang (66,0%), dan tingkat asupan protein kurang sebanyak 46 orang (48,9%). Kata Kunci: Asupan Zat Gizi Makro, Mahasiswa, Covid-19 ABSTRACTConsumption of macronutrients that exceed the need will cause a person to be overweight and provide an opportunity for a person to contract non-communicable diseases such as heart disease, hypertension, diabetes mellitus, and stroke. While consumption that does not meet the needs will cause a person to experience malnutrition status. During the covid-19 pandemic, the consumption of macronutrients is very important. Consumption of nutritious and balanced foods containing elements of macronutrients and consumed in accordance with the needs based on the principle of balanced nutrition, can improve the immune system thereby lowering the risk of developing infectious diseases such as covid-19 virus infection. The purpose of this study is to find out the Picture of Macro Nutrient Intake of Students Semester IV of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University During social restrictions during the Covid-19 Pandemic. This research is a quantitative research with descriptive survey research design, which was conducted at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University in May - November 2020. The subject of this study was a fourth semester student of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University with a sample of 94 students. The inclusion criteria in this study are active students of semester IV of FKM UNSRAT who are registered in the driver's license section of FKM UNSRAT and willing to be respondents. Measuring instrument of this research using food record form 2 x 24 hours. Data analysis using univariate analysis. The results showed that most respondents had a less carbohydrate intake level of 69 people (73.4%), less fat intake level of 62 people (66.0%), and less protein intake as much as 46 people (48.9%). Keywords: Macro Nutrient Intake, Students, Covid-19
GAMBARAN POLA MAKAN PADA MAHASISWA SEMESTER VI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Tobelo, Christia Dora; Malonda, Nancy S.H; Amisi, Marsella D.
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan adalah satu hal yang diinginkan semua orang. Jika tubuh sehat dan bergizi seimbang, maka aktivitas akan lebih mudah. Manusia dan makanan tidak dapat dipisahkan karena makanan sebagai kebutuhan dasar. Asupan makanan sangat menentukan status gizi seseorang. Pola makan adalah informasi yang mengambarkan berbagai macam dan jumlah makanan yang dikonsumsi sehari-hari oleh seseorang. Ketidakseimbangan dalam pengaturan pola makan akan mengakibatkan zat gizi yang masuk kedalam tubuh juga tidak seimbang. selama masa pandemi tubuh membutuhkan asupan gizi yang seimbang untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh melawan bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit. Tujun penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola makan pada mahasiswa semester VI FKM Unsrat selama masa Pandemi Covid-19.  Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado pada bulan Mei-Oktober 2020. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 212 mahasiswa, dengan sampel penelitian 123 mahasiswa. Instrumen pengumpulan data yaitu kuesioner dalam bentuk google forms. analisis data yang dilakukan adalah univariat. hasil penelitian pada mahasiswa Semester VI FKM Unsrat selama masa pandemi COVID-19, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa semester VI FKM Unsrat sebagian besar memiliki pola makan yang cukup sebanyak 95,1% dan 49% memiliki pola makan baik, namun tidak terdapat responden dengan pola makan kurang. Kata Kunci : Pola Makan, Mahasiswa Semester VI, COVID-19 ABSTRACT Health is one thing that everyone wants. If the body is healthy and nutritionally balanced, the activity will be easier. Humans and food cannot be separated because food is a basic need. Food intake greatly determines a person's nutritional status.. Diet is a variety of information that provides an overview of the kinds and amounts of food items eaten by a person every day. An unbalanced diet will cause an imbalance of nutrients that enter the body. During a pandemic the body needs a balanced intake of nutrients to boost the immune system against bacteria and viruses that cause disease. The purpose of this research is to find out the description of the dietary patterns of the 6th semester students of the Sam Ratulangi University Faculty of Public Health during the Covid-19 Pandemic. The design of this research is descriptive research. This research was conducted at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University Manado in May-October 2020. The population in this study amounted to 212 students, with a research sample of 123 students. The data collection instrument is a questionnaire in the form of google forms. the data analysis performed was univariate. The results of research on Semester VI students of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University during the COVID-19 pandemic, it can be concluded that most of the students of the Faculty of Public Health have an adequate diet as many as 95.1% and 49% have a good diet, but there are no respondents with less diet Keywords ; Dietary Habit, Semester VI Student, COVID-19
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK MAHASISWA SEMESTER IV FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNSRAT SAAT PEMBATASAN SOSIAL MASA PANDEMI COVID-19 Liando, Lestari E.; Amisi, Marsella D.; Sanggelorang, Yulianty
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi muda dalam hal ini mahasiswa di bidang kesehatan mempunyai peran penting dalam pembangunan bangsa Indonesia, mengingat secara demografis Indonesia akan mengalami bonus demografi atau masa emas pada rentang tahun 2020-2030. Tentunya terdapat prasyarat agar para generasi muda dapat memanfaatkan masa emas tersebut, dimana salah satu prasyaratnya ialah kondisi sehat. Kurangnya aktivitas fisik akan menjadi salah satu faktor risiko independen dalam suatu penyakit kronis yang bisa menyebabkan kematian secara global. Aktivitas fisik juga berpengaruh terhadap perubahan Indeks Massa Tubuh seseorang, kesehatan fisik mental dan spiritual seseorang, kecerdasan emosi seseorang dan kemampuan psikologis seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UNSRAT semester IV saat pembatasan sosial masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan survey deskriptif, dilaksanakan pada bulan Maret-Oktober 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 113 mahasiswa. Instrumen penelitian International Physical Activity Questionare/IPAQ dan Formulir Recall 2x24 jam. Hasil penelitian ini yaitu paling banyak responden tergolong dalam kategori sedang yaitu sebanyak 54 orang atau 47,8% kemudian diikuti oleh kategori ringan yaitu sebanyak 33 orang atau 29,2% dan paling sedikit berjumlah 26 orang atau 23,0% dalam kategori berat. Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Mahasiswa, COVID-19 ABSTRACTThe young generation, in this case, students in the health sector play an important role in the development of the Indonesian nation, considering that demographically Indonesia will experience a demographic bonus or golden period in the period 2020-2030. Of course there are prerequisites so that the younger generation can take advantage of this golden period, where one of the prerequisites is a healthy condition. Lack of physical activity will be an independent risk factor for a chronic disease that can cause death globally. Physical activity also affects changes in one's Body Mass Index, physical mental and spiritual health, emotional intelligence and psychological abilities. The purpose of this study was to describe the physical activity of the fourth semester students of the Faculty of Public Health UNSRAT during the social restrictions during the Covid-19 pandemic. Type of this research is a quantitative study with a descriptive survey held in March-October 2020. The sample in this study amounted to 113 students. This Research uses International Physical Activity Questionnaire/IPAQ and Recall Form 2x24 hours. This research obtained the following results, most of the respondents were in the moderate category, amounting to 54 people or 47.8%, then followed by the mild category, namely 33 people or 29.2% and the least in the heavy category amounting to 26 people or 23.0%. Keywords: Physical activity, College students, COVID-19
GAMBARAN KECUKUPAN VITAMIN LARUT AIR PADA MAHASISWA SEMESTER VI DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Polak, Clarisa Liana; Malonda, Nancy S. H.; Amisi, Marsella D.
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin merupakan senyawa yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang sedikit untuk proses metabolisme. Menurut kelarutannya, vitamin terbagi menjadi vitamin larut lemak dan vitamin larut air. Vitamin larut air antara lain vitamin B kompleks dan vitamin C. Mengonsumsi vitamin yang cukup merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran kecukupan vitamin larut air pada mahasiswa semester VI di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan survei deskriptif yang dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado pada bulan Mei-November 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 128 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Formulir Food Record untuk mendapatkan data asupan makanan dari responden selama 2 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki asupan vitamin B1 yang kurang yaitu 86,7% dan responden dengan asupan vitamin B1 yang cukup yaitu 13,3%. Dari hasil penelitian ini juga diketahui responden yang memiliki asupan vitamin B2 yang kurang yaitu 82,8% dan responden dengan asupan vitamin B2 yang cukup yaitu 17,2%. Untuk asupan vitamin B6 diperoleh bahwa sebagian besar responden memiliki asupan vitamin B6 yang kurang yaitu 69,5% dan responden dengan asupan vitamin B6 yang cukup yaitu 30,5%. Adapun responden yang memiliki asupan vitamin C yang kurang yaitu 93,8% dan responden dengan asupan vitamin C yang cukup yaitu 6,3%. Kata Kunci: Kecukupan Vitamin Larut Air, Mahasiswa, Covid-19 ABSTRACTVitamins are compounds that the body needs in small amounts for metabolic processes. According to its solubility, vitamins are divided into fat-soluble vitamins and water soluble vitamins. Water soluble vitamins include vitamin B complex and vitamin C. Consuming adequate vitamins is one way to maintain health amid the current Covid-19 outbreak. The purpose of this study was to determine the adequacy of water soluble vitamins in semester VI students at the Faculty of Public Health of Sam Ratulangi University Manado during the Covid-19 pandemic. This research is a quantitative study with a descriptive survey conducted at the Faculty of Public Health of Sam Ratulangi University Manado in May-November 2020 with a total sample of 128 respondents. The research instrument used was the Food Record Form to obtain food intake data from respondents for 2 days. The results showed that the most of the respondents had less vitamin B1 intake, namely 86.7% and respondents with sufficient vitamin B1 intake namely 13.3%. From the results of this study, it was also known that respondents who had less vitamin B2 intake were 82.8% and respondents who had sufficient vitamin B2 intake were 17.2%. For the intake of vitamin B6, it was found that most of the respondents had insufficient intake of vitamin B6, namely 69.5% and respondents with sufficient intake of vitamin B6 namely 30.5%. Respondents who had insufficient vitamin C intake were 93.8% and respondents with sufficient vitamin C intake were 6.3%. Keywords: Adequacy of Water Soluble Vitamins, Students, Covid-19