Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Komunikasi Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat Oleh PT. Saka Energi Muriah Limited Melalui Program Urban Farming di Kelurahan Tambakredjo Dwi Astuti, Yunita; Putri Delima, Fathia; Chrisdina, Chrisdina
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i1.31912

Abstract

Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah perkotaan. Penelitian ini menganalisis dampak komunikasi partisipatif dalam program urban farming oleh PT. Saka Energi Muriah Limited di Kelurahan Tambakredjo. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi implementasi komunikasi partisipatif, dampaknya terhadap masyarakat, dan faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan Focus Group Discussions (FGD). Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi, dan analisis tematik untuk menggali pola dan temuan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif meningkatkan pemberdayaan masyarakat, kepercayaan diri, dan keterampilan bertani. Secara ekonomi, program ini memperkuat ketahanan pangan dan menciptakan peluang usaha baru, di mana hasil pertanian dapat dijual di pasar lokal, memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga. Interaksi sosial dalam pelatihan juga memperkuat hubungan antarwarga, membangun kebersamaan dan solidaritas. Penelitian ini menekankan bahwa keberhasilan program sangat tergantung pada keterlibatan masyarakat dan dialog yang berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif adalah strategi efektif untuk mencapai tujuan program dan membangun komunitas yang lebih mandiri dalam menghadapi tantangan pertanian modern.
KOMUNIKASI DESAIN VISUAL MELALUI MATERI CETAK YANG EFEKTIF BAGI WISATAWAN DALAM DAN LUAR NEGERI PADA MUSEUM SAINS Chrisdina, Chrisdina; Sultani, Achmad
Communications Vol. 4 No. 2 (2022): COMMUNICATIONS
Publisher : Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/communications.4.2.7

Abstract

Pembelajaran yang menyenangkan tentunya dapat dilakukan baik dengan berbagai cara. Salah satu pembelajaran yang menarik adalah dengan mengunjungi berbagai macam museum yang menampilkan sebuah cerita dengan menarik. Berkunjung ke museum juga menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan asing ketika berkunjung ke sebuah negara. Informasi yang jelas dan mudah dipahami tentunya menjadi sebuah kenyamanan tersendiri. Museum sain Planetarium Jakarta juga menjadi sebuah tujuan bagi para wisatawan baik asing maupun domestic. Pengemasan informasi mengenai tata surya dikemas apik dan menarik dengan teknologi yang mendukung. Hal yang menarik adalah jumlah pengunjung masih berada dibawah harapan, terutama bagi wisatawan asing. Peneliti melihat musem belum memaksimalkan fungsi desain komunikasi visual yang mampu memudahkan sebuah proses komunikasi. Melalui Model Perencanaan dari Berlo yang melihat bahwa sebuah tujuan komunikasi pada prosesnya akan melewati tahapan sumber, pesan, media, dan penerima. Berdasarkan observasi peneliti melihat bahwa perlu dibuat perencanaan yang baik sehingga wisatawan dapat membuat sebuah keputusan berdasarkan materi promosi yang ada. Menggunakan metodologi kualitatif dengan data wawancara dan observasi maka peneliti menemukan bahwa museum perlu memperbarui materi komunikasi yang telah ada. Katalog, signage, materi presentasi, dan merchandise menjadi sebuah alat komunikasi yang efektif dalam membantu wisatawan berpikir sehingga mendapatkan sebuah keputusan akhir. Pengelola juga harus menitik beratkan pada tujuan serta pesan apa yang ingin disampaikan, sehingga materi komunikasi dapat dirancang dengan sesuai.
PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE SERIAL VIDEO ANIMASI SUKACANTING DAN PELATIHAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI Yolanda Stellarosa; Chrisdina Chrisdina; Olivia Deliani Hutagaol
ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): (Oktober 2024)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/abdi_kami.v7i2.2704

Abstract

One of the national health problems that requires special attention and handling from various parties, namely from the central government, regional governments, and the family level, is stunting. Sukamulya Village is one of the villages in Rancaekek District, Bandung, West Java, located in the Citarum River watershed (DAS), which runs a stunting prevention program with three hamlets in it. Currently, one of the targets of stunting education is teenagers. The problem faced when targeting teenagers as targets for education and agents of change, especially in Sukamulya Village, is that the material on stunting has not been packaged with the approach style of teenagers who enjoy technology-based information. In addition, teenagers consider this unimportant because the education provided is too dull and delivered by people they feel are too old (the same age as their parents). So, a training activity was carried out to make an animated video series based on artificial intelligence (AI) called Sukacanting, a method of stunting education and public speaking training to improve public speaking skills in providing stunting prevention education. With the training and creation of AI-based animated videos, several Posyandu cadre youth have improved their skills in creating, managing, and developing health education videos and public speaking skills.
KOMUNIKASI NON-VERBAL PADA REMAJA BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM MENARIK PERHATIAN LAWAN JENIS Chrisdina Chrisdina
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2018): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi,Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v3i2.1517

Abstract

Autistic people might suffer from misconceptions in communication when they reach adolescent or as puberty affects their hormonal balance. To show their feelings to the opposite sex, autistics teenagers might communicate with each other by exchanging non-verbal symbols. Such condition occurred at the London School Beyond Academy (LSBA) Jakarta skills training institute. The present study aims to investigate non-verbal communications among young people with autism which take place when they are attracted to the opposite sex in LSBA. To investigate the matter, descriptive qualitative method was applied. Data is collected through interviews and observations. The results suggest non-verbal communication is not only understood by two teenagers who are attracted to each other, but also by their friends. The results show that non-verbal communications through symbols are common things among adolescents with special needs and such communication can be interpreted easily. The simplicity of perceived symbols and direct meaning from their friends make it easier for teenagers with special needs to express their feelings. Parents need to provide their supports by giving normative familial boundaries. In addition, educators can get involved by providing understanding of psychological stages of autistic teenagers. However, educators still need to give boundaries to those teenagers such as forbidding them from doing direct contact when no one is watching. under
Analisis Penggunaan Media Digital Berbasis Flipbook pada Keterampilan Teknik Celup Shibori bagi Mahasiswa Autis Bilal Wegig Wirawan; Novita Sari; Chrisdina Chrisdina
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p358-365

Abstract

Tantangan terbesar bagi pendidik saat ini adalah kemampuan menguasai keterampilan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk menciptakan suasana belajar yang adaptif, kondusif, dan optimal bagi peserta didik, khususnya penyandang disabilitas. Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) London School Beyond Academy (LSBA) merupakan lembaga yang menerima remaja disabilitas guna mengembangkan keterampilan mereka. Di LSBA, terdapat peserta didik dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) yang menunjukkan hasil belajar di bawah capaian pembelajaran akibat penggunaan strategi dan media pembelajaran yang masih konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media digital berbasis flipbook dalam meningkatkan keterampilan teknik celup Shibori bagi mahasiswa autis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan satu pengajar dan 30 peserta didik ASD di LSBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flipbook membantu meningkatkan pemahaman, kemandirian, dan kreativitas peserta didik. Berdasarkan hasil analisis, aspek tampilan dan aksesibilitas memperoleh 70% sangat setuju, aspek pemahaman dan pembelajaran 80%, aspek interaktivitas dan kemandirian 60%, serta aspek motorik dan kreativitas 70%. Selain itu, 60% responden menilai media sangat efektif, 90% menyatakan mudah digunakan, dan 92% menyatakan keinginan untuk terus menggunakan flipbook pada pembelajaran teknik Shibori lainnya.