Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Media Semi Konkret Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa SD Utami, Ni Luh Made Santi; Ardana, I Ketut; Wiyasa, I Komang Ngurah
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v4i2.26436

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran group investigation berbantuan media semi konkret terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu dan rancangan non-equivalent control group design. Sebanyak 7 kelas dari 6 SD di Gugus VI Mengwi Badung tahun ajaran 2019/2020 menjadi populasi penelitian dengan jumlah 193 siswa. Cluster Random Sampling digunakan untuk menentukan sampel penelitian sehingga memperoleh 32 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 35 siswa sebagai kelompok kontrol.  Metode tes dengan bentuk tes obyektif digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Analisis data menggunakan uji-t polled varians yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dengan Kolmogorov Smirnov dan uji homogenitas dengan rumus Fisher. Adapun analisis data yang diperoleh yaitu thitung = 4,728 > ttabel 2,000 pada taraf signikansi 5% dengan dk = 65, maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok sampel. Maka dari itu terdapat pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Media Semi Konkret Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V SD Negeri Gugus VI Mengwi Badung Tahun Ajaran 2019/2020.
Hubungan Self Esteem dan Motivasi Berprestasi dengan Kinerja Guru Yanditini, Ni Kadek Apri; Wiyasa, I Komang Ngurah
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i1.32230

Abstract

Kinerja guru memiliki peran yang sangat penting sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kinerja guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru PNS sejumlah 41 guru PNS. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sensus. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 41 guru PNS. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan non tes yaitu dengan melakukan pengisian kuesioner/angket pada data self esteem dan motivasi berprestasi, sedangkan data kinerja guru diperoleh melalui pencatatan dokumen. Data yang diperoleh kemudian diuji regresi sederhana untuk hipotesis I, II dan menggunakan uji regresi ganda untuk hipotesis III. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) terdapat hubungan yang signifikan antara self esteem dengan kinerja dengan kontribusi sebesar 29,30% (2) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja guru dengan kontribusi sebesar 33,78% (3) hubungan yang signifikan antara self esteem dan motivasi berprestasi dengan kinerja guru dengan kontribusi sebesar 63,08%, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self esteem dan motivasi berprestasi dengan kinerja guru di SD. Penelitian ini bermakna bagi guru yaitu guru mampu dalam meningkatkan self esteem dan motivasi berprestasi sehingga kualitas dari kinerja guru dapat meningkat dan mutu pendidikan di Indonesia juga meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara self esteem dengan kinerja guru, hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja guru, hubungan yang signifikan antara self esteem dan motivasi berprestasi dengan kinerja guru.
PELATIHAN PENYUSUNAN RPP TEMATIK INTEGRATIF MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR GUGUS VIII ABIANSEMAL BADUNG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Suadnyana, I Nengah; Wiyasa, I Komang Ngurah; Ardana, I Ketut; Putra, DB. Kt. Ngr. Semara; Wulandari, I Gusti Agung Ayu
International Journal of Community Service Learning Vol. 1 No. 1 (2017): May 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.245 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v1i1.11908

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk  meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun RPP Tematik Integratif dengan menggunakan pendekatan saintifik. Kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan penyusunan RPP menggunakan pendekatan saintifik . Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti pelatihan sehingga dapat menyelesaikan semua tugas yang diberikan. Ada 6 RPP tematik integratif menggunakan pendekatan saintifik sebagai hasil kegiatan pelatihan. Dengan demikian, kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru-guru dalam menyusun RPP pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan saintifik  dan secara real dapat membantu guru-guru untuk menyusun  RPP tematik integratif dengan pendekatan saintifik sesuai dengan kurikulum 2013 di SD Gugus VIII Abiansemal Badung.
Contextual Learning Based on Multicultural Increase Students’ Knowledge Competence in Civic Education Sudira, Ni Made Lyvia Komalasari; Wiyasa, I Komang Ngurah
International Journal of Elementary Education Vol 4 No 3 (2020): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v4i3.26239

Abstract

Civic education that has not been able to give meaning to students results in the need for innovation in learning. Learning can be realized by applying contextual learning based on multiculturalism. This research is a quasi-research with nonequivalent control group design. The population in this study amounted to 130 students, while the sample in this study amounted to 44 students taken using the Cluster Random Sampling technique. The collection in this study was a multiple-choice objective test instrument of 32 questions. Based on the analysis of the polled variance t-test obtained t-count = 3.83> t-table = 1.68 at a significance level of 5% with dk = 42, which means that H0 is rejected and Ha is accepted. This proves that there are significant differences in the competence of civic knowledge between groups of students who are taught with the Multicultural Contextual learning model and students who are taught by conventional learning. So, it can be concluded that Multicultural-based Contextual learning has a significant effect on the civic knowledge competence of elementary students. The implication of this research is through the application of Multicultural-based Contextual learning students can easily interpret the learning that is done. 
Peran Model Pembelajaran Group Investigation Berbasis Media Lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Mulyadinata, I Putu Lagas; Wiyasa, I Komang Ngurah; Suniasih, Ni Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27182

Abstract

Pada muatan materi IPA masih banyak ditemukan siswa yang asyik mengobrol dengan teman kelompoknya sehingga hanya beberapa orang saja yang memperhatikan materi yang dijelaskan oleh guru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Jenis pada penelitian ini ialah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non-equivalent control grup design. Polulasi yang terdapat pada penelitian ini adalah sebanyak 174. Sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling untuk menentukan kelompok eksperimen dan juga kelompok kontrol. Pengumpulan data untuk kompetensi pengetahuan IPA mempergunakan instrumen tes objektif sebanyak 30 soal yang sudah diujikan instrumen dengan validitas, uji daya beda, indeks kesukaran, dan reliabilitas. Hasil perolehan data kemudian dianalisis dengan uji-t polled varians. Perolehan dari analisis data yaitu thitung = 2,979 > ttabel = 1,993 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 72, jadi, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka, terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Jika dilihat dari nilai rata-rata gain skor ternormalisasi kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen adalah 0,4 lebih dari kelompok kontrol adalah 0,23. Simpulan dari hal tersebut adalah model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Hasil penelitian ini dapat digeneralisasikan di populasi penelitian. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran Group Investigation berbasis media lingkungan dapat diterapkan.
Meningkatkan Semangat Siswa Pada Pembelajaran IPA Melalui Multimedia Interaktif Berorientasi Pendekatan Kontekstual Materi Sumber Energi Kelas IV SD Putra, I Made Juana; Wiyasa, I Komang Ngurah
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32356

Abstract

di kelas menyebabkan rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan multimedia interaktif berorientasi pendekatan kontekstual materi sumber energi pada pembelajaran IPA. Subjek uji coba penelitian meliputi 1 orang ahli isi pembelajaran, 1 orang ahli desain pembelajaran, 1 orang ahli media pembelajaran dan 15 siswa. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan yang berpedoman pada model DDD-E (Decide, Design, Develop, & Evaulate). Data dikumpulkan menggunakan metode observasi, angket dan wawancara tak terstruktur. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif.  Hasil review ahli isi menunjukkan multimedia ini berkualifikasi sangat baik (94,50%), Hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan multimedia ini berkualifikasi sangat baik (94,23%), hasil review ahli media menunjukkan multimedia ini berkualifikasi sangat baik (97,65%), Hasil uji coba perorangan memperoleh skor (93,33%) (kualifikasi sangat baik), dan hasil uji coba kelompok kecil memperoleh skor (93,50%) (kualifikasi sangat baik). Jadi multimedia interaktif layak digunakan dalam pembelajaran IPA di kelas IV SD. Implikasi dari penelitian ini yaitu penggunaan multimedia interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.
Strategi Pembelajaran Index Card Match Bermuatan Media Mind Mapping dalam Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan Matematika Diah, Ni Putu Diah Pradnya Sari; Agustika, I Gusti Ngurah Sastra; Wiyasa, I Komang Ngurah
Journal of Innovation and Learning Vol. 3 No. 1 (2024): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jil.v3i1.62343

Abstract

Rendahnya kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelas III SD disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelas III SD antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran index card match berbantuan media mind mapping dan kelompok yang tidak dibelajarkan dengan strategi pembelajaran index card match berbantuan media mind mapping. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD sejumlah 151 siswa. Sementara itu, sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian adalah metode tes, dengan jenis tes pilihan ganda yang berjumlah 30 butir soal. Metode dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistika inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil analisis skor post-test pada kelompok eksperimen adalah 85,23 dan berada pada kategori tinggi. Sedangkan hasil analisis skor post-test pada kelompok kontrol adalah 75,10 dan berada pada kategori sedang. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa, thitung sebesar 5,785 kemudian ttabel dengan dk = 56 pada taraf signifikasi 5% sebesar 2,003. Hasil tersebut menunjukkan thitung = 5,785 ≥ ttabel = 2,003 yang mengindikasikan H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan inovasi strategi pembelajaran index card match berbantuan media mind mapping terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas III SD. Penelitian ini berimplikasi pada peningkatan motivasi guru untuk mengoptimalkan kualitas pembelajaran agar kompetensi pengetahuan Matematika siswa dapat terus meningkat secara signifikan.
MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN ULAR TANGGA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING EFEKTIF MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA KELAS IV SD Devantari, Ni Made Ayu Vidi; Wiyasa, I Komang Ngurah; Wulandari, I Gusti Agung Ayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25138

Abstract

Minimnya penggunaan media pembelajaran yang bervariatif di SD menyebabkan pembelajaran cenderung monoton sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran IPAS materi perubahan wujud benda. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan media pembelajaran permainan ular tangga berbasis problem based learning untuk siswa kelas IV SD. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, angket/kuesioner dan tes. Subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah 4 orang ahli, 1 orang guru, dan 33 siswa kelas IV SD. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, statistik inferensial. Hasil yang diperoleh dari uji ahli rancang bangun sebesar 90,90%, uji ahli materi pembelajaran 91,07% , uji ahli desain pembelajaran 90%, uji ahli media pembelajaran 90,90%, uji kepraktisan media 92,18%, uji coba perorangan 92,5%, uji coba kelompok kecil 92,5%, sehingga secara keseluruhan memperoleh kualifikasi sangat baik. Berdasarkan uji efektivitas diperoleh thitung sebesar 9,591 dan ttabel sebesar 2,037 pada taraf signifikansi 5%. Hasil ini menunjukan bahwa thitung lebih besar dari ttabel, artinya terdapat peningkatan yang signifikan sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran permainan ular tangga. Maka media pembelajaran permainan ular tangga berbasis problem based learning efektif digunakan pada materi perubahan wujud benda di kelas IV SD.