Claim Missing Document
Check
Articles

Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Iklim Kerja Terhadap Kinerja Guru Angga, I Made Dwi; Wiyasa, I Komang Ngurah
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.32309

Abstract

Menurunya kualitas kinerja guru sangat mempengaruhi proses pembelajaran. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru adalah kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini berjenis penelitian ex-post facto dengan jumlah populasi sekaligus menjadi sampel sebanyak 34 orang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner kinerja guru, kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik inferensial melalui uji-regresi sederhana dan uji-regresi ganda. Sebelum dilakukanya uji-regresi sederhana dan uji-regresi ganda dilakukan terlebih dahulu uji prasyarat yaitu, uji normalitas, uji linieritas, uji multikolonieritas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian yaitu, 1) Kepemimpinan kepala sekolah berkontribusi sebesar 43,95% terhadap kinerja guru, 2) Iklim kerja berkontribusi sebesar 33,49% terhadap kinerja guru, 3) Kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja berkontribusi terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 77,44%. Jadi, kinerja guru dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim tempat kerja.
Hubungan Self Esteem dan Motivasi Berprestasi dengan Kinerja Guru di SD Gugus III Mengwi Tahun Ajaran 2020/2021 Yanditini, Ni Kadek Apri; Wiyasa, I Komang Ngurah
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i1.32230

Abstract

Kinerja guru memiliki peran yang sangat penting sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kinerja guru. Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan kinerja guru salah satunya yaitu self esteem dan motivasi berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara self esteem dengan kinerja guru, hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja guru, hubungan yang signifikan antara self esteem dan motivasi berprestasi dengan kinerja guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru PNS yang terdapat pada SD Gugus III Mengwi sejumlah 41 guru PNS. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sensus. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 41 guru PNS. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan non tes yaitu dengan melakukan pengisian kuesioner/angket pada data self esteem dan motivasi berprestasi, sedangkan data kinerja guru diperoleh melalui pencatatan dokumen. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi product moment untuk hipotesis I, II dan menggunakan uji korelasi ganda untuk hipotesis III. Hasil penelitian menunjukan bahwa, terdapat hubungan yang signifikan antara self esteem dengan kinerja guru dari nilai rhitung = 0,753> rtabel = 0,308, terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja guru ditentukan dari nilai rhitung = 0,763> rtabel = 0,308, hubungan yang signifikan antara self esteem dan motivasi berprestasi dengan kinerja guru ditentukan dari nilai Fhitung = 32,411  > Ftabel = 3,24.
Development of Interactive Learning Multimedia Indonesia’s Cultural Diversity Material in Social Sciences Learning for Grade IV Elementary School Students Sari, Ni Kadek Dwi Puspita; Wiyasa, I Komang Ngurah
Journal of Education Technology Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v5i1.32053

Abstract

Implementation of distance learning in elementary school during the Covid-19 pandemic, through pre-research observations it was found that many use monotonous learning media causing students get bored in practice distance learning. Elementary school students make social sciences as their least preferred content and the low knowledge of elementary school students about the diversity of national cultures becomes a serious problem and must be addressed immediately. This research aims to developed learning media in the form of interactive learning multimedia material on Indonesia cultural diversity in social sciences learning for fourth grade elementary school students. This research is a type of R&D (Research and Development) using the ADDIE development model. This research was involved 3 validators namely material, instructional design, and media experts as well as reviewers 1 teacher and 12 grade fourth elementary school students. Data collection methods and data analysis using questionnaire and descriptive analysis methods. In trials by material experts, the score percentage of 90%, by learning design experts with a score percentage of 92,5%, media experts obtained results with a score percentage of 95%, so from the experts obtained category A very good qualification (very feasible). The results of the review from 1 grade IV elementary school teacher with a score percentage of 91.7%, review of 3 students in individual trials with a score percentage of 91.1%, the results of user reviews 12 students in the small group trial with a score percentage of 93.9%, were in the category A very good qualification (very feasible). Based on the result that obtained, the interactive learning multimedia content material Indonesia’s cultural diversity is very feasible and can be used in social sciences learning for fourth grade students of Elementary School.
Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru devi, diyah prasisca; Wiyasa, I Komang Ngurah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i2.32814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran kontribusi kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru PNS di SD Gugus VII Kecamatan Abiansemal tahun ajaran 2020/2021 dengan jumlah 47 orang. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Sampling Total. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metodee non tes dengan instrument pengumpulan data berupa kuesioner/angket pada variabel bebas yaitu kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja, pencatatan dokumen untuk variabel terikat yaitu kinerja guru. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dan berganda setelah uji prasyarat terpenuhi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Terhadap kontribusi yang signifikan antara kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru dibuktikan berdasarkan rhitung = 0,733 > rtabel = 0,294 dan kontribusinya sebesar 54%. (2) Terdapat kontribusi yang signifikan antara lingkungan kerja terhadap kinerja guru dibuktikan berdasarkan rhitung = 0,784 > rtabel = 0,294 dan kontribusinya sebesar 61%. (3) Terdapat kontribusi yang signifikan secara bersama-sama antara kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru dapat dibuktikan berdasarkan rhitung = 43,674 > rtabel = 0,294 dan kontribusinya sebesar 66%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja berkontribusi yang signifikan terhadap kinerja guru SD Gugus VII Kecamatan Abiansemal.
Peran Model Pembelajaran Group Investigation Berbasis Media Lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Mulyadinata, I Putu Lagas; Wiyasa, I Komang Ngurah; Suniasih, Ni Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27182

Abstract

Pada muatan materi IPA masih banyak ditemukan siswa yang asyik mengobrol dengan teman kelompoknya sehingga hanya beberapa orang saja yang memperhatikan materi yang dijelaskan oleh guru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Jenis pada penelitian ini ialah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non-equivalent control grup design. Polulasi yang terdapat pada penelitian ini adalah sebanyak 174. Sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling untuk menentukan kelompok eksperimen dan juga kelompok kontrol. Pengumpulan data untuk kompetensi pengetahuan IPA mempergunakan instrumen tes objektif sebanyak 30 soal yang sudah diujikan instrumen dengan validitas, uji daya beda, indeks kesukaran, dan reliabilitas. Hasil perolehan data kemudian dianalisis dengan uji-t polled varians. Perolehan dari analisis data yaitu thitung = 2,979 > ttabel = 1,993 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 72, jadi, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka, terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Jika dilihat dari nilai rata-rata gain skor ternormalisasi kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen adalah 0,4 lebih dari kelompok kontrol adalah 0,23. Simpulan dari hal tersebut adalah model pembelajaran group investigation berbasis media lingkungan berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Hasil penelitian ini dapat digeneralisasikan di populasi penelitian. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran Group Investigation berbasis media lingkungan dapat diterapkan.
Hubungan Antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru SD Pratiwi, Ni Kadek Ayu Pande; Wiyasa, I Komang Ngurah; Ganing, Ni Nyoman
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i1.32907

Abstract

Kinerja guru memang merupakan sesuatu yang kompleks dan melibatkan berbagai faktor. Kinerja yang optimal merupakan harapan semua pihak, namun kenyataan dilapangan menunjukkan masih belum optimal sehingga menjadi masalah utama dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru sekolah dasar. Sehingga jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian “ex-post facto”. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh atau seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 47 orang guru. Pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan pencatatan dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik regresi sederhana dan regresi ganda. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa: (1) terdapat hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah terhadap Kinerja Guru 0,662. (2) terdapat hubungan antara motivasi kerja terhadap Kinerja Guru sebesar 0,671. (3) terdapat hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,746.  Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru sekolah dasar.
Model Problem Based Learning Berbantuan Media Lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Satya Dewi, Kadek Ayu Ratih; Wiyasa, I Komang Ngurah; Negara, I Gusti Agung Oka
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2022): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i1.44971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan Media Lingkungan terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA kelas IV SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan Non Equivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian adalah seluruh kelas IV SD sebanyak 10 kelas dengan 368 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel yang terpilih yaitu kelas IV SD sebagai kelas eksperimen sebanyak 46 orang menerapkan model PBL berbantuan media lingkungan dan kelas IV SD sebagai kelas kontrol sebanyak 38 orang Metode pengumpulan data dengan metode tes yaitu tes objektif pilihan ganda biasa. Rata-rata gain skor ternormalisasi siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media lingkungan yaitu 0,525 dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 0,236. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji-t jenis polled varians. Hasil analisis data pada taraf signifikansi 5% (df sama dengan 82 dengan thitung  sama dengan 11,049 dan harga ttabel sama dengan 1,989) diperoleh keputusan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kedua kelompok sampel. Simpulan penelitian yaitu terdapat pengaruh yang signifikan model Problem Based Learning berbantuan Media Lingkungan terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Kelas IV SD.
Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarification Technique Berbasis Nilai-Nilai Pancasila Terhadap Kompetensi Pengetahuan PKN Puja Sudiana, I Gusti Ngurah Ketut; Wiyasa, I Komang Ngurah
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2022): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i1.44972

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran value clarification technique berbasis nilai-nilai Pancasila terhadap kompetensi pengetahuan PKN siswa kelas IV SD. Penelitian ini berjenis eksperimen semu yang berdesain nonequivalent control group. Pada populasi penelitian yang dilakukan meliputi seluruh siswa dikelas IV SD dengan total 130 siswa. Penelitian ini menentukan sampel dengan menggunakan teknik claster random sampling, sehingga memperoleh dua kelas yaitu kelas IV kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dari kompetensi pengetahuan PKn dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Hasil perhitungan data gain skor ternormalisasi kompetensi pengetahuan PKn menunjukkan Rata-rata kompetensi pengetahuan PKn kelompok eksperimen lebih tinggi dari rata-rata kompetensi pengetahuan PKn kelompok kontrol. Pengujian hipotesis menggunakan rumus uji-t polled varians diperoleh harga thitung sama dengan 2,646 lebih dari harga ttabel sama dengan 1,998. Hal tersebut menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan PKn kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran value clarification technique berbasis nilai-nilai Pancasila dan kelompok yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas IV. Sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran value clarification technique berbasis nilai-nilai Pancasila berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan PKn siswa kelas IV SD.
Model Pembelajaran Think Pair Share berbantuan PPT Interaktif: Solusi Meningkatkan Pengetahuan IPA Pranithi, Ni Nengah Suyani; Wiyasa, I Komang Ngurah; Ganing, Ni Nyoman
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.67029

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah dasar sering kali belum mampu mendorong partisipasi aktif siswa dalam mengeksplorasi informasi dan mengemukakan pendapat secara kritis. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kompetensi pengetahuan siswa, khususnya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Think Pair Share berbantuan PPT Interaktif terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian terdiri dari 205 siswa, dan sampel penelitian sebanyak 58 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes objektif pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji-t (pooled variance). Hasil analisis menunjukkan bahwa thitung = 8,890 > ttabel = 2,003 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model Think Pair Share berbantuan PPT Interaktif efektif dalam meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa. Model ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk mendorong partisipasi aktif dan peningkatan pemahaman konseptual siswa.
Model Kooperatif Tipe Talking Stick berbantuan Media Mystery Box dalam Meningkatkan Kompetensi IPS Siswa Sekolah Dasar Sintyawati, Ni Luh Putri; Ganing, Ni Nyoman; Wiyasa, I Komang Ngurah
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.69341

Abstract

Kondisi kelas yang kurang kondusif menjadi salah satu permasalahan dalam proses pembelajaran yang akhirnya berpengaruh terhadap rendahnya kompetensi pembelajaran IPS. Diperlukan penerapan model pembelajaran yang dapat mengakomodasi kemampuan penyampaian pendapat siswa secara lebih teratur dan kondusif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Model pembelajaran Kooperatif tipe Talking Stick berbantuan Mystery Box terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD. Penelitian ini adalah penelitain kuantitatif dengan desain eksperimen semu dan rancangan Non-equivalent Kontrol Group Design. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 137 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling dengan kelas eksperimen sebanyak 33 orang dan kelas kontrol sebanyak 31 orang. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik tes dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-T sampel independent. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Tipe Talking Stick berbantuan media Mystery Box dengan kelompok yang tidak dibelajarkan dengan model Kooperatif Tipe Talking Stick berbantuan media Mystery Box. Diperoleh simpulan bahwa model pembelajaran kooperatif Tipe Talking Stick berbantuan media Mystery Box berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD.