Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Gambaran Perilaku Pemuda Ichthus GMIM Kasih Kristus Kauditan tentang Protokol Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Kauditan Kabupaten Minahasa Utara Tiwa, Linovia L.; Rahman, Asep; Wowor, Ribka E.
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/1epmkj93

Abstract

Protokol kesehatan adalah seperangkat peraturan yang diadopsi oleh Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk mengatur keselamatan kerja selama pandemi Covid-19. Virus Corona adalah virus yang menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Pemuda adalah warga negara Indonesia dan mereka melalui masa pertumbuhan dan perkembangan yang sulit antara usia 16-30 tahun. Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Dilaksanakan di Desa Kauditan pada Mei-Juli 2022. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Pengetahuan pemuda di Desa Kauditan Kabupaten Minahasa Utara masuk dalam kategori baik, Sikap pemuda di Desa Kauditan Kabupaten Minahasa Utara masuk dalam kategori baik, Tindakan pemuda di Desa Kauditan Kabupaten Minahasa Utara masuk dalam kategori baik, Hasil Analisis frekuensi Sebagian besar responden berada pada kategori baik mengenai protokol kesehatan dalam hal ini tentang pengetahuan, sikap dan tindakan.
Determinan Ibu Tentang Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Tompaso Barat Kabupaten Minahasa Rondonuwu, Mutiara L.M.; Adam, Hilman; Wowor, Ribka E.
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/fw31mb59

Abstract

Pemberian ASI eksklusif kepada bayi yang dilahirkan merupakan keharusan bagi setiap Ibu. Tujuan memberikan ASI eksklusif untuk dapat menjamin diperolehnya hak dari bayi mulai dari awal kelahiran hingga kurang dari 6 bulan. Tujuannya diadakan studi ini agar dapat memperoleh determinan Ibu yang memberikan ASI Eksklusif pada Wilayah Kerja Puskesmas Tompaso Barat. Jenis dalam penelitian yakni kuantitatif deskriptif menggunakan desain cross sectional study. Sampel yang digunakan berjumlah 78 responden yakni ibu yang punya bayi berusia 6-12 bulan. Hasil dari studi ini memperoleh gambaran mengenai tingkatan pengetahuan dari Ibu tentang ASI Eksklusif yakni sebanyak 30 orang (38%) dalam kategori pengetahuan yang kurang. Gambaran terkait ASI Eksklusif yang diberikan dari ibu diperoleh hasil yaitu terdapat 69 ibu (88%) yang tidak memberikannya. Gambaran adanya dukungan keluarga dalam pemberian dukungan kepada Ibu dalam memberikan ASI Eksklusif terhadap bayi yang dilahirkannya sebagian besar berada pada kategori yang mendukung sebanyak 56 responden (72%). Kesimpulannya yakni determinan ibu dalam memberikan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Tompaso Barat, diperoleh hasil yaitu mayoritass pengetahuan Ibu yang kurang berkaitan dengan pemberian ASI eksklusif, paling banyak ibu termasuk dalam kategori usia layak hamil dan ideal pada umur 20-35 tahun, sebagian besar pendidikan Ibu termasuk dalam kategori pendidikan menengah, selanjutnya mayoritas dari pekerjaan ibu adalah tidak memiliki pekerjaan dan hanya sebagai ibu rumah tangga, dan mayoritas dukungan keluarga untuk ibu menyusui termasuk pada kategori yang mendukung, dan mayoritas ibu tidak memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya yang dilahirkannya.