Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Abdi-Dharma

PELATIHAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) PADA SISWA SISWI SMK SETIA BHAKTI TANGERANG Wi, Peng; anggraeni, Rr. Dian; Sulistiyowati, Rina; Melatnebar, Benjamin; Chandra, Yopie; Trida
Abdi Dharma Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v3i2.2299

Abstract

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan serta keterampilan siswa/siswi agar mereka siap menghadapi persaingan di dunia industri. Pendidikan tidak hanya memberikan dasar-dasar ilmu pengetahuan, tetapi juga melibatkan pengembangan karakter, etika, dan kemampuan berpikir kritis. Melalui pendidikan, siswa/siswi dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai bidang, mulai dari ilmu pengetahuan alam, ilmu sosial, hingga teknologi terkini. Salah satu permasalahan yang dihadapi lulusan SMK adalah masih rendahnya pemahaman tentang perpajakan pada lulusan SMK. Banyak hal yang telah dilakukan oleh Kepala sekolah, ketua jurusan maupun Guru untuk meningkatkan kompetensi lulusan perserta didiknya, mulai dari penyempurnaan kurikulum, pengadaaan buku pembelajaran, peningkatan sarana dan prasarana, maupun pelatihan-pelatihan pada siswa/i nya. Pelatihan perpajakan mengenai pajak pertambahan nilai, yang diberikan oleh Dosen dan Mahasiswa Universitas Buddhi Dharma merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi lulusan SMK Setia Bhakti Tangerang. Pelatihan ini dilakukan dengan harapan lulusan SMK Setia Bhakti dapat menerapkan atau mengimplementasikan hasil pelatihan pajak pertambahan nilai ini pada dunia kerja.
Peluang Usaha Di Masa Pandemi Bagi Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2 Kota Tangerang Wicaksono, Baghas Budi; Satrianto, Heri; Andy, Andy; Sulistiyowati, Rina; Selfiyan, Selfiyan; Sutisna, Nana; Suhendra, Suhendra
Abdi Dharma Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.003 KB) | DOI: 10.31253/ad.v2i1.1072

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan hal yang sangat mendasar dalam sebuah agenda pembangunan nasional. Masyarakat, akademisi, pemerintah dan pelaku usaha memiliki peran penting sebagai inisiator dalam program pembangunan nasional. Dalam rangka untuk menjalankan fungsi tersebut, perlu beberapa kajian strategis agar seluruh komponen masyarakat dapat diberdayakan untuk meningkatkan program pembangunan nasional, termasuk masyarakat pada lembaga pemasyarakatan kelas 2 Kota Tangerang. Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa identifikasi masalah, yakni sebagai berikut : 1.) Warga Binaan Lapas Kelas 2 cenderung tidak produktif, (2) Kurangnya fasilitas berupa sarana pelatihan Kewirausahaan pada Lapas Kelas 2 Kota Tangerang. Adapun Hasil penelitian pengabdian pada masyarakat yakni sebagai berikut : (1). Warga Binaan Lapas Kelas 2 Kota Tangerang memiliki minat yang sangat besar terhadap kegiatan wirausaha (2.) Warga Binaan Lapas Kelas2 Kota Tangerang merasa terbantu dengan adanya sarana pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Lapas Kelas 2 Kota Tangerang bersama dengan Fakultas Bisnis Universitas Buddhi Dharma.
Pelatihan Penerapan Manajemen Persediaan Bagi Pedagang Makanan Minuman Di Era Endemi Covid 19 (UMKM Cihuni Hill Park) Samara, Aldi; Anggraeni, Rr. Dian; Sulistiyowati, Rina; Selfiyan; Wibowo, Susanto; Sutandi; Wi, Peng; Pujiarti
Abdi Dharma Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v2i2.1729

Abstract

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan, status endemi Covid-19 berarti penyakit yang berkaitan dengan virus corona ini masih ada, tapi sudah tidak mewabah. Nantinya, penyakit Covid-19 akan diperlakukan sebagai penyakit menular lainnya seperti Tuberkulosis (TB). Manajemen persediaan yang baik merupakan kunci keberhasilan setiap perusahaan. Pada perusahaan manufaktur, ada persediaan barang mentah, persediaan setengah jadi dan persediaan jadi (siap jual), sedangkan pada perusahaan dagang adalah persediaan barang dagang. Persediaan adalah stok barang yang akan digunakan perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat bertujuan untuk memberikan edukasi bagi warga mengenai manajemen persediaan baik bahan baku maupun barang jadi, untuk membuka wawasan dan ilmu baru bagi warga, untuk menstimulasi warga untuk menerapkan perhitungan dan teori manajemen persediaan ataupun tahapan webinar. Harapannya kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat bermanfaat bagi warga desa cijantra dapat menambah pengetahuan, warga desa cijantra dapat menambah wawasan dan ilmu baru, warga desa cijantra memiliki pemikiran yang tepat dalam pengelolaan persediaan, dan juga diharapkan warga desa cijantra dapat menerapkan dan mengimplementasikan materi webinar pada dagangan atau usaha yang dijalankan ataupun bisnis secara online maupun offline.
Pelatihan Soft Skill Literasi Keuangan Dasar Bagi Siswa Siswi Menengah Pertama Dan Menengah Atas Di Kotabumi Tangerang Melatnerbar, Benyamin; Samara, Aldi; Laluur, Eugenius; Parameswari, Rinintha; Sulistiyowati, Rina; Anggraeni, Dian; Wi, Peng; Selfiyan
Abdi Dharma Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v3i1.2007

Abstract

Literasi keuangan dasar merupakan pengetahuan penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya bagi siswa siswi sekolah menengah pertama dan menengah atas khususnya di masa yang akan datang. Beberapa variabel penting literasi keuangan antara lain pemahaman inflasi, menghitung atau mengukur bunga, serta diversifikasi risiko. Dalam hal ini generasi baru (millennials) memiliki tingkat pendidikan yang lebih baik dari generasi sebelumnya, termasuk penyerapan informasi keuangan yang jauh lebih banyak. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) terkait Proyeksi Penduduk Indonesia yang menyatakan bahwa penduduk berisiko berusia 20-34 tahun mereka dapat dengan mudah disamakan dengan generasi milenial. Namun untuk pelatihan soft skill yang kami adakan khusus untuk siswa siswi menengah pertama dan menengah atas. Generasi milenial akan melakukannya sehingga dapat mengatur keuangan pribadi untuk keperluannya di masa depan. Melihat setiap keinginan generasi milenial sebelum membuat keputusan keuangan yang penting, yang mana nantinya bisa mempengaruhi kesejahteraan generasi milenial di masa depan, yang mungkin mereka akan kaget dengan pencapaiannya