Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : BIMASTER

ANALISIS POLA SPASIAL KEBAKARAN HUTAN DI KALIMANTAN BARAT MENGGUNAKAN GETIS-ORD (GI*) STATISTIC DAN INDEKS MORAN Prianti, Sabrina Eka; Kusnandar, Dadan; Debataraja, Naomi Nessyana; Martha, Shantika
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 6 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i6.89234

Abstract

Kebakaran hutan adalah suatu keadaan dimana api menghanguskan sebagian atau keseluruhan hutan sehingga menimbulkan kerusakan yang mengakibatkan kerugian terhadap perekonomian dan nilai lingkungan hidup. Kebakaran hutan dapat terjadi berulang tiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan daerah signifikansi hotspot, pola spasial dan korelasi antar titik api di Kalimantan Barat. Daerah signifikansi hotspot dianalisis dengan Getis Ord (Gi*) Statistic. Pola spasial dan korelasi antar titik api dianalisis dengan Indeks Moran. Data yang digunakan yaitu data titik api dari instrumen MODIS citra satelit Terra dan Aqua. Hasil analisis Getis Ord (Gi*) Statistic menunjukkan konsentrasi titik api tertinggi tahun 2018 terjadi pada Kabupaten Kayong Utara, Kubu Raya, Mempawah, Sambas dan Kota Pontianak. Tahun 2019 terjadi pada Kabupaten Kayong Utara, Ketapang dan Sambas. Tahun 2020 terjadi pada Kabupaten Bengkayang, Kubu Raya, Landak, Mempawah dan Sambas. Tahun 2021 terjadi pada Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah. Tahun 2022 terjadi pada Kabupaten Bengkayang, Landak, Mempawah, Sambas dan Kota Singkawang. Kejadian kebakaran hutan berulang di Kalimantan Barat yang tergolong dalam signifikansi hotspot paling banyak terjadi di Kabupaten Sambas yaitu tahun 2018, 2019, 2020, dan 2022. Selain itu, analisis Indeks Moran menunjukkan bahwa Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat tahun 2018-2022 terdapat autokorelasi spasial antar titik api dan pola spasialnya menghasilkan pola yang berkelompok (clustered).  Kata Kunci :  titik api, Getis Ord (Gi*) Statistic, Indeks Moran.
PEMODELAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH KEMATIAN IBU HAMIL DENGAN REGRESI ZERO INFLATED GENERALIZED POISSON (ZIGP) Perangin Angin, Christi Alemsa; Debataraja, Naomi Nessyana; Sulistianingsih, Evy
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 4 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i4.77971

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) adalah parameter kesejahteraan wanita, parameter kesejahteraan sebuah negara serta menggambarkan hasil capaian pembangunan sebuah negara. Sejak tahun 2018 hingga 2021 AKI di Kapuas Hulu mengalami peningkatan. Pada tahun 2018 AKI di Kapuas Hulu sebesar 71 per 100.000 kelahiran hidup (KH) dan tahun 2021 naik menjadi 173 per 100.000 KH, sedangkan target Sustainable Development Goals (SDGs) adalah kurang dari 70 per 100.000 KH. Data AKI tersebut merupakan data diskrit yang berdistribusi Poisson. Namun jika dilihat berdasarkan kecamatan yang ada di Kapuas Hulu, masih terdapat AKI yang nol kematian. Proporsi data nol yang berlebihan pada variabel respon dapat menyebabkan adanya masalah zero inflation. Nilai nol yang berlebihan dalam Regresi Poisson dapat menyebabkan terjadinya pelanggaran asumsi equidispersi. Hal tersebut dapat diatasi dengan Regresi ZIGP. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menentukan faktor kematian ibu hamil di Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2018-2021 menggunakan Regresi ZIGP. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data profil kesehatan di 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu. Variabel respon ( ) yang digunakan yaitu jumlah kematian ibu hamil. Data tersebut terlebih dahulu dilakukan pengujian asumsi equidispersi. Jika terjadi pelanggaran asumsi equidispersi, maka langkah selanjutnya yaitu melakukan pengujian asumsi Zero Inflation. Apabila terjadi pelanggaran asumsi Zero Inflation, maka pemodelan dapat dilakukan dengan menggunakan Regresi ZIGP. Proporsi nilai nol pada variabel tersebut sebanyak 92%, sehingga terdapat masalah Zero Inflation dan mengindikasikan terjadinya overdispersi pada Regresi Poisson. Berdasarkan hasil pemodelan terbaik dengan Regresi ZIGP, persentase kunjungan ibu hamil pertama (K1) merupakan faktor yang berpengaruh terhadap jumlah kematian ibu hamil.  Kata Kunci: AKI, ZIGP, Overdispersi.
PENERAPAN MODEL REGRESI UNBALANCED PANELS DENGAN METODE FEASIBLE GENERALIZED LEAST SQUARE (FGLS) Bertiani, Marsela Dian; Debataraja, Naomi Nessyana; Imro’ah, Nurfitri
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 1 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i1.74044

Abstract

Analisis regresi data panel diartikan dengan analisis yang diimplementasikan dalam struktur data panel. Ketidaklengkapan data dapat menjadi sebuah faktor penghambat dalam sebuah penelitian. Ketidaklengkapan data yang diperoleh bisa saja terjadi karena beberapa hal seperti pemekaran wilayah dan sebagainya. Metode Feasible Generalized Least Square (FGLS) merupakan sebuah metode yang diterapkan dalam mengatasi gejala heterokedastisitas dan autokolerasi pada data ketika nilai galat tidak diketahui. Studi kasus yang untuk penelitian ini ialah faktor-faktor yang menentukan curah hujan di Kalimantan Barat. Perubahan curah hujan di Indonesia khususnya Kalimantan Barat memiliki pengaruh langsung terhadap sumber daya air serta lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemodelan regresi panel tidak lengkap pada pengaruh tekanan udara, jumlah kelembaban udara, suhu udara dan kecepatan angin terhadap curah hujan. Data yang digunakan merupakan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat. Variabel yang digunakan adalah data Curah Hujan (Y), Kelembaban Udara ( ), Suhu Udara ( ), Kecepatan Angin ( ) Tekanan Udara ( ) yang diambil dari delapan stasiun BMKG yang tersebar di seluruh Provinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukan bahwa model yang sesuai adalah model random effect dua arah dengan nilai  Dimana nilai koefisien regresi adalah sebesar 61,10%.  Kata Kunci: Panel Tidak Lengkap, REM, Koefesien Determinasi
PERAMALAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN FUZZY TIME SERIES RUEY CHYN TSAUR Hamdari, Ela; Martha, Shantika; Debataraja, Naomi Nessyana
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 1 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i1.74051

Abstract

Kelapa sawit merupakan tanaman yang banyak ditanam di Indonesia, hal ini dikarenakan Indonesia memiliki kondisi geografis yang cocok dikembangkan menjadi perkebunan kelapa sawit. Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan yang memiliki nilai tambah ekonomi yang tinggi. Maka dari itu diperlukan informasi terkait harga TBS kelapa sawit. Hal ini bertujuan untuk mengambil kebijakan dalam mengatasi permasalahan terkait harga TBS menjelang panen. Untuk mengetahui informasi terkait harga TBS maka diperlukan proses peramalan. Peramalan adalah cara untuk memprediksi kejadian kedepannya menggunakan data yang diperoleh sebelumnya. Didalam penelitian ini terdapat tujuan yaitu menerapkan metode Fuzzy Time Series Ruey Chyn Tsaur dalam meramalkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Barat. Data yang diolah merupakan harga TBS pada bulan Januari 2020 hingga Januari 2023. Tahapan yang dilakukanpada penelitian yaitu menetapkan semesta pembicaraan, menetapkan interval, menganalisis himpunan fuzzy yang terbentuk, membentuk fuzzifikasi, mengidentifikasi fuzzy logic relationship, mengidentifikasi fuzzy logic relationship grup, menyusun matriks probabilitas transisi, menentukan nilai peramalan awal, melakukan penyesuaian kecenderungan nilai peramalan dan menentukan   nilai peramalan akhir. Hasil penelitian menunjukkan peramalan harga TBS di Kalbar pada Februari 2023 sebesar Rp.2,088,94. Metode Fuzzy Time Series Ruey Chyn Tsaur dapat diterapkan untuk peramalan harga TBS di Kalbar melalui tingkat kesalahan atau Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 8,98%, yang dapat disimpulkan bahwa hasil peramalan harga TBS di Kalbar menggunakan Fuzzy Time Series Ruey Chyn Tsaur tergolong sangat baik.  Kata Kunci: fuzzifikasi,   fuzzy logic relationship, MAPE
PENGELOMPOKKAN KABUPATEN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR BERDASARKAN TINGKAT KEMISKINAN DENGAN METODE CENTROID LINKAGE Pratama, Pandu Pasha; Debataraja, Naomi Nessyana; Aprizkiyandari, Siti
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 4 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v12i4.70082

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan internasional yang sering dihadapi serta menjadi perhatian dunia, sehingga diperlukan peninjauan lebih lanjut untuk dapat mengatasi masalah kemiskinan terutama di Indonesia supaya tidak menimbulkan permasalahan lain. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengelompokan dan karakteristik cluster kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur berdasarkan tingkat kemiskinan menggunakan metode centroid linkage. Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu indeks keparahan kemiskinan (X_1  ), indeks kedalaman kemiskinan (  X_2), tingkat pengangguran terbuka (  X_3), rata-rata lama sekolah (  X_4), dan harapan lama sekolah (  X_5). Langkah-langkah pada penelitian ini dimulai dengan uji multikolinearitas pada variabel yang digunakan dengan ketentuan nilai VIF kurang dari 10. Kemudian dilanjutkan dengan pembentukan matriks jarak dengan perhitungan euclidean. Setelah itu menentukan nilai jarak dengan metode centroid linkage untuk mencari bentuk cluster dengan target dua cluster. Setelah itu membentuk dendogram untuk melihat hasil jumlah cluster yang terbentuk. Kemudian digunakan profilisasi untuk menentukan karakteristik cluster dengan menentukan nilai rata-rata masing-masing variabel dari setiap cluster yang didapat. Dari hasil penelitian menunjukkan karakteristik yang didapat pada cluster satu yang terjadi di tujuh kabupaten/kota yaitu Paser, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Berau, Kutai Timur, Penajaman Paser Utara, Mahakam Ulu memiliki tingkat kemiskinan yang rendah. Sedangkan pada cluster dua yang terjadi di tiga kabupaten/kota yaitu Balikpapan, Samarinda, Bontang memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi.  Kata Kunci: Cluster, Multikolinearitas, Euclidean
ANALISIS K-MEANS CLUSTERING DENGAN METODE ELBOW PADA PENGELOMPOKAN TINGKAT PENGANGGURAN DI KALIMANTAN BARAT Desdianti, Maycandra; Debataraja, Naomi Nessyana; Sulistianingsih, Evy
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 1 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i1.74053

Abstract

Pengangguran adalah salah satu permasalahan terbesar di Indonesia terutama Provinsi Kalimantan Barat. Tingginya tingkat pengangguran pada suatu wilayah akan menjadi pemicu meningkatnya masalah sosial hingga kemiskinan. Beberapa variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah produk domestik regional bruto (X1), pertumbuhan ekonomi (X2), tingkat partisipasi angkatan kerja (X3), rata-rata lama sekolah (X4), tingkat pengangguran (X5) dan indeks pembangunan manusia (X6). Data Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat melakukan pengelompokan terhadap 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2021. Dengan menggunakan K-Means clustering dengan metode Elbow. Hasil pengelompokkan terbaik tingkat pengangguran di Kalimantan Barat didapatkan k optimum sebanyak empat cluster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cluster satu memiliki tiga anggota Kabupaten/Kota dengan kategori tingkat pengangguran sangat tinggi di Kalimantan Barat, cluster dua memiliki tujuh anggota Kabupaten/Kota dengan kategori tingkat pengangguran di Kalimantan Barat, cluster tiga memiliki dua anggota Kabupaten/Kota dengan kategori tingkat pengangguran sedang di Kalimantan Barat, cluster empat memiliki dua anggota Kabupaten/Kota dengan kategori tingkat pengangguran rendah di Kalimantan Barat.  Kata Kunci: Pengangguran, K-Means Clustering, Metode Elbow
UJI JONCKHEERE-TERPSTRA PADA KASUS MULTI-DRUG RESISTANT TUBERCULOSIS (MDR TB) KALIMANTAN BARAT Nuruljannah, Auliya; Debataraja, Naomi Nessyana; Huda, Nur’ainul Miftahul
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 4 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v12i4.70079

Abstract

Analisis data k sampel saling bebas pada statistik nonparametrik dapat dilakukan dengan berbagai metode, antara lain Uji Chi-Square, Uji Kruskal Wallis, dan Uji Jonckheere-Terpstra (JT). Hipotesis tandingan untuk kasus k berurut dapat menggunakan Uji Jonckheere-Terpstra. Pada penelitian ini dijelaskan prosedur dari Uji Jonckheere-Terpstra dan diterapkan pada studi kasus sampel besar pada kasus penyakit Multi-Drug Resistant Tuberculosis (MDR TB). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh tingkatan usia pada kasus terkonfirmasi MDR TB di Kalimantan Barat menggunakan uji Jonckheere-Terpstra. Data pada penelitian ini adalah data MDR TB di Kalimantan Barat pada periode bulan Januari - September 2020 yang berasal dari e-TB Manager TB Unit Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. Dalam perhitungan ini dimulai dengan menyusun dan melabelkan perlakuan pada data, kemudian dilakukan perhitungan nilai Uab, dilanjutkan dengan perhitungan nilai JT, nilai ekspektasi JT, nilai Var0 JT, dan terakhir melakukan perhitungan nilai JT*. Hasil penelitian menggunakan uji JT menunjukkan bahwa median jumlah kasus terkonfirmasi MDR TB cenderung meningkat sesuai dengan tingkatan usia. Karena terdapat kecenderungan meningkat pada tiap kategori, maka dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney untuk menemukan kategori yang mengalami perbedaan peningkatan. Hasil analisis dengan uji Mann-Whitney didapatkan bahwa kategori kanak-kanak memiliki pengaruh yang lebih rendah dibandingkan kategori lain.  Kata Kunci : uji hipotesis, median, statistik nonparametrik