Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Azzahra, Fernita Dwi; Rini, Candra Puspita; Oktrifianty, Erdhita
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v10i2.3826

Abstract

Many elementary school students have low conceptual understanding, it is because students do not absorb learning well, and one of the factors is the lack of learning media. Therefore, it is necessary to use more interactive learning media such as animated video media. This study aims to determine the effect of animated video media on students' understanding of science concepts. This research was conducted at SDN Kebon Besar 1. The method applied in this study is quantitative in the form of quasi-experiments. The population of this study was all grade IV students totaling 56 students, which were divided into two (2), namely class IVA as a control class using conventional learning methods and class IVB as an experimental class using animated videos. The data collection technique was in the form of a test (pretest-posttest). Hypothesis testing carried out with a t-test on the posttest test with a significance level of ? = 0.05 found Sig. (2-tailed) = 0.000 which means H0 is rejected and H1 is accepted. It can be concluded that animated video media has an effect on students' understanding of science concepts.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Penjumlahan Kelas II di SDN Keboncau IV Damayanti, Desyka; Rini, Candra Puspita; Yenni, Yenni
FONDATIA Vol 7 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v7i3.3688

Abstract

This study aims to describe and explain what are the types of student learning difficulties in grades 2 summation material at SDN Keboncau IV, this research uses a qualitative approach and a qualitative description research method. Subjects in this study were grade 2 students, totatling 5 students. Data collection techniques using observation, interviews and tests in the form of essays totaling 5 questions. The addition material test is used to strengthen students’ answers regarding their understanding of the addition material. It can be concluded that the dominant difficulties occur in grade 2 at SDN Keboncau IV, namely difficulties in arithmetic, difficulties in connecting concepts with existing reality, and difficulties in solving addition problems in the form of stories.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis dalam Menafsirkan Soal Cerita Matematika pada Siswa Kelas 5 SDN Sukaasih 1 Kabupaten Tangerang Khoirunnisa, Tasya Nurfadila; Unaenah, Een; Rini, Candra Puspita
ISLAMIKA Vol 6 No 4 (2024): OKTOBER
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v6i4.5345

Abstract

Mathematics is a subject that requires high critical thinking skills to be able to understand problems. Especially for working on questions in story form. Therefore, this research aims to analyze the critical thinking abilities of class 5D students in interpreting mathematics story problems on block volume material. This research uses qualitative research with a descriptive approach. The subjects in this research were 15 students in class 5D at SDN Sukaasih 1. Data collection techniques use tests, interviews and documentation. from test results, interviews, and documentation. This research data analysis uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results showed that out of a total of 15 students, 2 students had high critical thinking abilities, 2 students had moderate critical thinking abilities, and 11 students had low critical thinking abilities. Based on the research results, the researcher concluded that the critical thinking abilities of class 5D students at SDN Sukaasih 1 were in the low category. Therefore, the critical thinking skills of class 5D students at SDN Sukaasih 1 still need further training so that they can be improved.
Analisis Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran IPA pada Siswa Kelas IV SD Lestari, Linda; Rini, Candra Puspita; Gumilar, Aris
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1590

Abstract

IPA merupakan rumpun ilmu, karakteristik khusus yang mempelajari fenomena alam yang faktual (factual), baik berupa kenyataan (reality), atau kejadian (event) dan hubungan sebab akibatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Panunggangan 4 Pinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskripsi dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa Observasi, Tes, dan Wawancara. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Data dianalisis melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Responden pada penelitian ini berjumlah 6 orang yakni siswa kelas IV. Hasil kesimpulan dari penelitian melalui observasi, tes, dan wawancara dalam penelitian menunjukkan bahwa siswa dapat memahami pembelajaran IPA sesuai dengan tujuh indikator pemahaman konsep yaitu : 1) Menyatakan ulang konsep, 2) Mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya), 3)Memberikan contoh dan non-contoh dari konsep, 4) Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi, 5) Mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep, 6) Menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu, 7) Mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah.
Analysis ANALISIS KESALAHAN MENGERJAKAN SOAL MATEMATIKA MATERI GEOMETRI SISWA KELAS V (PENELITIAN KUALITATIF di SDN DOYONG 2 PERIUK KOTA TANGERANG) rini, candra puspita; Amaliyah, Aam; Hartantri, Saktian Dwi; Istiawanti, Ria Ari Nur
JUSEDA Vol 7 No 2 (2023): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v7i2.7062

Abstract

ABSTRACT This research is intended to be studied find out the mistakes made by students of of grade V SDN Doyong 2 Kota Tangerang in solving the material problem of geometry and flat wandering around in terms of concept errors, strategy errors, algorithmic errors, calculation errors, and random error; know the factors that cause errors in working on math problems and widescreen flat. This research uses qualitative descriptive approach with research subjects covering 38 students of grade V SDN Negeri Doyong 2 Tangerang. Data collection techniques used are the results of students' daily test, observation, interview, and documentation. The research instruments used are daily test results, observation guides, interview guides, and document studies. Data analysis techniques used are Miles and Huberman models. The results showed that the students who experienced the most error is the random error indicator that is 39.74%. The second most mistake is the concept error of 19.47%. The third mistake is a strategy error of 9.47%. The fourth error is the algorithm error of 8.68%. The fifth error is the error in the counting operation that is equal to 7.90%. Factors that cause errors in working on the problem area and around the wake flat. The problem-solving recommendations are the need for special teaching as enrichment and healing, using and creating innovative and creative teaching methods, and providing practice. Keywords: Error analysis, Geometry Problem, Elementary School Student ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa kelas V SDN Doyong 2 Kota Tangerang dalam menyelesaikan soal materi geometri luas dan keliling bangun datar ditinjau dari jenis kesalahan konsep, kesalahan strategi, kesalahan algoritma, kesalahan operasi hitung, dan kesalahan acak; mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan dalam mengerjakan soal matematika luas dan keliling bangun datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi 38 siswa kelas V SDN Negeri Doyong 2 Tangerang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu hasil tes ulangan harian siswa, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu hasil tes ulangan harian, pedoman observasi, pedoman wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang paling banyak mengalami kesalahan adalah pada indikator kesalahan acak yaitu 39,74%. Kesalahan terbanyak kedua adalah kesalahan konsep sebesar 19,47%. Kesalahan terbanyak ketiga adalah kesalahan strategi yaitu sebesar 9,47%. Kesalahan terbanyak keempat adalah kesalahan algoritma yaitu sebesar 8,68%. Kesalahan terbanyak kelima adalah kesalahan dalam operasi hitung yaitu sebesar 7,90%. Faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan dalam mengerjakan soal luas dan keliling bangun datar. Rekomendasi pemecahan masalahnya adalah perlunya pengajaran khusus sebagai pengayaan dan penyembuhan, menggunakan dan menciptkan metode mengajar yang inovatif dan kreatif, serta memberikan latihan. Kata kunci: Analisis kesalahan; Soal Geometri; Siswa Sekolah Dasar
PERBEDAAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DENGAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN JATI 5 KOTA TANGERANG Rini, Candra Puspita; Amaliyah, Aam; Hartantri, Saktian Dwi; Yustiara, Dana
JUSEDA Vol 8 No 1 (2024): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v8i1.8099

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan siswa yang menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siswa kelas V SDN Jati V Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif quasi eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan instrumen tes hasil belajar matematika berbentuk uraian (essay). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum proses belajar mengajar di SDN Jati V Kota Tangerang telah berjalan lancar. Penggunaan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam proses belajar mengajar menekankan pada kegiatan menyelesaikan suatu permasalahan dan pengalaman siswa secara kehidupan nyata sehari-hari. Kata Kunci: Pendekatan RME, Pendekatan CTL, Hasil Belajar Matematika
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ENSIKLOPEDIA BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V SEKOLAH DASAR Ramadhanti, Marsya Afifa; Zuliani, Rizki; Rini, Candra Puspita
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v11i1.3828

Abstract

Teaching materials are a set of learning resources packaged in printed or non-printed form, containing a collection of information and content systematically organized to benefit both students and teachers in the learning process. This development research aims to explore the process of developing an encyclopedia-based teaching material specifically for Science (IPA) learning in Grade V at SDN 15 Kota Tangerang, as well as to determine the effectiveness and quality of the teaching materials based on validity and practicality aspects as evaluated by media experts, subject matter experts, educators, and student responses. The research method employed is the 4D Research and Development model, which consists of four stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The results of this research and development indicate that the validity score from media experts is 4.8, and from subject matter experts is 4.4—both falling under the category of "very good" and deemed appropriate for use. Furthermore, the practicality score from educators is 4.9, and the practicality score based on student responses is 4.5, categorized as "very practical." Based on these validation results, the teaching material developed by the researcher is considered practical and suitable for use.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPA Siswa Kelas IV Kabupaten Tangerang Sulistia, Hesti; Zuliani, Rizki; Rini, Candra Puspita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum diterapkannya pembelajaran inquiry di SDN Cikupa 2 pada materi IPA. Hal tersebut dapat menjadi salah satu penyebab siswa yang masih cenderung, kurangnya interaksi antar teman dan guru, kurang menunjukkan kemampuan yang dimiliki, kurang percaya diri dilakukan tes, dan hasil belajar masih di bawah KKM. Model pembelajaran inquiry dapat menjadi inovasi baru dalam suatu pembelajaran siswa dalam meningkatkan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Cikupa 2 kabupaten Tangerang setelah pembelajaran menggunakan model pembelajaran inquiry. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di SDN Cikupa 2 dengan populasi 66 siswa kelas IV dan sampel sebanyak 33 siswa kelas IV A sebagai kelas kontrol dan 33 siswa IV B sebagai kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan Adalah pretest posttest control grup dengan Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil berpikir kritis siswa terdapat perbedaan dari pertemuan pertama dan pertemuan kedua. Terdapat peningkatan hasil berpikir kritis siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, terbukti berdasarkan dari hasil uji-t yang menunjukkan nilai sig. 0,000 < 0,05 artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry memiliki respon yang positif dari siswa, yang dimana ditunjukkan dengan hasil nilai perpikir kritis yang meningkat.
Analisis Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran IPA pada Siswa Kelas IV SD Lestari, Linda; Rini, Candra Puspita; Gumilar, Aris
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1590

Abstract

IPA merupakan rumpun ilmu, karakteristik khusus yang mempelajari fenomena alam yang faktual (factual), baik berupa kenyataan (reality), atau kejadian (event) dan hubungan sebab akibatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Panunggangan 4 Pinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskripsi dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa Observasi, Tes, dan Wawancara. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Data dianalisis melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Responden pada penelitian ini berjumlah 6 orang yakni siswa kelas IV. Hasil kesimpulan dari penelitian melalui observasi, tes, dan wawancara dalam penelitian menunjukkan bahwa siswa dapat memahami pembelajaran IPA sesuai dengan tujuh indikator pemahaman konsep yaitu : 1) Menyatakan ulang konsep, 2) Mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya), 3)Memberikan contoh dan non-contoh dari konsep, 4) Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi, 5) Mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep, 6) Menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu, 7) Mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah.
Penerapan Metode Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SD Penerus Bangsa Kota Tangerang Rini, Candra Puspita; Suherman, Asep
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.719 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v4i2.12449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA siswa kelas VI SD Penerus Bangsa Kecamatan Periuk Kota Tangerang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian kali ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrument yang digunakan pada penelitian kali ini adalah lembar observasi hasil belajar afektif dan psikomotor. Tes belajar kognitif dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotor pada penerapan metode pembelajaran Group Investigation (GI). Peningkatan hasil belajar IPA siswa terlihat pada hasil penelitian siklus I yaitu rata-rata hasil belajar sebesar 73,77 dengan aspek kognitif sebesar 72,5, pada aspek afektif sebesar 61,76 dan psikomotor sebesar 87,06. Pada siklus II meningkat menjadi 83,64 dengan pembagian aspek kognitif sebesar 83.09 dan afektif sebesar 84,19 dan ketuntasan klasikal kelas sebesar 100% meliputi kognitif, afektif dan psikomotor