Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Determination of PV Power and Battery Capacity Size for a Leisure Solar Powered Boat at Kalimas River, Surabaya, Indonesia Nasirudin, Ahmad; Hasanudin, Hasanudin; Utama, Danu; Tahwoto, Lia Pundhi
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 17, No 3 (2020): October
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kapal.v17i3.31965

Abstract

As a green city, Surabaya had been developing a program of an environmentally friendly concept in almost all sectors. One of the developed sectors with this concept is the tourism area around the Kalimas river. Tour by riding a small passenger leisure boat is the most favorite recreational option. The leisure boat designs with environmentally friendly solar-powered concepts were developed, but regarding PV power and battery capacity determination, almost all designs are not optimal. This research is aimed to obtain the optimal PV power and battery capacity by calculating the number of PV panels and batteries with minimum cost. A Linear programming approach by Simplex method is applied in the optimization calculation. The results show that the number of the battery of the previous design can be reduced from 4 (four) units (20 kWh) becomes 3 (three) units (15 kWh) and the number of PV panels are still the same number with the previous one, i.e., 7 (seven) units (2,24 kW). The optimum system cost is around 264 million rupiahs, which means that the cost is reducing around 81 million rupiahs or 24%.
KEEFEKTIFAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN Nasirudin, Ahmad; Rahmawati, Intan; Suyitno, Suyitno
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 2, No 2 (2019): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v2i2.18620

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-Eksperimental Design berupa one group pretest-postest design.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar matematika materi pecahan siswa kelas V SD N 01 Rowosari Kendal. Sampel yang diambil adalah 25 siswa. Berdasarkan perhitungan uji normalitas awal menggunakan uji Liliefors, diperoleh n = 22 dan taraf nyata α = 0,05, dari daftar nilai kritis L didapat Ltabel = 0,90. Karena Lhitung < Ltabel yaitu 0,142 < 0,190, maka Ho diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi berdistribus normal. Berdasarkan hasil perhitungan data akhir nilai posttest diperoleh Lhitung = 0,164 dengan n = 22 dan taraf nyata α = 0,05 dari daftar nilai kritis L didapat Ltabel = 0,190, karena Lhitung < Ltabel yaitu 0,082 < 0,173 maka Ho diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahwa sampel berasal dari populasi berdistribusi normal. Dari data hasil pretest dan posttest memenuhi kriteria pengujian karena keduanya berdistribusi normal.Berdasarkan uji-t diperoleh t hitung > t tabel yaitu 10 > 2,047. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima.Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan.Kata Kunci: Keefektifan Belajar, Model CTL, Hasil Belajar
Implementasi Hasil Evaluasi Program Praktek Kerja Industri melalui Model CIPP di Sekolah Menengah Nasirudin, Ahmad; Triana, Dinny Devi; Mahdiyah, Mahdiyah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.595

Abstract

Rendahnya kualitas pendidikan adalah masalah pendidikan terbesar di Indonesia. Indonesia berada di peringkat 62 dari 140 negara dalam pilar keenam keterampilan, menurut statistik dari Global Human Capital. Situasi ini menunjukkan betapa sumber daya manusia Indonesia kurang kompetitif di kancah internasional. SMK menghadapi sejumlah tantangan dalam upaya memenuhi tujuan pendidikan kejuruan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program praktik kerja industri di SMK melalui evaluasi program dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Model CIPP digunakan dalam metodologi teknik evaluasi program kuantitatif dengan cara pengumpulan data menggunakan survei. Empat puluh lima siswa SMK dipilih secara acak untuk menjadi sampel penelitian. Temuan menunjukkan bahwa meskipun komponen CIPP dari penilaian program praktik kerja industri cukup kuat, komponen produk memerlukan peningkatan melalui tinjauan terhadap kemampuan yang telah diperoleh siswa dari pelaksanaan praktik kerja industri.
Pengembangan Pemanfaatan Ban Dalam Bekas Sebagai Lifejacket Untuk Menunjang Keselamatan Kapal Hasanudin, Hasanudin; Utama, I Ketut Aria Pria; Suastika, I Ketut; Sulisetyono, Aries; Setyawan, Dony; Nasirudin, Ahmad; Nugroho, Ardi; Pribadi, Sri Rejeki Wahyu; Rosa, Andrea Grech La
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2401

Abstract

Keselamatan kapal merupakan aspek penting dalam dunia pelayaran, namun peralatan keselamatan seperti lifejacket berstandar internasional sering kali terlalu mahal bagi pelayaran rakyat. Oleh karena itu, diperlukan solusi alternatif yang lebih terjangkau. Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah pemanfaatan ban dalam bekas sepeda motor, yang merupakan limbah karet sulit terurai, sebagai bahan dasar pembuatan lifejacket murah. Dalam program pengabdian masyarakat ini, dilakukan kolaborasi dengan peneliti dari University College London yang berkunjung ke Indonesia. Produk lifejacket dari ban dalam bekas sepeda motor telah melalui pengujian di laboratorium University College London dan uji coba lapangan di penyeberangan tambang Keputih-Wonorejo. Hasil pengujian menunjukkan bahwa produk ini layak digunakan sebagai alternatif yang ekonomis dan aman. Ke depannya, produk ini direncanakan untuk diterapkan di berbagai daerah lain. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan kapal secara ekonomis sekaligus mengurangi limbah karet yang sulit terurai. Dengan demikian, program ini tidak hanya mendukung keselamatan pelayaran rakyat, tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan serta mendukung pelestarian lingkungan.
Pelatihan Perbaikan Perahu Kayu dengan Laminasi Fiberglass Untuk Nelayan di Desa Gisik Cemandi, Sidoarjo Hasanudin, Hasanudin; Aryawan, Wasis Dwi; Kurniawati, Hesty Anita; Nasirudin, Ahmad; Utama, Danu; Putra, Erzad Iskandar; Yulianto, Ardi Nugroho
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2494

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan perbaikan perahu kayu dengan laminasi fiberglass dilakukan dalam rangka penguatan aktivitas nelayan di Desa Gisik Cemandi. Kegiatan ini dirancang untuk mengatasi tantangan yang sering dihadapi nelayan, seperti kerusakan kapal kayu yang rentan terhadap air laut dan organisme perusak. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahapan utama: penyampaian materi tentang dasar-dasar perawatan kapal, pengenalan alat dan bahan untuk aplikasi fiberglass, dan praktik perbaikan kapal kayu dengan laminasi fiberglass secara langsung. Sebanyak 29 peserta, yang mayoritas merupakan nelayan, serta beberapa pemuda setempat, mengikuti pelatihan ini dengan antusias diikuti semua peserta muali awal sampai selesai. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis dalam menggunakan laminasi fiberglass pada kapal kayu sebagai solusi modern untuk memperpanjang umur kapal. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian nelayan dalam perawatan kapal, mengurangi biaya perbaikan jangka panjang, serta meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Secara keseluruhan, program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan nelayan, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui pengurangan biaya perbaikan dan peningkatan daya tahan kapal terhadap kerusakan.
Pengaruh pembiayaan murabahah, inflasi, risk profile, dan capital terhadap kinerja keuangan bank syariah di Indonesia periode 2016-2021 Nasirudin, Ahmad; Saibil, Defi Insani
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 19 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i2.2958

Abstract

Tidak stabilnya kinerja keuangan menjadi permasalahan meski kuantitas bank umum syariah sudah berkembang pesat. Kondisi kinerja keuangan menjadi faktor penting bagi prospek masa depan bank umum syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor lain yang berpotensi memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan bank umum syariah. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling menghasilkan 9 bank terpilih dari 14 populasi bank umum syariah di Indonesia selama periode 2016-2021. Perolehan data bersumber dari data sekunder yaitu data laporan keuangan triwulan dan data inflasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan alat olah data Eviews. Hasil penelitian menghasilkan pembiayaan murabahah dan capital (CAR) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA), risk profile (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA), namun inflasi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan (ROA)
Pemodelan Rumus Empiris Ukuran Utama Kapal Penyeberangan untuk Tahap Konsep Desain Nasirudin, Ahmad; Ariesta, Rizky Chandra; Hasanudin, Hasanudin; Prastio, Bagaskoro Dwi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v37i1.2219

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang membutuhkan alat transportasi laut untuk menghubungkan antar pulau. Kondisi ekonomi di Indonesia juga menjadi salah satu pemicu lainnya pada kebutuhan akan alat transportasi laut untuk penumpang maupun barang. Namun, sebagian perusahaan penyedia alat transportasi laut masih menggunakan kapal yang dibeli bekas dari luar negeri. Dengan seiring berkembangnya teknologi di bidang perkapalan mulai banyak  perusahaan pelayaran memilih untuk memiliki kapal penyeberangan yang dibangun dan didesain di dalam negeri. Hal ini selain dapat meningkatkan kebutuhan dan desain kapal penyeberangan yang ada di Indonesia, selain itu juga meningkatkan sektor industri galangan kapal di Indonesia. Dalam proses pembangunan kapal banyak desain kapal dibuat dengan menerapkan kapasitas kendaraan dan penumpang berdasarkan GT (Gross Tonnage). Hal ini membuat kapasitas yang dihasilkan dapat berbeda pada nilai GT yang sama. Dalam kajian ini bertujuan untuk menentukan rumus empiris untuk penentuan ukuran utama kapal dengan jumlah dan jenis kendaraan sebagai variabelnya. Rumus empiris ini menggunakan berbagai data kapal penyeberangan single ended yang beroperasi di Indonesia. Dengan menggunakan metode analisis regresi linier untuk mendapatkan perhitungan kapasitas kendaraan pada penentuan ukuran utama kapal yaitu Lpp (m) = 0.1814 LM + 20.69, B (m) = 0.0383 LM + 6.9412, H (m) = 0.0087 LM + 2.1937, T (m) = 0.006 LM + 1.4824. Selain rumus penentuan ukuran utama tersebut, didapatkan pula rumus untuk menentukan nilai lanemeter dengan variabel jumlah dan jenis kendaraan sebagai berikut LM = 12.3 * Ʃ bus besar + 7.3 * Ʃ truk tronton + 6.3 * Ʃ truk sedang + 5.1 * Ʃ sedan + 2.3 * Ʃ (sepeda motor/4). Rumus yang dihasilkan ini sangat praktis dan dapat menghasilkan nilai yang akurat untuk kapal dengan single car deck dan memiliki nilai GT dibawah 1500 GT.
DESIGN OF AN EYE CLINIC SHIP WITH A HYBRID ELECTRIC ENERGY SOURCE FOR THE NUSA TENGGARA ISLANDS Triaditya, Charis Febriyan; Nasirudin, Ahmad
Journal of Marine-Earth Science and Technology Vol. 3 No. 2 (2022): September
Publisher : Marine & Earth Science and Technology Research Center, DRPM, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27745449.v3i2.622

Abstract

The World Health Organization reports that cataracts are responsible for up to 77.7% of visually impaired individuals in Southeast Asia, with Indonesia having the largest population of such individuals. Cataracts can grow faster in areas exposed to much exposure to ultraviolet rays, such as the Nusa Tenggara Islands, which cover 3 provinces, namely Bali, West Nusa Tenggara (NTB), and East Nusa Tenggara (NTT). The availability of ophthalmologists in NTB and NTT is still lacking. One ophthalmologist serves 261,969 people in NTB and 871,510 people in NTT. This condition contrasts the target distribution of ophthalmologists according to the 2017-2030 Roadmap for Management of Visual Impairment in Indonesia. The development of the shipping industry has had a negative impact on world carbon dioxide (CO2) emissions. The use of a multi-energy hybrid system is believed to be able to effectively reduce energy consumption and emissions from ships. So, in this study, an innovation in the design of an Eye Clinic Vessel with a hybrid electric energy source was designed using the Spiral Design method. This paper aims to obtain operational patterns, payload, main dimensions, technical calculations, lines plan, general arrangements, safety plans, and 3D models. The ship will serve 14 areas with a ratio of ophthalmologists with a population of more than 1:250,000. Two ships will be built, which will be divided into 2 routes, namely the North Route and the South Route. Each area will be served for one week, so 1 round trip of the Eye Clinic Ship takes around 52 days. This ship has a payload in the form of a minimum deck area for clinical facilities of 228.2 m2 and can accommodate 25 patients with a length overall (Loa) of 38.27 m; Width (B) 10 m; Height (H) 3 m; Draft (T) 1.8 m; and Service Speed (Vs) 13 knots. The ship uses 86 units of solar panels with 120 batteries to store electrical energy. This solar panel can save fuel usage up to 54%.
DESIGNING A BOAT HOTEL (BOTEL) FOR MARINE TOURISM ON TABUHAN ISLAND, BANYUWANGI REGENCY, EAST JAVA H, Hasanudin; Nasirudin, Ahmad; Saputra, Aditya Dwi
Journal of Marine-Earth Science and Technology Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Marine & Earth Science and Technology Research Center, DRPM, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27745449.v4i1.675

Abstract

Tabuhan Island is one of the tourist islands in Banyuwangi Regency, which in 2020 was proclaimed by the Banyuwangi Regency government to become an international tourist destination. One of the efforts needed to make an international-class destination is to complete tourist objects with good infrastructure. One of the infrastructures that need to be completed is resorts and hotels. Design of Boat Hotel Catamaran (Botel Catamaran) is innovated with facilities equivalent to a 3-star hotel following the Ministry of Tourism and Creative Economy standards. This selection uses general dimension design parameters, which are then used in extensive travel and Botel facilities. Based on the calculations, the converted resistance of the engine has met the required power of 156 Hp. In addition, the calculation of the displacement-weight difference also showed a result of <9%, meeting the small ship margin requirement. The trim calculation also met SOLAS regulations with a result of 0% LWl < trim < 0.5% LWl. The freeboard calculation also met NCVS regulations with a result of Fb<(H-T). The tonnage calculation showed GT<500 GT, allowing the application of NCVS regulations. Finally, the comfort calculation (MSI) met the applicable ISO regulations. With these standardized calculation results, the engine is expected to operate optimally and safely. It was found that this ship has the final main dimensions, namely LoA = 29.26 m; Lpp = 28 m; B = 11.5 m; Height = 4 m; T=1.1m; B1 = 2.77; S = 6 m2 with a total of 6 rooms with a size of 30 m2 each and has been equipped with a restaurant and lounge. Then, the outline plan, general plan, and 3D model are drawn.
SHIP LIGHTWEIGHT ESTIMATION AT CONCEPT DESIGN STAGE: CASE OF INDONESIA SINGLE ENDED RO-RO FERRIES Dewanto, Christoforus Chandra; Nasirudin, Ahmad
Journal of Marine-Earth Science and Technology Vol. 3 No. 3 (2022): December
Publisher : Marine & Earth Science and Technology Research Center, DRPM, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27745449.v3i3.697

Abstract

In recent years there have been many crossing vessels, especially those designed and built domestically. At the concept design stage, designers generally use the parent ship design method to determine the main dimension by taking one example of a reference ship with specifications close to the owner's requirements. However, this will be an obstacle if the existing ship specifications are unavailable, so designers must be able to perform initial calculations, especially predictions of the Lightweight (LWT). This paper introduces empirical formulas that utilize regression analysis to estimate LWT of Indonesia Single Ended Ro-Ro ferries. The formula of LWT based on Gross Tonnage (GT) requirements are presented.