Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Devotion: Journal Corner of Community Service

Peningkatan Pelayanan Kesejahteraan bagi Usia Lanjut di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar Anum, Adelina; Pradana, M. Harviend Gilang; Miranda, Zesty; Asmaria, Asmaria; Rusjana, Muhamad
Devotion: Journal Corner of Community Service Vol. 2 No. 4 (2024): May
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/devotion.v2i4.325

Abstract

Permasalahan terkait dengan pelayanan kesejahteraan bagi Usia Lanjut di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar diantaranya adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia, partisipasi keluarga dan masyarakat yang minim, kurangnya kesadaran dan tantangan psikologi dan sosial. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan di Panti Werdha Natar dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dengan persiapan, pelaksanaan dan diakhiri dengan evaluasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada 26 Juni 2024. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 13 orang yang merupakan petugas di di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan juga menjadi ajang berbagi pengalaman yang akan dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat akan dilakukan secara berkelanjutan melalui diskusi santai dan juga komunikasi secara berkala dengan para peserta kegiatan dikemudian hari agar dapat memastikan bahwa pelayanan bagi lanjut usia terus meningkat.
Penguatan Peran Akademisi sebagai Pengawas Independen sebagai Pemantau dalam Meningkatkan Kualitas Pilkada 2024 di TPS 1 Desa Rantau Temiang, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan Asmaria, Asmaria; Renaldy, Rendy; Apriadi, Eko Aziz; Akbar, M. Fikri
Devotion: Journal Corner of Community Service Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/devotion.v3i2.409

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan sarana penting dalam mewujudkan demokrasi di tingkat lokal. Namun, pelaksanaan Pilkada sering kali diwarnai oleh berbagai permasalahan seperti politik uang, pelanggaran administratif, dan manipulasi suara. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat peran akademisi sebagai pengawas independen seperti pemantau dari Forum Dekan Fisisp Indonesia di TPS 1 Desa Rantau Temiang, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, pada Pilkada 2024. Akademisi dipilih karena memiliki kompetensi yang memadai dalam memahami regulasi serta kemampuan analitis yang mendalam untuk mengawasi setiap tahapan Pilkada. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan pemantauan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim pengabdian melakukan koordinasi dengan penyelenggara Pilkada setempat seperti KPPS dan Panwaslu, menyusun pedoman pemantauan, serta merekrut dan melatih relawan pemantau dari kalangan akademisi. Selama hari pemungutan suara, pemantauan dilakukan melalui observasi langsung di TPS, dengan fokus pada pencatatan potensi pelanggaran, seperti politik uang dan intimidasi. Data yang diperoleh dianalisis dan disusun dalam laporan akhir yang berisi hasil pemantauan serta rekomendasi untuk penyelenggara Pilkada. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kesadaran penyelenggara Pilkada terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, ditemukan indikasi berkurangnya potensi pelanggaran seperti politik uang dan manipulasi suara di TPS 1. Masyarakat juga menunjukkan peningkatan partisipasi aktif dalam mengawasi proses Pilkada, yang menandakan adanya dampak positif dari keterlibatan akademisi sebagai pengawas independen Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa akademisi memiliki peran strategis dalam menjaga integritas Pilkada melalui pengawasan yang obyektif dan berbasis data. Dengan adanya pemantauan yang dilakukan secara profesional, kualitas pelaksanaan Pilkada dapat meningkat secara signifikan. Pengalaman dari pengabdian ini menunjukkan pentingnya meningkatkan keterlibatan akademisi dalam proses Pilkada di berbagai daerah serta membangun jaringan pemantau independen di tingkat lokal.