Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Mie Panjang Umur: Simbol Kearifan Lokal Masyarakat Singkawang (Kajian Etnografi) Azizah, Nur; Kholik, Kholik; Rizal, Moh. Ahsan Shohifur
Kode : Jurnal Bahasa Vol 13, No 3 (2024): Kode: Edisi September 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i3.63696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolis mie panjang umur bagi masyarakat Singkawang dan bagaimana tradisi memakannya merepresentasikan kearifan lokal mereka. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengetahui fungsi tradisi sebagai bentuk pemertahanan budaya dan mengetahui makna simbolis dari mie panjang umur. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak libat cakap, wawancara, dokumentasi serta catatan. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa kajian etnografi mempelajari bagaimana simbol kearifan lokal masyarakat Singkawang memiliki nilai-nilai budaya dan tradisi yang diwariskan turun-temurun. Sedangkan mie panjang umur merupakan hidangan dengan makna budaya yang mendalam bagi masyarakat Tionghoa. Pada hasil wawancara juga terdapat makna yang memiliki nilai-nilai filosofis diantaranya makna sosial, budaya dan kepercayaan.
Inovasi Pendidikan: Menerapkan Konsep Inklusi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Mewujudkan Kemandirian dan Keberagaman Siswa: Educational Innovation: Implementing the Concept of Inclusion in Indonesian Language Learning to Achieve Student Independence and Diversity Vania, Eka Putri; Rizal, Moh. Ahsan Shohifur
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i1.21511

Abstract

Penelitian ini menggambarkan inovasi dalam pendidikan dengan mengeksplorasi penerapan konsep inklusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mewujudkan kemandirian dan keberagaman siswa melalui pendekatan inklusif. Melibatkan analisis praktis terhadap konsep inklusi, penelitian ini menguraikan strategi dan metode yang mendukung partisipasi aktif semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep inklusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, merangsang kreativitas siswa, dan memperkaya pengalaman belajar mereka. Implikasi praktisnya adalah untuk memperkuat upaya pendidikan inklusif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kemandirian siswa dan menghargai keberagaman sebagai aset positif. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkaya pemahaman dan praktik pendidikan inklusif, terutama dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia.
Nilai Karakter Sastra Lisan Karomah Kiai Tombu dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Sastra A'la, Istiqomatul; Rizal, Moh. Ahsan Shohifur; Kholik, Kholik
Cakrawala Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v8i2.1089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis nilai karakter dalam sastra lisan Karomah Kiai Tombu dan merelevasikannya dalam pembelajaran sastra di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan proses observasi, wawancara, perekaman, pencatatan, transkip dan transliterasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik pengkajian dokumen, dengan cara mencatat isi penting dalam dokumen dan mengkaji makna tersirat dalam dokumen dengan teliti dan kritis. Hasil dari penelitian ini adalah nilai karakter yang ada 18 nilai, nilai-nilai tersebut ada beberapa yang terdapat dalam sastra lisan karomah Kiai Tombu yaitu: nilai pendidikan karakter religius, tanggung jawab, toleransi, demokrasi, kreatif dan kerja keras. Keenam nilai pendidikan karakter tersebut direlevansikan dalam pembelajaran Sastra baik dalam proses pembelajaran, pengembangan bahan ajar dan konversi karya sastra. Peneliti merelevansikan dalam pembelajaran sastra kelas x materi hikayat kd 3.2 mengidentifikasi nilai-nilai dan karakteristik teks hikayat. Dalam penerapannya peneliti membuat modul ajar yang diadaptasi dengan pendidikan guna membangun dan membentuk karakter peserta didik terutama nilai karakter yang terkandung dalam sastra lisan karomah Kiai Tombu.
Mie Panjang Umur: Simbol Kearifan Lokal Masyarakat Singkawang (Kajian Etnografi) Azizah, Nur; Kholik, Kholik; Rizal, Moh. Ahsan Shohifur
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 3 (2024): Kode: Edisi September 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i3.63696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolis mie panjang umur bagi masyarakat Singkawang dan bagaimana tradisi memakannya merepresentasikan kearifan lokal mereka. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengetahui fungsi tradisi sebagai bentuk pemertahanan budaya dan mengetahui makna simbolis dari mie panjang umur. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak libat cakap, wawancara, dokumentasi serta catatan. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa kajian etnografi mempelajari bagaimana simbol kearifan lokal masyarakat Singkawang memiliki nilai-nilai budaya dan tradisi yang diwariskan turun-temurun. Sedangkan mie panjang umur merupakan hidangan dengan makna budaya yang mendalam bagi masyarakat Tionghoa. Pada hasil wawancara juga terdapat makna yang memiliki nilai-nilai filosofis diantaranya makna sosial, budaya dan kepercayaan.
Masa Depan Sastra Di Era Digital: Kajian Sastra Sibernetik Rizal, Moh. Ahsan Shohifur; Kholik, Kholik; Faizi, Ahmad; Kholiq, Abdul; Azizan, Yoga Rifqi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15680

Abstract

The digital era has brought significant changes to various aspects of life, including in the world of literature. The emergence of digital technology has given rise to various new platforms for creating and enjoying literary works, such as social media, blogs, and e-book platforms. This raises questions about the future of literature in this digital era. This study aims to explore how digital technology influences the form, content, and way of enjoying literary works. This study uses a cybernetic literary approach to analyze the interaction between literature and digital technology. The results of the study show that digital technology has various positive and negative impacts on literature. On the one hand, digital technology opens up new opportunities for literary creators to reach a wider audience and interact with readers directly. On the other hand, digital technology also raises concerns about the potential for cultural homogenization and the loss of humanist values ​​in literary works. This study has important implications for literary theory and practice in the digital era. The findings of this study can help literary creators to understand and utilize the opportunities offered by digital technology, as well as to overcome the challenges faced in this digital era.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR BAHASA INDONESIA DI TINGKAT SMP BERBASIS PESANTREN Vania, Eka Putri; Rizal, Moh. Ahsan Shohifur
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): MARET 2024
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v12i1.3486

Abstract

Kreativitas belajar adalah kemampuan esensial dalam membuka potensi kognitif siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kreativitas belajar Bahasa Indonesia siswa di SMP berbasis pesantren dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Melalui analisis literatur, observasi di kelas yang menerapkan Kurikulum Merdeka, dan wawancara dengan guru serta siswa, penelitian ini mengungkapkan bagaimana metode pembelajaran yang berpusat pada siswa dan pendekatan interdisipliner merangsang kreativitas belajar. Guru memainkan peran sentral dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kreativitas, sementara siswa merasa lebih termotivasi untuk aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Meskipun menghadapi tantangan seperti penyesuaian dari kurikulum tradisional dan pengukuran kreativitas yang belum sepenuhnya matang, potensi positif dari implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa sangat menjanjikan. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan inovatif dalam pendidikan Bahasa Indonesia di tingkat SMP, terutama di lingkungan pesantren, sebagai langkah menuju perkembangan lebih lanjut dan lebih baik bagi siswa dalam memahami dan menguasai Bahasa Indonesia.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Menanggapi Tantangan Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Jamila, Isnaini Fauzia; Umam, Mochammad Mushoddakul; Rizal, Moh. Ahsan Shohifur
Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah Vol 9 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ibnu Sina Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55187/tarjpi.v9i2.5643

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ragam model dan pendekatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dapat diimplementasikan pada pendidikan inklusi di sekolah dasar. Penelitian ini dilandasi oleh temuan peneliti bahwa tidak semua sekolah dasar mengetahui dan memahami pelaksanaan pendidikan agama Islam pada siswa inklusi dan tujuannya. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan inovasi kepada guru Pendidikan agama Islam dalam pelaksanaan pembelajaran pada siswa inklusi di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif studi Pustaka, yang mana peneliti mengumpulkan data dari berbagai sumber data kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah pendidikan agama Islam pada siswa inklusi di sekolah dasar penting untuk difahami dan dicermati, implementasi pendidikan agama Islam pada siswa inklusi di sekolah dasar dapat menggunakan berbagi model pembelajaran, yakni : pembelajaran diferensial, pembelajaran kolaborasi tim, penggunaan teknologi pada pendidikan inklusif dan pembelajaran karakter berbasis proyek. Beragam model ini dinilai memiliki nilai efektifitas dan efisiensi jika diimplementasikan pada siswa inklusi di sekolah dasar. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap diskursus pendidikan inklusi dengan menawarkan wawasan praktis dan praktik pembelajaran adaptif PAI yang relevan bagi pendidik dan pembuat kebijakan.
PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI SMA TERBUKA KEPANJEN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DOMINAN ONLINE (DOMON) DINTACE LEARNING IN OPEN KEPANJEN HIGH SCHOOL WITH ONLINE DOMINATION LEARNING MODELS (DOMON) Rizal, Moh. Ahsan Shohifur
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2260.737 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v21i3.267

Abstract

Abstract:SMA Terbuka Kepanjen is a distace learning program that was initiated by Directorate of PKLK Ministry of Education and Culture of Indonesia. SMA Terbuka Kepanjen has set the quality objectives to be achieved, among them is to produce quality graduates through digital literacy. To achieve the target, one of the programs that is proclaimed is Academic System Strengthening Program and student with the target of the Availability of Elementary Facility of Sekolah Terbuka Kepanjen through www.elearning.smatjjkepanjen.sch.id page.LMS (Learning Management System) developed rapidly along with the advancement of ICT (Information and Communication Technology) in the form of Electronic Learning System or e-Learning System. E-Learning is an educational system that uses electronic applications to support the development of teaching and learning activities with computer network media, both intranet and internet. With e-Learning allows the process of education without going through direct face to face and the development of science to students can be done continuously. The implemented e-Learning model is the online dominant, or learning method that combines the 80% e-Learning system with the conventional or face-to-face method of 20%.Keywords: e-Learning, Learning Managements System, Dominant Online (domon) Abstrak:SMA Terbuka Kepanjen merupakan sekolah program jarak jauh yang dirintis oleh direktorat PKLK Kementerian pendidikan dan Kebudayaan RI. SMA Terbuka Kepanjen telah menetapkan sasaran mutu yang ingin dicapai di antaranya adalah menghasilkan lulusan yang berkualitas melalui literasi digital. Untuk mencapai sasaran tersebut, salah satu program yang dicanangkan adalah Program Penguatan Sistem Akademik dan kesiswaan dengan sasaran Tersedianya Fasilitas elearning SMA Terbuka Kepanjen melalui laman www.elearning.smatjjkepanjen.sch.id.LMS (Learning Management System)  berkembang pesat seiring kemajuan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam bentuk Sistem Pembelajaran Secara Elektronik atau  e-Learning System. E-Learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung pengembangan kegiatan belajar mengajar dengan media jaringan komputer, baik intranet maupun internet. Dengan e-Learning memungkinkan terjadinya proses pendidikan tanpa melalui tatap muka langsung dan pengembangan ilmu pengetahuan kepada mahasiswa bisa dilakukan secara terus menerus.  Model e-Learning yang diimplementasikan adalah dominan online, atau metode   pembelajaran yang menggabungkan antara sistem e-Learning 80 % dengan metode konvensional atau tata muka (face-toface) 20%. Kata Kunci: e-Learning, Learning Managements System,Dominan Online (domon)
Simbolisme Kematian dalam Antologi Puisi Berbahasa Jawa “Wirid Wulangruh” Karya Nyitno Munajat: The Symbolism of Death in the Javanese Poetry Anthology “Wirid Wulangruh” by Nyitno Munajat Fatwa Muhammad, Tudung; Ahmadi, Anas; Rizal, Moh. Ahsan Shohifur
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. 3 (2026): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pena.v16i3.55472

Abstract

The study of research into death in Javanese literature is important because this theme does not merely represent the end of life. Death also fosters human spiritual, moral and cultural reflection. However, previous studies have tended to focus on religious and formal aesthetic aspects. The integration of religious thanatological, Sufi and Javanese cosmological perspectives in modern Javanese poetry has not yet been extensively examined. This study aims to uncover the symbolism of death in the poetry anthology Wirid Wulangruh by Nyitno Munajat. The research employs a descriptive-interpretative qualitative approach grounded in Paul Ricoeur’s hermeneutics. The research data consists of two poems on the theme of death, titled “Episode Barzah” and “Yasa Astana Pralaya”. These poems were analysed through the stages of distancing, interpretation, appropriation, and reference. The results of the study indicate that death is constructed as a constructor of meaning, a transitional boundary, transcendent continuity, and an eschatological reality. The symbols of death represent the deconstruction of worldly identity, a spiritual journey towards eternity, and human moral accountability before God. This study reinforces the notion that Javanese Sufi literature functions as a medium for philosophical and spiritual reflection on the nature of human existence.