Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMANFAATAN AUGMENTED DAN VIRTUAL REALITY DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENDUKUNG KOMPETENSI TPACK GURU SMA Octavina Rizky Utami Putri; Zukhrufurrohmah Zukhrufurrohmah; Alfiani Athma Putri Rosyadi; Mohammad Syaifuddin; Dwi Priyo Utomo
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.1959-1969

Abstract

Teknologi seringkali digunakan sebagai alat untuk presentasi dalam pembelajaran. Keselarasan teknologi, pedagogi, dan konten materi belum terintegrasi secara holistik untuk membangun keterlibatan siswa di kelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) guru SMA melalui pendampingan pemanfaatan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada salah satu SMA Muhammadiyah di Jawa Timur dengan peserta delapan guru. Kegiatan dengan pendekatan partisipatif ini dilaksanakan dengan tahap penyediaan perangkat AR dan VR, penyediaan bahan panduan praktis, pelatihan pembelajaran digital, workshop integrasi AR dan VR, pendampingan penyusunan perencanaan pembelajaran berbasis AR dan VR, serta evaluasi. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 87,50% guru memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan dan mencapai pemahaman TPACK yang lebih baik melalui integrasi AR dan VR dalam pembelajaran. Kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi Ar dan VR serta berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pendidikan dengan menunjukkan bahwa teknologi imersif seperti AR dan VR efektif dalam mendukung pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik
Pengembangan Rencana Pembelajaran Inovative dan Evaluasi Pembelajaran di Sekolah Kejuruan Bidang Matematika Zukhrufurrohmah Zukhrufurrohmah; Octavina Rizky Utami Putri; Mohammad Syaifuddin; Harfin Lanya; Putri Jhahrotul Fitriana
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v6i1.4099

Abstract

This community engagement program was conducted at SMK Muhammadiyah 1 Probolinggo to develop innovative instructional designs and assessment instruments. The method employed was qualitative-descriptive, utilizing observation note sheets, reflective note sheets, and questionnaire sheets as instruments. The program comprised three main stages: workshops, mentoring, and evaluation. The first stage involved a workshop that covered presentations on innovative learning and the development of assessment instruments. The second stage consisted of mentoring sessions for the development of innovative teaching materials and assessment instruments, conducted through one online and one offline meeting. Evaluation was carried out during the workshop using observation note sheets, mentoring sessions through reflective discussion sheets and questionnaires, and an overall assessment of the community engagement activities through questionnaires. The evaluation results indicated a 92% increase in teachers' understanding of the Merdeka Curriculum, a 77% improvement in their confidence in designing teaching modules, and a 62% increase in their comprehension of assessment types. Additionally, 77% of teachers felt capable of developing teaching modules and assessments, although challenges remained in designing appropriate evaluation instruments. Meanwhile, the use of technology in teaching increased by 54%, yet it remains an area that requires further enhancement. These findings suggest that the mentoring provided had a positive impact on teachers' competency development, particularly in designing innovative instructional strategies. Therefore, further mentoring sessions are needed with a greater focus on strengthening teachers' skills in designing assessments and integrating technology into teaching to support the optimal implementation of the Merdeka Curriculum.