Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Fungsi Manajemen Pengarahan Kepala Ruangan dengan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Talibo, Norman Alfiat; Yahya, Irma M.
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6585

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan bagian penting dalam pelayanan keperawatan yang berfungsi sebagai bukti tertulis dan dasar pengambilan keputusan dalam pemberian asuhan kepada pasien. Tujuan penelitian diketahuinya hubungan antara pengarahan kepala ruangan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah sakit Tk. III Bhayangkara Manado. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Sampel berjumlah 41 responden dengan teknik Sampel adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengarahan kepala ruangan dan pendokumentasian asuhan keperawatan, selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan uji analisis statistik chi square. Hasil penelitian yang didapatkan adalah nilai p = 0,000 lebih kecil dari nilai α ≤ 0,05, yang artinya ada hubungan antara pengarahan kepala ruangan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan.
Hubungan Tingkat Kompetensi Perawat Dengan Penerapan Pendokumentasian Cataan Perkembangan Pasien Terintegrasi Di Ruang Rawat Inap Interna Talibo, Norman Alfiat; Riu, Silvia Dewi Mayasari; Akili, Magfira
NUTRIX Vol 8 No 1 (2024): Volume 8, Issue 1, 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v8i1.1035

Abstract

Hypertension is a condition where blood pressure exceeds normal limits and is a serious problem that attacks people of all ages. Observation results showed that there were many patients seeking treatment at the UNAI Clinic who had a history of hypertension. The aim of this study was not to explore the factors associated with the incidence of hypertension in patients seeking treatment at the UNAI clinic. The method used is a quantitative method with an associative (correlation) design. The population is hypertension sufferers with a sample size of 30 people selected based on purposive sampling technique. Data collection was carried out cross-sectionally using a research instrument in the form of a questionnaire adopted from previous research which has been validated and has a Cronbach alpha value of 0.661. For demographic data, descriptive statistical tests were carried out and for relationship tests, Spearman correlation tests were carried out in relation to the data obtained in categorical form. The results of the study showed that there was a significant relationship with the incidence of hypertension, with age (p. value=0.011). However, there was no significant relationship between the incidence of hypertension and other factors, including: family history of hypertension (p. value=0.244), and consumption of salty foods (p. value=0.133), gender (p. value=0.755), level of activity (p. value=0.694), smoking habits (p. value=0.804), coffee drinking habits (p. value=0.463), and body mass index (p. value=0.068). Thus, it can be concluded that the factor related to the incidence of hypertension is age. It is recommended for future researchers to study with a larger sample size, and other factors such as stress, depression, and so on. Catatan perkembangan pasien terintegrasi merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak, seperti dokter, perawat, tenaga kesehatan lain termasuk ahli gizi, serta farmasi. Catatan perkembangan pasien terintegrasi menjelaskan tiga hal yaitu apa yang telah terjadi dengan pasien, apa yang direncanakan untuk pasien dan bagaimana pasien bereaksi terhadap terapi. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi hubungan kompetensi perawat dengan pendokumentasian catatan perkembangan pasien terintegrasi (CPPT) di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 33 responden dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Selanjutnya data yang telah dikumpul kemudian dianalisa dengan menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat signifikan (α) ≤ 0,05. Berdasarkan data yang diperoleh dari uji Chi-Square terdapat hubungan yang signifikan kompetensi perawat dengan pendokumentasian catatan perkembangan pasien terintegrasi (CPPT) di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado, dimana nilai p=0,000. Dimana nilai p lebih kecil dari nilai (α) ≤ 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan kompetensi perawat dengan penerapan pendokumentasian catatan perkembangan pasien terintegrasi (CPPT) di ruang rawat inap interna RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Saran diharapkan dapat menjadi acuan untuk instansi pendidikan sebagai salah satu upaya yang dilaksanakan dalam meningkatkan kualitas kesembuhan pasien.
EDUKASI PADA REMAJA TENTANG SABAR NA (SADAR BAHAYA ROKOK DAN NARKOBA) Dwisetyo, Bayu; Talibo, Norman Alfiat; Siokona, Abdul Wahid; Lajulu, Arni; Tamapedung, Megawita; Buhang, Mohammad Reza
Amare Vol. 4 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/x5gy1067

Abstract

Merokok dan penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang dapat mengancam masa depan generasi muda, berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental, serta hubungan sosial mereka. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan program pengabdian masyarakat di SMK Muhammadiyah Naha, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara dengan melibatkan pihak sekolah sebagai mitra utama. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja tentang bahaya rokok dan narkoba melalui penerapan metode SABAR NA (Sadar Bahaya Rokok dan Narkoba). Metode SABAR NA dilaksanakan melalui seminar edukatif, diskusi kelompok terarah, dan simulasi interaktif yang menggambarkan efek buruk rokok dan narkoba, serta strategi praktis untuk menghindarinya. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka di aula sekolah dengan melibatkan seluruh siswa kelas X, XI, dan XII, serta guru pendamping. Untuk mengukur efektivitas program, digunakan kuisioner pre-test sebelum kegiatan dan post-test setelah kegiatan guna mengetahui perubahan pemahaman dan sikap siswa. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap proaktif, dan keterampilan siswa dalam menolak pengaruh negatif lingkungan, sehingga tercipta komunitas sekolah yang sehat dan bebas dari rokok serta narkoba. Program ini juga diharapkan menjadi model edukasi preventif yang dapat direplikasi di sekolah lain di wilayah Kepulauan Sangihe.
Hubungan Quality of Nursing Worklife (QNWL) dengan Kinerja Perawat dalam Pendokumentasian Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPTT)” Talibo, Norman Alfiat; Zuliani, Peri
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7381

Abstract

Kualitas kehidupan kerja perawat Quality of Nursing Work Life QNWL) berperan penting dalam menentukan kinerja, terutama dalam pendokumentasian catatan perkembangan pasien terintegrasi (CPPT). QNWL yang baik meningkatkan motivasi, tanggung jawab, dan ketelitian perawat, sehingga berdampak pada mutu pelayanan dan keselamatan pasien di ruang rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Quality Of Nursing Work Life (QNWL) dengan kinerja perawat dalam pendokumentasian catatan perkembangan pasien terintegrasi (CPPT) di ruang rawat inap rumah sakit manembo-nembo kota bitung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di ruang rawat inap rumah sakit manembo-nembo kota bitung pada bulan Maret 2025. Sampel penelitian ini berjumlah 60 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Quality Of Nursing Work Life dan kinerja perawat dalam pendokumentasian CPPT sedangkan uji realibitas kedua kuesioner digunakan rumus Alpha Cronboach α > 0,70. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebanyak 51 responden berada pada kategori Quality Of Nursing Work Life Baik dan 47 responden berada pada kategori kinerja perawat baik. Berdasarkan hasil uji analisis chi-square dengan hasil fisherr erxact terst didapatkan nilai (p) = 0,000, artinya nilai (p) < = 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan Quality Of Nursing Work Life (Qnwl) dengan kinerja perawat dalam pendokumentasi catatan perkembangan pasien terintegrasi (CPPT) di ruang rawat inap rumah sakit manembo-nembo kota bitung.
Effects of digitally delivered mindfulness-based interventions in reducing burnout in healthcare workers: a systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials Riu, Silvia Dewi Mayasari; Hadi, Muhammad; Talibo, Norman Alfiat; Taplo, Yusti Muzdalifah; Tonapa, Santo Imanuel
Jurnal Ners Vol. 21 No. 1 (2026): VOLUME 21 ISSUE 1 (FEBRUARY 2026)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jn.v21i1.79809

Abstract

Introduction: This review aimed to synthesize the evidence on the effectiveness of dMBIs in reducing burnout, depression, and mindfulness among healthcare workers. Methods: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials (RCTs) were conducted according to the PRISMA 2020 guidelines. Six databases were searched through June 25, 2025. Eligible studies evaluated dMBIs among healthcare workers with burnout as a primary or secondary outcome. Standardized mean differences (SMDs) were pooled using a random-effects model. The risk of bias was assessed using the Cochrane Risk of Bias tool, version 2.0. Results: Nine RCTs were included, with 1,603 participants contributing to the analyzable data. dMBIs reduced emotional exhaustion (SMD = −0.34; 95% CI: −0.60 to −0.07) and depersonalization (SMD = −0.31; 95% CI: −0.55 to −0.07), and increased personal accomplishment (SMD = 0.48; 95% CI: 0.16 to 0.80). The dMBIs also improved mindfulness (SMD = 0.44; 95% CI: 0.07 to 0.82) and reduced depressive symptoms (SMD = −0.20; 95% CI: −0.37 to −0.03). The heterogeneity was moderate to high, and most studies were at a high risk of bias. Conclusions: dMBIs may improve burnout, mindfulness, and depression in healthcare workers, and their flexible digital format may support their use in workplace wellness programmes. However, the heterogeneity was moderate to high, and most trials were at a high risk of bias; therefore, the findings should be interpreted cautiously. Further high-quality trials are needed to confirm these effects and to identify the best delivery formats and engagement strategies.