Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA TINGKAT KEBERLANJUTAN STUDI MAHASISWA DI STIE ENAM ENAM KENDARI DAN STRATEGI PENANGANANNYA Asraf, Asraf; Nur, Muh.; Bagea, Arfin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38014

Abstract

Keberlanjutan studi mahasiswa merupakan salah satu tantangan utama dalam pendidikan tinggi yang memengaruhi kualitas akademik dan reputasi institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan studi mahasiswa di STIE Enam Enam Kendari, dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Faktor-faktor yang dianalisis meliputi dukungan sosial, kemampuan akademik, kesehatan mental, dan faktor ekonomi. Data dikumpulkan dari 200 mahasiswa, dengan pengukuran variabel menggunakan skala Likert lima poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua faktor yang diuji memiliki pengaruh signifikan terhadap rendahnya tingkat keberlanjutan studi mahasiswa. Faktor ekonomi memiliki pengaruh paling dominan, diikuti oleh dukungan sosial, kemampuan akademik, dan kesehatan mental. Dukungan sosial yang rendah, kemampuan akademik yang terbatas, serta masalah kesehatan mental berkontribusi pada meningkatnya risiko mahasiswa untuk berhenti studi, sedangkan masalah ekonomi secara langsung berhubungan dengan keputusan mahasiswa untuk tidak melanjutkan pendidikan. Model penelitian ini menunjukkan bahwa sekitar 41,1% variabilitas dalam rendahnya keberlanjutan studi dapat dijelaskan oleh faktor-faktor tersebut. Temuan ini menyarankan pentingnya pengembangan kebijakan dan program yang mendukung berbagai aspek kehidupan mahasiswa, termasuk dukungan sosial, kualitas akademik, kesehatan mental, dan bantuan ekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan akademik yang lebih efektif dan berbasis bukti di STIE Enam Enam Kendari, serta perguruan tinggi lainnya yang menghadapi tantangan serupa. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup penguatan layanan dukungan bagi mahasiswa dan pengembangan program keberlanjutan studi jangka panjang yang lebih holistik.
The Influence of Employee Engagement on Work Productivity: A Case Study on the Creative Industry in the Digitalization Era in Mataram City Bagea, Arfin; M. Budihard, Andi; Adwi; Efendi, Haerul; Yasin, Muh.
Journal of Management Vol. 3 No. 2 (2024): July - December
Publisher : Yayasan Pendidikan Belajar Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of employee engagement, measured through the dimensions of Vigor, Dedication, and Absorption, on Work Productivity in the context of the creative industry in the digitalization era. This study used a quantitative approach with a correlational design, involving 100 employees from companies in the creative industry. Data were collected using a questionnaire based on the Utrecht Work Engagement Scale (UWES) and processed through linear regression analysis using statistical software. The results of the analysis showed that the overall regression model was significant (F = 36.415, p < 0.05), with an R Square value = 0.532, meaning 53.2% of the variability in Work Productivity can be explained by the three dimensions of employee engagement. Individually, only the Vigor dimension has a significant effect on Work Productivity (B = 0.388, p < 0.05), while the Dedication (p = 0.114) and Absorption (p = 0.341) dimensions show no significant effect. These findings indicate that employee energy and vigor play a key role in driving productivity in a dynamic creative work environment.
The Role of Emotional Quotient in Enhancing Employee Performance and Organizational Success in the Service Industry Abbas, Bakhtiar; Bagea, Arfin; Budhihard, Andi M.; Nur, Muh.; Sutrino, Anas
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 2 (2025): JIMKES Edisi Maret 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i2.3173

Abstract

The service industry heavily relies on the quality of service provided by employees, with Emotional Quotient (EQ) playing a crucial role in enhancing individual performance and organizational effectiveness. While EI is widely recognized as a key factor in improving workplace interactions and customer satisfaction, many organizations still prioritize technical skills over emotional and interpersonal development. This study examines the role of EQ in the service industry, focusing on its impact on both individual and organizational performance. It explores EQ dimensions, challenges in its development, and strategies for enhancing human resource quality to foster a harmonious and productive work environment. A qualitative descriptive approach is employed, utilizing in-depth interviews with human resource managers, supervisors, customer service employees, academics, and industrial psychologists to analyze the relationship between EQ and employee performance. The findings reveal that EQ not only enhances employees' ability to manage stress and build interpersonal relationships but also plays a strategic role in improving leadership effectiveness and customer service quality. This study underscores the importance of integrating EQ into human resource management policies to cultivate a more adaptive, productive, and sustainable work environment in the service industry.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SMK: Studi Kualitatif Yasin, Muh.; Nurhayati, Ami; Syahrir, Syahrir; Bagea, Arfin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memahami secara mendalam praktik kepemimpinan kepala sekolah dalam konteks nyata sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta guru mata pelajaran. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan memanfaatkan teknik triangulasi untuk memastikan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan supervisi akademik yang bersifat pembinaan, serta pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan melalui pelatihan dan workshop. Selain itu, kepala sekolah berperan dalam menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif, memfasilitasi ketersediaan sumber belajar, serta mendorong penerapan pembelajaran yang relevan dengan kompetensi keahlian peserta didik dan tuntutan dunia kerja. Faktor pendukung strategi kepemimpinan meliputi komitmen pimpinan yang kuat, kerja sama yang baik antarwarga sekolah, serta dukungan dari dinas pendidikan. Sebaliknya, faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana, variasi kompetensi guru yang masih signifikan, serta beban administrasi yang cukup tinggi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan kepemimpinan sekolah dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran di SMK, khususnya dalam merancang program pengembangan profesionalisme guru yang berkelanjutan.
Digital Skills and Transformational Leadership as Drivers of Business Performance in SMEs Asraf, Asraf; Roslan, Astil Harli; Bagea, Arfin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7499

Abstract

This study aims to analyze the influence of Digital Skills and Transformational Leadership on Business Performance, as well as test the role of Transformational Leadership as a moderation variable in the relationship between Digital Skills and Business Performance. The study used a quantitative approach with an explanatory design, involving 150 owners of Small and Medium-sized Enterprises (SMEs) in Kendari City as respondents. Data collection was carried out through a survey using a closed questionnaire with a five-point Likert scale. Data analysis was carried out using the Structural Equation Modeling method based on Partial Least Squares (SEM-PLS) to test the direct relationship and moderation effect between variables. The results of the study show that Digital Skills have a positive and significant effect on Business Performance, which shows that digital skills are an important factor in increasing operational effectiveness and business competitiveness. Transformational Leadership has also been proven to have a positive and significant influence on Business Performance, even with a stronger contribution in driving business performance. In addition, Transformational Leadership acts as a moderation variable that strengthens the relationship between Digital Skills and Business Performance. These findings confirm the importance of synergy between digital capabilities and transformational leadership in improving business performance. This research provides the implication that digital skills development and transformational leadership need to be a strategic priority for SMEs in dealing with business dynamics in the digital era.