Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan Kota Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu Aswawi, Nafsiah; Tenri, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.6695

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tipologi dan tingkat kekumuhan kawasan permukiman kumuh perkotaan Kota Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu. Metode penelitian yang digunakan adalah pembobotan dan qounten analisis melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif baik data primer maupun data sekunder yang selanjutnya dideskripsikan dalam bentuk kalimat-kalimat yang sesuai dengan pokok masalah yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa tifologi kawasan permukiman kumuh perkotaan Kota Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu adalah permukiman kumuh yang berlokasi pada daerah dataran tinggi dan termasuk kategori kumuh sedang yang memerlukan penanganan dan pengendalian secara komprehensif dan berkelanjutan. The purpose of this study was to determine the typology and level of slum areas in the Bonelemo City urban slum area, Bajo Barat District, Luwu Regency. The research method used is weighting and quotient analysis through qualitative and quantitative approaches, both primary and secondary data, which are then described in the form of sentences that are in accordance with the main problem being studied. The results of the analysis show that the typology of the Bonelemo City urban slum area, Bajo Barat District, Luwu Regency is a slum area located in a highland area and is included in the medium slum category that requires comprehensive and sustainable handling and control.
Evaluasi Kebutuhan Air Pada Saluran Sekunder Irigasi di Desa Pangi Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu Wahyuddin, Tesya Rahmatia; Indrajaya, Indrajaya; Tenri, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i3.7966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan air pada Saluran Sekunder Irigasi Pengkaro yang terletak di Desa Pangi, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu. Latar belakang penelitian didasari oleh kondisi saluran yang mengalami kerusakan struktural, rembesan, serta penumpukan sedimen yang menyebabkan berkurangnya efisiensi penyaluran air. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data primer berupa pengukuran debit, dimensi saluran, serta kecepatan aliran, sedangkan data sekunder mencakup curah hujan, skema jaringan irigasi, dan literatur pendukung. Analisis dilakukan untuk menghitung efisiensi saluran, kehilangan air, evapotranspirasi, curah hujan efektif, hingga kebutuhan air bersih (Net Field Requirement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi Saluran Sekunder Irigasi Pengkaro hanya sebesar 58,48%, dengan total kehilangan air mencapai 41,52%. Adapun kebutuhan air irigasi tercatat sebesar 0,617 m³/s, sedangkan berdasarkan skema jaringan hanya tersedia 0,397 m³/s. Hal ini menandakan adanya selisih debit sebesar 0,220 m³/s, yang berpotensi menyebabkan kekurangan pasokan air bagi lahan sawah terutama pada periode puncak kebutuhan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan struktur saluran serta pemeliharaan rutin agar distribusi air dapat lebih optimal dan kebutuhan irigasi pertanian di Desa Pangi dapat terpenuhi secara berkelanjutan. This research aims to evaluate the water requirements of the Pengkaro Secondary Irrigation Canal located in Pangi Village, Bajo District, Luwu Regency. The study was motivated by the poor condition of the canal, which showed structural damage, seepage, and sediment buildup, leading to reduced efficiency of water distribution. The research method involved collecting primary data, including discharge measurements, canal dimensions, and flow velocity, as well as secondary data such as rainfall, irrigation network schemes, and supporting literature. The analysis included calculations of canal efficiency, water losses, evapotranspiration, effective rainfall, and net field water requirements (NFR). The results showed that the efficiency of the Pengkaro Secondary Canal was only 58.48%, with total water loss reaching 41.52%. The irrigation water requirement was 0.617 m³/s, while the available discharge from the network was only 0.397 m³/s. This indicates a deficit of 0.220 m³/s, which may cause water shortages for rice fields, especially during peak demand periods. Therefore, structural improvements and regular maintenance are required to optimize water distribution and ensure sustainable irrigation in Pangi Village.
Strategi Penanganan Kawasan Pemukiman Kumuh Kelurahan Pontap Kecamatan Wara Timur Kota Palopo Ependi, Muhammad; Fathussalam B, Andi; Tenri, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i3.7982

Abstract

Kawasan kumuh merupakan salah satu permasalah yang harus diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi penanganan permukiman kumuh di Kelurahan Pontap Kecamatan Wara Timur Kota Palopo agar tercipta permukiman yang bersih dan sehat. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil Analisis SWOT nilai untuk faktor internal yaitu 0,17 sedangkan nilai untuk faktor eksternal yaitu 0,18. Dari hasil kuadran SWOT menghasilkan model strategi untuk penanganan Kawasan permukiman kumuh yaitu Memanfaatkan gotong royong sebagai motor pembangunan salah satunya “Satu gang satu taman kecil dengan swadaya warga”. Mendorong investasi di kawasan strategis dengan menawarkan pelatihan digital untuk pelaku UMKM. Pemanfaatan cakupan pelayanan jalan lingkungan yang memadai sebagai dasar untuk mempercepat pelaksanaan program pemerintah dalam penanganan kawasan kumuh. Slum areas are one of the problems that must be addressed.This study aims to develop a strategy for handling slum settlements in Pontap Village, Wara Timur District, Palopo City in order to create clean and healthy settlements. The research method used in this study is quantitative research. Based on the results of the SWOT analysis, the value for internal factors is 0.17 while the value for external factors is 0.18. From the results of the SWOT quadrant, a strategic model for handling slum areas is produced, namely Utilizing mutual cooperation as a motor of development, one of which is "One alley, one small park with community self-help". Encouraging investment in strategic areas by offering digital training for MSMEs. Utilizing adequate environmental road service coverage is part of the basis for accelerating the implementation of government programs in handling slum areas.