Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Experiential Marketing Strategy And Its Influence On Brand Identity In The Café Business Yani, Mia Indri; Maulana, Yogi Sugiarto; Hadiani, Dian
Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nusamba.v8i2.18735

Abstract

Research Objectives: The purpose of this research is to determine the influence of experiential marketing on brand identity. Design/Method/Approach: The research method used is explanatory research. The sample was 94 people using simple random sampling techniques. Data collection techniques through literature studies and field studies using questionnaires, observation, and documentation. Data analysis techniques are carried out by processing data statistically. Research Findings: Based on the research results, it is known that the implementation of experiential marketing program has not been implemented optimally considering that there are still several indicators that are lacking in implementation, such as Café Overtime not providing a buy one get two promo and the lack of providing complimentary products for every minimum purchase. The creation of the brand identity at Café Overtime is good, but it still needs to be improved regarding how the brand can create a positive impression and increase creativity in developing the café so that sales activities can increase. Based on statistical tests, the experiential marketing program influences brand identity by 71.30%, while the remaining 28.70% is influenced by other factors not researched. Theoretical Contribution/ Originality: This research contributes to research on how to build brand identity, especially in the café industry. Practical Implications: In the café industry, brand identity can be built through experiential marketing programs, especially regarding the spatial layout and atmosphere of cafés with distinctive characteristics. Research Limitations: This research has limitations in the research location only the culinary sector.
Meningkatkan Mindset Entrepreneur Santri (Santripreneur) dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Pesantren Iwan Henri Kusnadi; Tita Kartika Dewi; Varian Yudhiansyah; Yogi Sugiarto Maulana
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Februari: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i1.7463

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) have great potential as centers for community-based economic empowerment, but the entrepreneurial mindset of students is often not optimally developed. This community service program aims to improve the entrepreneurial mindset of students at Al-Inayah Islamic Boarding School through experience-based training and intensive mentoring. The methods used include a participatory approach, interactive training, practical training on organic fertilizer production, strengthening Islamic entrepreneurial values, and mentoring in developing business ideas. This activity was attended by 30 students and evaluated using pre- and post-training instruments. The results showed a 36% increase in entrepreneurial mindset scores, accompanied by significant developments in creativity, risk-taking, and the ability to recognize market opportunities. The program also produced three initial business groups: organic fertilizer processing, agricultural product marketing, and agricultural equipment rental services, which serve as initial steps towards the economic independence of the Islamic boarding school. These findings confirm that experience-based training and ongoing mentoring are effective in shaping the entrepreneurial mindset of students and encouraging the optimization of the Islamic boarding school's productive assets as an effort to strengthen the economy based on Islamic values ​​and sustainability.
Pengaruh Inovasi Produk dan Store Atmosphere terhadap Minat Beli Ulang melalui Peran Mediasi Customer satisfaction: Studi pada Selma Resto & Cafe Kota Banjar Putri Mismawati; Yogi Sugiarto Maulana; Dara Siti Nurjanah
Jurnal Ilmu Administrasi dan Bisnis Vol 24 No 02 (2026): Jurnal Administrasi Bisnis (JABis)
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jurnaladmbisnis.v24i02.16869

Abstract

Persaingan industri restoran dan kafe yang semakin ketat menuntut pelaku usaha untuk menciptakan pengalaman bersantap yang berkesan guna mendorong kunjungan ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi produk dan store atmosphere terhadap minat beli ulang, serta dampaknya terhadap kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi pada Selma Resto & Café Kota Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 96 responden yang merupakan konsumen Selma Resto & Café dengan teknik pengambilan sampel tertentu yaittu purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Structural Equation Model (SEM) melalui pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk dan store atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dan minat beli ulang. Selain itu, kepuasan pelanggan terbukti mampu memediasi pengaruh inovasi produk dan store atmosphere terhadap minat beli ulang secara positif dan signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat pengalaman positif yang dirasakan konsumen melalui pembaruan menu dan kenyamanan suasana, semakin besar kemungkinan mereka untuk melakukan pembelian ulang. Oleh karena itu, manajemen Selma Resto & Café disarankan untuk terus melakukan inovasi produk secara holistik dan menjaga estetika suasana toko guna mempertahankan loyalitas pelanggan. Hasil ini mendukung Teori Perilaku Konsumen, di mana stimulus pemasaran yang efektif terbukti mampu memengaruhi evaluasi dan keputusan pasca-pembelian konsumen.
IDENTIFIKASI LEAKAGE POINT DALAM FUNNEL DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN CUSTOMER ACQUISITION: (Studi Kasus UD. Palet Mekar Galuh Kota Banjar) Reynaldi Reynaldi; Yogi Sugiarto Maulana; Dara Siti Nurjanah
Jurnal Ilmu Administrasi dan Bisnis Vol 24 No 02 (2026): Jurnal Administrasi Bisnis (JABis)
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, UPN Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jurnaladmbisnis.v24i02.16959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan efektivitas implementasi funnel digital marketing, mengidentifikasi titik kebocoran (leakage points) utama yang terjadi sepanjang proses pemasaran, serta merumuskan strategi optimalisasi yang tepat guna meningkatkan customer acquisition pada UD. Palet Mekar Galuh Kota Banjar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi internal, serta wawancara mendalam dengan 8 informan kunci yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi funnel digital marketing pada UD. Palet Mekar Galuh telah berjalan pada aspek pemanfaatan Facebook dan Tiktok, namun belum dikelola secara optimal dan terstruktur. Kebocoran funnel digital marketing teridentifikasi pada seluruh tahapan (awareness, consideration, dan conversion), dengan titik kebocoran paling signifikan dan dominan berada pada tahap transisi dari consideration menuju conversion. Kebocoran ini disebabkan oleh kurangnya rincian informasi mengenai spesifikasi produk di platform digital, penentuan harga yang ditawarkan dan biaya pengiriman jarak jauh yang belum kompetitif, serta sistem pelayanan data operasional yang masih dilakukan secara manual sehingga memperlambat kecepatan respon (responsiveness). Untuk mengoptimalkan customer acquisition, strategi yang direkomendasikan mencakup penjadwalan konten edukatif secara konsisten pada tahap awareness, pengembangan katalog digital terstruktur dan website profil sederhana pada tahap consideration, serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan digital responsif pada tahap conversion.
IMPLEMENTASI PROGRAM 'GENERASI EMAS INSAN CEMERLANG' DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DAN MORAL PEMUDA DI KOTA BANJAR Tofan Ibrahim; Yogi Sugiarto Maulana; Ririn Yulianti
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.5758

Abstract

Generasi muda menghadapi tantangan besar dalam era digital, terutama dalam memahami literasi digital dan penerapan nilai-nilai moral di tengah arus informasi yang masif. Masalah ini menjadi signifikan karena kurangnya pemahaman etika sosial dan kemampuan memilah informasi di kalangan pemuda. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh STISIP Bina Putera Banjar bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan moral generasi muda Kota Banjar melalui pelatihan yang bertema "Generasi Emas Insan Cemerlang". Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif peserta dalam setiap tahapan kegiatan. Metode ini dimulai dari tahap observasi, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, hingga evaluasi. Materi pelatihan meliputi literasi digital, etika sosial, dan pengembangan moralitas yang diaplikasikan melalui berbagai sesi interaktif, seperti diskusi kelompok dan simulasi. Hasil dari program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep literasi digital dan etika sosial. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, 91% peserta mengalami peningkatan nilai di atas 80 poin, menandakan efektivitas program dalam mencapai tujuan. Selain itu, survei kepuasan pengguna dan mitra menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dengan rata-rata indeks kepuasan 3,32 (91%) untuk pengguna dan 3,36 (83,5%) untuk mitra. Kesimpulannya, program ini tidak hanya berhasil meningkatkan kemampuan literasi digital dan moralitas pemuda, tetapi juga menciptakan dasar yang kuat untuk membangun generasi muda yang beretika, kritis, dan bertanggung jawab di era digital.
Utilizing Digital Branding for Galendo Ciamis MSMEs to Increase Competitiveness Varian Yudhiansyah; Lia Marliana; Yogi Sugiarto Maulana
International Journal of Economics and Management Research Vol. 5 No. 2 (2026): August : International Journal of Economics and Management Research
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v5i2.747

Abstract

Galendo, a specialty product of Ciamis Regency, has great potential. However, amidst the digital economic transformation, Galendo MSMEs face several strategic issues that hinder their competitiveness. This study aims to explore digital branding strategies to increase the competitiveness of Galendo MSMEs, one of Ciamis's signature culinary products, and their contribution to local food security in the creative economy era. Despite having large market potential, the majority of Galendo MSMEs still rely on conventional marketing strategies, while consumer trends show a significant shift to digital platforms. This results in low visibility and competitiveness of Galendo compared to modern food products with stronger branding. This study uses an exploratory qualitative approach with a case study method. Informants were determined through purposive sampling, including Galendo MSME owners, digital marketing practitioners, the Ciamis Regency KUKMP Office, and consumers. The results show that Galendo MSMEs are beginning to realize the importance of digital branding, but still face limitations in digital literacy, content consistency, and brand differentiation strategies. On the other hand, significant opportunities exist through the use of social media, marketplaces, and local culture-based storytelling to build brand awareness, customer engagement, and brand differentiation. This research confirms that a targeted digital branding strategy not only strengthens the competitiveness of Galendo's MSMEs in the national market but also supports local food security by increasing demand and strengthening the supply chain for coconut, the primary raw material.
PENGARUH PENGGUNAAN INFLUENCER INSTAGRAM TERHADAP CITRA MERK DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN Yogi Sugiarto Maulana; Dian Hadiani; Sri Wahyuni
Perwira Journal of Economics & Business Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v1i2.47

Abstract

Masalah yang ditemukan adalah sebagian di antara follower masih ada yang merasa masih takut saat menjalani facial di klinik kecantikan, mereka khawatir jadi purging, takut tidak cocok, atau malah kulit jadi jelek kondisinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengaruh Influencer terhadap Citra merek yang berdampak pada peningkatan volume penjualan produk AURA Dermatology Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Eksplanasi (Explanatory Research) dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di AURA Dermatology Bandung. Pengumpulan data menggunakan angket dalam google form yang disebarkan kepada 90 pelanggan. Teknik analisa data menggunakan analisis korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Influencer terhadap Citra merek yang berdampak pada peningkatan volume penjualan produk AURA Dermatology Bandung sebesar 78,5%.