Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Hasil Belajar Pembelajaran Matematika SDN Nglorog 3 Wardani, Indah Kusuma; Nugroho, Aviandri Cahya; Sabekti, Milan; Murtiyasa, Budi; Setyaningsih, Nining
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1363

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisa Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Hasil Belajar Pembelajaran Matematika SDN Nglorog 3. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif.. Teknik pengambilan data dengan kuesioner. Teknik analisa data dengan regresi. Hasil analisis uji t menggunakan perangkat lunak SPSS 17 pada bab sebelumnya mengungkapkan bahwa terdapat nilai t hitungnya yakni 2,431 dan nilai signifikansi sebesar 0,018. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa lingkungan belajar siswa secara signifikan memengaruhi hasil belajar mereka dalam mata pelajaran matematika di SDN Nglorog 3. Artinya, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini terbukti benar. Temuan ini menggambarkan pentingnya lingkungan belajar yang kondusif dalam meningkatkan prestasi akademik siswa di tingkat sekolah dasar. Implikasinya, upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan belajar di sekolah dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pencapaian belajar siswa. Dengan memahami bahwa faktor-faktor lingkungan dapat berperan dalam hasil belajar siswa, pihak sekolah dan pengambil kebijakan dapat lebih fokus dalam merancang program-program pendidikan yang mendukung pembentukan lingkungan belajar yang positif dan mendukung. Kesimpulan ini memberikan kontribusi penting dalam konteks perbaikan sistem pendidikan dan pembelajaran di sekolah dasar, dengan menyoroti peran penting lingkungan belajar dalam pencapaian akademik siswa
Analisis Makna Quarter Life Crisis Dalam Lirik Lagu Bts “Zero O’clock” (Kajian Semiotika Ferdinand De Saussure) Wardani, Indah Kusuma; Yuwono, Andri Prasetyo
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 20 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14306663

Abstract

Music is part of communication, through song lyrics the communicator tries to convey a message to the communicant. If you look at the lyrics, music is a form of verbal communication. BTS (Beyond The Scene) or also often known as Bangtan Sonyeondan, is a male singer group from South Korea. BTS is one of the singers who uses music as a medium for conveying messages to their listeners and packages them through song lyrics that hold special meaning. This research is entitled "Analysis of the Meaning of Quarter Life Crisis in the Lyrics of the BTS Song "Zero O'Clock" (Ferdinand De Saussure's Semiotic Study)". This research aims to find the meaning of Quarter Life Crisis contained in the lyrics of the BTS song "Zero O'Clock". Using Ferdinand De Saussure's semiotic theory, the author examines the signifiers and signifieds in each verse of the BTS song entitled "Zero O'Clock" using a qualitative descriptive method. The result of this research is the discovery of the meaning of quarter life crisis contained in the lyrics of the BTS song "Zero O'Clock. Apart from the meaning of the quarter life crisis, BTS also has a motivational message for its listeners in this song entitled "Zero O'Clock".
Pendampingan Praktik Wudhu Pada Anak di TPQ Bahrul Ulum Desa Kebanggan Moga Kabupaten Pemalang Azizah, Muwaffaqoh; Na'amah, Ulumatun; Fadhilah, Maulida Nur; Wardani, Indah Kusuma; Maidah; Adinugraha, Hendri Hermawan
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v3i3.334

Abstract

Pentingnya pengajaran agama dalam dunia pendidikan terutama praktik wudhu di TPQ Bahrul Ulum Desa Kebanggan telah terbukti bahwa masih terdapat anak yang belum bisa praktik wudhu dengan sempurna, meskipun ada tantangan dalam pendampingan praktik wudhu yang memerlukan pengulangan. Pelndampingan wudhu ini bertujuan untuk memberikan pemahaman supaya anak-anak dapat mempraktikkan wudhu dengan baik dan benar sesuai ajaran Islam. Metode yang digunakan berupa ceramah terkait penyampaian materi dan dilanjutkan pendampingan praktik wudhu melalui metode demonstrasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, berdasarkan pengamatan langsung yaitu anak-anak memahami tentang dasar-dasar dan tata cara wudhu beserta doanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar dan efektif. Hasil analisis kegiatan dapat disimpulkan bahwa pada saat pendampingan praktik wudhu, sebagian besar anak sudah bisa wudhu sesuai syariat Islam dan beberapa anak masih belum sempurna. The importance of religious teaching in the world of education, especially the practice of ablution at TPQ Bahrul Ulum Kebanggan Village, has been proven that there are still children who have not been able to practice ablution perfectly, even though there are challenges in mentoring the practice of ablution that requires repetition. This ablution mentoring aims to provide an understanding so that children can practice ablution properly and correctly according to Islamic teachings. The method used is a lecture related to the delivery of material and continued mentoring the practice of ablution through a demonstration method. The results of this community service activity, based on direct observation, are that children understand the basics and procedures for ablution along with their prayers. This community service activity ran smoothly and effectively. The results of the analysis of the activity can be concluded that during the mentoring of ablution practice, most children were able to perform ablution according to Islamic law and some children were still not perfect.
Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Hasil Belajar Pembelajaran Matematika SDN Nglorog 3 Wardani, Indah Kusuma; Nugroho, Aviandri Cahya; Sabekti, Milan; Murtiyasa, Budi; Setyaningsih, Nining
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1363

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisa Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Hasil Belajar Pembelajaran Matematika SDN Nglorog 3. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif.. Teknik pengambilan data dengan kuesioner. Teknik analisa data dengan regresi. Hasil analisis uji t menggunakan perangkat lunak SPSS 17 pada bab sebelumnya mengungkapkan bahwa terdapat nilai t hitungnya yakni 2,431 dan nilai signifikansi sebesar 0,018. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa lingkungan belajar siswa secara signifikan memengaruhi hasil belajar mereka dalam mata pelajaran matematika di SDN Nglorog 3. Artinya, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini terbukti benar. Temuan ini menggambarkan pentingnya lingkungan belajar yang kondusif dalam meningkatkan prestasi akademik siswa di tingkat sekolah dasar. Implikasinya, upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan belajar di sekolah dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pencapaian belajar siswa. Dengan memahami bahwa faktor-faktor lingkungan dapat berperan dalam hasil belajar siswa, pihak sekolah dan pengambil kebijakan dapat lebih fokus dalam merancang program-program pendidikan yang mendukung pembentukan lingkungan belajar yang positif dan mendukung. Kesimpulan ini memberikan kontribusi penting dalam konteks perbaikan sistem pendidikan dan pembelajaran di sekolah dasar, dengan menyoroti peran penting lingkungan belajar dalam pencapaian akademik siswa
Resistance to Academic Supervision as Disharmony in Intergenerational Teacher Relations Wardani, Indah Kusuma; Sutopo, Anam; Widyasari, Choiriyah
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: Resistance to academic supervision in Elementary Schools is a reflection of the disharmony of intergenerational relationships between teachers, which is an important issue in improving the effectiveness of supervision and collaboration in educational environments. This study aims to explore the factors that influence resistance to academic supervision and its impact on the quality of teaching and collaboration between teachers in schools. Methodology: Using a qualitative approach, with data collection techniques of interviews conducted with senior and junior teachers from several elementary schools and observations, data triangulation with documentation to collect data related to policies, programs, and results of educational supervision. Results: The results of the study indicate that factors that influence resistance, such as the incompatibility of supervision methods with teaching experience, differences in perception between senior and junior teachers, and the unclear purpose of supervision, need to be considered carefully.Applications/Originality/Value: This study reflects the disharmony of intergenerational relationships between teachers as an important issue in improving the effectiveness of supervision and collaboration in educational environments.
Psychological Resilience as a Predictor of Occupational Stress Among Teaching Staff in Course X Wardani, Indah Kusuma; Nurcandra, Fajaria; Utari, Dr. Dyah; Amrullah, Afif Amir
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Vol. 9, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Workplace stress is a common condition that may be triggered by the demands of professional involvement. Psychological resilience functions as a protective factor that enables individuals to maintain their level of work engagement despite experiencing job-related stress arising from work–life imbalance. This study aimed to examine the relationship between psychological resilience and occupational stress among teaching staff at Course X. The research employed a quantitative approach with a cross-sectional design, utilizing chi-square testing and Cox regression analysis, with a total sample of 98 participants. Data collection was conducted from April to June 2024. The instruments used included the Workplace Stress Scale (WSS), the Work–Life Balance Scale by Fisher, Bulger, and Smith, the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), and the Nicholson McBride Resilience Questionnaire (NMRQ). The results indicated that 48.98% of teaching staff experienced occupational stress. A significant association was found between psychological resilience and occupational stress (PR = 2.38). Employment status (PR = 0.46) and work–life balance (PR = 1.50) were identified as confounding factors. The study concludes that teaching staff with low psychological resilience are at greater risk of experiencing occupational stress. Keywords: Occupational stress, Psychological resilience, Teaching staff