Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Pengontrolan Suhu Ruang pada Alat Pengering Daun Stevia dengan Kendali PID Berbasis Mikrokontroler Almayda, Fabian Musyaffa; Siswojo, Bambang; Nusantoro, Goegoes Dwi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penyakit metabolik seperti diabetes dan obesitas mendorong  penggunaan Stevia rebaudiana sebagai alternatif pemanis rendah kalori.  Salah satu tahapan kritis dalam pengolahan daun stevia adalah proses  pengeringan yang memerlukan kontrol suhu yang presisi dan stabil.  Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem  pengontrolan suhu otomatis pada alat pengering daun stevia  menggunakan kontroler PID berbasis mikrokontroler Arduino Uno. Sistem  yang dikembangkan terdiri dari sensor suhu DS18B20 sebagai pembaca  suhu, heater PTC 12V sebagai elemen pemanas, driver mosfet IRF540N sebagai pengatur daya, serta kipas BLDC untuk sirkulasi udara. Parameter  kontroler PID ditentukan menggunakan metode tuning Ziegler-Nichols tipe pertama dengan target suhu (setpoint) sebesar 55°C. Hasil pengujian  menunjukkan bahwa sensor DS18B20 memiliki tingkat akurasi 97,1%  dengan rata-rata error 2,9% terhadap termometer digital. Sistem mampu  mencapai setpoint dalam waktu kurang lebih 3 menit dengan error steady  state sebesar 0,15% dan maximum overshoot 2,44% yang memenuhi  spesifikasi desain (<5%). Pengujian respons terhadap gangguan  menunjukkan sistem mampu kembali ke kondisi stabil dengan waktu  pemulihan 71 detik setelah terjadi penurunan suhu akibat masuknya udara ruangan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem pengontrolan  suhu berbasis PID dapat bekerja secara efektif dan stabil untuk menjaga  suhu pengeringan daun stevia sesuai target yang ditetapkan.
Rancang Bangun Sistem Pengontrolan pH dan EC pada Budidaya Tanaman Selada Keriting Hijau Menggunakan Pengontrolan Fuzzy Berbasis Mikrokontroler Raflesia, Febrian Albeth; Siswojo, Bambang; Nusantoro, Goegoes Dwi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian modern menuntut adanya inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mutu hasil pertanian. Hidroponik merupakan  metode budidaya tanpa tanah yang memanfaatkan larutan nutrisi sebagai  sumber utama unsur hara. Dalam sistem hidroponik, kestabilan nilai pH  dan Electrical Conductivity (EC) merupakan faktor krusial yang  memengaruhi penyerapan nutrisi tanaman. Pengaturan manual pH dan EC sering menimbulkan fluktuasi dan keterlambatan koreksi, sehingga  diperlukan sistem otomatis berbasis kendali cerdas. Penelitian ini  bertujuan merancang sistem otomasi pengendalian pH dan EC menggunakan logika fuzzy. Sistem dikembangkan menggunakan Arduino  Uno, sensor pH-4502C, sensor TDS Meter v1.0, serta pompa DC dan pompa  peristaltik sebagai aktuator pengatur larutan pH Up, pH Down, dan nutrisi.  Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menjaga kestabilan pH pada  kisaran 5,8–6,2 dan EC pada 1,8–2,1 mS/cm dengan deviasi ±0,1. Sistem  otomatis ini terbukti meningkatkan efisiensi kontrol serta mendukung  penerapan pertanian presisi modern.Kata Kunci— Selada, Nutrisi Tumbuhan, Kontrol Fuzzy, Hidroponik.
Design of a Decoupling Control System for pH and TDS in Hydroponics Putri, Ina Rahmawati; Siswojo, Bambang; Rusli, Mochammad
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 20 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v20i1.1899

Abstract

Hydroponics was a sustainable cultivation method that optimized land and water use efficiency. The stability of the nutrient solution in this system was strongly influenced by pH and Total Dissolved Solids (TDS) parameters, which were closely interrelated. Changes in pH values could affect TDS concentration, and vice versa, creating coupled dynamics that complicated precise control. This study applied a decoupling control strategy that separated interaction effects so that pH and TDS could be controlled more independently. The system was developed using a pH sensor, a TDS sensor, an Arduino Uno microcontroller, and three peristaltic pumps for adding pH up, pH down, and nutrient solutions. The results showed that the decoupling control system in simulation-maintained pH stability with a rise time of 6.04 s, a settling time of 31.04 s, an overshoot of 9.59%, and a steady-state error of 0, while TDS achieved a rise time of 84.79 s, a settling time of 161.45 s, and a steady-state error of 0.0005%. The hardware implementation demonstrated similar performance with a pH rise time of 42.62 s, a settling time of 46 s, an overshoot of 10%, a steady-state error of 0.68%, and TDS with a rise time of 62.35 s, a settling time of 91 s, an overshoot of 2.40%, and a steady-state error of 0.72%. This study proved that the decoupling method provided more optimal nutrient control performance in hydroponic systems.
PERANCANGAN DAN SIMULASI MODEL PREDICTIVE CONTROL (MPC) UNTUK PENGENDALIAN SUHU PADA SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER Dhivasena, Alvin Arya; Rusli, Moch.; Siswojo, Bambang
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shell and tube heat exchanger merupakan komponen penting dalam  industri yang memerlukan pengendalian suhu yang presisi. Permasalahan  utama yang sering terjadi adalah adanya time delay dan gangguan pada  proses perpindahan panas, yang menyebabkan respons sistem menjadi  lambat dan suhu keluaran tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk  merancang dan mesimulasikan sistem pengendalian suhu pada shell and  tube heat exchanger menggunakan Model Predictive Control (MPC). Model matematis plant menggunakan pendekatan First Order Plus Dead Time  (FOPDT). Parameter MPC ditentukan menggunakan metode tuning dan  dioptimalkan melalui variasi nilai Prediction Horizon (Np), Control Horizon  (Nc), bobot kesalahan (Q), dan perubahan sinyal kendali (R). Simulasi  dilakukan menggunakan Matlab Simulink dan diuji pada skenario setpoint  change serta load disturbance. Hasil simulasi menunjukkan bahwa  kombinasi parameter optimal Np=55, Nc=3, Q=1, dan R=1,3 mampu  menghasilkan respon dengan rise time 106,10 detik, settling time 205,40  detik, overshoot 0%, dan error steady state 0%. Pada pengujian setpoint  change kontroler MPC memiliki performa yang baik dalam mengikuti  perubahan setpoint dan pada pengujian load disturbance kontroler MPC  menghasilkan recovery time sebesar 132 detik untuk gangguan kenaikan  beban 10% dan 156 detik untuk gangguan penurunan beban 20% tanpa  memicu agresivitas pada sinyal kendali. Dengan demikian, pengendali MPC  terbukti efektif dalam menjaga kestabilan pengendalian suhu heat  exchanger terhadap variasi beban dan gangguan. Kata kunci—Model Predictive Control, Shell and Tube Heat Exchanger, Pengendalian Suhu, FOPDT, MATLAB 
PENGONTROLAN KELEMBAPAN DRY BOX KAMERA DIGITAL SINGLE LENS REFLEX BERBASIS ESP32 MENGGUNAKAN KONTROLER FUZZY PID Ramadhan, Raafi Athaa; Siswojo, Bambang; Yudaningtyas, Erni
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dry box kamera digital single lens reflex adalah perangkat penyimpanan  penting bagi fotografer untuk mencegah kerusakan akibat lingkungan  dengan kelembapan tinggi yang memicu pertumbuhan jamur pada  peralatan fotografi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan  mengimplementasikan sistem kontrol kelembapan otomatis pada dry box  kamera digital single lens reflex berbasis ESP32 menggunakan kontroler  fuzzy PID untuk menjaga kelembapan relatif tetap pada setpoint 45% RH.  Model plant menggunakan First Order Plus Dead Time dan diuji secara real time pada kondisi normal serta diberi gangguan berupa pembukaan pintu  dry box selama 10 detik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kontroler  fuzzy PID memberikan performa terbaik dibandingkan sistem tanpa  kontroler maupun PID dengan tuning Ziegler Nichols dan IMC, dengan rise  time 96 detik, settling time 156 detik, overshoot 0%, dan error steady state  0,0250222%. Performa ini lebih baik dibandingkan respons sistem tanpa  kontroler (rise time 654 detik, settling time 1,205 detik, error steady state  0,4917%), PID tuning Ziegler Nichols yang menghasilkan overshoot 10%,  maupun PID tuning IMC dengan settling time 535 detik. Pada pengujian  gangguan, sistem tanpa kontroler tidak dapat kembali ke setpoint dengan  error steady state 1,105%, sedangkan kontroler fuzzy PID mampu  mengembalikan nilai kelembapan ke setpoint dalam 46 detik tanpa  overshoot dan error steady state 0,0170933%, mengungguli Ziegler Nichols  dengan recovery time 248 detik serta IMC yang tidak dapat kembali ke  setpoint dengan error steady state 0,879891%.  Kata kunci: dry box, kamera  DSLR, kelembapan, fuzzy PID,  ESP32. 
DESAIN SISTEM KONTROL SIKAP LONGITUDINAL PESAWAT UAV LONG ENDURANCE LOW ALTITUDE DENGAN MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY Susanto, Joshua Ryan; Muslim, Muhammad Aziz; Siswojo, Bambang
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan wahana udara nirawak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) tipe Long Endurance Low Altitude (LELA) menghadapi tantangan signifikan pada aspek kestabilan longitudinal, terutama ketika wahana mengalami perubahan beban selama penerbangan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem kendali sikap longitudinal berbasis logika fuzzy serta mengevaluasi kinerjanya secara komparatif terhadap kontroller PID konvensional. Pemodelan dinamika longitudinal pesawat direpresentasikan dalam bentuk state-space orde empat. Kontroler fuzzy dirancang dengan dua masukan error sudut pitch dan delta error serta tujuh himpunan keanggotaan linguistik pada masing-masing masukan dan keluaran. Sistem inferensi menggunakan metode Mamdani dengan defuzzifikasi titik berat (centroid). Kontroller PID disetel melalui PID Tuner dan disempurnakan secara manual. Arsitektur kendali kaskade diterapkan dengan lingkar dalam untuk laju pitch dan lingkar luar untuk sudut pitch. Pengujian dilakukan melalui simulasi MATLAB/Simulink pada tiga skenario utama yaitu nominal, variasi beban, dan gangguan dengan total 30 konfigurasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada kondisi nominal, kontroler fuzzy mencatatkan rise time 1,45 detik, settling time 3,87 detik, dan overshoot 0,46%, sementara PID mencatatkan 1,97 detik, 7,86 detik, dan 6,20%. Pada variasi beban, settling time fuzzy hanya berubah 0,17 detik dari kondisi nominal ke beban berat (+20%), sementara PID berubah 0,38 detik dan melampaui batas spesifikasi 8 detik pada beban terberat. Terhadap impuls 10 N, fuzzy pulih dalam 4,16 detik dengan overshoot 0,45%, sedangkan PID memerlukan 7,98 detik dengan overshoot 6,21%. Pada gangguan derau putih, PID justru lebih unggul dengan overshoot 8,62% dan control effort 0,12494, dibandingkan fuzzy yang mencatat overshoot 12,12% dan control effort 0,30151. Secara statistik dari 30 simulasi, fuzzy menghasilkan rata-rata settling time 37,5% lebih rendah dan rata-rata overshoot 81,2% lebih kecil daripada PID, namun dengan variabilitas performa yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa kontroler logika fuzzy memberikan keunggulan dalam kecepatan respons dan ketahanan terhadap impuls serta variasi beban, namun lebih boros energi dan kurang efektif pada derau kontinu dibandingkan PID. Kata kunci: UAV LELA, kontrol logika fuzzy, PID, sikap longitudinal, state-space, variasi bebas
RANCANG BANGUN SISTEM PENGONTROLAN SUHU RUANG PADA PEMBIBITAN TANAMAN MICROGREEN BAYAM HIJAU DENGAN KONTROL PID Siringoringo, Yosua Michael; Nusantoro, Goegoes Dwi; Siswojo, Bambang
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perancangan dan implementasi sistem kontrol suhu berbasis Proportional- Integral-Derivative (PID) pada box pembibitan tanaman microgreen bayam hijau (Amaranthus gangeticus L.). Tanaman microgreen bayam hijau membutuhkan suhu optimal antara 17–20 °C agar dapat tumbuh dengan baik dan seragam. Pengaturan suhu secara manual sering kali tidak akurat dan lambat dalam merespons perubahan suhu lingkungan. Oleh karena itu, sistem kontrol otomatis dirancang menggunakan mikrokontroler Arduino Uno, sensor DHT22 sebagai pendeteksi suhu, serta elemen pendingin Peltier sebagai aktuator. Proses penalaan parameter PID dilakukan dengan metode ZieglerNichols agar sistem dapat memberikan respon cepat dan stabil terhadap perubahan suhu. Berdasarkan hasil pengujian, sistem mampu mencapai suhu setpoint sebesar 19 °C dengan waktu penyesuaian sekitar 3,5 menit dan error steady-state sebesar 0,526%. Hasil perbandingan pertumbuhan menunjukkan bahwa microgreen bayam hijau yang dibudidayakan dalam box dengan pengendali suhu tumbuh lebih cepat, seragam, dan memiliki warna hijau lebih cerah dibandingkan dengan yang ditanam tanpa pengendali suhu. Dengan demikian, sistem kontrol suhu berbasis PID ini efektif dalam menjaga kestabilan suhu dan meningkatkan kualitas pertumbuhan microgreen bayam hijau. Kata Kunci— Microgreen bayam hijau, kontrol suhu, PID, Arduino Uno, Peltier. 
Rancang Bangun Sistem Kendali Ventilasi untuk Menjaga Kualitas Udara pada Smoking Room Berbasis Fuzzy Logic Arbanu, Caroline Devina; Rahmadwati, n/a; Siswojo, Bambang
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 5 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas merokok di ruang tertutup dapat meningkatkan konsentrasi karbon monoksida (CO) dan menurunkan kualitas udara. Smoking room memerlukan sistem ventilasi yang mampu menyesuaikan kecepatan pembuangan udara sesuai tingkat pencemaran, karena kendali manual atau On/Off sederhana kurang responsif terhadap perubahan intensitas asap. Penelitian ini merancang prototipe sistem kendali ventilasi berbasis Fuzzy Logic Control (FLC) metode Mamdani menggunakan sensor MQ-7 sebagai pengestimasi konsentrasi CO, sensor DHT22 sebagai pembaca suhu, Arduino Uno sebagai pengendali, driver L298N, dan kipas DC sebagai exhaust fan. Sistem dibuat pada prototipe akrilik berukuran 30 cm × 30 cm × 30 cm dengan setpoint CO 20 ppm dan suhu 26 °C. Input FLC berupa error CO dan error suhu, sedangkan output berupa PWM 0–255 untuk mengatur kecepatan kipas. Pengujian dilakukan melalui validasi perangkat keras, validasi FLC MATLAB–Arduino, serta pengujian respons pada skenario tanpa asap, asap rendah, asap sedang, asap tinggi, dan gangguan bertingkat. Validasi pada 12 kombinasi input menunjukkan rata-rata selisih keluaran MATLAB–Arduino sebesar 0,32 PWM dengan rata-rata error 0,15% dan error maksimum 0,343%. Pada pengujian respons transien, sistem mampu menurunkan CO dari 635,58 ppm menjadi 2,77 ppm pada asap rendah dan dari 1164,19 ppm menjadi 19,05 ppm pada asap sedang. Pada asap tinggi, CO turun dari 1348,95 ppm menjadi 40,71 ppm, sedangkan pada gangguan bertingkat, sistem tetap responsif, tetapi CO akhir masih sebesar 73,45 ppm akibat pemberian gangguan berulang. Hasil ini menunjukkan bahwa FLC Mamdani mampu menghasilkan aksi kendali ventilasi yang adaptif dan logis terhadap perubahan kualitas udara pada prototipe smoking room. Kata Kunci— Fuzzy Logic Control, Mamdani, karbon monoksida, MQ-7, PWM, smoking room, ventilasi otomatis. 
SISTEM MONITORING DAN PENGENDALIAN KELEMBAPAN DAN SUHU PADA KOTAK SEPATU MENGGUNAKAN KONTROL PID Siagian, Anthony Hamonangan; Siswojo, Bambang; Yudaningtyas, Erni
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 6 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya tingkat penggunaan alas kaki di Indonesia yang dihadapkan pada fluktuasi cuaca ekstrem sering kali menyebabkan kerusakan material pada sepatu, seperti sol yang mengeras akibat suhu panas atau pertumbuhan jamur akibat kelembapan tinggi. Penelitian ini bertujuan merancang bangun purwarupa kotak penyimpanan sepatu otomatis guna mempertahankan kondisi lingkungan ideal yang dapat memperpanjang usia pakai sepatu. Sistem ini menggunakan mikrokontroler yang mengintegrasikan kontroler Proportional-Integral-Derivative (PID) pada aktuator pemanas (Positive Temperature Coefficient) PTC untuk pengendalian suhu, serta kontroler On-Off dengan histeresis pada aktuator ultrasonic mist maker untuk pengendalian kelembapan. Berdasarkan hasil pengujian closed-loop, penerapan parameter PID dengan Kp = 14.210, Ki = 0.187, dan Kd = 270 berhasil mencapai dan menstabilkan setpoint suhu di 31 °C tanpa melewati batas toleransi overshoot 2%. Sementara itu, implementasi pada kontroler On-Off dapat menjaga kelembapan udara secara konsisten berada pada rentang batas 58% hingga 62% RH. Kata Kunci—Kotak Sepatu, Kontroler PID, Kontrol OnOff, Suhu, Kelembapan, Arduino UNO 
RANCANG BANGUN SISTEM PENGONTROLAN KADAR ASAP PADA SMOKING ROOM MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY Lubis, Raykhan Adli; Siswojo, Bambang; Nusantoro, Goegoes Dwi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 7 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smoking room merupakan ruang khusus yang digunakan untuk aktivitas merokok, namun masih banyak ruang yang belum dilengkapi sistem pengelolaan udara yang baik sehingga kadar asap di dalamnya dapat melebihi batas aman dan membahayakan pengguna maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah sistem pengontrolan kadar asap berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau sekaligus mengendalikan konsentrasi asap secara otomatis menggunakan logika fuzzy. Sensor MQ-2 digunakan sebagai pendeteksi konsentrasi asap dan dikalibrasi untuk menghasilkan nilai dalam satuan ppm. Mikrokontroler ESP32 berfungsi sebagai pengolah data, pengendali aktuator berupa 2 buah kipas DC, serta pengirim data secara realtime ke aplikasi Blynk. Dua variabel input fuzzy yaitu error dan delta error diolah menggunakan metode Mamdani untuk menentukan kecepatan kipas melalui kendali PWM.   Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca kadar asap dengan akurat, dengan nilai rata-rata pembacaan ruangan bersih sebesar 0,48 ppm, serta mampu merespons kenaikan asap secara cepat. Ketika diberikan paparan asap rokok, sistem dapat menurunkan konsentrasi asap hingga kembali mendekati setpoint dalam waktu sekitar 48 detik. Implementasi logika fuzzy juga terbukti konsisten dengan hasil simulasi Matlab dengan rata-rata error sebesar 0,80%. Selain itu, sistem IoT bekerja dengan baik dalam menyajikan data PPM, kecepatan kipas, dan status ruangan secara realtime melalui LCD dan aplikasi Blynk. Dengan demikian, sistem yang dirancang berhasil memberikan solusi efektif untuk mengontrol dan menampilan monitoring kadar asap pada miniatur smoking room secara otomatis dan adaptif. Kata Kunci— MQ-2, ESP32, Logika Fuzzy, Smoking Room, IoT, Kontrol Asap.