Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Silvofishery Sebagai Alternatif Pelestarian Mangrove dan Peningkatan Ekonomi Petani Tambak Taena, Werenfridus; Binsasi, Yeremias; Pakaenoni, Gonsianus; Klau, Anggelina Delviana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4850

Abstract

Abstrak Desa Humusu Wini merupakan wilayah pesisir yang berbatasan darat dan laut dengan Timor Leste yang memiliki keunikan dan potensi sumber daya alam yang dapat dikelola untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mengembangkan model silvofishery sebagai alternatif untuk pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi petani tambak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu metode Focus Group Discussion (FGD), pelatihan dan pendampingan. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa anggota kelompok telah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan melalui penerapan model silvofishery dapat menjadi alternatif yang efektif untuk pelestarian ekosistem mangrove dan peningkatan ekonomi petani tambak. Abstract Humusu Wini Village is a coastal area bordering Timor Leste by land and sea which has unique and potential natural resources that can be managed to increase community income. Community service activities aim to develop a silvofishery model as an alternative for environmental conservation and improving the economy of pond farmers. The methods used in community service activities are the Focus Group Discussion (FGD) method, training and mentoring. The stages of activity include socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation. The results of community service activities show that group members have gained the knowledge and skills needed to manage natural resources sustainably through the application of the silvofishery model which can be an effective alternative for preserving the mangrove ecosystem and improving the economy of pond farmers.
Regional Specialization And Regional Leakages As An Impact Of Center- Hinterland Interaction (Case: Kupang City And Regencies In West Timor) Klau, Anggelina Delviana; Taena, Werenfridus; Blegur, Fried Markus Allung
Eko-Regional: Jurnal Pembangunan Ekonomi Wilayah Vol 19 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/er.v19i2.15040

Abstract

The research aims to analyze: (1) the basic sector and regional specialization of regencies/cities in West Timor, (2) the impact of center and hinterland interactions on regional leakage in regencies/cities in West Timor. The research was carried out in 5 regencies and 1 city in West Timor. The research uses secondary data and primary data (obtained using the snowball technique). The research results state that interactions occur due to the existence of basic commodities, but not necessarily regional specialization. The research results also found that there was a leak from the Hinterland area to the center in West Timor of IDR 757,606,232,- because the benefit center was IDR 1,164,004,961,- while the hinterland benefit was IDR 406,398,729,-. Belu Regency is the regency that received a surplus (IDR 44,746,514). Therefore, each district/city is obliged to determine base commodities and strive for specialization so as to obtain a surplus from center-hinterland interactions.
Analisis Pendapatan Petani Pisang Di Desa Weoe Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka: Analysis of income of bananas farmers in the village of Weoe Nahak, Maria Narida; Kiha, Emilia Khristina; Klau, Anggelina Delviana
Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 5 No. 4 (2023): Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jep.v5i4.4358

Abstract

Sebagian besar penduduk di Kabupeten Malaka bermata pencaharian sebagai petani dengan usaha tani usaha panen seperti padi, jagung, dan kacang-kacangan. Dari tingkat kesuburan tanah, kabupaten malaka kususnya di daerah dataran (fehan) sangat cocok juga untuk pengembangan tanaman pertanian umur panjang seperti pisang, kelapa, kemiri dan dll. Khusus tanaman pisang ambon, pisang Mas, pisang kapok, pisang uli, pisang tanduk, pisangraja semulah hanya sekedar tanaman pelengkap tanaman kebun dan hanya untuk kebutuhan sendiri. Dalam perjalanan waktu tanaman tersebut bernilai ekonomis untuk menambah pendapatan keluarga. Masalah dalam penelitian ini adalah pendapatan petani pisang di Desa Weoe Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka dimana tidak terlepas dari beberapa indicator makro ekonomi seperti luas lahan, jumlah produksi dan jenis pisang di Desa Weoe Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Luas lahan Jumlah Produksi dan jenis pisang terhadap Pendapatan petani pisang baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini berlokasi di Desa Weoe Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Hasil analisis menunjukan bahwa secara parsial memiliki pengaruh signifikan antara variabel Luas Lahan terhadap variabel Pendapatan Petani Pisang, memiliki pengaruh signifikan antara variabel Jumlah produksi terhadap variabel Pendapatan Petani Pisang, memiliki pengaruh signifikan variabel Jenis Pisang terhadap variabel Pendapatan Petani Pisang. Secara simultan maka memiliki pengaruh tetapi tidak signifikan antara variabel Luas Lahan, variabel Jumlah Produksi danJenis Pisang terhadap variabel Pendapatan Petani Pisang.
PELATIHAN PENERAPAN TATA KELOLA KEUANGAN PADA UMKM PABRIK ROTI BINTANG SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KAPASITAS KEUANGAN Redjo, Paulina Rosna Dewi; Manane, Desmon Redikson; Klau, Anggelina Delviana
Perwira Journal of Community Development Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v2i2.121

Abstract

Kabupaten Timur Tengah Utara  tepatnya di Ibu Kota Kabupaten yakni Kota Kefamenanu terdapat banyak UMKM yang belum menerapkan pencatatan dan pengelolaan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi. Salah satunya adalah  UMKM “ Pabrik Roti Bintang” yang berada di kelurahan Kefa Selatan. Pelaku entitas UMKM perlu diberikan dorongan dan pemahaman mengenai manfaat dan pencatatan akuntansi, misalnya pencatatan transaksi, baik bagi pelaku usaha sendiri maupun dalam hubungannya dengan pihak ketiga seperti institusi perijinan dan lembaga pembiayaan (Andrian L. dkk : 2014). Berdasarkan permasalahan ini, maka perlu diadakan kegiatan pelatihan bagi UMKM “Pabrik Roti Bintang” dalam hal mengelola keuangan dengan menggunakan standar akuntansi. Program pelatihan yang ditawarkan berupa pelatihan tata kelola keuangan akuntansi sederhana bagi UMKM tersebut.Hal ini sesuai dengan penelitian Hasyim (2013) yang menjelaskan bahwa faktor kendala dalam pengembangan UMKM berupa informasi keuangan. Sebesar 77,5% UMKM tidak memiliki laporan keuangan dan sisanya, sebesar 22,5% yang memiliki laporan keuangan. Dari sisi jenis laporan keuangan yang dimiliki UMKM, sebesar 23,2% menyusun neraca, sebesar 34,3% menyusun laba rugi, 34,4% menyusun arus kas dan persediaan barang sebesar 30,9%. Walaupun relatif jauh dari yang diharapkan, sebesar 53% hanya memiliki catatan mengenai uang masuk dan keluar. Dengan demikian, profesionalisme pengelolaan keuangan menjadi kendala dalam pengembangan UMKM.
Leading sectors, multiplier effects, and economic spillovers among the islands of East Nusa Tenggara Province Taena, Werenfridus; Klau, Anggelina Delviana; Kase, Marce Sherly; Blegur, Fried Markus Alung; Afoan, Felisisima; Buan, Febrya Christin Putri Handayani
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 13 No. 4 (2025): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ppd.v13i4.41468

Abstract

Regional economic disparities and fragmented inter-island linkages remain key challenges in East Nusa Tenggara (NTT), one of Indonesia’s archipelagic provinces with diverse resource endowments. This study analyzes the structure and dynamics of NTT’s regional economy by identifying its leading sectors through intersectoral linkage analysis, estimating the magnitudes of multiplier effects, and examining spillover effects across the province’s major islands. The research utilizes the 2016 Input–Output Table of NTT Province and the accumulated Gross Regional Domestic Product (GRDP) data of regencies and cities across the Timor, Flores, and Sumba islands for the 2016–2023 period. Analytical methods include linkage analysis, multiplier effect estimation, and the Vector Error Correction Model (VECM). The results show that agriculture, manufacturing, electricity, trade, and transportation constitute the leading sectors due to their strong forward and backward linkages. At the same time, agriculture and manufacturing also generate the largest multiplier effects. These sectors further create significant inter-island spillover effects, characterized by spread effects between Sumba–Timor, Sumba–Flores, and Timor–Sumba, and backwash effects between Timor–Flores and Flores–Sumba. The findings highlight that strengthening productive linkages in agriculture and manufacturing is vital for enhancing spatial equity and promoting inclusive regional growth. Conceptually, this study contributes to the literature by integrating intersectoral, multiplier, and spillover analyses to explain spatial economic interdependence in archipelagic regions and by offering practical policy implications for fostering sustainable inter-island integration in NTT Province.
Analisis Ketimpangan Investasi di Wilayah Perbatasan Kalimantan Barat tahun 2015-2020 Hidayah, Ulul; Klau, Anggelina Delviana; Prima, Suci Rahmawati
Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 11 No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jep.v11i2.467

Abstract

Investment is one of the essential factors in regional development because it can increase the attractiveness of a location for doing business and encourage economic growth. Increased investment is needed to encourage regional development in Indonesia, including the border area of ​​West Kalimantan. This study aims to analyze the level of inequality in development investment in the border and non-border areas of West Kalimantan and examine more deeply the level of inequality within the region and between regions in the border area of ​​West Kalimantan. The inequality analysis method used in this study is the Williamson Index and Theil Entropy Index. The analysis results show that the per capita investment inequality in non-border areas is higher than in border areas. Inequality in per capita investment in border areas is in the moderate category, but this inequality has tended to increase in the last five years. The investment disparity between the five regencies in the border area is higher when compared to the level of investment disparity between the border and non-border herd.