Pendahuluan: Penyebab KEK pada ibu hamil disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor langsung dan tidak langsung. Penyebab tidak langsung adalah persediaan makanan tidak cukup, pola asuh yang tidak memadai dan kesehatan lingkungan serta pelayanan kesehatan yang tidak memadai. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan status gizi ibu hamil adalah memberikan makanan tambahan. Tujuan: Program PMT bagi ibu hamil bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi agar kebutuhan gizi ibu hamil dapat terpenuhi. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra-eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami KEK di Puskesmas Mataraman sejumlah 10 orang. Data ini berupa data berat badan dan LILA pada ibu hamil dengan KEK. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil: Rata-rata berat badan sebelum diberikan PMT Berbasis Pangan lokal adalah 45,58 kg dan sesudah diberikan PMT Berbasis Pangan Lokal meningkat menjadi 47,81 kg. Rata-rata LILA sebelum diberikan PMT Berbasis Pangan Lokal adalah 21,44 cm dan setelah diberikan PMT Berbasis Pangan Lokal meningkat menjadi 22,82 cm. Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan berat badan dan ukuran LILA setelah diberikan PMT berbasis pangan lokal. Simpulan: Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal meningkatkan status gizi ibu hamil dengan status KEK