Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH BATOK KELAPA MENJADI ARANG BERKUALITAS TINGGI KECAMATAN AIR JOMAN KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA Ayu Fitriani; Jhoni Hidayat; Nurmahendra Harahap; Eriansyah Saputra Hasibuan; Syafriwel Syafriwel; Tomi Abdillah; Joel Panjaitan; Sofyan Anwar Syahputra
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah batok kelapa seringkali dianggap sebagai sampah domestik yang tidak bernilai atau hanya dibakar secara terbuka sehingga menimbulkan polusi udara. Padahal, batok kelapa memiliki potensi ekonomi tinggi jika diolah menjadi arang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan teknis kepada masyarakat mengenai proses karbonisasi batok kelapa yang efektif serta manajemen pemasarannya. Metode yang digunakan adalah Pemberdayaan Partisipatif (Participatory Rural Appraisal), Diskusi Partisipatif dan Dialog Dialektis di mana masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga aktor utama dalam proses alih teknologi dan Transfer ilmu serta berbagi wawasan berkaitan dengan pengolahan batok kelapa menjadi arang berkualitas tinggi dengan harga jual yang tinggi pula serta pada pertukaran gagasan (Brain Storming) dan edukasi strategis untuk membuka wawasan ekonomi masyarakat di Kecamatan Air Joman kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, petani kelapa dan pemangku usaha sebesar 80% mengenai teknik pengolahan limbah batok kelapa berkualitas tinggi dan terbentuknya kelompok unit usaha kecil produksi arang. Pemanfaatan limbah ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi Masyarakat, Petani Kelapa dan Pemangku Usaha untuk keluarga.
Resistance Of The Grounding System In Residential Houses In Preventing The Hazard Of Electric Shock To Humans Using Soil Treatment AYU FITRIANI; JHONI HIDAYAT; NURMAHENDRA HARAHAP; ERIANSYAH SAPUTRA HASIBUAN; NURHAFNI CAROL; JOEL PANJAITAN; SOFYAN AHWAR SYAHPUTRA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 14, No 2: Published April 2026
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v14i2.221

Abstract

Electric shock is a fatal risk in domestic environments that require an effective grounding system. Because high resistance can weaken the protective function, optimization through the use of additives is the main focus of this study. This study evaluates the effect of electrode rod planting depth on moist and dry soil types using a mixture of additives. The method used is the three-point method with planting media in PVC pipes. Test results in this study require improvements in the minimum electrode rod planting of at least 1 meter in the ground and with maximum and effective results it is recommended to be 2.44 meters (8 feet) into the ground. And in dry soil the electrode rod needs to be buried up to 3.5 meters to get a resistance value below 5 Ω according to PUIL standards.