Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

A Systematic Review of Artificial Intelligence in Assistive Technology for People with Visual Impairment Triyono, Liliek; Gernowo, Rahmat; Prayitno; Cholil, Saifur Rohman
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol. 8, No. 4, November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kinetik.v8i4`.1772

Abstract

Recent advances in artificial intelligence (AI) have led to the development of numerous successful applications that utilize data to significantly enhance the quality of life for people with visual impairment. AI technology has the potential to further improve the lives of visually impaired individuals. However, accurately measuring the development of visual aids continues to be challenging. As an AI model is trained on larger and more diverse datasets, its performance becomes increasingly robust and applicable to a variety of scenarios. In the field of visual impairment, deep learning techniques have emerged as a solution to previous challenges associated with AI models. In this article, we provide a comprehensive and up-to-date review of recent research on the development of AI-powered visual aides tailored to the requirements of individuals with visual impairment. We adopt the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) methodology, meticulously gathering and appraising pertinent literature culled from diverse databases. A rigorous selection process was undertaken, appraising articles against precise inclusion and exclusion criteria. Our meticulous search yielded a trove of 322 articles, and after diligent scrutiny, 12 studies were deemed suitable for inclusion in the ultimate analysis. The study's primary objective is to investigate the application of AI techniques to the creation of intelligent devices that aid visually impaired individuals in their daily lives. We identified a number of potential obstacles that researchers and developers in the field of visual impairment applications might encounter. In addition, opportunities for future research and advancements in AI-driven visual aides are discussed. This review seeks to provide valuable insights into the advancements, possibilities, and challenges in the development and implementation of AI technology for people with visual impairment. By examining the current state of the field and designating areas for future research, we expect to contribute to the ongoing progress of improving the lives of visually impaired individuals through the use of AI-powered visual aids.
Perbandingan Metode Moora dan Topsis dalam menentukan Produk Ekspor Unggulan di Indonesia Irkhamsyah, Vicky; Majid, Aldiansyah Fathul; Cholil, Saifur Rohman
Dinamik Vol 30 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v30i1.10039

Abstract

. Ekspor memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, memberikan kontribusi terhadap devisa negara dan meningkatkan daya saing di pasar internasional. Menentukan produk ekspor unggulan menjadi tantangan karena harus mempertimbangkan berbagai faktor, seperti nilai ekonomi, permintaan pasar, stabilitas harga, dan keberlanjutan produksi. Keputusan yang kurang tepat dapat berdampak pada efisiensi, daya saing produk lokal, dan bahkan ketergantungan pada pasar global. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis data untuk membuat keputusan yang tepat dalam pemilihan produk ekspor unggulan. Penggunaan sistem pendukung keputusan (SPK) dapat membantu mempermudah proses ini dengan menyediakan analisis berbasis data yang lebih objektif. Metode MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis) dapat digunakan untuk menentukan bobot kriteria, membantu pengambil keputusan untuk menilai seberapa penting setiap faktor yang terlibat. Sementara itu, TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) digunakan untuk memilih alternatif terbaik berdasarkan kedekatannya dengan solusi ideal yang diinginkan. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi yang lebih objektif dan akurat, mendukung pengambil kebijakan serta pelaku usaha dalam menetapkan strategi ekspor yang optimal. Dengan cara ini, daya saing produk lokal dapat ditingkatkan secara berkelanjutan, memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan meningkatkan posisi negara di pasar global
Analisis Penanganan Bencana di Kota Semarang 2024 menggunakan Metode AHP dan VIKOR Wibowo, Muhammad Nanang Khilmi; Cholil, Saifur Rohman
Dinamik Vol 30 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v30i1.10053

Abstract

Penanganan bencana merupakan isu krusial dalam mengurangi dampak negatif bencana alam dan non-alam di Kota Semarang, yang memiliki potensi bencana seperti banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan bencana di Kota Semarang pada tahun 2024 dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan VIseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (VIKOR), untuk menentukan prioritas tindakan yang paling efektif dalam mitigasi dan respons bencana. Metode AHP digunakan untuk memberikan bobot pada kriteria-kriteria yang mempengaruhi penanganan bencana, seperti kesiapsiagaan, infrastruktur, dan sumber daya manusia. Selanjutnya, metode VIKOR diterapkan untuk memilih solusi terbaik berdasarkan alternatif penanganan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas penanganan bencana di Kota Semarang sebaiknya difokuskan pada penguatan sistem peringatan dini dan pengembangan infrastruktur evakuasi, dengan memperhatikan kesiapsiagaan masyarakat sebagai faktor pendukung utama. Berdasarkan perhitungan AHP, kriteria "kesiapsiagaan masyarakat" memperoleh bobot tertinggi, sementara perhitungan VIKOR menunjukkan bahwa tindakan penguatan infrastruktur evakuasi adalah solusi terbaik untuk mengurangi dampak bencana. Penelitian ini merekomendasikan Pemerintah Kota Semarang untuk meningkatkan investasi pada infrastruktur penanganan bencana dan memperkuat pelatihan serta keterlibatan masyarakat dalam program kesiapsiagaan bencana.
PLANTATION COMMODITY SELECTION IN CENTRAL JAVA USING MABAC METHOD AND PSI WEIGHTING Nurhaliza, Andini Ayu; Cholil, Saifur Rohman
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 11, No 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v11i2.3639

Abstract

Abstract: Central Java has significant potential in the plantation sector with various commodities such as pepper, cloves, tobacco, tea, sugarcane, coffee, nutmeg, and patchouli. However, the abundance of commodities does not guarantee that all of them provide maximum benefits. This study aims to recommend the most potential plantation commodities for development. The research utilizes plantation data from Central Java over the past few years, obtained from Satu Data Indonesia, covering land area, production, productivity, and the number of farmers. The evaluation criteria include land area, production, productivity, and the number of farmers. In the decision-making process, a Decision Support System (DSS) approach is applied using the Multi-Attributive Border Approximation Area Comparison (MABAC) method and the Preference Selection Index (PSI). The MABAC method is used to determine rankings, while PSI is used for criteria weighting. The results indicate that sugarcane, tobacco, and robusta coffee are the best commodities, with final scores of 0.419, 0.237, and 0.020, respectively. Therefore, it can be concluded that the most potential commodities for development in Central Java are sugarcane, tobacco, and robusta coffee. Keywords: central java; MABAC;  plantation; PSI  Abstrak: Jawa Tengah memiliki potensi besar di sektor perkebunan dengan berbagai komoditas seperti lada, cengkeh, tembakau, teh, tebu, kopi, pala, dan nilam. Tetapi dengan banyaknya komoditas, tidak memastikan bahwa semua komoditas memberikan manfaat yang maksimal. Penilitian ini bertujuan membuat rekomendasi komoditas perkebunan yang paling potensial untuk dikembangkan. Penelitian ini menggunakan data perkebunan di Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir yang diperoleh dari Satu Data Indonesia, mencakup luas lahan, produksi, produktivitas, jumlah petani. Kriteria evaluasi yang digunakan meliputi luas lahan, produksi, produktivitas, jumlah petani. Dalam proses pengambilan keputusan, digunakan metode SPK dengan pendekatan (MABAC) serta (PSI). Metode MABAC digunakan untuk menentukan peringkat, sementara PSI digunakan untuk pembobotan kriteria. Hasil yang diperoleh dari penilitian ini yaitu Tebu, Tembakau, Robusta merupakan tanaman terbaik dengan hasil akhir 0,419, 0,237, 0,020. Oleh karena itu, dapat disimpulkan tanaman yang dapat dikembangkan dengan potensial di wilayah Jawa Tengah dengan berbagai macam komoditas yaitu komoditas Tebu, Tembakau, dan Robusta. Kata kunci: jawa tengah; MABAC; perkebunan ; PSI
Utilization of AHP-MAUT Method to Determine the Country of Exhibition Abroad in Batik Hatta Boutique Cholil, Saifur Rohman; Ardianita, Tria
JITCE (Journal of Information Technology and Computer Engineering) Vol. 5 No. 02 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jitce.5.02.52-56.2021

Abstract

This research was conducted with the aim of helping decide the destination country for overseas exhibitions at the Batik Hatta Boutique. By knowing all the data and information of a country, boutique owners can decide which country to visit in the batik exhibition. Because if you attend the cast in all countries, there will be overruns in costs. The methods used are AHP and MAUT. The AHP method is used as a weighting using a linguistic value scale. Weights are obtained from the pairwise comparison matrix between two elements of all elements that occur at the same hierarchical level. The MAUT method is used to determine the importance of each alternative for the ranking process. The results of this study indicate that Cambodia was chosen as the location to be visited for the batik exhibition. The results of the validation using the Spearman Rank correlation comparison obtained a value of 0.951 meaning that this method can be used as a decision making.
Penerapan design thinking untuk perancangan aplikasi wisata di Kawasan Wisata Taman Nasional Halimun Salak Muzija, Akbar; Cholil, Saifur Rohman
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Asia Vol 19 No 1 (2025): Volume 19 nomor 1 2025 (8)
Publisher : LP2M Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jitika.v19i1.1077

Abstract

This study introduces a ticket-and-lodging application for Halimun Salak National Park, built with a Design Thinking-driven UI/UX approach. Although the park ranks among Indonesia’s foremost nature attractions, its existing reservation process remains hampered by an unfriendly booking flow and limited access points. The project followed the five Design Thinking phases—empathize, define, ideate, prototype, and test—to observe visitors, pinpoint their needs, and craft a digital remedy that addresses those needs. Interviews and surveys revealed several obstacles, including confusing menus, slow confirmation, and few payment options. These findings guided the creation of wireframes and interactive prototypes. Prospective visitors then used the prototype, and their comments informed refinements to navigation, visual hierarchy, and support tools such as real-time availability and push notifications. User-satisfaction scores and task-completion times were measured before and after the application’s introduction; results showed marked gains in speed and clarity compared with both the conventional website and on-site counters. The new application streamlines ticket and accommodation reservations through an intuitive interface and traveler-oriented features. This solution is expected to spur tourism growth at Halimun Salak National Park while illustrating how digital platforms can advance Indonesia’s wider tourism sector.
Redesain UI/UX Aplikasi M-Tix untuk Proses Pemesanan Bioskop dengan Metode Design Thinking Risdian, Alsa Nabila; Cholil, Saifur Rohman
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v5i1.10588

Abstract

Aplikasi pemesanan tiket bioskop berbasis digital memberikan kemudahan bagi pengguna untuk membeli tiket tidak hanya secara langsung, tetapi juga secara online melalui aplikasi. Terlepas dari kemudahan yang ditawarkan, banyak pengguna menganggap proses pemesanan terlalu rumit dan tidak efisien. Desain ulang aplikasi pemesanan tiket bioskop M-tickets bertujuan untuk menyederhanakan proses pemesanan yang sebelumnya dianggap rumit dan tidak efisien oleh pengguna. Banyaknya keluhan mengenai kompleksitas antarmuka menunjukkan perlunya perbaikan desain aplikasi agar lebih mudah digunakan. Penelitian ini menerapkan pendekatan design thinking untuk memahami kebutuhan pengguna dan menciptakan solusi yang lebih tepat. Setelah didesain ulang, antarmuka M-tickets yang baru membuat pemesanan tiket menjadi lebih mudah dan nyaman. Pengujian menggunakan metode usability testing dengan Single Ease Question yang menghasilkan rata- rata 5,35, dan System Usability Scale (SUS) yang menghasilkan nilai rata-rata 78,5. Temuan ini menunjukan bahwa desain ulang aplikasi menggunakan metode desain thinking berhasil memenuhi kebutuhan pengguna dengan tingkat kepuasan yang tinggi.
Implementasi Penentuan Tingkat Kemiskinan dengan Metode Topsis pada Daerah Kabupaten dan Kota Provinsi Jawa Tengah Rachma, Hetta; Irfan, Muhammad Nur; Hidayati, Nurtriana; Cholil, Saifur Rohman
Dinamik Vol 30 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v30i2.10094

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Tingginya jumlah penduduk miskin di beberapa wilayah, seperti di Provinsi Jawa Tengah, mencerminkan kompleksitas permasalahan yang dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, tingkat kemiskinan, dan pembangunan ekonomi. Provinsi Jawa Tengah, dengan populasi besar, memiliki tingkat kemiskinan yang signifikan, sehingga memerlukan intervensi strategi untuk mengoptimalkan penyaluran program pembangunan. Untuk mendukung pemerintah dalam menentukan prioritas penanganan kemiskinan secara efektif dan efisien, diperlukan sistem pendukung keputusan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang sistem pendukung keputusan berbasis TOPSIS yang efisien dan mampu memberikan rekomendasi terbaik berdasarkan beberapa kriteria utama: jumlah penduduk, Tingkat pengangguran, upah minimum, PDRB, dan jumlah penduduk miskin. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kota Semarang memiliki tingkat kemiskinan terendah dengan nilai preferensi tertinggi (0,686725), sedangkan Kabupaten Brebes memiliki tingkat kemiskinan tertinggi dengan nilai preferensi terendah (0,154773). Validasi metode TOPSIS yang diterapkan dalam sistem ini mencapai tingkat akurasi sebesar 77,17% yang menunjukkan bahwa hasil pemeringkatan konsisten dengan keselarasan signifikan antara hasil sistem dan kondisi riil. Dengan demikian, sistem pendukung keputusan ini memberikan kontribusi nyata dalam mengklasifikasi wilayah berdasarkan tingkat kemiskinan, sehingga dapat menjadi alat bantu strategi dalam perencanaan program Pembangunan yang lebih tepat sasaran.
PENENTUAN SUPPLIER TERBAIK MENGGUNAKAN METODE MOORA DAN TOPSIS DENGAN PEMBOBOTAN ENTROPY Kurniawan, Nanda Dwi; Cholil, Saifur Rohman
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 6, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v6i1.6091

Abstract

Pemilihan supplier merupakan aspek kritis dalam keberlangsungan operasional bisnis, termasuk bagi Toko Kelontong Dua Putra yang selama ini menggunakan pendekatan subjektif dalam menentukan mitra suppliernya. Metode penilaian yang tidak sistematis ini berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan seperti keterlambatan pengiriman, kualitas produk yang tidak konsisten, dan hambatan operasional lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengusulkan pendekatan ilmiah menggunakan metode MOORA dan TOPSIS dengan pembobotan Entropy guna menghasilkan penilaian yang lebih objektif. Kriteria penilaian meliputi harga, jarak, pelayanan, ketersediaan stok, dan kualitas barang, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif supplier. Hasil penelitian menunjukkan konsistensi pada kedua metode, dengan alternatif A1 teridentifikasi sebagai supplier terbaik, memperoleh skor 0,059 pada MOORA dan 0,905 pada TOPSIS, yang mengindikasikan potensi signifikan dalam optimalisasi proses pemilihan supplier.
PERANCANGAN SISTEM PEMILIHAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR BERBASIS WEB Pungkasanti, Prind Triajeng; Cholil, Saifur Rohman; Christioko, B. Very
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2019): Mei (2019)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v15i1.1485

Abstract

Pertumbuhan perekonomian Indonesia dan potensi budidaya ikan air tawar semakin meningkat, hal ini terjadi  karena kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi ikan yang terus meningkat serta adanya program Gemar Makan Ikan yang dipopulerkan oleh KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan). Potensi Budidaya air tawar memiliki prospek yang baik kedepannya diantaranya ikan Lele, ikan Gurame, ikan Nila, ikan Mujair dan ikan Patin. Alternatif ikan ini memiliki karakteristik yang berbeda untuk masing-masing jenis pembudidayaannya. Kriteria dipengaruhi pada faktor kesesuaian air yang meliputi: suhu, kecerahan, DO (Disolved Oxygen), keasaman (pH). Namun belum ada alat bantu yang dapat memudahkan petani ikan air tawar dalam melakukan pemilihan ikan air tawar. Maka dibutuhkan sistem pemilihan ikan air tawar untuk memberikan informasi kepada para petani ikan air tawar. Perancangan sistem pemilihan air tawar ini menggunakan tahap pelaksanaan komunikasi, analisis, dan desain. Perancangan desain dilakukan dengan UML (Unified Modeling Language) yang terdiri dari : use case diagram, sequence diagram, activity diagram, class diagram; perancangan interface menggunakan bahasa pemrograman PHP dan perancangan database menggunakan MySQL.