Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Psychological well-being as a driver of MSMEs performance: Insights from Tangkahan ecotourism Prayudi, Ahmad; Pratiwi, Henny; Aulia, Muhammad Reza; Sari, Warsani Purnama; Syauqi, Teuku Muhammad; Fuqara, Fantashir Awwal; Yuhendra, Alfis
Annals of Human Resource Management Research Vol. 5 No. 2 (2025): June
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/ahrmr.v5i2.3337

Abstract

Purpose: This study aims to explore the relationship between job satisfaction, mental health, motivation, stress management, and performance of MSME actors engaged in the Tangkahan ecotourism sector. The main focus of this study is to understand what psychological factors and working conditions contribute the most to improving the performance of MSMEs in the sector. Methodology/approach: This study involved 117 MSME participants from university and government training programs. Data were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) and supported by field observations to validate and strengthen the obtained quantitative finding. Results/findings: The study found that job satisfaction and mental health positively and significantly affect MSME performance, while motivation shows no significant impact. Psychological conditions and work environment play greater roles. Stress management indirectly enhances performance by improving mental health, despite its insignificant direct effect on performance. Conclusion: This study concludes that psychological well-being and job satisfaction are key factors in improving the performance of MSME actors in the ecotourism sector. Therefore, it is important for stakeholders to create a mentally supportive work environment and implement effective stress management strategies to optimize the productivity of MSMEs. Limitations: This study has limitations in the geographical scope and characteristics of the respondents, which only includes MSME actors in the Tangkahan ecotourism area. Therefore, the results of this study cannot be generalized to other MSME regions or sectors. Contribution: This study contributes to MSME empowerment policy by emphasizing mental health and job satisfaction improvement. The findings guide universities, governments, and institutions in designing effective interventions to enhance MSME actors’ productivity and overall performance.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI BAWANG MERAH DI DESA TANAH BARA, KECAMATAN GUNUNG MERIAH-ACEH SINGKIL Handayani, Sri; Ariana, Ariana; Nasution, Aswin; Bagio, Bagio; Syauqi, Teuku Muhammad
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3761

Abstract

Pengembangan bawang merah dalam sektor pertanian masih menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan ekonomi penduduk Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil. Tujuan utama dari upaya pemberdayaan ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada warga mengenai praktik pertanian yang efektif dan benar. Dalam proses pemberdayaan, metode yang diterapkan adalah PRA (Partisipatory Rural Appraisal) untuk melibatkan kelompok sasaran secara aktif. Penyuluhan disampaikan di dalam ruangan dan di lapangan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam kegiatan budidaya bawang merah, serta tindakan kolektif pemberdayaan secara langsung yaitu tindakan percontohan atau praktek lapangan yang melibatkan semua kelompok tani untuk terlibat secara bersama-sama agar dapat memahami langsung prosesnya, yang dilanjutkan dengan menganalisis iklim dalam menetapkan waktu tanam. Selain itu, kelompok tani juga diajarkan pembukuan sederhana, Sehingga petani dapat mengetahui secara pasti usaha tani yang dikerjakan memperoleh keuntungan atau sebaliknya mengalami kerugian. Dengan pemberdayaan ini kelompok tani lebih terarah dan mampu meningkatkan kemampuan anggota kemampuan kelompok tani dalam mengelola usaha tani sehingga meminimlakan gagal panen dan meningkatkan meningkatkan ekonomi kelompok tani bawang merah
The Acceptance Technology of E-Vehicles in Medan City Syauqi, Teuku Muhammad; Aprilia, Cut
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 9, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v9i1.1989

Abstract

The purpose of this study is to investigate the acceptance of electric vehicle (EV) technology in Medan City, focusing on aspects that drive public adoption. The Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) and Lazy User (LUM) models are used to understand these dynamics. A survey was conducted with 411 respondents from several sub-districts in Medan City. The questionnaire included demographic information, driving habits, electric car expectations, purchase intentions, and Likert scale items related to the UTAUT constructs. Data analysis was performed using Structural Equation Modeling (SEM) with the PLS method. Effort Expectancy and Facilitating Conditions significantly influenced Behavioral Intention and Use Behavior, while Performance Expectancy and Social Influence showed inconsistent effects. LUM was supported, indicating that Effort Expectancy influenced the preference for the behavior with the least effort.
SOSIALISASI STRATEGI KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM KAMPANYE ANTI-PERUNDUNGAN DI SEKOLAH MENENGAH Simon, Jhon; Luthfi, Muhammad; Syauqi, Teuku Muhammad; Sitompul, Ariman
JPPM : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 2 (2025): Maret
Publisher : Compart Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63854/jppm.v1i2.53

Abstract

Perundungan atau bullying merupakan salah satu permasalahan serius di lingkungan pendidikan, khususnya di tingkat sekolah menengah, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental, perkembangan sosial, serta prestasi akademik siswa. Upaya pencegahan perundungan tidak hanya memerlukan pendekatan hukum dan kebijakan sekolah, tetapi juga membutuhkan strategi komunikasi yang efektif agar pesan anti-perundungan dapat diterima dengan baik oleh seluruh warga sekolah, khususnya peserta didik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa, guru, dan pihak sekolah mengenai pentingnya strategi komunikasi yang empatik, persuasif, dan kolaboratif dalam menyampaikan pesan anti-perundungan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi interaktif dan pelatihan komunikasi berbasis simulasi yang melibatkan siswa dan guru sebagai peserta aktif. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar komunikasi interpersonal, elemen komunikasi yang efektif, serta strategi kampanye sosial berbasis nilai empati dan toleransi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta terhadap dampak negatif perundungan serta kemampuan mereka dalam menyampaikan pesan-pesan positif secara lebih efektif melalui media verbal dan nonverbal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model penguatan komunikasi antarsiswa dan antarwarga sekolah dalam mencegah serta menangani perundungan secara lebih humanis dan berkelanjutan.
EDUKASI PENGGUNAAN INTERNET YANG BIJAK UNTUK MEMBANGUN GENERASI DIGITAL YANG CERDAS DAN BERETIKA Elyas, Ananda Hadi; Luthfi, Muhammad; Syauqi, Teuku Muhammad
JPPM : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2024): September
Publisher : Compart Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63854/jppm.v1i1.23

Abstract

Pemanfaatan internet di kalangan remaja telah meningkat pesat seiring dengan perkembangan teknologi. Namun, tanpa pemahaman yang cukup, remaja berisiko terpapar dampak negatif, seperti cyberbullying, kecanduan, dan paparan konten yang tidak sesuai. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan etika dalam penggunaan internet yang aman dan produktif bagi remaja. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, workshop keterampilan digital, dan sesi konsultasi. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman remaja terhadap keamanan siber, etika digital, dan keterampilan produktif dalam memanfaatkan internet. Sebanyak 85% peserta merasa lebih mampu menggunakan internet secara bijak dan bermanfaat. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi digital yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab, serta dapat direplikasi di berbagai komunitas lain untuk hasil yang lebih luas.
Dampak Reward Non-Finansial pada Produktivitas Karyawan Gen Z di Kota Medan Teuku Muhammad Syauqi; Rusdi Rusdi; Rani Rahim
Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbksm.v10i1.14730

Abstract

Perubahan karakteristik tenaga kerja pada era digital menuntut perushaan untuk menyesuaikan strategi pengelolaan sumber daya manusia, khususnya bagi karyawan Generasi Z yang memiliki orientasi kerja berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward non-finansial terhadap produktivitas karyawan Generasi Z di Kota Medan, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dan budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 karyawan Generasi Z yang bekerja pada perusahaan di Kota Medan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Variabel reward non-finansial mencakup pengakuan, fleksibilitas kerja, kesempatan pengembangan diri, dan lingkungan kerja yang suportif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward non-finansial berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dan produktivitas karyawan. Kepuasan kerja berperan sebagai mekanisme penting yang menjembatani hubungan antara reward non-finansial dan produktivitas karyawan. Selain itu, budaya organisasi berperan dalam memperkuat hubungan antara kepuasan kerja dan produktivitas, sehingga efektivitas sistem penghargaan non-finansial sangat dipengaruhi oleh konteks nilai, norma, dan praktik organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia berbasis generasi serta implikasi praktis bagi perusahaan swasta dalam merancang kebijakan reward non-finansial yang adaptif terhadap karakteristik Generasi Z guna meningkatkan produktivitas kerja secara berkelanjutan.
The Role of Self-Efficacy and Locus of Control in Enhancing Employee Performance at Aceh Culture and Tourism Office Syarifah Mauli Masyithah; Teuku Muhammad Syauqi; Nurrahmad Nurrahmad; Sisca Mediyanti; Leni Marlina; Syafira Yunidar; Awwaliah Awwaliah
Journal Economic Management and Business Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jfeb.v5i1.8847

Abstract

This research aims to examine the influence of self-efficacy and locus of control on employee performance at the Aceh Culture and Tourism Office. The research was motivated by the suboptimal performance of employees, which is presumed to be associated with individual psychological factors, particularly self-efficacy and locus of control. A quantitative approach with an associative research design was employed in this research. The population consisted of 249 employees of the Aceh Culture and Tourism Office, while 71 respondents were selected as samples using the Slovin sampling method. Data were collected through questionnaires using a Likert scale to measure self-efficacy, locus of control, and employee performance. The collected data were analyzed using multiple linear regression analysis with the assistance of SPSS software. The findings indicate that self-efficacy has a positive effect on employee performance. In addition, locus of control also positively influences employee performance. Meanwhile, both self-efficacy and locus of control contribute significantly to improving employee performance. The research concludes that psychological factors play an important role in enhancing employee performance in the public sector. Organizations should strengthen employees’ self-confidence and promote positive self-control to improve work effectiveness and productivity. 
Workshop Akuntansi Sederhana Berbasis Desa: Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencatatan Keuangan di Desa Suka Jadi, Kecamatan Bandar Huluan Fachrul Rozi; Teuku Muhammad Syauqi; Riva Ubar Harahap; Muhammad Fahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1412

Abstract

Workshop Akuntansi Sederhana Berbasis Desa ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi akuntansi pelaku UMKM, petani, dan masyarakat Desa Suka Jadi, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan andragogi, mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, praktik langsung, dan simulasi kasus berbasis konteks usaha lokal. Kegiatan dilaksanakan dalam dua hari penuh dengan peserta sebanyak 40-50 orang, mencakup pelaku UMKM, petani, ibu rumah tangga pengusaha, dan perangkat desa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar akuntansi, pencatatan transaksi keuangan, pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, serta penyusunan laporan laba rugi dan neraca sederhana. Pendampingan lanjutan selama satu bulan memperkuat penerapan materi oleh peserta di lapangan. Program ini diharapkan berkontribusi pada kemandirian ekonomi desa dan memperkuat ketahanan UMKM berbasis desa.
THE CETAK SAWAH RAKYAT PROGRAM: EFFORTS TO INCREASE RICE PRODUCTION IN THE ARCHIPELAGIC REGION OF SALANG DISTRICT, SIMEULUE REGENCY Aswin Nasution; Wira Hadianto; Abdul Latif; Yusrizal; Izwar; Hartini; Sri Handayani; Sufriadi; Teuku Muhammad Syauqi; Agustiar
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 6 No. 2 (2026): July-October 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21677109

Abstract

The Cetak Sawah Rakyat (CSR) program conceptually executed as a paddy field optimization initiative is a government strategy aimed at increasing rice production and strengthening food security by enhancing land productivity and cropping intensity. As an archipelagic region, Simeulue Regency possesses significant potential for rice field development; however, it faces various constraints, such as limited agricultural infrastructure and cultivation technology, which restrict optimal cropping frequency. This community service activity was conducted to enhance farmers' understanding and readiness regarding the implementation of the CSR Program in Simeulue Regency. Held at the Agricultural Extension Center (BPP) office in Salang District, the activity employed a participatory empowerment approach involving farmers, farmer groups, village governments, agricultural extension officers (PPL), and the Department of Agriculture of Simeulue Regency. The methods comprised preparatory stages, socialization and counseling, problem identification discussions, and the distribution of questionnaires to assess farmer group readiness. Of the 1,162 hectares of land proposed under the prospective farmer and land scheme (CPCL), 981.36 hectares met the technical and administrative requirements, with 31 farmer groups declared eligible for the program. This community service initiative successfully enhanced public understanding regarding their rights, obligations, and the importance of sustainable rice field management. The CSR program is expected to boost rice production by increasing annual harvest frequency, strengthen institutional capacity among farmers, increase community income, and support sustainable food security in archipelagic regions.
Sociopreneurship and Human Resource Management Strategies for Sustainable Social and Environmental Impact: Bibliometric Analysis Teuku Muhammad Syauqi; Sharfina Sharfina
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 6, No 3 (2025): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v6i3.7460

Abstract

This research conducts a comprehensive bibliometric analysis of literature on sociopreneurship, human resource management (HRM), and disruptive technology. The main focus of this research is to identify theme clustering patterns, current research trends, future research opportunities, and collaboration among researchers in this domain. Data was obtained from reputable academic databases such as Scopus, ScienceDirect, and  WOS, and then analyzed using VOSviewer software to map relationships between keywords, publications, and authors. The analysis results indicate a significant evolution in sociopreneurship research, with increasing attention on topics such as local economic empowerment, women's inclusion in social entrepreneurship activities, technological innovations for sustainability, and value-based organizational transformation. Literature with the highest citations emphasizes the importance of integrating sustainable HRM strategies with sociopreneurship practices, particularly in the development of social business models, education, and community skill enhancement. However, there are still research gaps, particularly regarding the application of sociopreneurship in specific sectors such as health and measurable social business models. These findings provide a conceptual and practical foundation for further research and encourage interdisciplinary collaboration in supporting inclusive and sustainable social and environmental impact.