Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Crude Ekstrak Streptomyces GBSR1 Pada Susut Bobot Buah Tomat (Solanum lycopersicum L.) Pascapanen Terserang Colletotrichum acutatum Astuti, Riska Frida; Maherawati, Maherawati; Simamora, Cico Jhon Karunia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.98891

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum L.) adalah salah satu yang mudah terserang oleh penyakit pascapanen salah satunya oleh jamur patogen yaitu Colletotrichum acutatum. Serangan jamur patogen ini dapat menyebabkan berbagai kerusakan, termasuk kerusakan fisik (Ansiska et al., 2023). Kerusakan fisik yang terbentuk akibat serangan jamur patogen ini dapat berhubungan dengan susut bobot pada buah tomat yang akan berpengaruh seiring dengan lama penyimpanan dan pengaplikasian crude ekstrak Streptomyces. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan dan mengkaji konsentrasi crude ekstrak Streptomyces GBSR1 yang menghasilkan susut bobot terbaik pada buah tomat pascapanen terserang Colletotrichum acutatum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi yaitu 0 ppm (kontrol), 500 ppm, 1000 ppm, 1500 ppm dan 2000 ppm. Hasil penelitian menunjukkan crude ekstrak Streptomyces GBSR1 dapat memberikan pengaruh terhadap susut bobot buah tomat. Perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi 500 ppm dengan susut bobot dengan persamaan y= 0,5168x-0,4952 dan nilai R2 sebesar 0,9471. Kontribusi dari penelitian ini adalah menambah pengetahuan mengenai pemanfaatan mikroba antagonis untuk menggantikan bahan kimia berbahaya yang dapat menimbulkan residu.
Pengaruh Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan hasil Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) pada Tanah Aluvial Wahyuni, Anis; Zulfita, Dwi; Simamora, Cico Jhon Karunia
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 4 (2025): December
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i4.98751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi antara pupuk kandang kambing dan pupuk KCl yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil rosella pada tanah aluvial. Perlakuan penelitian ini merupakan dirancang dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Perlakuan terdiri dari dua faktor, faktor pertama adalah dosis pupuk kandang kambing (P) terdiri dari P1: pupuk kandang kambing 15 ton/ha, P2: pupuk kandang kambing 20 ton/ha, P3: pupuk kandang kambing 25 ton/ha, sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk KCl (K) terdiri dari K1: pupuk KCl 100 kg/ha, K2: pupuk KCl 150 kg/ha, K3: pupuk KCl 200 kg/ha. Variabel yang amati meliputi Tinggi tanaman (cm), Diameter batang (cm), Jumlah cabang, Umur berhunga (HST), Berat kering tanaman (g), Volume akar (cm ³), Jumlah bunga pertanaman, berat bunga segar per tanaman (g), Berat bunga kering (g). Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ditemukan dosis interaksi antara pupuk kandang kambing dan pupuk KCl yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil rosella pada tanah aluvial tetapi interaksi pupuk kandang kambing dosis 25 ton/ha setara dengan 125 g/tanaman dan pupuk KCl dosis 100 kg/ha sudah dapat mengingkatkan pertumbuhan tanaman rosella pada tanah aluvial. Sedangkan interaksi antara pupuk kandang kambing dosis 15 ton/ha setara dengan 75 g/tanaman dan pupuk KCl dosis 100kg/ha setara dengan 25 g/tanaman sudah dapat meningkatkan hasil rosella pada tanah alluvial