Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Awarding Support Becomes a Dominant Factor in the Election of Family Planning in the Long-Term Contraception Method in Kampung KB Ningsih, Dewi Ayu; Firdawati, Firdawati; Satria, Pom Harry
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.666 KB) | DOI: 10.30604/jika.v4i1.185

Abstract

Indonesia’s Maternal Mortality Rate (MMR) is currently in the high category. One effort to reduce MMR is through family planning program. The family planning program contributes in reducing 32% all of maternal mortality by increasing the coverage of LARC users whose achievements are currently only 17.45%. One of the biggest influences on the escalation of LARC users is psychosocial support from the environment. The objective of this study analyzed the relationship between emotion, informational, instrumental, and appraisal supports from the environment with the LARC use in the Kampung KB. The research used an observational analytic design with a cross-sectional approach to 100 respondents that acceptor KB. Statistic analysis used the chi-square and logistic regression. The results of this study showed that the emotional, instrumental and appraisal support were associated with LARC use, based on the p values of 0.028, 0.019 and 0,001, respectively. Appraisal support became the dominant factor in choosing LARC in Kampung KB with an odds ratio (OR) 5,000. It meant that a woman who got appraisal support from the environment have 5,000 times higher to have an opportunity to use LARC than the woman who did not get the appraisal support.ABSTRAKAngka Kematian Ibu (AKI) Indonesia saat ini masih dalam kategori tinggi. Salah satu strategi menurunkan AKI adalah program KB. Program KB berkontribusi dalam menurunkan 32% dari seluruh kematian ibu dengan cara meningkatkan cakupan pengguna KB MKJP yang saat ini capaiannya hanya 17,45%. Peningkatan pengguna KB MKJP salah satunya dipengaruhi oleh dukungan psikososial dari lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan dari lingkungan dengan penggunaan KB MKJP di Kampung KB. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cros-secsional terhadap 100 responden akseptor KB. Analisis statstik yang digunakan adalah uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan emosional, instrumental dan penghargaan berhubungan dengan penggunaan KB MKJP di Kampung KB, dengan masing-masing nilai p yaitu 0,028, 0,019, dan 0,001. Sementara, dukungan informasional tidak berhubungan dengan nilai p lebih dari 0,05. Dukungan penghargaan menjadi faktor dominan dengan nilai ood rasio (OR) sebesar 5,000. Seseorang yang memperoleh dukungan penghargaan dari lingkungan akan 5,000 kali berpeluang memilih menggunakan KB MKJP dibanding dengan yang tidak memperoleh dukungan penghargaan.
Identification Of Nutritional Status In Children Under Five Based On The Weight/Height Index With Screening Of Delivery Outcome History Ningsih, Dewi Ayu; Diana, Sirlii
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i10.17792

Abstract

Latar Belakang:  Prevalensi malnutrisi pada anak balita secara global dan nasional masih tinggi. Secara nasional prevalensi stunting mencapai 30,79%, wasting 10,2%, underweight 17,7%, overweight 8,0% dan menurun ditahun 2022 menjadi 21,6% (stunting), 7,7% (wasting), 17,1% (underweight) dan 3,5% (overweight). Kasusnya ditemukan lebih banyak di kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung yaitu 25,1% (stunting), 9,4% (wasting), 20,6% (underweight). Angka ini masih jauh dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang kesehatan 2020-2024 dengan target 14% (stunting) dan 7% (wasting). Kabupaten Pesawaran menduduki posisi pertama dengan kasus wasting terbanyak.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan riwayat luaran persalinan yaitu usia kehamilan dan berat badan lahir dengan status gizi anak balita berdasarkan indeks Berat Badan/Tinggi Badan (BB/TB).Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Variable independen yang diteliti pada penelitian ini adalah riwayat luaran persalinan berupa usia kehamilan ibu dan berat badan lahir bayi dan variabel dependen pada penelitian ini adalah status gizi balita. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis bivariate dengan uji chi square.Hasil Penelitian: Analisis bivariate menunjukan riwayat usia kehamilan dan riwayat Berat Badan Lahir terbukti secara statistik berhubungan dengan status gizi balita berdasarkan indeks BB/TB dengan nilai p masing-masing sebesar 0,001 dan 0,000.Kesimpulan: terdapat hubungan riwayat usia kehamilan dan riwayat Berat Badan Lahir bayi dengan status gizi balita berdasarkan indeks BB/TB.Saran: Hasil ini dapat digunakan sebagai parameter preventif dalam upaya pencegahan malnutrisi pada balita. Keywords: Berat Badan Lahir, Gizi Kurang, Malnutrisi, Outcome Persalinan, Usia Kehamilan ABSTRACT Background: The prevalence of malnutrition among children under five remains high globally and nationally. Nationally, rates of stunting, wasting, underweight, and overweight are significant, with stunting at 30.79%, wasting at 10.2%, underweight at 17.7%, and overweight at 8.0%. Projections for 2022 indicate a decrease to 21.6% for stunting, 7.7% for wasting, 17.1% for underweight, and 3.5% for overweight.In Pesawaran district, Lampung Province, rates are notably higher, with 25.1% for stunting, 9.4% for wasting, and 20.6% for underweight children. These figures underscore a significant gap from the 2020-2024 National Medium Term Development Plan (RPJMN) health targets of 14% for stunting and 7% for wasting. Pesawaran Regency specifically reports the highest incidence of wasting cases among these areas.Aims: This study aims to examine the relationship between birth outcomes, specifically gestational age and birth weight, and the nutritional status of children under five based on the Body Weight/Height (BW/TB) index.Method: This research employs an analytical observational study with a cross-sectional approach. The independent variables investigated are maternal gestational age and infant birth weight, while the dependent variable is the nutritional status of toddlers. Bivariate analysis using the chi-square test was conducted for data analysis.Results: The bivariate analysis demonstrated statistically significant relationships between both gestational age (p = 0.001) and birth weight (p = 0.000) with the nutritional status of toddlers based on the BB/TB index.Conclusion: There exists a significant association between gestational age and birth weight with the nutritional status of toddlers based on the BW/TB index.Suggestion: These findings suggest that these factors can serve as crucial indicators for preventive measures against malnutrition in toddlers. Keywords: Birth Weight, Wasting, Malnutrition, Birth Outcome, Gestational Age 
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL MELALUI PROGRAM KELAS IBU HAMIL SAIBATIN (SEHAT ANAK IBU, BERDAYA, TANGGAP DAN INISIATIF) Ningsih, Dewi Ayu; Fitria, Rahmah; Hidayah, Nanik; Fitriyanti, Clara Desy
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1862

Abstract

Layanan antenatal berkualitas adalah salah satu bentuk upaya menurunkan Angka Kematian Ibu. Pengaruh pandemi covid-19 ditambah kemajuan teknologi, mendorong tenaga kesehatan untuk berupaya menjalankan layanan kesehatan terutama antenatal dengan lebih inovatif. Oleh karena itu, tim pengabdi membuat suatu program pelayanan antenatal berbasis teknologi. Program ini dilaksanakan secara hybrid (kelas online dan kelas offline) dengan memanfaatkan platform Zoom meeting. Selanjutnya, program pemberdayaan terhadap ibu hamil ini disebut dengan Program Kelas Ibu Hamil SAIBATIN (Sehat Anak Ibu, Berdaya, Tanggap Dan Inisiatif) dengan tujuan untuk menjawab tantangan upaya inovatif tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode hybrid (blinded learning) memadukan dua metode sekaligus dengan memanfaatkan media Aplikasi WhatsApp dan tatap muka. Metode yang akan diterapkan dalam program SAIBATIN adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, demontrasi dan praktik (redemonstrasi). Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari 2023 di wilayah kerja Puskesmas Kemiling. Sasaran Program Kelas Ibu Hamil SAIBATIN ini adalah ibu hamil dengan usia kehamilan minimal sudah masuk pada trimester 2 (?13 minggu) yang tinggal diwilayah Kota Bandar Lampung. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) melalui kelas Ibu Hamil SAIBATIN menunjukkan ada peningkatan pada pengetahuan ibu hamil mengenai pengelolaan kesehatan pada masa kehamilan, persalinan, masa nifas dan menyusui dalam kategori baik sebesar 52,6%. Program  Pemberdayaan Ibu Hamil Melalui Program Kelas Ibu Hamil SAIBATIN terbukti dapat merubah tingkat pengetahauan ibu hamil mengenai pengelolaan kesehatan pada masa kehamilan, persalinan, masa nifas dan menyusui sebesar 22,8%. Saran untuk seluruh ibu hamil agar dapat terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya terkait dengan pengelolaan kesehatan pada masa kehamilan, persalinan, masa nifas dan menyusui melalui berbagai kelas kehamilan yang tersedia di pelayanan kesehatan terdekat maupun melalu media yang mudah di akses
Effect of Institutional Ownership, Company Size, Activity Ratio, Profitability and Managerial Ownership on Company Value Ningsih, Dewi Ayu; Nurlaela, Siti; Rachmawati Dewi, Riana
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 21 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v21i1.2668

Abstract

The purpose of this study is to find out how institutional ownership, company size, activity ratio, profitability, and management ownership affect company value. Goods and consumption sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2021 are the subject of the study. Using the purposive sampling method, this study selects companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the field of goods and consumption. These companies also issue complete financial statements and record their profits. The data was analyzed using multiple linear regression techniques. The results show that while institutional ownership, company size, activity ratio, and managerial ownership do not have a significant influence on company value, profitability has a significant influence
PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA UNTUK MENCEGAH DAN MENGATASI INFEKSI TALI PUSAT NINGSIH, DEWI AYU; DESKA, RINI; RAHMAWATI, CORI DWI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Infeksi tetanus neonaturum terjadi pada bayi baru lahir akibat kurangnya sterilitas dari alat pada saat pemotongan tali pusat dan teknik perawatan tali pusat yang kurang tepat. Perawatan tali pusat lebih efektif dilakukan dengan menggunakan teknik perawatan tali pusat terbuka. Pengetahuan ibu menjadi faktor penting dalam keberhasilan perawatan tali pusat. Metode: Desain studi menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penerapan asuhan kebidanan dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan dilakukan sejak 30 Maret – 6 April 2023. Subjek asuhan adalah Bayi Ny. T umur 3 hari. Instrumen yang digunakan adalah alat pemeriksaan fisik dan format pengkajian. Data diperoleh langsung dari subjek studi. Subjek kasus telah dimintai informed consent. Untuk mengikuti rangkaian asuhan kebidanan. Hasil dan Pembahasan: Pada tanggal 30 Maret 2023 peneliti memberikan asuhan kebidanan terhadap Bayi Ny. T Umur 3 hari dengan infeksi tali pusat. Kondisi umum bayi baik, tanda vital dalam batas normal. Infeksi tali pusat ditandai dengan adanya peradangan disekitar tali pusat seperti : warna kemerahan, terdapat pus, dan berbau. Terlihat adanya bubuk bedak tabur di area tali pusat dan genitalia bayi. Perawatan tali pusat metode terbuka diterapkan selama 5 hari. Hari ke-5 tali pusat lepas dan tanda peradangan tali pusat sudah menghilang. Kesimpulan: Asuhan kebidanan penerapan perawatan tali pusat metode terbuka selama 5 hari terbukti dapat mencegah dan mengurangi peradangan pada infeksi tali pusat By. Ny. T. Perlunya peningkatan edukasi kepada masyarakat khususnya ibu hamil dan ibu nifas tentang perawatan tali pusat metode terbuka.
Dari Screening Hingga Edukasi: Upaya Pemberdayaan Ibu Hamil Mengenali Tanda Bahaya Kehamilan di Sukadana HAM Bandar Lampung Ningsih, Dewi Ayu; Fatriani, Rully; Fitria, Rahmah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 1 (2025): JPMJ Vol 4 No 1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i1.428

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi masalah utama secara global dan Indonesia ikut menyumbang tingginya angka tersebut. Salah satu yang dipercaya menjadi faktor penyebab adalah kurangnya pemahaman ibu hamil dan support system di sekitarnya tentang tanda bahaya kehamilan. Program “Dari Screening hingga Edukasi” dibentuk dengan tujuan memberdayakan ibu hamil untuk mengenali tanda bahaya kehamilan sehingga deteksi dini dapat diterapkan dan penatalaksanaan awal bisa segera dilakukan. Outcome akhir yang diharapkan adalah menghindari komplikasi kehamilan dan penurunan AKI. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan tenaga kesehatan khususnya bidan, mahasiswa bidan, kader, ibu hamil dan wanita usia subur yang tinggal diwilayah kelurahan Sukadana Ham, wilayah kerja puskesmas Gedong Air. Program ini dijalankan selama 1 bulan yaitu pada bulan Desember 2024 sampai dengan Januari 2025 dengan jadwal pelaksanaan yang sudah dirancang. Program ini mengkombinasikan dan mengintegrasikan tiga kegiatan yaitu screening tanda bahaya kehamilan melalui pelaksanaan antenatal care, edukasi interaktif melalui media promosi kesehatan lembar balik, leaflet, poster dan diskusi bersama pakar dan dilanjutkan evaluasi tindak lanjut dengan pemantauan dan konsuling terjadwal. Hasil menunjukkan ada peningkatan pengetahuan sebesar 40% menjadi 80% mengenali tanda bahaya kehamilan dan peningkatan tingkat kepatuhan ibu hamil melakukan antenatal care. Kesimpulannya bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang tanda bahaya kehamilan dan peningkatan kepatuhan antenatal care rutin.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelulusan Uji Kompetensi Nasional pada Mahasiswa DIII Kebidanan dan DIII Keperawatan Fitria, Rahmah; Ningsih, Dewi Ayu
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23106

Abstract

Target nasional kelulusan uji kompetensi DIII Keperawatan dan DIII Kebidanan belum tercapai. Hasil kelulusan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor akademik (IPK dan status peserta/taker), faktor kognitif (mengikuti bimbingan belajar dan rasa cemas) dan faktor individu (Jenis Kelamin). Jenis studi ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam studi ini adalah mahasiswa DIII Keperawatan dan Kebidanan yang mengikuti uji kompetensi sejumlah 149 peserta. Studi ini menggunakan teknik total sampling dengan kriteria inklusi adalah terdaftar uji kompetensi tahun 2022, bersedia menjadi responden dan hadir saat pengisian survei penelitian sehingga jumlah sampel pada penelitian adalah 103 sampel. Teknik analisis data dengan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara Faktor Akademik yaitu IPK (? value = 0,013) dan status kepesertaan uji kompetensi (taker) (? value = 0,000) dengan kelulusan uji kompetensi nasional. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (? value = 0,646), keikutsertaan bimbingan belajar (? value = 0,647) dan rasa cemas (? value = 0,483) dengan kelulusan uji kompetensi nasional. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan penelitian selanjutnya menggunakan metode dan populasi yang lebih luas.
PELATIHAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI SISWA KELAS VI SD NEGERI 091404 PARBALOHAN NAGORI TIGARAS Marini, Netti; Turnip, Berlian Romanus; Resmi, Resmi; Silitonga, Rahmat Kartolo; Hutagaol, Sinur; Lubis, Fheti Wulandari; Nababan, Devi Puspita Sari; Dewi, Juwita Isma; Ningsih, Dewi Ayu; Fika, Laisya Adna
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27218

Abstract

Abstrak Berbicara merupakan salah satu keterampilan yang sangat penting disamping tiga keterampilan bahasa lainnya, yaitu membaca, menulis, menyimak. Hal ini dikarenakan dengan sesama manusia, menyatakan pendapat, menyampaikan maksud dan pesan, mengungkapkan perasaan dan segala kondisi emosional, dan lain sebagainya. Media gambar berseri adalah simbol yang mengungkapkan pesan tertentu untuk mengungkapkan suatu kehidupan manusia yang mendalam, disajikan secara bersambung atau berkesinambungan. Pada sekolah pengabdian, guru kurang memiliki kreativitas untuk mengembangkan kemampuan berbicara pada siswa. Siswa tidak memiliki kemampuan dalam berbicara, keadaan mitra yang memerlukan bantuan belajar mengajar secara luring dan daring secara intensif demi tercapaianya kemampuan siswa dalam berbicara dan siswa masih kurang maksimal dalam melakukan simulasi berbicara yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Demi mendukung sekolah, guru, dan siswa, dalam efektivitas kegiatan pengembangan ketrampilan berbicara, tim pengabdian masyarakat dari Universitas Simalungun membantu dengan memberikan pelatihan berbicara menggunakan media gambar berseri kepada siswa kelas IV SD Negeri 091404 Parbalohan Nagori Tigaras. Tim pengabdian masyarakat akan memberikan arahan dan pengalaman langsung terkait ketrampilan berbicara dengan media gambar berseri serta didukung oleh para dosen PBSI Universitas Simalungun yang memberikan materi teori terkait keterampilan berbicara menggunakan media gambar berseri. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini berupa metode simulasi dan demontrasi. Pelatihan keterampilan berbicara dapat bermanfaat untuk siswa mengembangkan kemampuannya dalam keterampilan berbicara terkhusus dengan media gambar berseri. Berdasarkan pengabdian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa 85% siswa sudah mengalami peningkatan kemampuan berbicara menggunakan media gambar berseri dan sisanya masih sedikit mengalami kendala karena keterbatasan.
Program Saibatin Solusi Peningkatan Level Keberdayaan Kader Posyandu dan Ibu Hamil tentang Pemberian ASI Eksklusif Ningsih, Dewi Ayu; Sari, Nirma Lidia; Puteri, Hidayatusy Syukrina
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 7 No. 3 (2025): November
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v7i3.1025

Abstract

The SAIBATIN Program is a community empowerment model designed to enhance the success of exclusive breastfeeding through 42-day postpartum assistance provided by trained posyandu (community health post) cadres. This activity was implemented as part of the Community Partnership Empowerment Program (PKM) funded by the Directorate of Research and Community Service (DPPM), Directorate General of Research and Development, Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of the Republic of Indonesia, in 2025. The program activities included stakeholder engagement, breastfeeding preparedness education for pregnant women, training for posyandu cadres on best practices in exclusive breastfeeding, and postpartum breastfeeding assistance conducted by the cadres. Evaluation using pre- and post-test methods showed a significant increase in knowledge scores among both cadres and pregnant women, with an average improvement of 24–25%. Cadres also demonstrated enhanced practical skills in breastfeeding counseling and maternal assistance. The SAIBATIN Program proved effective in strengthening the capacity of cadres and mothers to support exclusive breastfeeding success. This model has strong potential to be replicated as a posyandu-based community empowerment strategy to help achieve national maternal and child health targets