Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelaksanaan Tata Ruang Wilayah Jakarta dalam Bingkai tvOne pada Program Catatan Demokrasi Episode 'Tragedi Kebakaran Plumpang, Kenapa Anies disalahkan?' Hutagalung, Maasyithah
Jurnal Komunikasi Esensi Daruna Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Komunikasi Esensi Daruna
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/daruna.v2i2.795

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pelaksanaan tata ruang wilayah Jakarta dalam bingkai tvOne pada program talkshow Catatan Demokrasi episode ’Tragedi Kebakaran Plumpang Kenapa Anies diserang?’. Metode penelitiannya adalah kualitatif dengan analisis framing Robert N. Entmant. Objek penelitian ini adalah talkshow Catatan Demokrasi episode ’Tragedi Kebakaran Plumpang Kenapa Anies diserang?’ tayang 7 Maret 2023. Sumber data primer berupa video yang dibuat dalam transkrip. Sumber data sekunder adalah teori dan konsep terkait dari buku, jurnal, literatur, dan sumber internet. Tahapan metode penelitian diawali pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penyajian kesimpulan atau verifikasi. Kesimpulan penelitian ini menemukan tvOne program Catatan Demokrasi episode ’Tragedi Kebakaran Plumpang Kenapa Anies diserang?’ mengarahkan dan menekankan pesan bahwa tragedi ledakan dan kebakaran depo Pertamina Plumpang dengan banyak korban jiwa terjadi karena kelalaian Pertamina dalam menjalankan Peraturan Tata Kota yang tidak membangun bufferzone sebagai jarak aman antara pemukiman dengan depo Pertamina Plumpang. Hal ini mendorong gubernur-gubernur terkait bertanggung jawab terhadap warga korban ledakan dan kebakaran depo Pertamina Plumpang dengan memberikan KTP dan IMB sementara sebagai salah satu dasar hukum untuk mendapatkan hak-haknya sebagai korban sehingga pemberian KTP dan IMB sementara lebih dipandang sebagai terobosan hukum, bukan melawan hukum This research aims to determine the implementation of Jakarta's regional spatial planning within the framework of tvOne’s talk show program Democracy Notes episode 'Plumpang Fire Tragedy Why was Anies Attacked?' The research method is qualitative with Robert N. Entmant's framing analysis. The research object is the talk show Democracy Notes episode 'Plumpang Fire Tragedy Why was Anies attacked?' aired March 7 2023. The primary data source is a video made in transcript. Secondary data sources are theories and related concepts from books, journals, literature and internet sources. The research method stages begin with data collection, data reduction, data display, and presentation of conclusions or verification. The conclusion of this research found that the tvOne program Democracy Notes episode 'Plumpang Fire Tragedy Why was Anies attacked?' directs and emphasizes the message that the tragedy of the explosion and fire at the Pertamina Plumpang depot with many fatalities occurred due to Pertamina's negligence in implementing the City Planning Regulations which did not build a buffer zone as a safe distance between residential areas and the Pertamina Plumpang depot. This encourages the relevant governors to take responsibility for the residents who were victims of the Pertamina Plumpang depot explosion and fire by providing temporary KTPs and IMBs as a legal basis for obtaining their rights as victims so that providing temporary KTPs and IMBs is seen as a legal breakthrough, not against law.
Produksi Program Sharing For Caring Tema 'Self Reward' dalam Menstimulasi Cita-cita Hutagalung, Maasyithah
Jurnal Komunikasi Esensi Daruna Vol 2 No 3 (2023): Jurnal Komunikasi Esensi Daruna (Special Issue)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/daruna.v2i3.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui produksi program Sharing For Caring tema Self Reward di radio Sonora dalam menstimulasi cita-cita. Metode penelitiannya adalah kualitatif dengan analisis matriks variabel. Objek penelitian ini adalah program Sharing For Caring tema Self Reward. Sumber data primer berupa transkrip wawancara dari Produser, Program Director dan Penyiar program Sharing For Caring radio Sonora. Sumber data sekunder adalah teori dan konsep terkait dari buku, jurnal, literatur, dan sumber internet. Tahapan metode penelitian diawali pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penyajian kesimpulan atau verifikasi. Kesimpulan penelitian ini menemukan proses produksi program Sharing for Caring tema Self Reward di Radio Sonora mampu menstimulasi diri dalam mencapai cita-cita. Siaran langsung saat audiens dapat berinteraksi langsung dengan penyiar dan psikolog dalam membahas proses berprestasi dalam belajar, proses mengerjakan UTS, UAS dengan baik, proses mendapat berbagai perghargaan kompetisi seperti menang kompetisi OSN dan olahraga basket, lebih maksimal dalam menyampaikan dan menstimulasikan diri dalam mencapai cita-cita di sisi hasrat dan keinginan untuk berhasil, harapan dan cita-cita di masa depan, dan penghargaan dalam belajar karena pendengar dapat membahas permasalahan secara mendalam bahkan dibacakan karakternya melalui coretan tangan di Whatsaap, diberikan masukan, tips, dan trik oleh psikolog secara langsung untuk mengatasi permasalahan tersebut sehingga pendengar dapat menerapkannya sebagai upaya menstimulasi dan memotivasi diri dalam mencapai cita-cita
Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk Mengatasi Polusi Udara dalam Bingkai tvOne pada Program ‘Apa Kabar Indonesia Pagi’ Berita Polusi Udara Jakarta Hutagalung, Maasyithah
Jurnal Komunikasi Esensi Daruna Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Komunikasi Esensi Daruna
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/daruna.v3i1.876

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui framing tvOne pada program Apa Kabar Indonesia Pagi mengenai berita ’Polusi Udara Jakarta’ dalam menjaga kualitas udara di Jakarta. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis framing Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. Objek penelitian ini ada program Apa Kabar Indonesia Pagi pada berita Polusi Udara di Jakarta tanggal 26 Juni 2023, 23 Juli 2023, 9 Agustus 2023, 21 Agustus 2023, dan tanggal 29 Agustus 2023. Sumber data primer berupa video yang dibuat dalam transkrip. Sumber data sekunder adalah teori dan konsep terkait yang bersumber dari buku, jurnal, literatur, dan sumber internet. Tahapan metode penelitian diawali pengumpulan data, reduksi data, display data (sintaksis, skrip, tematik, retoris), dan penyajian kesimpulan atau verifikasi. Kesimpulan penelitian menemukan bahwa tvOne melalui program Apa Kabar Indonesia Pagi pemberitaan polusi udara di Jakarta, membingkai dan mengarahkan pesan bahwa pemerintah melalui dinas lingkungan hidup kota Jakarta telah berupaya menjaga kualitas udara di Jakarta, namun belum maksimal karena pemerintah terlihat kesulitan mengatur dan membatasi jumlah kendaraan bermotor yang kembali tinggi pasca Covid 19 yang menyebabkan buangan gas emisi sebagai salah satu faktor polusi udara di Jakarta sebagaimana Peraturan Pemerintah No 41. Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. This research aims to determine the framing of tvOne in the Apa Kabar Indonesia Pagi program regarding the news 'Jakarta Air Pollution' in maintaining air quality in Jakarta. This research method is qualitative with framing analysis by Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. The object of this research is the Apa Kabar Indonesia Pagi program on air pollution news in Jakarta on 26 June 2023, 23 July 2023, 9 August 2023, 21 August 2023, and 29 August 2023. The primary data source is a video made in transcript. Secondary data sources are theories and related concepts sourced from books, journals, literature and internet sources. The stages of research method begin with data collection, data reduction, data display (syntactic, script, thematic, rhetorical), and presentation of conclusions or verification. The conclusion of the research found that tvOne, through the Apa Kabar Indonesia Pagi program, reports on air pollution in Jakarta, framing and directing the message that the government, through the Jakarta city environmental service, has tried to maintain air quality in Jakarta, but it is not optimal because the government seems to have difficulty regulating and limiting the number of motorized vehicles. which has returned to high levels after Covid 19 which has caused emissions of gas to become a factor in air pollution in Jakarta as stated in Government Regulation No. 41 of 1999 concerning Air Pollution Control.
Framing tvOne Mengenai Kesenjangan Kualitas Layanan Kesehatan Mental pada Program Apa kabar Indonesia Pagi Berita 'Satu Keluarga Lompat dari Apartemen' Hutagalung, Maasyithah
Jurnal Komunikasi Esensi Daruna Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Komunikasi Esensi Daruna
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/daruna.v3i2.936

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pembingkaian berita atau framing oleh stasiun televisi tvOne dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi terkait pemberitaan kasus bunuh diri satu keluarga di Apartemen Teluk Intan yang tayang tanggal 10,11, dan 12 Maret 2024. Metode penelitian ini menggunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki melalui struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Data primer penelitian ini adalah video berita program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne tentang insiden satu keluarga bunuh diri dari lantai 22 apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara, kemudian ditranskripsikan. Data sekunder penelitian ini adalah buku literatur, jurnal dan sumber internet. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan tvOne dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi melakukan framing atau membingkai pesan bahwa pemerintah masih belum maksimal secara proaktif, komprehensif, dan berkesinambungan dalam mengupayakan pemerataan kondisi kesehatan jiwa yang menyebabkan terjadinya kesenjangan kualitas layanan kesehatan mental di masyarakat untuk melakukan pencegahan bunuh diri. Negara seharusnya turut bertanggung jawab sedari awal mencegah faktor penyebab bunuh diri sebagaimana Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan pasal 74 ayat 2, pasal 75 ayat 1 dan 2, pasal 76 ayat 1, pasal 77 ayat 1a, 1b, 1c, 1e, 1f dan ayat 2, pasal 78 ayat 1 dan 2. This research aims to analyze news framing by the tvOne in the Apa Kabar Indonesia Pagi program regarding the news the reporting of suicide case of one family at Teluk Intan Apartment which aired on March 10. 11. 12 2024. This research method uses the Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki analysis through syntatic, script. Thematic, and rhetorical stuctures. The primary data of this research is news video from tvOne’s Apa Kabar Indonesia Pagi program about the incident of a family comitting suicide from 22nd floor of Teluk Intan Apartment which was transcribed. The secondary data of this research are literature books, journals, and internet sources. The conclusion of this research shows that tvOne in the Apa Kabar Indonesia Pagi program is framing the message that the government is still not optimal in being proactivem comprehensivem and suistanable in trying to equalize mental health condition wgich cause gaps in quality pf mental health services in the community to prevent suicide. The state should take responsibility from the start to prevent that cause suicide as stated of Law no. 17 of 2023 concerning Health article 74 paragraph 2, articles 75 paragraphs 1 and 2, article 76 paragraph 1, article 77 paragraphs 1a, 1b, 1c, 1e, 1f, and paragraph 2, article 78 paragraphs 1 and 2
Framing Kompas TV Mengenai Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat pada Program Sapa Indonesia Malam Berita ‘Menkeu Sri Mulyani Beberkan Rincian Barang Mewah yang Kena PPN 12%’ Hutagalung, Maasyithah
Jurnal Komunikasi Esensi Daruna Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Komunikasi Esensi Daruna
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/daruna.v4i1.979

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui framing Kompas TV pada program Sapa Indonesia Malam mengenai peningkatan kesejahteraan masyarakat pada berita ‟Menkeu Sri Mulyani Beberkan Rincian Barang Mewah Yang kena PPN 12%‟. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis framing Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. Objek penelitian ini ada program Sapa Indonesia Malam Kompas TV pada berita mengenai kenaikan PPN 12% tanggal 17 Desember 2024, 18 Desember 2024, 30 Desember 2024, dan 31 Desember 2024 sejumlah dua berita. Kesimpulan penelitian menemukan bahwa Kompas TV pada program Sapa Indonesia Malam berita ‘Menteri Keuangan Sri Mulyani beberkan Rincian Barang Mewah yang Kena PPN 12%’mengarahkan pesan kepada publik bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan kurang maksimal dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan menaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) karena kenaikan PPN 12% diterapkan saat target-target ekonominya selama 2024 tidak tercapai, berdasarkan data-data BPS dan Kementerian Keuangan. This research aims to find out the framing of Kompas TV on the Sapa Indonesia Malam program regarding improving people's welfare on the news “Minister of Finance Sri Mulyani Discloses Details of Luxury Goods Subject to 12% VAT”. This research method is qualitative with Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki framing analysis. The object of this research is Kompas TV's Sapa Indonesia Malam program on the news about the 12% VAT increase on December 17, December 18, December 30, and December 31, 2024, a total of two news. The conclusion of the research found that Kompas TV on the Sapa Indonesia Malam program news ‘Finance Minister Sri Mulyani reveals Details of Luxury Goods Subject to 12% VAT’ directed a message to the public that the government through the Ministry of Finance was not optimal in efforts to improve the welfare of the Indonesian people by increasing Value Added Tax (VAT) because the 12% VAT increase was implemented when its economic targets for 2024 were not achieved, based on BPS and Ministry of Finance data.
Framing Kompas TV Mengenai Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat pada Program Sapa Indonesia Malam Berita ‘Menkeu Sri Mulyani Beberkan Rincian Barang Mewah yang Kena PPN 12%’ Hutagalung, Maasyithah
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/daruna.v4i1.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui framing Kompas TV pada program Sapa Indonesia Malam mengenai peningkatan kesejahteraan masyarakat pada berita ‟Menkeu Sri Mulyani Beberkan Rincian Barang Mewah Yang kena PPN 12%‟. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis framing Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. Objek penelitian ini ada program Sapa Indonesia Malam Kompas TV pada berita mengenai kenaikan PPN 12% tanggal 17 Desember 2024, 18 Desember 2024, 30 Desember 2024, dan 31 Desember 2024 sejumlah dua berita. Kesimpulan penelitian menemukan bahwa Kompas TV pada program Sapa Indonesia Malam berita ‘Menteri Keuangan Sri Mulyani beberkan Rincian Barang Mewah yang Kena PPN 12%’mengarahkan pesan kepada publik bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan kurang maksimal dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan menaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) karena kenaikan PPN 12% diterapkan saat target-target ekonominya selama 2024 tidak tercapai, berdasarkan data-data BPS dan Kementerian Keuangan. This research aims to find out the framing of Kompas TV on the Sapa Indonesia Malam program regarding improving people's welfare on the news “Minister of Finance Sri Mulyani Discloses Details of Luxury Goods Subject to 12% VAT”. This research method is qualitative with Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki framing analysis. The object of this research is Kompas TV's Sapa Indonesia Malam program on the news about the 12% VAT increase on December 17, December 18, December 30, and December 31, 2024, a total of two news. The conclusion of the research found that Kompas TV on the Sapa Indonesia Malam program news ‘Finance Minister Sri Mulyani reveals Details of Luxury Goods Subject to 12% VAT’ directed a message to the public that the government through the Ministry of Finance was not optimal in efforts to improve the welfare of the Indonesian people by increasing Value Added Tax (VAT) because the 12% VAT increase was implemented when its economic targets for 2024 were not achieved, based on BPS and Ministry of Finance data.
Framing tvOne Mengenai Kesenjangan Kualitas Layanan Kesehatan Mental pada Program Apa kabar Indonesia Pagi Berita 'Satu Keluarga Lompat dari Apartemen' Hutagalung, Maasyithah
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/daruna.v3i2.73

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pembingkaian berita atau framing oleh stasiun televisi tvOne dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi terkait pemberitaan kasus bunuh diri satu keluarga di Apartemen Teluk Intan yang tayang tanggal 10,11, dan 12 Maret 2024. Metode penelitian ini menggunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki melalui struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Data primer penelitian ini adalah video berita program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne tentang insiden satu keluarga bunuh diri dari lantai 22 apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara, kemudian ditranskripsikan. Data sekunder penelitian ini adalah buku literatur, jurnal dan sumber internet. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan tvOne dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi melakukan framing atau membingkai pesan bahwa pemerintah masih belum maksimal secara proaktif, komprehensif, dan berkesinambungan dalam mengupayakan pemerataan kondisi kesehatan jiwa yang menyebabkan terjadinya kesenjangan kualitas layanan kesehatan mental di masyarakat untuk melakukan pencegahan bunuh diri. Negara seharusnya turut bertanggung jawab sedari awal mencegah faktor penyebab bunuh diri sebagaimana Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan pasal 74 ayat 2, pasal 75 ayat 1 dan 2, pasal 76 ayat 1, pasal 77 ayat 1a, 1b, 1c, 1e, 1f dan ayat 2, pasal 78 ayat 1 dan 2. This research aims to analyze news framing by the tvOne in the Apa Kabar Indonesia Pagi program regarding the news the reporting of suicide case of one family at Teluk Intan Apartment which aired on March 10. 11. 12 2024. This research method uses the Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki analysis through syntatic, script. Thematic, and rhetorical stuctures. The primary data of this research is news video from tvOne’s Apa Kabar Indonesia Pagi program about the incident of a family comitting suicide from 22nd floor of Teluk Intan Apartment which was transcribed. The secondary data of this research are literature books, journals, and internet sources. The conclusion of this research shows that tvOne in the Apa Kabar Indonesia Pagi program is framing the message that the government is still not optimal in being proactivem comprehensivem and suistanable in trying to equalize mental health condition wgich cause gaps in quality pf mental health services in the community to prevent suicide. The state should take responsibility from the start to prevent that cause suicide as stated of Law no. 17 of 2023 concerning Health article 74 paragraph 2, articles 75 paragraphs 1 and 2, article 76 paragraph 1, article 77 paragraphs 1a, 1b, 1c, 1e, 1f, and paragraph 2, article 78 paragraphs 1 and 2
Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk Mengatasi Polusi Udara dalam Bingkai tvOne pada Program ‘Apa Kabar Indonesia Pagi’ Berita Polusi Udara Jakarta Hutagalung, Maasyithah
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 3 No.1 (2024)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/daruna.v3i1.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui framing tvOne pada program Apa Kabar Indonesia Pagi mengenai berita ’Polusi Udara Jakarta’ dalam menjaga kualitas udara di Jakarta. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis framing Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. Objek penelitian ini ada program Apa Kabar Indonesia Pagi pada berita Polusi Udara di Jakarta tanggal 26 Juni 2023, 23 Juli 2023, 9 Agustus 2023, 21 Agustus 2023, dan tanggal 29 Agustus 2023. Sumber data primer berupa video yang dibuat dalam transkrip. Sumber data sekunder adalah teori dan konsep terkait yang bersumber dari buku, jurnal, literatur, dan sumber internet. Tahapan metode penelitian diawali pengumpulan data, reduksi data, display data (sintaksis, skrip, tematik, retoris), dan penyajian kesimpulan atau verifikasi. Kesimpulan penelitian menemukan bahwa tvOne melalui program Apa Kabar Indonesia Pagi pemberitaan polusi udara di Jakarta, membingkai dan mengarahkan pesan bahwa pemerintah melalui dinas lingkungan hidup kota Jakarta telah berupaya menjaga kualitas udara di Jakarta, namun belum maksimal karena pemerintah terlihat kesulitan mengatur dan membatasi jumlah kendaraan bermotor yang kembali tinggi pasca Covid 19 yang menyebabkan buangan gas emisi sebagai salah satu faktor polusi udara di Jakarta sebagaimana Peraturan Pemerintah No 41. Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. This research aims to determine the framing of tvOne in the Apa Kabar Indonesia Pagi program regarding the news 'Jakarta Air Pollution' in maintaining air quality in Jakarta. This research method is qualitative with framing analysis by Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. The object of this research is the Apa Kabar Indonesia Pagi program on air pollution news in Jakarta on 26 June 2023, 23 July 2023, 9 August 2023, 21 August 2023, and 29 August 2023. The primary data source is a video made in transcript. Secondary data sources are theories and related concepts sourced from books, journals, literature and internet sources. The stages of research method begin with data collection, data reduction, data display (syntactic, script, thematic, rhetorical), and presentation of conclusions or verification. The conclusion of the research found that tvOne, through the Apa Kabar Indonesia Pagi program, reports on air pollution in Jakarta, framing and directing the message that the government, through the Jakarta city environmental service, has tried to maintain air quality in Jakarta, but it is not optimal because the government seems to have difficulty regulating and limiting the number of motorized vehicles. which has returned to high levels after Covid 19 which has caused emissions of gas to become a factor in air pollution in Jakarta as stated in Government Regulation No. 41 of 1999 concerning Air Pollution Control.
Pembenahan Kendaraan Plat RF oleh Kepolisian dalam Bingkai Program Dua Sisi Episode ‘Plat Nomor “Dewa” Kini Tak Sakti Lagi?’ di tvOne Hutagalung, Maasyithah
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pembenahan kendaraan plat RF oleh kepolisian dalam bingkai program Dua Sisi episode ‘Plat Nomor “Dewa” Kini Tak Sakti Lagi?’ di tvOne. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis framing Robert N. Entman. Objek penelitian ini ada program Dua Sisi tvOne episode Plat Nomor “Dewa” Kini Tak Sakti Lagi? Sumber data primer berupa video yang dibuat dalam transkrip. Sumber data sekunder adalah teori dan konsep terkait yang bersumber dari buku, jurnal, literatur, dan sumber internet. Tahapan metode penelitian diawali pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penyajian kesimpulan atau verifikasi. Kesimpulan penelitian ini menemukan tvOne program Dua Sisi episode Plat Nomor “Dewa” Kini Tak Sakti Lagi? mengarahkan dan menekankan pesan bahwa pihak kepolisian berupaya presisi membenahi kendaraan plat RF dengan menindak pelanggaran yang dilakukan oleh kendaraan plat “Dewa” berkode RF, dan menyediakan hotline pengaduan masyarakat agar menindak kendaraan plat hitam berkode RF yang menyalakan sirine dan rotator di jalan raya. Namun presisi kepolisian masih butuh perjuangan karena ulah oknum-oknum kepolisian kurang transparan dalam pemberian izin dan rekomendasi STNK/TNKB Khusus untuk plat hitam berkode RF bagi masyarakat sipil, dan mempermudah pengurusan pelanggaran oleh plat “Dewa” berkode RF. This study aims to determine the repair of RF license plates by the police in the frame of the program Two Sides episode of 'Dewa Number Plate' Now Not Sakti Again?' on tvOne. The research method used is qualitative with framing analysis by Robert N. Entman. The object of this research is the program Two Sides of tvOne episode "Dewa" Number Plate Now Not Sakti Anymore? The primary data source is a video made in the transcript. Secondary data sources are related theories and concepts sourced from books, journals, literature, and internet sources. The stages of research are data collection, data reduction, data display, and presentation of conclusions or levers. The conclusion of this study is that the tvOne program Two Sides episode of the "God" Number Plate is No Longer Powerful? directs and messages that the police are trying to precisely fix the RF license plate by taking action against violations committed by the RF-coded “God” license plate vehicle, and providing a public complaint hotline to take action on the RF-coded license plate vehicle that displays sirens and rotators on the highway. However, police precision still requires struggle because the actions of police elements are not transparent in providing permits and recommendations for the Special STNK/TNKB for RF-coded black plates for civil society, and making it easier to handle violations by the RF-coded "God" plate.
Penanganan Tindak Pidana Anak dan Remaja dalam Bingkai tvOne pada Program ‘Apa Kabar Indonesia Malam’ Berita Klithih Jogja Hutagalung, Maasyithah
Jurnal Esensi Komunikasi Daruna Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui penanganan tindak pidana oleh anak dan remaja dalam bingkai tvOne pada program Apa Kabar Indonesia Malam pada berita-berita Klithih Jogja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis framing Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. Objek penelitian ini ada program Apa Kabar Indonesia Malam pada berita Klithih Jogja tanggal 6 April 2022, 8 April 2022, 26 Juli 2022. Sumber data primer berupa video yang dibuat dalam transkrip. Sumber data sekunder adalah teori dan konsep terkait yang bersumber dari buku, jurnal, literatur, dan sumber internet. Tahapan metode penelitian diawali pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penyajian kesimpulan atau verifikasi. Kesimpulan penelitian ini menemukan tvOne program Apa Kabar Indonesia Malam pada berita Klithih Jogja 6 April 2022, 8 April 2022, 26 Juli 2022 mengarahkan dan menekankan pesan bahwa kepolisian telah berupaya maksimal dalam menangani tindak pidana oleh anak dan remaja pada klithih dengan sanksi proses hukum sebagaimana KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana). Jika sanksi terhadap tindak pidana oleh anak dan remaja pada klithih lebih diarahkan menggunakan UU SPPA(Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak) karena alasan kemanusian, sosial, kultural maka sebaiknya ada revisi pada UU SPPA demi mengakomodir keadilan. This research aims to understand the handling of crimes by children and adolescents within the framework of tvOne's program "Apa Kabar Indonesia Malam" in the news segment "Klithih Jogja." The research method used is qualitative with the framing analysis of Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. The research object includes the episodes of "Apa Kabar Indonesia Malam" on the news segment "Klithih Jogja" dated April 6, 2022, April 8, 2022, and July 26, 2022. The primary data source consists of video transcripts, while secondary data sources include theories and concepts from books, journals, literature, and internet sources. The research methodology involves data collection, data reduction, data display, and drawing conclusions or verification. The research findings conclude that the tvOne program "Apa Kabar Indonesia Malam" on the news segment "Klithih Jogja" on April 6, 2022, April 8, 2022, and July 26, 2022, directs and emphasizes the message that the police have made maximum efforts in handling crimes committed by children and adolescents in "klithih" with legal sanctions according to the Indonesian Penal Code (KUHP). If the sanctions for crimes committed by children and adolescents in "klithih" are more directed towards the use of the Child Criminal Justice System Act (UU SPPA) due to humanitarian, social, and cultural reasons, it is advisable to revise the UU SPPA to accommodate justice.