Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY Mustaqim, Ilmawan
Jurnal Edukasi Elektro Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Edukasi Elektro, Volume 1, Nomor 1, 2017
Publisher : DPTE FT UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.995 KB) | DOI: 10.21831/jee.v1i1.13267

Abstract

Proses pembelajaran yang baik haruslah memuat aspek interaktif, menyenangkan, menantang, memotivasi dan memberikan ruang yang lebih bagi siswa untuk dapat mengembangkan kreativitas dan kemandirian, sesuai dengan bakat dan minat siswa.  Media pembelajaran yang menarik juga sangat diperlukan bagi siswa SMK, dikarenakan dalam pembelajaran SMK lebih mengutamakan praktikum dari pada teori. Perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media yaitu tujuan pembelajaran, efektif, mudah diperoleh, peserta didik, penggunaan, tidak kaku, biaya, dan kualitas. Salah satu perkembangan media pembelajaran yang saat ini masih baru adalah media pembelajaran dengan menggunakan Augmented Reality. Augmented Reality merupakan aplikasi penggabungan dunia nyata dengan dunia maya dalam bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi yang diproyeksikan dalam sebuah lingkungan nyata dalam waktu yang bersamaan. Augmented Reality dapat digunakan dalam hiburan, kedokteran, mekanik, dan media pembelajaran.   Augmented Reality dapat dibangun dengan menggunakan bantuan software Vuforia dan Unity 3D. Hasil akhir berupa media pembelajaran interaktif dengan Augmented Reality. Kata Kunci: augmented  reality, pembelajaran,  media, pengembangan
STUDI KUALITAS DAYA LISTRIK (POWER QUALITY) DI BANGUNAN GEDUNG XYZ Nugroho, Teguh Wiji; Mustaqim, Ilmawan; Sandria Jaya Wardhana, Alex
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas daya listrik di Bangunan Gedung XYZ melalui analisis parameter utama seperti tegangan, arus, daya aktif, daya reaktif, dan faktor daya. Pengukuran dilakukan secara langsung pada panel Main Distribution Panel (MDP) 33 kVA dan 11 kVA menggunakan instrumen Power Quality Analyzer. Metode analisis yang digunakan berfokus pada evaluasi distribusi beban antar fasa, efisiensi pemanfaatan daya, serta identifikasi potensi gangguan operasional akibat ketidakseimbangan beban dan konsumsi daya reaktif. Hasil pengukuran menunjukkan adanya ketidakseimbangan tegangan dan arus yang signifikan antar fasa, serta distribusi daya aktif dan reaktif yang tidak merata, khususnya pada fasa T. Ketimpangan ini berdampak pada tingginya arus netral, peningkatan rugi daya, dan pembebanan berlebih pada salah satu sisi sistem. Nilai faktor daya pada fasa tertentu juga menunjukkan indikasi beban induktif dominan yang menurunkan efisiensi sistem secara keseluruhan. Temuan ini mengindikasikan perlunya penataan ulang beban serta penerapan strategi kompensasi daya reaktif yang adaptif guna menjaga keandalan dan efisiensi sistem distribusi listrik gedung secara menyeluruh. 
Pelatihan dan Implementasi Media Pembelajaran AI bagi Guru SMP 17 1 Yogyakarta dalam Mendukung Pembelajaran Interaktif Ilmawan Mustaqim; Dzul Fadli Rahman; Heri Nurdiyanto
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/efcgzj79

Abstract

Pelatihan dan implementasi media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kompetensi guru di era digital. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP 17 1 Yogyakarta dengan tujuan membekali guru keterampilan dalam merancang media pembelajaran interaktif berbasis AI. Metode kegiatan meliputi observasi awal, penyusunan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan implementasi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kompetensi digital guru. Rata-rata nilai pre-test sebesar 58,2 meningkat menjadi 84,5 pada post-test, dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 90,9%. Guru mampu memanfaatkan aplikasi AI untuk menghasilkan materi ajar yang lebih variatif, sementara siswa menunjukkan keterlibatan yang lebih tinggi dalam pembelajaran. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan infrastruktur dan resistensi awal sebagian guru, program ini terbukti efektif dalam mendorong inovasi pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut melalui evaluasi berkala dan pengembangan komunitas guru berbasis AI
Prototype of IoT-Enabled RFID Door Lock System Using n8n Workflow Integration Ilmawan Mustaqim; Dzul Fadli Rahman; Heri Nurdiyanto; Abdul Khaliq Pangestu; Fauzi Wijaya
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 10, No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v10i1.1733

Abstract

This study aims to develop a Radio Frequency Identification (RFID)-based door lock system integrated with the n8n automation platform as an innovative solution to enhance access security within an academic envi-ronment. The research employs a Research and Development (R&D) method with a Waterfall Model approach, consisting of requirement analysis, system design, hardware and software implementation, and prototype test-ing stages. The system utilizes an RFID RC522 module, an ESP8266 microcontroller, an I2C LCD, and a 12V Li-Ion battery, integrated through an n8n workflow to automatically record access data into an Excel data-base. The test results show that the system can perform user authentication and real-time access logging with 100% accuracy and an average response time of five seconds. The casing, printed using a 3D printer with PLA filament, provides a lightweight, durable, and easily assembled design. Overall, the developed system functions effectively as both a control and monitoring tool, demonstrating potential as a model for smart security system development in higher education institutions
Feasibility Test of A Testing Station Trainer Situated in Virtual Reality Integrates Computational Thinking Concepts Didik Hariyanto; Nurhening Yuniarti; Ilmawan Mustaqim; Amelia Fauziah Husna; Andik Asmara; Rohjai Badarudin; Liu Wei-Te
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Number 2 September 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v9i2.5405

Abstract

This research focuses on integrating the Computational Thinking (CT) concept of automation system in vocational education to address the high costs and scarcity of educational resources in practical learning. The rapid industrial expansion of automation, particularly in Modular Production Systems (MPS), necessitates that students grasp both the components' functionalities and operational principles. Another point that needs to be considered is the integrated CT concept in the learning process. The CT for 21st-century skills, this research aims to facilitate knowledge absorption through systematic problem-solving strategies. To reduce cost and scarcity, this research developed an Interactive Virtual Reality Testing Station (IVRTS) employing a CT methodology to replicate MPS functions effectively in a Flexible Manufacturing System (FMS) Laboratory setting. Developing an Interactive Virtual Reality Testing Station (IVRTS) with a CT approach to simulate the working process is expected to overcome this problem in the Flexible Manufacturing System (FMS) Laboratory. The research procedure adopted from Lee Owens' ADDIE development procedure aims to create a CT-based IVRTS as an innovative educational tool. Experimental validation will compare the efficacy of CT-enhanced IVRTS against traditional methods among 36 students from higher schools. Based on the results of research on the IVRTS indicates its significant potential, receiving mainly "Good/Worth It" feedback. Despite the overall positive reception, users reported issues regarding its complex nature and the necessity for ongoing technical support. Refinements to make the system more intuitive and autonomous by streamlining the interface and clarifying functions are essential for broader user adoption.