Maharani, Ega Asnatasia
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK Suradinata, Nadia Intan; Maharani, Ega Asnatasia
Journal on Early Childhood Education Research (JOECHER) Vol. 1 No. 2 (2019): December 2019, 6 articles, pages 46-99
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/joecher.v1i2.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode bercerita berbantu media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak di PAUD Terpadu Bakti Baitussalam Yogyakarta. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah siswa TK A berusia 4-5 tahun sebanyak 28 orang anak, sedangkan sampel dalam penelitian ini sejumlah 14 orang anak. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji beda. Berdasarkan analisis data diperoleh indeks perbedaan atau nilai t = -7,691 dan sig 2 tailed 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berbicara anak sebelum dan sesudah diberikannya perlakuan berupa metode bercerita berbantu media boneka tangan. Terdapat dua aspek berbicara yang meningkat secara signifikan yaitu aspek penguasaan kosakata dan lafal ucapan.
Peran Psychological Well-Being dan Efikasi Diri terhadap Stres pada Guru PAUD Maharani, Ega Asnatasia; Wati, Dewi Eko
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 13, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v13i1.28690

Abstract

Survei di beberapa negara telah konsisten mencatat guru sebagai salah satu profesi dengan kerentanan stres tertinggi. Penelitian ini adalah penelitian dasar yang bertujuan menggali konstruk kesejahteraan psikologis (psychological well-being) dan efikasi diri sebagai nilai potensial yang nantinya dapat dikembangkan sebagai bagian intervensi penanganan stres pada guru. Partisipan penelitian adalah 116 guru Taman Kanak-kanak (TK) di Kabupaten Bantul Yogyakarta yang telah memiliki masa kerja minimal 2 tahun. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah Perceived Stress Scale (PSS-10), Psychological Well-being Scale (PSWB), dan Teacher Sense Efficacy Scale (TSE). Ketiga skala tersebut disebarluaskan secara online ke Kecamatan Banguntapan dan Sewon sebagai cluster sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan antara psychological well-being dan efikasi diri terhadap tingkat stres guru. Sumbangan efektif terhadap stres guru yang dijelaskan oleh kedua variabel bebas sebesar 42.9% (p < .001). Studi ini menyimpulkan bahwa psychological well-being dan efikasi diri dapat dikembangkan sebagai konstruk intervensi untuk peningkatan kesehatan mental guru.Surveys in several countries have consistently listed teachers as one of the professions with the highest stress vulnerability. This research is basic research that explores psychological well-being and self-efficacy as potential values that can later be developed as part of the stress management intervention for teachers. The data were collected through an online survey from 116 Kindergarten teachers who had minimum 2 years of working experience. Banguntapan and Sewon districts were chosen as cluster sampling from Bantul Regency, Yogyakarta. The instruments used for data collection were the Perceived Stress Scale (PSS-10), the Psychological Well-being Scale (PSWB), and the Teacher Sense Efficacy Scale (TSE). Descriptive statistics and a multiple linear regression test were employed. Results showed that psychological well-being and self-efficacy jointly affected teachers' stress levels by 42.9% (p <.001). This study concludes that psychological well-being and self-efficacy have a significant adverse effect on stress. It can be developed as an intervention construct to improve the teacher's mental health.
Pengaruh Bercerita Berbantuan Media Boneka Tangan terhadap Kemampuan Berbicara Anak Suradinata, Nadia Intan; Maharani, Ega Asnatasia
Journal of Education Research Vol. 1 No. 1 (2020): June 2020
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.279 KB) | DOI: 10.37985/joe.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode bercerita berbantu media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak di PAUD Terpadu Bakti Baitussalam Yogyakarta. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah siswa TK A berusia 4-5 tahun sebanyak 28 orang anak, sedangkan sampel dalam penelitian ini sejumlah 14 orang anak. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji beda. Berdasarkan analisis data diperoleh indeks perbedaan atau nilai t = -7,691 dan sig 2 tailed 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berbicara anak sebelum dan sesudah diberikannya perlakuan berupa metode bercerita berbantu media boneka tangan. Terdapat dua aspek berbicara yang meningkat secara signifikan yaitu aspek penguasaan kosakata dan lafal ucapan.
Pengaruh Bercerita Berbantuan Media Boneka Tangan terhadap Kemampuan Berbicara Anak Suradinata, Nadia Intan; Maharani, Ega Asnatasia
Journal of Education Research Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/joe.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode bercerita berbantu media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak di PAUD Terpadu Bakti Baitussalam Yogyakarta. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah siswa TK A berusia empat sampai lima tahun sebanyak dua puluh delapan orang anak, sedangkan sampel dalam penelitian ini sejumlah empat belas orang anak. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji beda. Berdasarkan analisis data diperoleh indeks perbedaan. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berbicara anak sebelum dan sesudah diberikannya perlakuan berupa metode bercerita berbantu media boneka tangan. Terdapat dua aspek berbicara yang meningkat secara signifikan yaitu aspek penguasaan kosakata dan lafal ucapan.
Multimodal Literasi dalam Pendidikan Seksual Bagi Anak Usia Dini Pramudyani, Avanti Vera Risti; Ningsih, Tiya Nurfitri; Maharani, Ega Asnatasia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.691

Abstract

Literasi pendidikan seksual tidak hanya diberikan dalam bentuk kemampuan membaca dan menulis terkait materi akan tetapi, pemahaman akan tanda, makna, simbol, sinyal, kata-kata, objek fisik yang berkaitan dengan pendidikan seksual menjadi bagian dari literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang multimodal literasi pendidikan seksual bagi anak usia dini. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenalogis dan melibatkan guru TK dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan didukung wawancara serta dokumentasi yang menggambarkan proses multimodal literasi dalam pendidikan seksual, kemudian terakhir akan divalidasi menggunakan triangulasi teknik dengan metode analisis data, kemudian dilakukan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukan multimodal literasi yang digunakan berupa symbol, kata-kata, dan objek fisik.  Untuk simbol digunakan pada toilet laki-laki dan Perempuan; sedangkan kata-kata dengan penjelasan, nasehat, berdiskusi, isyarat. Objek fisik berupa media boneka, buku cerita, vidio dan bermain peran terkait pendidikan seksual
Identifikasi Kemampuan Regulasi Emosi dalam Pengasuhan Anak Usia Dini di Yogyakarta Puspitasari, Intan; Maharani, Ega Asnatasia; Tarmuji, Ali
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 5 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v5i3.398

Abstract

Penelitian mengenai hubungan regulasi emosi orang tua  dengan berbagai variabel pada anak telah banyak dilakukan. Namun belum pernah dilakukan penelitian mengenai identifikasi kemampuan orang tua  dalam meregulasi emosi khususnya di wilayah Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kemampuan regulasi emosi orang tua  serta strategi yang lebih sering digunakan dalam mengelola emosi dalam mengasuh anak usia dini. Subjek dari penelitian ini adalah 53 responden orang tua  yang memiliki anak berusia 2-7 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala regulasi emosi pengasuhan yang dikembangkan peneliti berdasarkan lima strategi regulasi emosi J.J. Gross. Skala terdiri dari 24 aitem dengan nilai koefisien reliabilitas sebesar α=0,937. Skala disajikan menggunakan Google Form dan disebarkan melalui jejaring sosial media. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 20 untuk mengkategorisasikan tingkat regulasi emosi responden. Hasil dari penelitian ini adalah responden memiliki tingkat regulasi emosi sedang (77,4%) dan tinggi (9,4%). Strategi regulasi emosi dengan nilai selisih rerata empiric yang paling mendekati rerata hipotetik adalah strategi attentional deployment dan response modulation. Sebaran data demografi yang kurang merata merupakan salah satu keterbatasan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dasar memberikan rekomendasi strategi regulasi emosi pada orang tua  khususnya di lingkup Yogyakarta. Lebih lanjut lagi, rekomendasi tersebut akan diintegrasikan dalam aplikasi regulasi emosi yang dapat digunakan secara mandiri oleh orang tua  untuk mengetahui kemampuan mengelola emosinya.  
Peran Pendampingan Orang Tua dalam Keterampilan Berbicara Anak pada Masa Pandemi Covid-19 Dewi, Meidiana; Maharani, Ega Asnatasia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 6 No. 2 (2023): May-August 2023
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v6i2.507

Abstract

Pembatasan sosial dan mobilitas pada masa pandemi covid-19 berpotensi menyebabkan keterampilan berbicara anak menjadi kurang optimal. Berdasarkan fakta tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti peran pendampingan orang tua dalam keterampilan berbicara anak selama masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa penelitian kualitatif fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdapat partisipan berjumlah 4 orang, dipilih berdasarkan teknik purposive sampling dengan kriteria Ibu usia 20-50 tahun, memiliki anak usia 5-6 tahun, pengasuhan langsung oleh Ibu, terdapat informan yaitu guru kelas. Hasil penelitian didapatkan bahwa peran pendampingan orang tua dalam keterampilan berbicara anak selama masa pandemi covid-19 yaitu terdapat modelling adab berbicara dan berbicara dengan artikulasi jelas, mentoring dalam pemberian motivasi, komunikasi, dan fasilitas, organizing pembatasan penggunaan gadget dan interaksi, teaching pengenalan kosakata baru, dan eksplorasi peran pendampingan orang tua menjalankan program media buku kosakata. Penelitian menemukan temuan baru adanya peran pendampingan socialization dalam keterampilan berbicara anak
Pengetahuan, Sikap, dan Persepsi tentang Pendidikan Seks pada Pendidik Anak Usia Dini Adikusuma, Melati Puspitajati; Maharani, Ega Asnatasia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 6 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v6i3.511

Abstract

Kasus kekerasan seksual terus meningkat, korbannya berusia anak-anak, akibat kurangnya pendidikan seks pada anak usia dini. Pemahaman dan kesediaan para pendidik diperlukan sebagai upaya pencegahan terjadinya tindak kekerasan seksual. Tujuan penelitian mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan persepsi pendidik tentang pendidikan seks anak usia dini. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling dengan sampel 93 guru TK. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan guru TK tergolong cukup bahkan baik sebesar 60%, sikap guru TK yang tidak mendukung sebesar 67%, dan persepsi guru TK yang  cenderung netral karena sebagian besar guru meyakini bahwa pendidikan seks penting dan bermanfaat mencegah dan menjaga siswa nya dari tindak kekerasan seksual yang berdampak serius, tetapi ada hambatan yang dirasakan guru dalam pelaksanaannya. Tindak lanjut yang dilakukan yaitu membangun komunikasi antar guru dengan orang tua agar membentuk paham dan kepercayaan yang sama akan pendidikan seks anak usia dini.
The Influence of Father Involvement on the Responsible Attitudes of Children Aged 5-6 Years Mardhiyyah, Inda Rabbi; Puspitasari, Intan; Muarifah, Alif; Maharani, Ega Asnatasia
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v14i2.794

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there is an influence of father involvement on the responsible attitudes of children aged 5–6 years. Using a correlational quantitative approach, 96 fathers were randomly selected from a population of 429 fathers in Medan Tuntungan District. The instruments used were a father involvement questionnaire based on Pleck's theory (2010) and a child responsibility attitude questionnaire from Harris & Bean (2001). Data were analyzed using simple linear regression techniques, which revealed a significant relationship between father involvement and children's sense of responsibility, with a correlation coefficient (R) of 0.737 and a coefficient of determination (R²) of 0.544. This indicates that father involvement contributes 54.4% to the development of children's sense of responsibility at an early age. These findings emphasize the importance of the father's role, not only physically but also emotionally, in parenting. The researchers recommend educational programs and systematic support for fathers to better understand their role in fostering children's responsibility from an early age. Such support can contribute to more optimal social-emotional development in children.
Play-based learning in practice: An exploration of early childhood education teacher’s experiences in Yogyakarta Amir, Inevianti; Rohmadheny, Prima Suci; Purnama, Sigit; Rosada, Ulfa Danni; Maharani, Ega Asnatasia
Journal of Early Childhood Care and Education Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v7i2.10948

Abstract

Playing has become an effective method to holistically stimulate various aspects of child development. However, misconceptions among early childhood education (PAUD) teachers regarding the concept of Play-Based Learning (PBL) can lead to potential malpractice. Therefore, this study aims to explore the extent of PAUD teachers' experiences in Yogyakarta City in implementing PBL. Using a survey design, this research produced both quantitative and qualitative data. Data collection was conducted with the assistance of Google Forms, targeting PAUD teachers in Yogyakarta City through random sampling (N=41) using closed, semi-open, and open-ended questions. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, and qualitative data were analyzed using thematic analysis. The results showed that 12.2% of PAUD teachers in Yogyakarta City had low experience in implementing PBL, 56.1% were in the medium category, and the remaining 31.7% were in the high category. This condition is supported by PAUD teachers' recognition that they face a challenge in needing to have broad insights. Meanwhile, four weaknesses of teachers include the various disparity of teacher’s understanding of the PBL concept and three main skills that still require support to improve the quality of PBL implementation and overcome existing weaknesses. Therefore, the study recommends the need to facilitate the strengthening of PAUD teachers' skills tailored to their cluster needs in implementing PBL.