Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Kecelakaan Kerja di PT. XYZ dengan Menggunakan Metode Job Safety Analysis Al Aqsa, Ucha; Andivas, Marulan; Ismail Kurnia, Wahyu
SURYA TEKNIKA Vol 11 No 2 (2024): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v11i2.7350

Abstract

PT. XYZ is a company engaged in the field of fabrication, particularly in cutting. At PT. XYZ, there is currently no specific program to reduce workplace accidents. The cutting division at PT. XYZ frequently experiences workplace accidents. Therefore, the aim of this research is to reduce the potential for workplace accidents by using Job Safety Analysis. The data collection techniques employed are observation, interviews, and documentation. Data processing and analysis use the principles of Job Safety Analysis and Fishbone tools. Based on the research results, it was found that there are five hazard categories: extreme, high, moderate, and low. There is one hazard at the extreme level: being struck by chips from the cutting activity. The high level consists of one hazard: being struck by cutting blade fragments. The moderate level has one hazard: material not matching capacity. The low level includes three hazards: slipping, being struck by falling material, and being hit by sparks. The proposed prevention measure is elimination, where the source of workplace hazards in the cutting process is completely removed. The second step, substitution, involves replacing tools or materials with ones that meet the standards in the cutting process. The third step, engineering controls, includes installing warning signs. The fourth step, administrative controls, involves preparing safety meetings before starting work and close supervision. The fifth step is using appropriate personal protective equipment (PPE).
Evaluasi Keselamatan Kerja Loading Unloading Container pada PT.X Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) Felicia Gledys Dhitasiri Go; Andivas, Marulan; Kisanjani, Alex; Ismail Kurnia, Wahyu
SURYA TEKNIKA Vol 11 No 2 (2024): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v11i2.8129

Abstract

The petroleum industry in Indonesia has a high risk of work accidents, such as loading and unloading activities. PT X is a company that focuses on the oil and gas industry. This study aims to evaluate work safety in loading and unloading oil containers at PT X using the Job Safety Analysis (JSA) method. This activity has a high risk that can result in work accidents, such as falling and being pinched. The JSA method is used to identify the hazards associated with each work step and provide a risk assessment. The results showed that five potentials hazard could be identified with categorized high risk, and one potential hazard with very high risk. Most of these risks are caused by human error. Recommended control measures include the use of complete Personal Protective Equipment (PPE) and compliance with Standard Operating Procedures (SOPs). With the implementation of appropriate mitigation measures, it is expected that work safety can be improved, thereby reducing the likelihood of incidents that endanger workers.
Analisis Potensi Bahaya pada Kalibrasi Metering System Menggunakan Metode JSA Fida Husnaseptia; Andivas, Marulan; Misrianto, Misrianto; Harits, Dimaz
SURYA TEKNIKA Vol 11 No 2 (2024): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v11i2.8269

Abstract

The oil and gas industry carries high operational risks, particularly in metering system calibration activities. This research uses the Job Safety Analysis (JSA) method to find and examine possible risks in PT. X's metering system calibration procedure. Direct observation, conversations with engineers and HSE teams, and an examination of pertinent papers were used to gather data. Risk analysis was performed using a semi-quantitative approach by assessing the likelihood and severity levels for each identified potential hazard. The research identified 12 potential risks distributed across three categories: low risk (25%), medium risk (66.67%), and high risk (8.33%). The highest risk was found in the power transmitter isolation phase with electrocution hazard. Based on these findings, risk control recommendations are formulated which include training and certification, procedures, engineering controls and proper use of PPE. The implementation of comprehensive and systematic risk control is key to ensuring work safety and the extinction of company operations.
Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Pelatihan Perancangan Kemasan Produk Kisanjani, Alex; Kurnia, Wahyu Ismail; Andivas, Marulan; Harits, Dimaz; Sugiono, Nana
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.382

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM Pipit Organik melalui perancangan ulang kemasan produk. UMKM ini memproduksi bawang goreng kemasan yang menghadapi masalah pada desain kemasan yang kurang menarik dan tidak efektif dalam menarik perhatian konsumen. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3 Agustus 2024 di Program Studi Teknik Industri Universitas Balikpapan, dengan peserta terdiri dari pemilik dan staf pemasaran UMKM. Kegiatan dimulai dengan observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi mitra, dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang pentingnya kemasan dalam bisnis dan prinsip desain kemasan yang menarik. Sesi selanjutnya adalah praktik merancang kemasan produk menggunakan perangkat lunak Canva. Evaluasi dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu evaluasi pemahaman melalui kuis dan evaluasi dampak dengan membandingkan minat beli konsumen terhadap kemasan lama dan baru. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai desain kemasan dan kemampuan mereka dalam merancang kemasan yang lebih menarik. Selain itu, perancangan ulang kemasan berhasil meningkatkan minat beli konsumen dari 23,3% dengan kemasan lama menjadi 66,7% dengan kemasan baru. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing produk UMKM Pipit Organik melalui desain kemasan yang lebih menarik dan profesional.
ANALISIS KESELAMATAN DAN RISIKO PEKERJAAN COAL GETTING PADA DEPARTEMEN PRODUKSI DENGAN METODE JSA Nasywa Amelia Fitri; Andivas, Marulan
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.12083

Abstract

Industri pertambangan memiliki risiko kecelakaan tinggi yang memerlukan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan mengevaluasi efektivitas metode pengendalian risiko pada kegiatan coal getting di Pit 3.2. Metode yang digunakan adalah Job Safety Analysis (JSA) yang terbukti mampu mengidentifikasi potensi bahaya dan membantu dalam perancangan tindakan pencegahan. Penelitian ini melibatkan observasi lapangan, wawancara dengan manajer HSE, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan beberapa risiko yang dihadapi seperti kecelakaan akibat alat berat dan longsoran material. Tindakan pengendalian yang diusulkan meliputi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pemantauan rutin, dan penerapan prosedur keselamatan ketat. Penerapan JSA berdampak signifikan terbukti mampu meningkatkan kesadaran pekerja dan mengurangi frekuensi kecelakaan di lapangan. Kesimpulannya penerapan JSA dalam aktivitas coal getting memberikan dampak positif terhadap pengelolaan keselamatan kerja. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa metode JSA dapat diadopsi secara lebih luas di industri pertambangan untuk meningkatkan standar keselamatan dan mengurangi potensi kecelakaan.
Pengendalian Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada Eksploitasi dan Fine Gold Refinery Process (99,00%) di Koperasi Tombang Tujauh Loge, Riau Sugiono, Nana; Surya, Roberta Zulfhi; Andivas, Marulan; Alpiyandri, Alpiyandri
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 2 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i2.43208

Abstract

Tombang Tujuah Loge ASGM Cooperative operates in the field of Artisanal small-scale gold mining (ASGM) and produces fine gold. The Exploitation and Fine Gold Refinery Process involves direct interaction of workers with equipment and the environment in a production situation that has quite a high safety risk. The research aims to identify the type or source of danger, determine the high-risk value, and take appropriate risk control measures. The method used is Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) to identify failures in facilities, systems, or equipment that have an impact on work accidents. The research results show that the highest risk is the danger of landslides at mining sites (RPN: 120) and exposure to dangerous chemicals in Fine Gold Refinery Process activities (RPN: 112). The results of data processing using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) provide recommendations, namely (1) Landslide Early Detection System; (2) Incinerator; and (3) Use of Personal Protective Equipment.
Analisis Klaster Tingkat Pengangguran di Provinsi Kalimantan Timur Menggunakan Algoritma K-Means Harits, Dimaz; Puji, Ari Andriyas; Andivas, Marulan; Dermawan , Dedi; Thoriq, Eaden Ahmed
SURYA TEKNIKA Vol 9 No 2 (2022): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v9i2.4430

Abstract

Kalimantan Timur merupakan Provinsi dengan Pendapatan Domestik Bruto Regional tertinggi kedua di Indonesia setelah Jakarta. Besarnya PDRB Kalimantan Timur ternyata tidak sesuai dengan Tingkat Pengangguran Terbukanya. Hal ini tentu mengundang pertanyaan, mengapa Provinsi dengan PDRB tertinggi ke-2 justru Tingkat Partisipasi Angkatan Kerjanya terburuk ke-7. Penelitian ini mencobamenjawab dari tataran analisis klaster. Proses pengelompokanya dapat memberi sudut pandang awal tentang karakteristik Tingkat Pengangguran Terbuka di Kalimantan Timur. Hasil penelitian menunjukan terdapat dua klaster Tingkat pengangguran dengan karakteristik cukup berbeda. Klaster 1 memiliki tingkat pengangguran terbuka yang cukup tinggi, dengan partisipasi kerja dibawah klaster 2. Menariknya, walaupun TPT dan TPAK klaster 1 kalah dengan klaster 2, nilai PDRB, IPM dan PMDN mereka jauh melampui klaster 2. Temuan ini cukup menarik, sebab tinggi rendahnya PDRB tidak sejalan dengan Tingkat Pengangguran, bertolak belakang dengan Teori Okun.
Identifikasi Tingkat Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode HIRARC Mohamad Nur Yorisyah; Andivas, Marulan; Kisanjani, Alex; Ismail Kurnia, Wahyu
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 1 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i1.8244

Abstract

The rapidly growing manufacturing and service industries require various companies to improve operational efficiency, including in maintaining occupational safety and health (K3). CV. XYZ is a company that produces liquid organic fertilizer, granule biofertilizer, and vegetable pesticides. This research aims to identify potential hazards, analyze the level of risk of work accidents, and provide risk control recommendations using the HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) method. The results show that the potential risks vary from low to high levels. The two highest risks are electrical accidents during machine maintenance and injuries from falls during waste transfer. Control recommendations include the use of personal protective equipment (PPE), strict implementation of safety procedures, improvement of work facilities, and provision of assistive devices. This research provides important guidance for companies in effectively managing occupational accident risks and creating a safer work environment.
EVALUASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROSES REMOVE AND INSTALL HOIST CYLINDER DUMP TRUCK 785-7 DI PT XYZ MENGGUNAKAN JOB HAZARD ANALYSIS Maulina, Patricia; Andivas, Marulan
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.16958

Abstract

Industri pertambangan memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi sehingga memerlukan penerapan standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Penelitian ini mengidentifikasi potensi bahaya dan menilai risiko yang terjadi pada proses remove and install hoist cylinder pada Dump Truck HD785-7 di PT XYZ dengan menggunakan metode Job Hazard Analysis (JHA). Melalui identifikasi dan penilaian risiko, ditemukan 20 potensi bahaya dan 25 risiko dalam 13 aktivitas terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat risiko kategori rendah sebesar 24%, kategori risiko moderate sebesar 52%, dan kategori risiko tinggi sebesar 24%. Langkah pengendalian risiko telah disusun sesuai dengan jenis risiko masing – masing untuk menekan risiko kecelakaan kerja, termasuk penggunaan alat pelindung diri, pengawasan, serta pelatihan keselamatan. Implementasi langkah pengendalian ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan kerja dan mengurangi potensi kecelakaan.Kata Kunci:  Job Hazard Analysis, Dump Truck 785-7, Hoist Cylinder, Keselamatan Kerja
Evaluasi Keselamatan Kerja Mesin Plasma Cutting Dengan Pendekatan JSA Dalam Identifikasi Bahaya Setiawan. B, Christian Albert; Andivas, Marulan; Harits, Dimaz; Kisanjani, Alex
TEKNIKA SAINS Vol 10, No 1 (2025): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v10i1.3623

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi keselamatan kerja mesin plasma cutting dengan menggunakan pendekatan Job Safety Analysis (JSA) dalam identifikasi bahaya. Dalam sektor manufaktur dan konstruksi yang berkembang pesat, penggunaan mesin plasma cutting menjadi krusial, namun risiko kecelakaan kerja tetap tinggi akibat kurangnya kesadaran dan keterampilan pekerja. Melalui wawancara dan observasi, penelitian ini mengidentifikasi berbagai potensi bahaya seperti kebakaran, paparan sinar UV, dan kecelakaan listrik. Dengan menerapkan metode JSA, langkah-langkah pengendalian risiko dirumuskan untuk meminimalkan dampak dari bahaya yang teridentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa potensi bahaya seperti percikan api, kebisingan, paparan asap dan debu pemotongan, serta kerusakan unit, dengan tingkat risiko yang bervariasi dari sedang hingga tinggi. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pemisahan area kerja, dan perawatan alat secara berkala direkomendasikan sebagai langkah mitigasi. Implementasi metode JSA terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya kerja serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan produktif. Dengan strategi pengendalian risiko yang terstruktur, perusahaan dapat meminimalkan insiden kerja, meningkatkan keselamatan pekerja, dan menjaga kelancaran operasional.