Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KOMPETENSI DAN MATERI PEMBELAJARAN TIPOGRAFI DALAM MATA KULIAH DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (Pengembangan untuk Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Makassar) Sukarman B.; Nurabdiansyah Nurabdiansyah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.021 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini adalah tahap lanjut (fase pengembangan) dari tahap sebelumnya (fase perancangan) yang bertujuan menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan rancangan kompetensi dan materi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang berfokus pada kegiatan pengembangan yang mencakup kegiatan validasi serta uji-coba kepraktisan dan keefektifan produk. Berdasarkan hasil analisis terhadap data hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) Hasil perancangan kompetensi dan materi pembelajaran tipografi dalam pembelajaran Desain Komunikasi Visual pada Program Studi Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Makassar, yang mempertimbangkan prinsip-prinsip pengembangan kompetensi dan materi pembelajaran telah tervalidasi dengan tingkat validitas sangat baik sehingga dinyatakan layak digunakan pada Program Studi Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Makassar; (2) Hasil uji kepraktisan rumusan kompetensi dan materi pembelajaran tipografi menggambarkan hasil penilaian mahasiswa responden terhadap seluruh indikator berada pada kategori baik sebelum perbaikan dan dinyatakan berkategori sangat baik setelah diperbaiki; (3) Hasil uji keefektifan rumusan kompetensi dan materi pembelajaran tipografi menunjukkan bahwa rata-rata capaian belajar mahasiswa responden berada pada kategori sangat baik sehingga dinyatakan efektif bila digunakan dalam pembelajaran Desain Komunikasi Visual pada Program Studi Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Makassar.
“SISTEM DARING” TRADISI BARU DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA POST-PANDEMI COVID-19 Sukarman B; Satriadi Satriadi
JURNAL IMAJINASI Vol 7, No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v7i1.46636

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan penggunaan sistem daring dalam pembelajaran seni rupa sebagai sebuah tradisi baru, terutama di Indonesia. Pandemi Covid-19 memaksa sistem pembelajaran luring untuk bergeser ke sistem pembelajaran daring. Berbagai aplikasi ditawarkan untuk memfasilitasi pembelajaran daring. Pembelajaran seni rupa dengan berbagai kompetensi dan bentuk kegiatannya pun harus pula dilaksanakan secara daring. Kebiasaan melaksanakan pembelajaran seni rupa secara daring yang dikondisikan oleh pandemi Covid-19 ternyata terus berlanjut meski pembelajaran secara tatap muka langsung di kelas (luring) tidak lagi dibatasi. Kegiatan pembelajaran seni rupa mulai dari yang bersifat konseptual, praktik berkarya dan berapresiasi, hingga pameran karya semuanya dikondisikan agar dapat dan tetap efektif dilaksanakan secara daring. Akhirnya, sistem daring pada Post-Pandemi Covid-19 menjadi tradisi baru dalam pembelajaran seni rupa.
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU DI SMA NEGERI 2 MAJENE Pangeran Paita Yunus; Sukarman Sukarman; Irfan Irfan; Hasnawati Hasnawati; Harmin Hatta
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.56561

Abstract

Kemampuan menulis bagi guru sangat penting karena menjadi tuntutan profesi. Bagi pengembangan karir dan untuk tetap belajar, guru wajib memenuhi syarat menulis karya ilmiah. Syarat ini seringkali menjadi penghambat kenaikan jenjang pangkat bagi guru mengingat rendahnya kemampuan dan minat menulis di kalangan guru. Selain menjadi syarat bagi pengembangan karir, menulis juga menjadi sarana bagi pengembangan diri seorang guru. Guru memiliki banyak potensi dan potensi yang dimilikinya akan berkembang secara optimal dengan menulis. Hal ini didukung oleh banyaknya kondisi guru yang memperkuat peluang berkembangnya kemampuan menulis. Kesatu, guru selalu berinteraksi dengan ilmu pengetahuan yang bisa menjadi bahan untuk menulis. Kedua, guru selalu berinteraksi dengan siswa saat kegiatan pembelajaran di kelas yang dapat dijadikan sumber tulisan. Ketiga, guru sering berinteraksi dengan dunia pendidikan dan kebijakannya yang dinamis, selalu menuntut untuk berpikir kritis, mengeluarkan ide-ide inovatifnya. Keempat, banyak peluang                lomba menulis, baik yang diselenggarakan Dinas Pendidikan maupun Departemen Agama sebagai instansi yang menaunginya. Kelima, media massa menyediakan banyak rubrik pendidikan yang memungkinkan bagi guru untuk mengekspresikan gagasan- gagasan inovatifnya. Permasalahan yang tampak pada guru di sekolah menengah, khususnya di SMA Negeri 2 Majene adalah: 1) Pengetahuan guru tentang teknik pembuatan laporan dan pembuatan artIkel penelitian dalam penulisan karya ilmiah masih sangat kurang, 2) Banyak laporan dan artikel penelitian guru yang belum sepenuhnya menggunakan sistem APA, sehingga masih banyak ditemui referensi termuat dalam tubuh karangan, namun tidak ditemukan dalam daftar pustaka. 3) Laporan dan artikel penelitian guru banyak ditemukan menggunakan buku sebagai referensi rujukan, sehingga menyulitkan untuk dimuat di jurnal. 4) Maraknya isu plagiasi dan mudahnya mengakses berbagai informasi melalui dunia maya menjadi   kendala   yang   cukup   berat  bagi guru.    Berdasarkan hal tersebut, dilaksanakan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat  berupa pelatihan menulis karya ilmiah berupa pembuatan laporan hasil penelitian dan artikel bagi guru di SMA Negeri 2 Majene.
IDENTITAS LOKAL PADA DESAIN GRAFIS SUVENIR T-SHIRT DI KOTA MAKASSAR Sukarman B; Andi Baetal Mukaddas; Harmin Hatta
JURNAL IMAJINASI Vol 7, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v7i2.56166

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis identitas lokal yang terpresentasi pada desain grafis suvenir t-shirt di Kota Makassar. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data visual grafis suvenir t-shirt di Kota Makassar yang diambil dari spot-spot penjualan suvenir serta clothing store yang menjual t-shirt berdesain grafis khas regional Makassar. Data diolah, dianilisis, dan dideskripsikan secara kualitatif. Penelitian ini bermanfaat sebagai informasi ilmiah tentang jenis identitas lokal yang terpresentasikan pada desain grafis suvenir t-shirt di Kota Makassar yang  referensi bagi kajian-kajian yang relevan sekaligus dapat menstimulasi dilakukannya kajian-kajian atau pengembangan desain grafis yang merepresentasikan identitas lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara garis besar teridentifikasi atas identitas lokal yang terpresentasi pada desain grafis suvenir t-shirt di Kota Makassar terdiri atas kategori aspek fisik seperti tempat dan bangunan, aspek sosial-budaya, dan aspek sejarah, dengan berbagai jenis objek yang tercakup di dalamnya.
An Analysis of Artificial Intelligence Integration Among Students: Usage, Impacts, and Educational Implications B, Sukarman; Riski Wulandari, Sri; Arifin, Irfan; Prusdianto, Prusdianto
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i2.1546

Abstract

Artificial intelligence (AI) is significantly transforming various aspects of human life, particularly education, by offering diverse features applicable to the learning process. This research aimed to clarify students' AI utilization in learning, explore its impacts and implications, and assess student perspectives on educator preventative strategies against negative effects. Employing a quantitative survey methodology with a cross-sectional design, the study meticulously examined AI integration among students. Data collection involved a six-month preliminary observational phase and the structured online questionnaire. The number of the respondents are 64 of Visual Communication Design students at Universitas Negeri Makassar, with subsequent data analyzed using quantitative descriptive techniques. The findings indicate that most students have adopted AI in their learning. 54% reported rare use, 40% frequent use, and only 3% never used AI. The study identified several negative impacts; 22% of students noted decreased social interaction, 14% observed increased intellectual laziness and reduced creativity, and 13% cited a heightened risk of plagiarism. Additionally, 8% found AI dependence hindered innovative thinking skills, and 6% reported a decline in analytical and critical problem-solving abilities. It is necessary to adjust educational methodologies and curricula to adapt to the diverse implications of AI within the realm of education.
Implementation of Guided Inquiry Learning Method in Creating Color Composition in Middle School Students Hasniah S; Sukarman, Sukarman; Husain, Muh. Saleh
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 4 No. 4 (2025): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v4i4.3563

Abstract

The background of this research stems from the need for a more active and student-centered learning approach to increase engagement, creativity, and understanding of color concepts, especially primary, secondary, and tertiary colors. This study aims to evaluate the application of the guided inquiry learning method in creating color compositions in the Arts and Culture (Fine Arts) subject in junior high schools in Takalar Regency. The methodology used in this study is an evaluative method with a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and document analysis. The results of the study indicate that the application of the guided inquiry method significantly improves students' understanding of the concept of color and their ability to create color compositions independently and creatively. In addition, this method also encourages the students' active involvement, teamwork, and critical thinking skills. Although it requires more time and effective classroom management, this method has proven relevant and effective for application in fine arts learning at the junior high school level.
KARAKTERISTIK MOTIF ORNAMEN PADA ILUMINASI MANUSKRIP MAULID NABI DI ASTANA PANGERAN MANGKUBUMI KOTA WARINGIN BARAT KALIMANTAN TENGAH Husain, Muh. Saleh; B, Sukarman; Satriadi, Satriadi
JURNAL PAKARENA Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v10i2.81312

Abstract

Penelitian ini berjudul karakteristik motif ornamen pada iluminasi manuskrip Maulid Nabi di Astana Pangeran Mangkubumi Kota Waringin Barat Kalimantan Tengah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan karakteristik ornamen dalam manuskrip tersebut. Kajian terhadap karakteristik ornamen dalam manuskrip ini memiliki relevansi yang mendalam dalam upaya pelestarian budaya khususnya seni rupa dan budaya Islam Nusantara yang jarang dilakukan. Iluminasi manuskrip Maulid Nabi di Astana Pangeran Mangkubumi, Kotawaringin Barat, merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai artistik, historis, dan religius yang sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Iluminasi pada manuskrip Maulid Nabi di Kalimantan Tengah memiliki karakteristik yang mencerminkan pengaruh tradisi lokal sebagaimana penggunaan warna-warna merah, kuning, hijua dan putih yang khas dengan budaya Kalimantan. Sekaligus nilai-nilai keislaman, sebagaimana terlihat pada komposisi ornamen dan penggunaan warna yang khas. Dengan hasil temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah seni Islam Nusantara.