Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PEMANFAATAN BIJI KARET DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT PERKEBUNAN DESA SUCI KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER Dwi Sucianingtyas Sukamto; Ismul Mauludin Al Habib; Lila Maharani; M. Syaifudin Aswan
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Suci kecamatan Panti kabupaten Jember merupakan desa yang memiliki perkebunan karet. Desa Suci terdapat biji karet yang melimpah dan belum dimanfaatkan, biji karet memiliki nilai gizi yang tinggi, memiliki organisasi karang taruna yang dapat berpotensi membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kesejahteraan masyarakat masih kurang untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga. Tujuan kegiatan adalah melatih skill mahasiswa untuk berhubungan dengan masyarakat; Menambah pengetahuan dan skill teknologi kepada mahasiswa; Melibatkan mahasiswa dalam penyusunan program kerja karang taruna; Melibatkan mahasiswa dalam pengurusan PIRT produk. Kegiatan KKN-PPM dilaksananakan pada bulan Maret- Juni 2018, di Kampus IKIP PGRI Jember, Balai desa, dan rumah produksi di desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Hasil kegiatan adalah Sosialisasi Potensi Desa Suci kepada Karang Taruna Desa, Perumusan Pemanfaatan Biji Karet dalam Program Kerja Karang Taruna, Pembuatan Booklet Pemanfaatan Biji karet, Pelatihan Proses Pembuatan Produk, Pengemasan, Pemasaran dan Analisis Usaha, Pendampingan pendaftaran PIRT.
Pengaruh Kulit Pisang Kepok Kuning (Musa Balbisiana BBB) sebagai Pupuk Organik Cair pada Pertumbuhan Selada Merah (Lactuca sativa var. Crispa) Lila Maharani; Susiana Susiana
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 2 No. 1 (2020): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v2i1.327

Abstract

Limbah kulit pisang kepok kuning (Musa balbisiana BBB) mengandung unsur hara N, P, K yang dapat dijadikan sebagai pupuk organik, sedangkan selada merah merupakan sayuran yang digemari oleh masyarakat dan mempunyai nilai ekonomis tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kulit pisang kepok kuning terhadap pertumbuhan selada merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Konsentrasi pupuk yang digunakan antara lain; 0 ml (kontrol negatif), aplikasi pupuk ZA (kontrol positif), 20, 40, dan 60 ml/tanaman. Parameter yang diamati antara lain tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat basah dan berat kering total. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Anova Univariate dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk dari limbah kulit pisang kepok kuning berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan, kecuali pada jumlah daun. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa perlakuan kontrol positif hasilnya tidak berbeda nyata dengan pemupukan 40 ml/tanaman pada parameter tinggi tanaman, berat basah dan berat kering total. Pemupukan dengan dosis 40 ml memberikan hasil terbaik pada semua parameter pengamatan.
Potensi Kascing dan Arang Sekam sebagai Media Tanam pada Budidaya Tanaman Tomat Ceri (Lycopersicon Cerasiforme) Fatimatuz Zuhro; Arum Widiarsih; Lila Maharani
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 2 No. 1 (2020): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v2i1.332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kascing, arang sekam, dan kombinasinya bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat ceri. Parameter yang diamati, antara lain; tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah buah, dan berat buah (gr). Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Data dianalisis dengan menggunakan Anova One Way dan dilanjutkan dengan uji Duncan 5%. Hasil analisis Anova One Way menunjukkan bahwa pemberian kasing dan arang sekam berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Berdasarkan uji Duncan menunjukkan bahwa, kascing 50% dan arang sekam 25% menunjukkan hasil terbaik bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat ceri pada semua parameter pengamatan.
Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Herbisida Organik terhadap Pertumbuhan Gulma pada Budidaya Tanaman Sawi (Brassica Juncea) Hasni Ummul Hasanah; Lila Maharani; Hilyatul Afifah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 2 No. 2 (2020): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v2i2.392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi herbisida organik dari ampas tebu terhadap pertumbuhan gulma pada budidaya tanaman sawi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Parameter yang diamati adalah jumlah dan jenis gulma. Data dianalisis dengan Anova dan diuji lanjut dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ampas tebu berpengaruh nyata terhadap jumlah gulma, tetapi tidak berpengaruh terhadap jenis gulma yang muncul. Aplikasi herbisida organik terbaik ada pada dosis 1 kg ampas tebu, walaupun dosis ini belum dapat mengalahkan efektivitas dari aplikasi herbisida kimia.
Efektivitas Kompos Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) terhadap Produktivitas Tanaman Cabai Rawit Di Kabupaten Situbondo (Capsicum Frutescens L.) Lila Maharani
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 3 No. 2 (2021): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v3i2.624

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang keberadaannya tidak dapat ditinggalkan oleh masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih ada permasalahan yang muncul dalam budidaya cabai rawit di Kabupaten Situbondo yaitu turunnya produktivitas cabai rawit disebabkan oleh tingkat kesuburan tanah, serangan hama dan penyakit yang menyebabkan gagal panen. Dalam rangka meningkatkan produktivitas cabai rawit, dilakukan pemanfaatan limbah eceng gondok yang berpotensi dapat dijadikan kompos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kompos eceng gondok terhadap produktivitas cabai rawit. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental murni dengan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan konsentrasi kompos eceng gondok yaitu 0%, 20%, 40%, 80%, masing-masing diulang 8 kali. Sampel penelitian dipilih dengan teknik simple random sampling. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah cabang, usia bunga pertama, jumlah bunga, jumlah buah, dan berat buah (gram). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Uji Univariat dengan uji lanjut Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kompos eceng gondok berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah cabang, usia bunga pertama, jumlah buah dan berat buah, kecuali pada parameter jumlah bunga yang menunjukkan hasil tidak berbeda nyata. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa pemberian kompos eceng gondok konsentrasi 80% memberikan hasil terbaik pada semua parameter pengamatan.
Penerapan Perangkat Pembelajaran Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Lila Maharani
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 4 No. 2 (2022): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v4i2.724

Abstract

ABSTRAK Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran yaitu sebuah pemanfaatan media yang menggabungkan unsur suara dan gambar dengan mengkolaborasikan indra pendengaran dan penglihatan. Permasalahan dalam pembelajaran biologi di antaranya metode pembelajaran Biologi yang kurang menarik minat siswa disebabkan metode pembelajaran dan media pembelajaran kurang variatif. Media dan sumber belajar pendidikan biologi yang relatif kurang sehingga beberapa materi pelajaran yang semestinya menarik jika memakai media, justru menjadi membosankan karena hanya berisi keterangan-keterangan saja. Hal itu menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan penggunaan media audio visual dalam upaya peningkatan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah termasuk Penelitian Tindakan Kerja (PTK), dengan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Pada tiap-tiap siklus difokuskan untuk memperoleh data hasil penggunaan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan perangkat pembelajaran media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI di MA Sumber Bungur Pakong. Pada Pra Siklus persentase ketuntasan belajar sebesar 60%, siklus I sebesar 66,7%, dan pada siklus II meningkat menjadi 86,7%.
Perbedaan Waktu Tumbuh dan Ukuran Kalus pada Penambahan Ukuran Eksplan Tunas Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis Muell.Arg.) Lila Maharani
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 4 No. 1 (2022): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v4i1.1048

Abstract

Induksi kalus merupakan salah satu teknik kultur jaringan yang dilakukan untuk memudakan kembali sel-sel pada eksplan yang diisolasi dan ditumbuhkan dalam lingkungan terkendali, induksi kalus terkendala oleh waktu muncul kalus yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecepatan waktu muncul kalus dan peningkatan ukuran kalus melalui penambahan ukuran eksplan tunas tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell.Arg.). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan secara in vitro, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik non random berupa judgement sampling. Bahan yang digunakan adalan eksplan tunas muda tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell.Arg.), media WPM, BAP, NAA, HCL, NaOH, bakterisida, fungisida, akuades, cloroks, alkohol 70 dan 95%. Analisis data menggunakan uji deskriptif berupa observasi secara langsung untuk mengetahui waktu muncul kalus dan ukuran kalus, serta teknik dokumentasi untuk warna kalus. Hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa penambahan ukuran kalus 1 cm tidak dapat mempercepat waktu muncul kalus namun dapat menambah ukuran kalus..
Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik dari Kotoran Sapi dan Pupuk Organik Cair dari Batang Pisang terhadap Pertumbuhan Pakcoy (Brassica rapa) Lila Maharani; Hasni Ummul Hasanah; Mohammad Ersadi
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 5 No. 1 (2023): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v5i1.1182

Abstract

Penggunaan pupuk organik diperlukan untuk kesuburan tanah dan meningkatkan hasil tanaman khususnya sawi pakcoy karena pemanfaatan limbah organik masih belum optimal untuk pertumbuhan sawi pokcoy, sedangkan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengertahui Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik dari Kotoran Sapi dan Pupuk Organik Cair dari Batang Pisang terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Pakcoy. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. dengan faktor faktor berikut Pupuk urea Tanpa pupuk KS 100 g + BP 400 ml KS 150 g + BP 500 ml KS 200 g + BP 600 ml Terdapat 5 kombinasi perlakuan yang masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 25 unit percobaan Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan kombinasi pupuk organik kotoran sapi dan batang pisang berpengaruh signifian terhadap parameter pengamatan luas daun dan berat basat dengan berturut turut perlakuan yang paling berpengaruh adalah Pupuk Urea , P3, P2, P1 dan KN. Kombinasi Pupuk organik kotoran sapi dan pupuk organik cair batang pisang berpengaruh nyata terhadap luas daun Pakcoy dan berat basah tanaman pokcoy, namun tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan berat kering tanaman pakcoy.
Analysis of the Quality of Ecoenzymes and Their Effect on the Growth of Mustard Greens (Brassica juncea L.) Fatimatuz Zuhro; Hasni Ummul Hasanah; Lila Maharani
BIOEDUKASI Vol 21 No. 3 (2023)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v21i3.39565

Abstract

Making ecoenzymes is one of the solutions to reduce the quantity of organic waste which has been increasing lately. Ecoenzymes are liquid extract products produced from fermentation of vegetable and fruit residues with brown sugar or molasses as a substrate. Types of vegetables and fruits used as ecoenzyme ingredients can affect the levels of minerals or nutrients contained in ecoenzymes. Information about this will be an important consideration in the process of making ecoenzymes as Liquid Organic Fertilizer. This study aims to determine the quality of ecoenzymes from fruit and vegetable combinations, and to determine the effect of ecoenzymes on the periodic growth of mustard plants. Analysis of the quality of ecoenzymes was carried out through physical and chemical observations using laboratory tests, while analysis of the effect of ecoenzymes was carried out quantitatively by statistical tests using the SPSS application. The results showed that the ecoenzyme liquid contains macro nutrients (N, P, and K), and has a significant effect on the growth parameters of mustard plants.
Test Of Flavonoid Activity of Durian (Durio Zibethinus) Seeds and Skins as Natural Insecticides in Controlling Mealybug (Pseudococcidae) Maharani, Lila; Zuhro, Fatimatuz; Mahbubah, Fina Saffanatul
BIOEDUKASI Vol 22 No. 1 (2024)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v22i1.44608

Abstract

Several references indicate that active metabolites found in natural plant resources such as flavonoids and saponins have the potential as natural insecticides. One of natural plant resource that has the potential as a natural insecticide is durian, because in durian albedo there are flavonoids and saponins. In addition, durian seeds also contain flavonoids of 29.74 μg / mL. Based on this background, the author took the initiative to test the activity of flavonoid content in durian seed extract and albedo to determine its effectiveness as a natural insecticide for mealybug pest control. This research consists of 2 stages, including; extraction of flavonoids from durian seeds and albedo (peels), and testing of flavonoid activity of durian seed and peels extracts against mealybug mortality. Extraction of flavonoids from durian seeds and peels using socletation method and spectrophotometry tested. The results of flavonoid and phenolic analysis of durian seed extract are higher than durian albedo extract. The effectiveness test was carried out on the population of mealybug pests that had been acclimatized for 24 hours, placed on cocoa peels media that had been soaked in the treatment solution for 15 minutes, then the mortality rate was observed. The treatment given was albedo extract 12.5 g/100ml; albedo extract 25 g/100 ml; durian seed extract 12.5 g/100 ml; 25 g/100ml; albedo and seed extract 12.5 g/100 ml; albedo and seed extract 25 g/100 ml; positive control and negative control. The test results showed that the mortality of mealybugs in the treatment of seed extract 12.5 g /100 ml was not significantly different from the positive control treatment, this showed that durian seed extract 12.5 g / 100ml is expected to replace the use of chemical insecticides in the control of mealybug pests.