Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Effect of Durian (Durio zibethinus) Seeds and Albedos Extract on Reducing Cholesterol Levels Maharani, Lila; Mahbubah, Fina Saffanatul; Habib, Ismul Mauludin Al
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 2 (2025): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i2.16365

Abstract

This research aims to determine the potential of durian to reduce cholesterol levels. This research used a completely randomised design as the basis for determining the sample size. There were 5 treatment groups, including durian seed extract (T1), durian albedo extract (T2), a combination of seed and albedo extract (T3) and those 3 treatment groups were given at a dose of 0.28 mg/head/day, quail eggs at a dose of 0.5 mL/head/day, and cholesterol reducing medication at 50 mg/head/day. The data were analyzed using the One Way ANOVA Test, which showed that p (0.004) < 0.05, leading to the conclusion that there was a real differences between all treatment groups. The seed extract group experienced the largest average decrease, namely 49.15 mg/dL, while the average decrease in the combination seed-albedo extract group and cholesterol reducing medication was 43.0 mg/dL, 33.4 mg/dL, and 28.7 mg/dL, respectively. The conclusion of this research is durian seed extract and albedo are effective in reducing cholesterol levels in the blood.
Analisis Cemaran Escherichia coli Kecap Jajanan Cilok di Area Kampus Jember Ummul Hasanah, Hasni; Maharani, Lila; Dewi Andika, Intan
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol 5 No 1 (2026): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v5i1.3077

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan utama yang sering disebabkan oleh kontaminasi makanan dengan Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontaminasi Escherichia coli pada kecap yang digunakan untuk jajanan cilok yang dijual di area kampus Jember. Sebanyak 10 sampel kecap dari pedagang kaki lima di lima lokasi berbeda diuji menggunakan metode Compact Dry EC, yaitu media selektif untuk mendeteksi Escherichia coli. Sampel kecap diencerkan dengan larutan NaCl 0,85% sebelum dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 dari 10 sampel terkontaminasi Escherichia coli, dengan jumlah koloni berkisar antara 1 hingga 63 CFU/gram. Berdasarkan Permenkes No. 2 Tahun 2023, jumlah koloni Escherichia coli dalam pangan tidak boleh melebihi batas maksimum yang diizinkan, yaitu 0 CFU/gram. Kontaminasi tersebut disebabkan oleh kebersihan botol yang buruk, paparan lingkungan seperti debu dan lalat, serta penggunaan kecap isi ulang berkualitas rendah. Hanya 50% sampel yang memenuhi standar yang dipersyaratkan. Penelitian ini menekankan pentingnya praktik higienis di kalangan pedagang untuk menjamin keamanan pangan. Selain itu, penggunaan Compact Dry EC terbukti efektif untuk deteksi kontaminasi mikrobiologi secara cepat dan praktis.
Pembelajaran Model Kooperatif Tipe Window Shopping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Ekosistem Kelas X MA At-Taqwa Suren Meitha Adinda Faradilla; Lila Maharani; Fita Fatimah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3531

Abstract

Dasar konteks penelitian yaitu dari hasil belajar siswa yang rendah dimana dalam Penilaian Akhir Semester hanya 40% siswa yang memperoleh nilai di atas KKM (76). Hal ini disebabkan oleh siswa kurang memerhatikan penjelasan yang disampaikan oleh guru dan siswa masih pasif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan pembelajaran model kooperatif tipe window shopping pada materi ekosistem kelas X MA At-Taqwa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dengan dua siklus, pada tiap siklus memiliki tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MA At-Taqwa dengan jumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu melalui tes dari hasil belajar, lembar observasi. Dari hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata siklus I sebesar 74,3 dengan persentase ketuntasan 70,8% dan pada siklus ke II nilai rata-rata 82,6 dengan persentase ketuntasan 83,3%. Dengan demikian, pembelajaran model kooperatif tipe window shopping dinyatakan berhasil meningkatkan hasil belajar siswa di kelas.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Tentang Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional di SMP Islam Manhadlul Ubbad Adisti Dwi Fauziah; Lila Maharani; Ahmad Robith Firdausi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7475

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah masih rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA yang cenderung berpusat pada guru, serta belum optimalnya pemanfaatan tanaman obat tradisional sebagai sumber belajar kontekstual di sekolah. Padahal, tanaman obat tradisional memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran yang dapat menghubungkan konsep IPA dengan kehidupan nyata sekaligus menumbuhkan kesadaran siswa terhadap pemanfaatan sumber daya hayati lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning/PjBL) tentang pemanfaatan tanaman obat tradisional dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa SMP Islam Manhadlul Ubbad. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan model Kemmis dan McTaggart dengan dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 23 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar pada setiap akhir siklus. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pada Siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa secara signifikan. Aktivitas siswa pada pertemuan pertama meningkat dari 58,3% pada Siklus I menjadi 70,8% pada Siklus II, sedangkan pada pertemuan kedua meningkat dari 83,3% menjadi 95%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai dari 75 pada Siklus I menjadi 83 pada Siklus II. Ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 60,8% menjadi 91,3%, sehingga telah melampaui kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Selain meningkatkan pemahaman konsep, kegiatan proyek juga mendorong siswa lebih aktif, kreatif, kolaboratif, serta mampu mengenali dan memanfaatkan tanaman obat tradisional di lingkungan sekitar. Dengan demikian, model Pembelajaran Berbasis Proyek tentang pemanfaatan tanaman obat tradisional terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SMP Islam Manhadlul Ubbad.
Peningkatan Literasi Digital melalui media Flipbook Bunga Sepatu Berbasis Deep Learning pada Pembelajaran Biologi Materi Keanekaragaman Spesies Hesti Ananda Putri; Dwi Sucianingtyas Sukamto; Lila Maharani
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1444

Abstract

Rendahnya literasi digital peserta didik dalam pembelajaran Biologi menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Pembelajaran yang masih didominasi pendekatan konvensional belum mampu mendorong keterlibatan aktif serta pengembangan kemampuan dalam mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan literasi digital peserta didik melalui penerapan media pembelajaran flipbook berbasis konteks lokal tanaman bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) dengan pendekatan Deep Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui rancangan one group pretest–posttest. Sebelum digunakan, instrumen penelitian divalidasi melalui expert judgment yang meliputi soal tes, modul ajar, lembar observasi aktivitas digital peserta didik, dan media pembelajaran. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan soal tes sebesar 81,25% dengan kategori sangat layak, modul ajar sebesar 77,27% dengan kategori layak, lembar observasi aktivitas digital peserta didik sebesar 83,33% dengan kategori sangat layak, serta media pembelajaran sebesar 80% dengan kategori layak. Subjek penelitian berjumlah 31 peserta didik kelas X SMK Islam Al-Azhar Ledokombo. Data dikumpulkan melalui tes literasi digital, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas Shapiro–Wilk, paired sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan literasi digital peserta didik, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 59,2 menjadi 76,9 serta perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest (p < 0,05). Nilai N-Gain sebesar 0,43 berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa penggunaan media flipbook cukup efektif dalam meningkatkan literasi digital peserta didik. Selain itu, terjadi peningkatan aktivitas dan keterlibatan digital peserta didik selama proses pembelajaran. Dengan demikian, integrasi media pembelajaran digital berbasis konteks lokal dengan pendekatan Deep learning dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan literasi digital peserta didik, meskipun masih terdapat keterbatasan pada aspek desain penelitian dan jumlah sampel.
Pengaruh  Model Pembelajaran  Project Based Learning (PJBL) Terhadap Hasil Belajar  Pada Materi Bioteknologi Kultur Jaringan Jamur Tiram kelas VIII di SMP Islam Miftahul Hasan Ilyas, Moh; Maharani, Lila; Danuji, Sarwo
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dftgph47

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengembangkan kompetensi tersebut adalah Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi Bioteknologi Kultur Jaringan Jamur Tiram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain pretest-posttest non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 34 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 17 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 81,18, sedangkan kelas kontrol sebesar 65,88. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan t hitung = 4,85 dan df = 32, yang mengindikasikan bahwa model Project Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Penerapan PjBL memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui kegiatan proyek dan praktikum sehingga mampu meningkatkan pemahaman konsep bioteknologi secara lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dan sekolah dalam mengadopsi model PjBL sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif pada materi bioteknologi yang memerlukan keterpaduan antara teori dan praktik, serta dapat menjadi acuan untuk pengembangan pembelajaran sains berbasis proyek di tingkat SMP.