Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS PERAWAT DALAM MEMBERIKAN BEREAVEMENT CARE MELALUI HIMPUNAN PERAWAT PALIATIF: PENDEKATAN EMPATIK DALAM KEPERAWATAN: Enhancing Nurses' Capacity in Providing Bereavement Support through The Palliative Care Nurses Association: An Empathic Approach in Nursing Kustanti, Christina Yeni; Isnanto, Isnanto; Ikaningtyas, Nurlia; Palupi, Ethic; Kurniawan, Erik Adik Putra Bambang
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.205

Abstract

Kehilangan seseorang dapat menyebabkan berbagai perasaan, seperti kebingungan, kesedihan, dan kemarahan. Untuk membantu orang menjalani proses berduka, dukungan kedukaan dapat memberikan bantuan emosional dan kerangka pemulihan yang terstruktur dengan baik. Tenaga kesehatan mempunyai andil besar dalam pelaksanaannya melalui program edukasi, yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses berduka, mengurangi stigma sosial, dan mendorong orang untuk mendapatkan bantuan dan perawatan medis. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi konsep bereavement support dan berca.my.id melalui berbagai pertemuan himpunan, khususnya di himpunan perawat paliatif, atau perawat secara umum. Metode pelaksanaan dilakukan dengan kerja sama antara Tim BerCa dan himpunan perawat paliatif, rumah sakit, dan penyelenggara webinar melakukan program seminar atau webinar yang meningkatkan pemahaman peserta. Seminar ini menekankan pentingnya dukungan dan pengawasan yang berkelanjutan selama proses berduka, dan peran perawat dalam membantu mengurangi risiko kesehatan mental yang terkait dengan kedukaan yang berkepanjangan. Kegiatan dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Juni 2025, secara online maupun offline. Dari pelaksanaan dua webinar dan satu seminar tentang bereavement care ini, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan pemahaman tentang dukungan berduka masih terbatas di kalangan tenaga kesehatan, terutama perawat dan bahkan dosen keperawatan. Sosialisasi berkesinambungan perlu untuk terus dilakukan sehingga perhatian terhadap bereavement care dapat ditingkatkan.
Hubungan Dukungan Teman Sebaya dengan Motivasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Remaja di SMP Taman Dewasa Jetis, Sleman, Yogyakarta Andunara, Afrianus; Wirata, Resta Betaliani; Palupi, Ethic; Prawesti, Indah
PENA NURSING Vol 2 No 2 (2024): PENA NURSING
Publisher : LPPM UNIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pn.v2i2.3381

Abstract

Background: Motivation is a condition that activates a person's behavior. The preliminary study found that there were six students in one class who had not received the Covid-19 vaccination. The school has carried out vaccinations, but there are still some who have not been vaccinated because during an interview with one of the students he said he did not vaccinate because he was afraid of being injected and also followed his friend who had not had the Covid-19 vaccine.Objective: to determine the relationship between peer support and the motivation for the implementation of Covid-19 vaccination in adolescents at Taman Dewasa Jetis Middle School, Slemam, Yogyakarta.Method: The study design used a quantitative - correlation with a cross-sectional approach. The population is 230 people, the sampling technique is stratified random sampling. The number of samples is 49 respondents with a measuring instrument in the form of a questionnaire and using Spearman rank analysis.Finding: Spearman rank test results obtained p-value 0.419 (> 0.05). The results of the analysis test show that the p-value is greater than alpha.Conclusion: There is no relationship between peer support and the motivation for the implementation of Covid-19 vaccination in adolescents at Taman Dewasa Jetis Middle School, Slemam, Yogyakarta.
The The Relationship Between Emotional Maturity and the Learning Process of Fifth-Semester Undergraduate Nursing Students in Yogyakarta: Hubungan Kematangan Emosi dengan Proses pembelajaran Mahasiswa Sarjana Keperawatan Semester V di Yogyakarta Banne, Krista; Permina, Yullya; Palupi, Ethic; Puspitasari, Reni
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2026): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Tugas pertumbuhan yang muncul pada masa dewasa muda mencakup penguatan prinsip kehidupan dan perkembangan emosi. Kematangan emosional sangat penting bagi mahasiswa karena berpengaruh pada kemampuan dalam menghadapi tantangan, baik dalam bidang akademis maupun kehidupan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara kematangan emosional dengan proses belajar mahasiswa keperawatan di Yogyakarta. Penelitian ini menerapkan metode deskripsi korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti berjumlah 88 orang dengan 88 mahasiswa sebagai sampel. Metode yang digunakan adalah total sampling, dan alat ukur yang dipakai adalah kuesioner untuk mengukur kematangan emosi serta prosespembelajaran dengan analisis data menggunakan statistik pada α 0.05. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta, yaitu 70 orang, berusia antara 20 hingga 21 tahun, dengan mayoritas adalah perempuan yakni 72 orang. Dalam aspek kematangan emosi, sebagian besar responden yaitu 82 orang termasuk dalam kategori cukup, sedangkan untuk proses pembelajaran, mayoritas atau 58 orang berada dalam kategori baik. Hasil dari uji Spearman Rank menunjukkan P-value sebesar 0.003.
OPTIMALISASI PERAN TIM KESEHATAN MULTIDISIPLIN DALAM PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DI GKJ KETANDAN KABUPATEN KLATEN: Optimizing the Role of Multidisciplinary Healthcare Teams to Enhance Community Health Outcomes at GKJ Ketandan Klaten Regency Perdana, Nicholas Adi; Kristina, Hana; Palupi, Ethic; Adityasiwi, Gian Lisuari; Gusma, Ellysa Okky; Khenda, Nathan Agwin; Purwanto, Yohanes; Kuntono, Heru Purbo
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.238

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama dengan prevalensi yang terus meningkat dan berdampak signifikan terhadap penurunan kualitas hidup, khususnya pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia. Kondisi ini memerlukan penguatan pelayanan kesehatan promotif dan preventif berbasis komunitas melalui pendekatan multidisiplin. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran tim kesehatan multidisiplin dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat GKJ Ketandan Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan adalah pelayanan kesehatan terpadu berbasis komunitas yang melibatkan tenaga keperawatan dan fisioterapi. Intervensi meliputi skrining kesehatan dasar (tekanan darah dan gula darah), edukasi dan konseling kesehatan, skrining keseimbangan dan fungsi gerak, pemberian program latihan mandiri, serta promosi aktivitas fisik. Evaluasi dilakukan melalui analisis deskriptif dan analitik terhadap hasil pemeriksaan kesehatan peserta. Sebanyak 83 peserta terlibat dengan rerata usia 59,94 ± 11,43 tahun. Hasil menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 50,6%, diabetes sebesar 36,1%, dan gangguan keseimbangan sebesar 65,1%. Analisis menunjukkan bahwa usia berhubungan signifikan dengan gangguan keseimbangan (p < 0,05), sementara variabel klinis lainnya tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kegiatan ini membuktikan bahwa optimalisasi peran tim kesehatan multidisiplin efektif dalam deteksi dini faktor risiko PTM dan permasalahan fungsional, serta berpotensi menjadi model pelayanan kesehatan komunitas yang berkelanjutan.