Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Amare

Sosialisasi New Normal Masa Covid-19 di Stasi Santo Fransiskus Assisi Lingga Kurniason, Hugo Theo; Martinus, Martinus; Simbolon, Subandri; Palupi Handayani, Exnasia Retno; Brata Role, Metoddyus Tri; Erika, Teresia Giofani; Erismato, Erismato; Cendana Sari, Theresia Yovita
Amare Vol. 1 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.703 KB) | DOI: 10.52075/ja.v1i1.41

Abstract

The Covid-19 pandemic has brought its own challenges to some aspects of people’s religious life, especially in carrying out worship. People have difficulty understanding the pandemic in relation to the implementation of worship. At St. Francis of Assisi Lingga Station, Catholics have to follow directions from the government and the Church to worship from home. Their problem is the problem of this Community Service, how to deal with covid-19 in the Catholic faith? how to do worship from home? The method used is community service and socialization. The result of this service is that the station community gains a better understanding of the pandemic and gains insight into how to arrange pastoral and catechism activity in the midst of the Covid-19 Pandemic. With this understanding, the people are expected not to become Catholics who confused but to become more alive in the midst of pandemic.
Mendorong Pertobatan Ekologis Berdasarkan Ensiklik Laudato Si Lewat Katekese Ekologis di Paroki Salib Suci Ngabang Keuskupan Agung Pontianak Simbolon, Tetty Novitasari; Simbolon, Subandri; Role, Metoddyus Tri Brata; Kurniawan, Apri; Pongkot, Herkulanus; Kurniason, Hugo Theo
Amare Vol. 2 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/ja.v2i2.185

Abstract

Persoalan lingkungan hidup masih tetap menjadi isu penting untuk direspon baik oleh pemerintah, masyarakat, pemilik modal maupun akademisi. Laporan penelitian yang digawangai oleh Living Planet menegaskan bahwa penyebab utama kerusakan lingkungan adalah aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan. Agama-agama pun tidak luput dari gerakan ini dengan memberikan penafsiran ulang atas teks-teks suci yang mendorong perubahan masyarakat dan aktifitas bersama menjaga lingkungan. Salah satunya adalah Ensiklik Paus Fransiskus yang sangat terkenal itu, Laudato Si. Metode yang digunakan dalam Pengabdian ini adalah dengan melaksanakan sosialisasi dilanjutkan dengan diskusi bersama dengan Umat, Pastor dan Pelayan Pastoral di wilayah Paroki Salib Suci Ngabang Keuskupan Agung Pontianak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengetahui pandangan umat, pastor dan juga pelayan pastoral lainnya akan kondisi lingkungan yang ada di sekitar mereka. Pengabdian ini juga diharapkan dapat berdampak dalam menciptakan respon terhadap persoalan lingkungan hidup dan mendorong pertobatan ekologis untuk melakukan pertobatan ekologis dan agar Umat, Pastor dan Pelayan Pastoral di wilayah Paroki Salib Suci Ngabang Keuskupan Agung Pontianak dapat dan mampu menyebarluaskan hasil kegiatan pada khalayak sasaran yang lain.
PELATIHAN RAGAM MODEL PEMBELAJARAN BAGI GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK PADA JENJANG SEKOLAH DASAR DI KOTA PONTIANAK Hariyanto, Gustaf; Sutami, Florensius; Kurniason, Hugo Theo; Florentina, Florentina; Sinulingga, Aldi Afrianza
Amare Vol. 3 No. 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/ja.v3i2.499

Abstract

Di era komunikasi digital saat ini tantangan bagi para pendidik Pendidikan Agama Katolik (PAK) semakin berat. Peran guru PAK menjadi kompleks dan strategis dalam membangun religiusitas dan budi pekerti siswa. Ini juga berarti mengandaikan penguasaan dalam menggunakan beragam model pembelajaran untuk menstimulasi keinginan belajar siswanya. Oleh sebab itu, dianggap perlu diadakan suatu pelatihan model pembelajaran. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penguasaan model pembelajaran. Oleh sebab itu, pelatihan dipandang sangat penting, dan menjadi fokus pengabdian masyarakat ini. Pelatihan ini diadakan di Kota Pontianak yang ditujukan bagi sejumlah guru PAK pada jenjang SD. Metode kegiatan meliputi pelatihan oleh narasumber di bidangnya, berikut dengan sesi diskusi antara pelatih dan para partisipan pelatihan. Hasilnya memperlihatkan kemajuan yang berarti mengenai penggunaan model-model pembelajaran seturut kebutuhan siswa: dari yang sebelumnya kurang memahami menjadi lebih memahami keberagaman model. Berbagai model ini pada prinsipnya ditata seturut kebutuhan praktis terkait bagi tenaga pendidik yang belum memahami penggunaan model pembelajaran. Spesifikasi pembelajaran dapat meningkat bersamaan keperluan pembelajar yang bersifat beragam seturut berjalannya waktu. Perlunya penguasaan atas beragam model seperti tersebut adalah untuk merespon berbagai transformasi dalam pendidikan.