Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Handasah

Pengaruh Variasi Campuran Sika Grout 215 New Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton Makrifa, Auliya; Prasetiawan, Jauhari; suganda, roy
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sika grout 215 new adaIah semen grouting siap digunakan dan mempunyaikarakteristiktidak menyusut.Sika grout 215 newbiasanyadigunakanuntukbetonpracetak, pengisian ceIah, rongga, perbaikan beton dengan metode groutingsertauntukstrukturkeIautankarenamemiIikikuattekanyangcukuptinggi,tidakmudah susut dan tahan terhadap benturan. Beton adalah suatu material komposit yang terdiri dari unsur-unsur agregat kasar, agregat halus, semen, air dan terkadang ditambahkan dengan variasi bahan tambah. Penelitian ini menggunakan semen sika grout 215 new sebagai pengganti sebagian semen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi campuran sika grout 215 new tehadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Beton direncanakan f’c 20 Mpa dengan variasi campuran 0%, 15%, 25%, 35% dari berat sebagian semen. Untuk pembuatan beton pertama mempersiapkan bahan seperti air, pasir, kerikil, semen dan bahan tambah. Setelah bahan terkumpul, lalu dicampur di mesin molen sampai merata. Setelah tercampur merata langsung dicari nilai slump dan dimasukkan dalam cetakan silinder. Ditunggu sampai kering terus direndam selama 28 hari. Setelah 28 hari diangkat dan dikeringkan kembali terus diuji menggunakan alat CTM. Berdasarkan hasil pengujian 28 hari nilai kuat tekan untuk semua variasi sebesar 28.69 Mpa, 28.12 Mpa, 29.06 Mpa, 30.76 Mpa. Sedangkan nilai kuat tarik belah untuk semua variasi sebesar 3.44 Mpa, 3.32 Mpa, 3.65 Mpa, 3.89 Mpa. Nilai optimum terdapat pada variasi 35% dengan nilai kuat tekan 30.76 Mpa dan kuat tarik belah 3.89 Mpa.
Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal: Studi Kasus Simpang 4 Paok Motong Kabupaten Lombok Timur Malik; Prasetiawan, Jauhari
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang Empat Paok Motong merupakan pertemuan ruas jalan Nasional menuju Kota Mataram, Pelabuhan Lembar dan Kayangan pada jalan mayor (utama), Sedangkan pada jalan minor merupakan jalan Kabupaten dengan jalan menuju ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Lombok Timur dan Pariwisata sehingga pada hari kerja maupun hari libur dijam-jam tertentu sering terjadi tundaan dan antrian kendaraan karena arus lalu lintasnya cukup sibuk.Metode penelitian yang digunakan dalam pengambilan data adalah dengan pengamatan secara langsung dilapangan. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data geometrik jalan, kondisi lingkungan, dan data arus lalu lintas. Sedangkan data sekunder meliputi Data Jumlah Penduduk Kabupaten Lombok Timur dan peta lokasi penelitian. Analisis data menggunakan rumusan perhitungan simpang tak bersinyal yang terdapat pada buku “Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014”. Dari hasil penelitian kinerja simpang empat paok motong maka didapatkan hasil yakni: jam puncak siang hari jum’at tanggal 29 juli 2022 terjadi pada pukul 11.00-12.00 dengan 3432 skr/jam; derajat kejenuhan 0,91 dengan kapasitas 3750 skr/jam, tundaan simpang (T) sebesar 15,84 det/skr, dan nilai peluang antrian (PA) berkisar pada 33,22 % – 65,53 %.
Pengaruh Lama Waktu Curing Terhadap Nilai Cbr pada Tanah Tebing di Kecamatan Batu Layar dengan Campuran Abu Sekam Padi dan Kapur Auliya Isti Makrifa; Prasetiawan, Jauhari; anita
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung yang dipergunakan dengan nilai CBR rendah akan menghasilkan suatu konstruksi yang tidak optimal hasilnya (cepat rusak). Untuk itu, jika akan dipergunakan suatu konstruksi sebaiknya nilai CBR dinaikan agar mampu menahan beban di atasnya. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tanah lempung ialah dengan cara stabilisasi. Dalam penelitian ini metode stabilisasi yang digunakan adalah secara kimiawi dengan bahan tambah berupa campuran abu sekam padi dan kapur. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan 6% abu sekam dan 5%, 10% dan 15% kapur dari berat kering tanah lempung. Pengujian sifat fisik yang dilakukan meliputi uji kadar air, specific gravity, distribusi ukuran butiran dan batas-batas Atterberg. Sedangkan uji mekanik meliputi uji pemadatan proctor, dan CBR dengan masa pemeraman selama 0 hari, 7 hari dan 14 hari. Dari hasil pengujian tanah asli diperoleh nilai CBR unsoaked sebesar 3.7% sedangkan untuk CBR soaked sebesar 3.1%, dengan nilai Gs=2,75, γd = 1,39 gr/cm3 pada Wopt = 30%. Penambahan bahan stabilizer dapat mempengaruhi nilai CBR.Penambahan bahan stabilizer 6% abu sekam padi + 15% kapur merupakan campuran terbaik. Untuk CBR unsoaked mengalami peningkatan dari 3.7% menjadi 23.25%. Sedangkan untuk nilai CBR soaked mengalami peningkatan dari 3.1% menjadi 17.11% atau sudah melebihi nilai CBR soaked standar yang ditetapkan Bina Marga sebesar 6%.
Pengaruh Penambahan Serat Kulit Bambu Petung Terhadap Kuat Tekan Beton ahmad; Surya Hadi; Juanita; Prasetiawan, Jauhari
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Salah satu upaya untuk meningkatkan sifat mekanik beton yaitu dengan menambahkan serat. Salah satunya dengan menggunakan serat bambu karena bambu banyak dijumpai, harga yang murah, memiliki kuat tarik yang cukup tinggi serta mudah dalam pengerjaannya. Pada penelitian ini menggunakan serat alami yaitu dari serat kulit bambu petung yang bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton. Persentase penambahan serat kulit bambu petung pada campuran beton sebesar 0,35%, 0,45%, dan 0,55% dari berat beton, panjang serat kulit bambu petung 2 cm dengan diameter 1 mm sampai 2 mm. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder (15 cm x 30 cm) dengan jumlah benda uji sebanyak 24 buah, pengujian dilakukan pada saat beton berumur 28 hari menggunakan alat Compression Testing Macine (CTM). Dari hasil penelitian didapatkan penambahan serat kulit bambu petung dapat meningkatkan kuat tekan beton. Dimana hasil uji kuat tekan beton normal sebesar 25,67 MPa, sedangkan penambahan serat kulit bambu petung sebesar 0,35%, 0,45%, 0,55% menghasilkan kuat tekan secara berturut-turut yaitu, 26,04 MPa, 26,94 MPa, dan 26,33 MPa. Penambahan serat kulit bambu petung lebih dari 0,55% dapat menurunkan nilai kuat tekan dari nilai maksimum karena terjadinya gumpalan serat. Peningkatan kuat tekan terbesar terdapat pada persentase 0,45%, meningkat 5% dari beton normal.
Pengaruh Variasi Campuran Sika Grout 215 New Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton Makrifa, Auliya; Prasetiawan, Jauhari; suganda, roy
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sika grout 215 new adaIah semen grouting siap digunakan dan mempunyaikarakteristiktidak menyusut.Sika grout 215 newbiasanyadigunakanuntukbetonpracetak, pengisian ceIah, rongga, perbaikan beton dengan metode groutingsertauntukstrukturkeIautankarenamemiIikikuattekanyangcukuptinggi,tidakmudah susut dan tahan terhadap benturan. Beton adalah suatu material komposit yang terdiri dari unsur-unsur agregat kasar, agregat halus, semen, air dan terkadang ditambahkan dengan variasi bahan tambah. Penelitian ini menggunakan semen sika grout 215 new sebagai pengganti sebagian semen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi campuran sika grout 215 new tehadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Beton direncanakan f’c 20 Mpa dengan variasi campuran 0%, 15%, 25%, 35% dari berat sebagian semen. Untuk pembuatan beton pertama mempersiapkan bahan seperti air, pasir, kerikil, semen dan bahan tambah. Setelah bahan terkumpul, lalu dicampur di mesin molen sampai merata. Setelah tercampur merata langsung dicari nilai slump dan dimasukkan dalam cetakan silinder. Ditunggu sampai kering terus direndam selama 28 hari. Setelah 28 hari diangkat dan dikeringkan kembali terus diuji menggunakan alat CTM. Berdasarkan hasil pengujian 28 hari nilai kuat tekan untuk semua variasi sebesar 28.69 Mpa, 28.12 Mpa, 29.06 Mpa, 30.76 Mpa. Sedangkan nilai kuat tarik belah untuk semua variasi sebesar 3.44 Mpa, 3.32 Mpa, 3.65 Mpa, 3.89 Mpa. Nilai optimum terdapat pada variasi 35% dengan nilai kuat tekan 30.76 Mpa dan kuat tarik belah 3.89 Mpa.
Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal: Studi Kasus Simpang 4 Paok Motong Kabupaten Lombok Timur Malik; Prasetiawan, Jauhari
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang Empat Paok Motong merupakan pertemuan ruas jalan Nasional menuju Kota Mataram, Pelabuhan Lembar dan Kayangan pada jalan mayor (utama), Sedangkan pada jalan minor merupakan jalan Kabupaten dengan jalan menuju ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Lombok Timur dan Pariwisata sehingga pada hari kerja maupun hari libur dijam-jam tertentu sering terjadi tundaan dan antrian kendaraan karena arus lalu lintasnya cukup sibuk.Metode penelitian yang digunakan dalam pengambilan data adalah dengan pengamatan secara langsung dilapangan. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data geometrik jalan, kondisi lingkungan, dan data arus lalu lintas. Sedangkan data sekunder meliputi Data Jumlah Penduduk Kabupaten Lombok Timur dan peta lokasi penelitian. Analisis data menggunakan rumusan perhitungan simpang tak bersinyal yang terdapat pada buku “Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014”. Dari hasil penelitian kinerja simpang empat paok motong maka didapatkan hasil yakni: jam puncak siang hari jum’at tanggal 29 juli 2022 terjadi pada pukul 11.00-12.00 dengan 3432 skr/jam; derajat kejenuhan 0,91 dengan kapasitas 3750 skr/jam, tundaan simpang (T) sebesar 15,84 det/skr, dan nilai peluang antrian (PA) berkisar pada 33,22 % – 65,53 %.
Pengaruh Lama Waktu Curing Terhadap Nilai Cbr pada Tanah Tebing di Kecamatan Batu Layar dengan Campuran Abu Sekam Padi dan Kapur Auliya Isti Makrifa; Prasetiawan, Jauhari; anita
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung yang dipergunakan dengan nilai CBR rendah akan menghasilkan suatu konstruksi yang tidak optimal hasilnya (cepat rusak). Untuk itu, jika akan dipergunakan suatu konstruksi sebaiknya nilai CBR dinaikan agar mampu menahan beban di atasnya. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tanah lempung ialah dengan cara stabilisasi. Dalam penelitian ini metode stabilisasi yang digunakan adalah secara kimiawi dengan bahan tambah berupa campuran abu sekam padi dan kapur. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan 6% abu sekam dan 5%, 10% dan 15% kapur dari berat kering tanah lempung. Pengujian sifat fisik yang dilakukan meliputi uji kadar air, specific gravity, distribusi ukuran butiran dan batas-batas Atterberg. Sedangkan uji mekanik meliputi uji pemadatan proctor, dan CBR dengan masa pemeraman selama 0 hari, 7 hari dan 14 hari. Dari hasil pengujian tanah asli diperoleh nilai CBR unsoaked sebesar 3.7% sedangkan untuk CBR soaked sebesar 3.1%, dengan nilai Gs=2,75, γd = 1,39 gr/cm3 pada Wopt = 30%. Penambahan bahan stabilizer dapat mempengaruhi nilai CBR.Penambahan bahan stabilizer 6% abu sekam padi + 15% kapur merupakan campuran terbaik. Untuk CBR unsoaked mengalami peningkatan dari 3.7% menjadi 23.25%. Sedangkan untuk nilai CBR soaked mengalami peningkatan dari 3.1% menjadi 17.11% atau sudah melebihi nilai CBR soaked standar yang ditetapkan Bina Marga sebesar 6%.
Pengaruh Penambahan Serat Kulit Bambu Petung Terhadap Kuat Tekan Beton ahmad; Surya Hadi; Juanita; Prasetiawan, Jauhari
Jurnal Handasah Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Handasah, Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Salah satu upaya untuk meningkatkan sifat mekanik beton yaitu dengan menambahkan serat. Salah satunya dengan menggunakan serat bambu karena bambu banyak dijumpai, harga yang murah, memiliki kuat tarik yang cukup tinggi serta mudah dalam pengerjaannya. Pada penelitian ini menggunakan serat alami yaitu dari serat kulit bambu petung yang bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton. Persentase penambahan serat kulit bambu petung pada campuran beton sebesar 0,35%, 0,45%, dan 0,55% dari berat beton, panjang serat kulit bambu petung 2 cm dengan diameter 1 mm sampai 2 mm. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder (15 cm x 30 cm) dengan jumlah benda uji sebanyak 24 buah, pengujian dilakukan pada saat beton berumur 28 hari menggunakan alat Compression Testing Macine (CTM). Dari hasil penelitian didapatkan penambahan serat kulit bambu petung dapat meningkatkan kuat tekan beton. Dimana hasil uji kuat tekan beton normal sebesar 25,67 MPa, sedangkan penambahan serat kulit bambu petung sebesar 0,35%, 0,45%, 0,55% menghasilkan kuat tekan secara berturut-turut yaitu, 26,04 MPa, 26,94 MPa, dan 26,33 MPa. Penambahan serat kulit bambu petung lebih dari 0,55% dapat menurunkan nilai kuat tekan dari nilai maksimum karena terjadinya gumpalan serat. Peningkatan kuat tekan terbesar terdapat pada persentase 0,45%, meningkat 5% dari beton normal.